Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label tips griya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips griya. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 Juli 2012

Kesalahan dalam Mendekorasi Rumah

dekorasiMendekorasi rumah sendiri tidak hanya akan menghemat biaya tapi juga menambah sentuhan pribadi Anda ke dalam rumah.

Namun mendekorasi rumah bukanlah pekerjaan yang mudah, karena jika salah penempatan dan tata letak justru akan membuat tempat tinggal berkurang keindahannya.Ada beberapa tindakan dalam mendekorasi rumah sendiri yang sebaiknya jangan Anda lakukan, seperti yang dikutip dari Helium.

1. Menempatkan Semua Furnitur ke Dekat Dinding
Banyak orang mengira ruangan akan terkesan lebih luas jika semua furnitur ditempatkan menempel pada dinding; mulai dari sofa, kursi dan meja. Tapi yang terlihat justru sebaliknya, ruangan terlihat tidak rapi dan terkoordinasi dengan baik. Furnitur akan tampak lebih bagus dan ruangan terkesan lebih 'mengundang' jika ditempatkan di angle yang dikelilingi ruang kosong. Tempatkan set furnitur di tengah-tengah ruangan. Furnitur sebaiknya tidak diletakkan terlalu berjauhan agar orang bisa berkomunikasi lebih mudah ketika mengadakan diskusi kecil di ruang tamu.

2. Asal Menempatkan Hiasan Dinding
Memajang hiasan seperti foto atau artwork di dinding merupakan cara mendekor rumah yang simpel namun efeknya cukup besar dalam tampilan keseluruhan ruangan. Namun Anda tidak bisa asal menempatkan hiasan di dinding. Banyak orang yang tidak mengetahui aturan memajang hiasan dinding. Umumnya, hiasan digantung terlalu tinggi sehingga membuatnya sulit dinikmati tamu. Atau hiasan terlalu kecil sementara ruangan atau space dinding terlalu besar hingga ruangan terkesan kosong. Cara tepat untuk menggantung hiasan dinding adalah menempatkannya di tengah-tengah dan lebih rendah yang bisa dijangkau mata.

3. Pencahayaan Terlalu Gelap atau Terang
Pencahayaan yang kurang tepat tidak hanya membuat ruangan terlihat kurang bagus, tapi juga mengganggu kenyamanan orang yang berada di dalam rumah. Para ahli tata ruang menyarankan, lampu sebaiknya diletakkan di bawah atau sejajar dengan pandangan mata. Jika Anda memasang lampu di langit-langit, gunakan lampu yang lebih redup sehingga cahaya dari atas tak terlalu terang. Pilih lampu yang bisa dipasang di meja atau lantai jika memungkinkan, dan pastikan dikoordinasikan dengan elemen dekorasi lainnya.

4. Terlalu Banyak Aksesori
Memakai aksesori seperti guci, bingkai foto atau pajangan lainnya bisa jadi cara untuk menghias ruangan. Tapi jika Anda mengeluarkan semua pajangan yang Anda punya sekaligus akan membuat ruangan terlihat sempit dan berantakan. Cukup pilih beberapa item untuk satu ruangan dan perhatikan model serta ukurannya. Pajangan berukuran besar sebaiknya diletakkan tak lebih dari dua item di satu ruangan. Sementara pajangan yang berukuran kecil, bisa diletakkan di ruang tengah atau kamar. Memajang sedikit aksesori di ruangan akan membuat tamu lebih fokus memerhatikan keindahannya, dibandingkan ruangan dengan banyak barang.

5. Menggabungkan Warna Terang Sekaligus
Pemilihan warna tertentu bisa mengubah suasana ruangan Anda secara total dengan instan. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati dalam pemilihan warna khususnya untuk ruang tamu. Menggabungkan warna-warna terang dengan motif terlalu ramai akan membuat 'sakit mata'. Jika berencana memakai warna terang, sebaiknya tidak mengecatnya ke seluruh ruangan. Kombinasikan dengan warna-warna lembut atau netral. Jika tetap ingin menggunakan warna terang sebagai cat utama, lembutkan dengan karpet atau sofa warna muda atau dusty.

Faktor yang Harus Diutamakan Saat Membeli Rumah

rumahMembeli rumah merupakan keputusan yang cukup penting dan besar dalam hidup. Di dalamnya, kita akan tinggal bersama orang-orang tercinta dan menghabiskan sebagian besar waktu dalam hidup.

Untuk itu, memilih rumah tidak bisa sembarangan, harus dilakukan pemikiran yang matang dan investigasi yang mendalam.Dari sekian banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, ini empat faktor terpenting yang wajib Anda utamakan saat membeli rumah, seperti dilansir Helium dan About.

1. Lokasi, Lokasi, Lokasi
Tiga hal pertama yang harus diperhatikan saat akan membeli rumah adalah lokasi, lokasi dan lokasi. Anda bisa tinggal di rumah yang bukan merupakan rumah idaman sekalipun jika Anda dan keluarga menyukai lingkungannya dan cocok dengan para tetangga. Untuk urusan rumah yang kurang sempurna, Anda bisa merenovasinya tapi jika sudah menyangkut lingkungan, Anda tentu tak bisa mengubahnya. Saat mencari rumah, pertimbangkan kemudahan akses ke tempat kerja dan sekolah anak-anak, keramah tamahan tetangga, bagaimana posisi rumah, kegiatan di lingkungan, lalu lintas, akses ke taman, tempat belanja juga transportasi publik.
2. Harga
Tidak hanya harga rumah, tapi juga biaya yang dikeluarkan selama proses jual beli rumah dan setelah Anda menempatinya. Mulai dari biaya pengurusan akta jual beli, sertifikat hak milik, biaya notaris, biaya balik nama (misalnya membeli rumah dari orang lain), pajak bumi dan bangunan, hipotek (jika ada) dan lain sebagainya. Pastikan bujet Anda cukup untuk semua biaya tersebut. Jadi saat membeli rumah, jangan hanya memperhatikan harga fisik yang terpampang tapi juga biaya-biaya yang berkaitan dengan pengurusan hukum.

3. Nilai Properti di Masa Sekarang dan Mendatang
Perhatikan apakah ada prospek harga rumah akan melambung tinggi di masa mendatang? Atau stagnan dan bahkan menurun? Apakah lokasi rumah tersebut berpotensi terkena penggusuran dari proyek pemerintah? Jika ya, berapa kira-kira besar ganti rugi yang akan diberikan (jika rumah harus digusur karena pembangunan jalan tol, dan sebagainya). Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang hal tersebut agar Anda tidak merugi. Bila kira-kira ke depannya akan lebih banyak dampak negatif daripada positif, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk membeli rumah tersebut dan cari yang lebih prospektif dijadikan investasi jangka panjang.

4. Kondisi Tanah Tempat Rumah Dibangun
Perhatikan struktur bangunan, apakah dikerjakan oleh perusahaan konstruksi yang bereputasi tinggi? Fokuskan juga perhatian pada medan bangunan, apakah tanahnya cukup stabil dan tidak mengandung lumpur atau faktor-faktor lingkungan lain yang bisa berdampak buruk pada ketahanan bangunan rumah di masa-masa mendatang? Tanah seperti apa yang berada di bawah bangunan? Anda mungkin juga perlu mengecek kondisi tanah jika berencana membuat kebun di dalam pekarangan rumah. Periksa apakah ada racun atau zat kimia berbahaya yang mungkin terkandung di dalam tanah. Hal ini cukup penting, terutama jika ada anggota keluarga yang mudah alergi atau punya masalah kesehatan.

5. Fasilitas Umum di Sekitar Rumah
Bila Anda pasangan yang baru menikah dan berencana punya anak, pertimbangkan lokasi taman bermain dan sekolah. Apakah rumah Anda cukup dekat dan terjangkau dengan lembaga pendidikan? Hal ini penting dipikirkan untuk kemudahan dan keamanan balita atau anak usia TK dan SD agar tidak terlalu jauh saat bersekolah. Pertimbangkan juga kemudahan transportasi, sebaiknya rumah berada di lokasi yang dilewati atau dekat dengan transportasi publik, atau minimal aksesnya mudah dicapai.

Tips Menghilangkan Bau Tak Sedap dari Kamar Mandi

kamarmandiBagi Sebagian orang merasa sulit menghilangkan bau tidak sedap dari kamar mandi. Mungkin ada yang sudah menggunakan penyegar ruangan serta memasang lilin aromaterapi setiap dua hari sekali supaya kamar mandi tetap segar.

Namun, aroma tak sedap masih saja mengganggu akibat berkumpulnya kuman dan bakteri. Untuk mengusir bau menyengat dari kamar mandi, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan secara rutin, dikutip dari Boldsky.

1. Bersihkan Sampah
Apakah Anda meletakkan tempat sampah kecil di dalam kamar mandi untuk membuang botol shampo yang kosong atau barang lain yang sudah tidak dipakai? Jika iya, buang sampah setiap dua hari sekali. Sampah apa pun selalu memberikan bau tidak enak karena itu harus rutin dibersihkan.

2. Buka Jendela Kamar Mandi Saat Tidak Dipakai
Saat Anda tidak sedang menggunakan kamar mandi, sebaiknya buka jendela atau ventilasi untuk menghilangkan bau yang tidak sedap. Sebenarnya, bau pengap dalam kamar mandi dikarenakan kurangnya pertukaran udara dari luar dan dalam. Maka dari itu, biarkan udara segar masuk ke kamar mandi supaya aromanya tetap fresh.

3. Tutup Closet Anda
Setelah menggunakan closet untuk buang air besar atau kecil, segera siram hingga bersih dan tutup. Hal ini untuk mencegah bau tidak enak yang berasal dari kotoran atau air seni. Jika kamar mandi tidak dilengkapi dengan 'exhaust fan', buka jendela kamar mandi agar udara di luar bisa masuk untuk menghilangkan bau dari 'limbah' Anda.

4. Jaga Agar Kamar Mandi Tetap Kering
Kamar mandi memang dipakai untuk membersihkan diri, tapi tidak berarti harus basah sepanjang hari. Jika kamar mandi dibiarkan basah dalam waktu lama bisa menyebabkan bau tidak sedap. Maka dari itu, buka jendela serta pintu kamar mandi setelah digunakan agar kamar mandi tidak lembab dan pengap.

5. Gunakan Jeruk atau Lemon Saat Membersihkan Kamar Mandi
Aroma jeruk atau lemon dapat membantu Anda menyingkirkan bau menyengat. Selain itu, buah citrus dapat memberikan aroma segar. Anda bisa gunakan air hangat yang sudah diberi perasan jeruk nipis atau limau untuk membersihkan cekungan di closet. Hasilnya, akan meninggalkan bau jeruk yang menyegarkan udara di kamar mandi.

klik my friend link