Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label peluang usaha. Tampilkan semua postingan
Jumat, 29 Juni 2012

Strategi Promosi di Musim Lebaran

Promosi di musim Lebaran atau di masa-masa liburan memang harus dirancang seefektif mungkin. Promosi di musim Lebaran biasanya membutuhkan strategi tersendiri yang bisa meningkatkan penjualan. Momen-momen istimewa seperti ini akan mendatangkan keuntungan yang sangat besar apabila dilakukan dengan seefektif mungkin. Beragam jurus dan stratei pemasaran harus Anda pasang untuk mengantisipasi ledakan konsumen. Hal ini tentu saja juga dialami oleh para pesaing Anda. Mereka juga pasti akan menyambut baik lonjakan konsumen ini dengan memberikan berbagai macam diskon, voucher belanja, dan lain sebagainya.

Diskon besar-besaran memang masih menjadi salah satu strategi yang ampuh untuk mendatangkan banyak sekali konsumen. Bagi Anda yang masih bingung dalam mempersiapkan masa Lebaran yang tinggal kurang dari  bulan lagi, berikut adalah beberapa strategi yang bisa Anda praktikkan untuk menarik banyak sekali pelanggan. Strategi pertama adalah dengan memanjakan konsumen Anda. Cara memanjakan konsumen bisa dengan memberikan penawaran yang paling menarik dan lain sebagainya. Hal ini bisa dilihat dari beberapa perusahaan otomotif yang memberikan layanan service gratis selama bulan Puasa dan Lebaran. Selain itu, banyak sekali perusahaan otomotif ternama yang membuka service gratis di sepanjang titik strategis untuk memperlancar perjalanan mudik para pelanggan. Ada juga perusahaan provider yang memberikan layanan mudik bareng gratis dengan hanya menunjukkan logo operator di handphone, dan lain sebagainya. Anda bisa meniru beberapa cara tersebut untuk perusahaan Anda Lebaran tahun ini.

Promosi di musim Lebaran juga bisa dilakukan dengan strategi kedua yaitu dengan memenuhi kebutuhan konsumen. Ketika Lebaran datang, perputaran uang akan semakin cepat dan melonjak tajam. Jangan takut atau ragu untuk memanfaatkan moment tersebut untuk meningkatkan omset penjualan bisnis Anda. Anda bisa melihat apa saja kebutuhan masyarakat pada saat Lebaran. Misalnya kue kering, rental mobil, tiket pesawat, tiket kereta api, baju Muslim, dan lain sebagainya. Tingginya angka kebutuhan konsumen dan loyalnya para consumen di hari Lebaran harus Anda manfaatkan dengan baik.

Strategi ketiga adalah dengan memberikan diskon besar-besaran. Hal ini yang paling ramai dipraktikkan di berbagai mall. Menjelang Lebaran, setiap mall yang ada pasti ramai diserbu oleh para konsumen. Karena banyak sekali diskon besar-besaran yang ditawarkan dan banyaknya barang didiskon menjadi daya tarik tersendiri. Bagi konsumen yang mungkin malas untuk berdesak-desakan pun pada akhirnya mau menyambangi mall pada saa menjelang Lebaran karena kebutuhan untuk Hari Raya Idul Fitri tersebut harus dibeli di sini. Tidak hanya mall yang diserbu para pembeli, tetapi juga pasar tradisional. Banyak sekali masyarakat yang mulai membeli bahan kebutuhan pokok yang akan dimasak pada saat Lebaran karena biasanya pas Lebaran akan sangat sepi penjual.

Promosi di musim Lebaran harus Anda pastikan bisa memancing minat pembeli. Anda bisa mengikuti jejak mall-mall tersebut yaitu dengan memberikan program cuci gudang di tempat usaha Anda. Strategi ini sangat efektif bagi para pengusaha butik, factory outlet, distro dan lain sebagainya.

Melalui 3 strategi tersebut di atas, diharapkan Anda akan mampu mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan penjualan usaha Anda. manfaatkan momen yang hanya 1 kali setahun ini. Manfaatkan setiap peluang yang Anda miliki. Jangan sampai Anda membuang kesempatan ini. Karena masih ada watu kurang dari 2 bulan, Anda harus sudah mulai mempersiapkan promosi apa yang akan Anda lakukan. Semoga sukses.

Manfaat Iklan dalam Marketing

Iklan dalam marketing tentu mempunyai manfaat yang tidak sedikit di dunia bisnis. Iklan dalam marketing tidak hanya sebatas menginformasikan sebuah produk tetapi juga memberikan pesan secara tersirat melalui suatu media. Iklan adalah sarana komunikasi sebuah produk yang harus disampaikan melalui berbagai macam media dengan tujuan agar masyarakat tertarik dan membeli atau mengikuti produk tersebut.

dalam dunia iklan, terdapat empat pokok batasan, yaitu sebagai berikut:

  1. Iklan ditujukan kepada khalayak. Yaitu iklan dapat menjangkau masyarakat kelompok besar yang dipersempit menjadi kelompok pasar.

  2. Penyajian gagasan terhadap barang. Yaitu suatu bentuk iklan yang ditampilkan berdasarkan pada konsep produknya.

  3. Iklan dikenai biaya penyajian. Yaitu dalam penerbitan, penyebaran dan juga penayangan atas biaya perusahaan.

  4. Iklan mempunyai sponsor yang jelas. Yaitu terciptanya iklan atas pemrakarsa perusahaan yang membiayainya.


Iklan dalam marketingberfungsi sebagai media pendorong keinginan dan kebutuhan konsumen terhadap suatu produk. Iklan yang tepat harus memenuhi beberapa criteria sebagai berikut:

  • Attention. Yaitu mengandung daya tarik.

  • Interest. Yaitu mengandung perhatian dan minat.

  • Desire. Yaitu memunculkan keinginan untuk mencoba atau memiliki.

  • Conviction. Yaitu menimbulkan keyakinan terhadap suatu produk.

  • Decision. Yaitu menghasilkan kepuasan terhadap suatu produk.

  • Action. Yaitu tindakan yang mengarah untuk membeli.


Jadi, untuk dapat memenuhi keenam criteria tersebut, dibutuhkan pengetahuan yang matang tentang perilaku, kebutuhan dan juga segmen pasar. Dengan menerapkan criteria tersebut, diharapkan dapat mempengaruhi masyarakat atau target market untuk melakukan pembelian yang berkesinambungan. Gaya bahasa juga harus diperhatikan agar dapat mempengaruhi keinginan masyarakat, yaitu harus dengan gaya bahasa yang persuasive. Anda harus mampu mengolah kelemahan produk menjadi kelebihan yang tidak dimiliki oleh produk dari para pesaing. Karena inilah ujung tombak pemasaran.

Iklan dalam marketing mempunyai beberapa tujuan yang harus dibangun berdasarkan empat aspek, yaitu sebagai berikut:

  1. Aspek perilaku. Yaitu perilaku yang diinginkan akan dilakukan sang calon konsumen, misalnya membeli produk Anda.

  2. Sikap yang diharapkan. Yaitu menyangkut sikap maupun keistimewaan produk.

  3. Kesadaran. Yaitu dalam mengembangkan beberapa produk baru di pasaran untuk merebut pembeli.

  4. Positioning. Yaitu sasaran konsumen.


Jadi menurut fungsinya, iklan adalah media komunikasi persuasive yang diciptakan sesuai dengan segmen pasar, karakter media dan juga kebutuhan masyarakat untuk bisa mendapatkan tanggapan positif. Sehingga calon konsumen tersebut akan membeli produk yang diiklankan. Dan jika produk tersebut tetap sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, maka konsumen ini akan berubah menjadi pelanggan yang akan menjadi pembeli aktif. Jika sebuah usaha sudah mempunyai banyak pelanggan, maka profit yang diraihnya juga akan lebih tinggi. Mempublikasikan produk atau jasa tidak hanya menampilkan kelebihannya saja tetapi juga harus menampilkan manfaat dan fungsi yang dibutuhkan oleh banyak masyarakat. Maka beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mempublikasikan produk atau jasa melalui periklanan, antara lain sebagai berikut:

  • Mampu mengkomunikasikan konsep produk. Yaitu kelebihan dan manfaat dari segi psikologis, fungsional maupun nilai pasar sasaran.

  • Mampu memperkenalkan identitas produk yang diinformasikan dan juga menjelaskan beberapa perbedaan produk dengan produk yang lain.

  • Memberitahukan tempat tempat pembelian maupun penjualan untuk merangsang distribusi yang lebih luas.

  • Mengarahkan pemakaian produk baik yang baru maupun yang lama kepada pasar sasaran.

  • Meningkatkan penjualan yang berarti pula produk meningkat.

  • Menghadapi dan mengatasi masalah saingan antar produk.

  • Membangun citra produk dan juga menjaga kemampuan posisi produk dalam pandangan pasar sasaran.

Strategi Menentukan Brand Produk

Strategi menentukan brand produk harus hati-hati karena brand adalah salah satu ujung tombak yang membuat produk Anda dikenal. Strategi menentukan brand produk sama seperti kerepotan orang tua pada saat memikirkan nama bayinya. Ramainya persaingan pasar dan banyaknya brand-brand internasional yang mulai menguasai konsumen Indonesia, mendorong para pemula untuk lebih selektif dan kreatif dalam menentukan brand produknya. Sebab, tidak hanya keunikan namanya saja yang perlu diperhatikan para pengusaha, namun mereka juga harus menyesuaikan nama tersebut dengan visi dan misi, jenis produk atau jasa yang akan ditawarkan, serta memperhatikan target pasar yang akan dibidik, agar brand tersebut mudah diingat para konsumen dan berhasil mengakar dengan kuat hingga pada akhirnya bisa tercipta sebuah brand positioning.

Untuk membantu para pemula dalam menentukan brand produk bagi bisnisnya, pekan ini akan kami informasikan beberapa faktor penting yang perlu Anda perhatikan dalam menentukan sebuah nama. Factor pertama adalah brand yang mudah diingat dan dimengerti. Faktor pertama yang perlu Anda perhatikan yaitu menentukan nama atau brand produk yang mudah diingat dan dipahami para konsumen. Hal ini bisa meliputi bahasa dan keunikan nama yang digunakan para pengusaha.

Strategi menentukan brand produk yang pertama tersebut bisa mengakibatkan kemapanan pada produk Anda. Sampai hari ini masih banyak pelaku usaha yang senang menggunakan nama atau brand produk dengan kosa kata yang terlalu unik dan terasa asing ditelinga para konsumen, sehingga tidak sedikit konsumen yang cukup kesulitan dalam mengingat brand tersebut. Karenanya, untuk memanfaatkan celah pasar yang semakin sempit, usahakan untuk memilih nama yang cukup simple agar pesan brand yang Anda tawarkan tidak meleset dan mudah dipahami para konsumen. Contohnya saja seperti fenomena brand “Extra Joss” minuman berenergi asli Indonesia yang sekarang ini telah melekat di hati para konsumen dan berhasil mendunia.

Strategi yang kedua adalah dengan memastikan produk Anda dalam satu naungan brand. Ketika perusahaan Anda mulai berkembang besar dan memproduksi aneka macam produk yang semakin beragam, pastikan bahwa Anda tetap berada dalam satu naungan brand sehingga konsumen tidak sulit mengenali produk Anda dan semakin percaya dengan bisnis Anda karena melihat pertumbuhannya yang semakin hari semakin besar.

Strategi menentukan brand produk yang ketiga adalah dengan mendefinisikan brand Anda. Sebelum memperkenalkan brand produk Anda kepada masyarakat luas, pastikan bahwa Anda telah mendifinisikannya terlebih dahulu sebelum akhirnya meyakinkan para konsumen. Dalam hal ini ada dua cara yang bisa Anda gunakan, yakni yang pertama dengan memberikan sebuah arahan atau penjelasan secara kontinyu kepada para konsumen mengenai definisi produk Anda. Contohnya saja seperti strategi pemasaran apotek K24 yang berusaha memberikan arahan kepada para konsumen bahwa apotek tersebut memiliki koleksi obat yang Komplit dan buka selama 24 jam nonstop setiap harinya. Sedangkan cara yang kedua dengan mempersilahkan konsumen untuk mendefinisikan brand produk Anda.

Strategi manapun yang Anda pilih, pastikan Anda membuatnya “mengena” di hati masyarakat luas. Walaupun produk Anda hanya produk kecil, tetapi pastikan Anda tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa dikenal secara luas sebagai produk yang memasyarakat. Sampai membuat masyarakat sellau terbayang produk Anda. Misalnya Anda mempunyai usaha kedai mie ayam “So mie”. Kemudian masyarakat yang sudah “terhipnotis” produk Anda akan langsung menyebut “so mie” sebagai pilihan yang paling menarik.