Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label pacaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pacaran. Tampilkan semua postingan
Minggu, 24 Juni 2012

Alasan Wanita Mempertahankan Hubungan Yang Buruk

Wanita kerap tetap bertahan walaupun hubungannya tidak lagi berjalan dengan baik. Padahal hubungan yang buruk justru dapat menghancurkan dirinya sendiri. Namun mengapa mereka tetap bertahan? Inilah alasannya seperti yang dikutip dari All Womens Talk.

1. Takut
Alasan utama wanita tetap bertahan adalah karena takut. Mungkin hubungan memang dimulai dengan baik dan Anda sudah saling tergantung satu sama lain. Tapi di saat hubungan sudah tidak lagi berjalan baik, jangan takut untuk meninggalkannya.

2. Nyaman
Saat sudah merasa sangat nyaman dengan hubungan, walaupun itu buruk, Anda akan mengerti mengapa wanita tetap bertahan. Terkadang tidak semua orang mampu meninggalkan zona nyamannya, meskipun merusak.

3. Merasa bersalah
Jika sudah pernah menjalin banyak hubungan, mudah untuk melihat mengapa Anda merasa gagal untuk mengakhiri hubungan yang buruk. Tidak masalah jika tetap memutuskan untuk menjalaninya kalau Anda tidak ingin merasa gagal lagi. Semua orang akan mengerti.

4. Merasa malu
Hampir sama seperti merasa bersalah, mungkin Anda merasa malu jika Anda jatuh cinta selama sebulan dan kemudian, Anda tidak bahagia dan situasinya berubah. Anda memang malu, namun itu merupakan satu alasan mengapa tetap bertahan dalam hubungan yang dapat membahayakan.

5. Kembali menjadi diri sendiri
Saat Anda lebih sering berpura-pura menjadi orang lain dan sulit untuk kembali menjadi diri sendiri harus diwaspadai. Alasan wanita tetap bertahan adalah karena ia tidak mau menjadi diri sendiri setelah berpisah dengan pasangannya.

6. Cinta
Terkadang, alasan mengapa wanita tetap bertahan dalam hubungan yang buruk bisa seputar cinta. Jika seorang wanita jatuh cinta, biasanya banyak kekurangan dan hal buruk yang terjadi dalam hubungan mereka bisa terlupakan begitu saja.

7. Keterlibatan keluarga
Satu alasan mengapa wanita tetap bertahan adalah karena adanya keterlibatan keluarga. Jika Anda sudah menjalin hubungan lama, biasanya Anda tidak bisa meninggalkan hubungan karena opini dan keterlibatan keluarga yang cukup intens.

8. Ketergantungan
Terakhir, ketergantungan merupakan alasan terakhir kebanyakan wanita tidak mau meninggalkan hubungan mereka. Entah itu ketergantungan finansial, ketergantungan emosional ataupun hanya ketergantungan memiliki seseorang dalam hidup mereka.

Wanita Ajak Pria Kencan Lebih Dulu, Kenapa Tidak?

 Anda menyukai seorang pria, dan dari bahasa tubuh serta perlakuannya, sepertinya dia pun punya perasaan khusus kepada Anda. Setelah saling bertelepon dan mengirim pesan teks secara intens, dia tak juga mengajak Anda untuk pergi kencan berdua.

Kalaupun bertemu, itu pun saat ada acara hang out dengan teman. Jika Anda merasa putus asa menunggu ajakan kencan darinya, maka tak perlu menanti lagi. Kenapa tidak Anda saja yang berinisatif lebih dahulu? Tak perlu malu dan gengsi, ini beberapa alasan dan keuntungan jika Anda mengajak si dia kencan, seperti dikutip dari iDiva.

1. Memberi Dia Kejutan
Saat dia mendengar ajakan kencan dari Anda, ekspresi yang mungkin terjadi adalah terkejut (dalam artian yang positif). Dia pasti tak menyangka keberanian Anda, tapi sekaligus terkesan dan senang. Jika perasaannya juga sama terhadap Anda, pasti dia tidak akan menolaknya. Mengajak kencan lebih dulu akan membuat si dia lebih berinisiatif di kencan-kencan selanjutnya.

2. Dia Akan Menganggap Anda Seksi
Ingat, seksi tidak hanya bisa terlihat dari tampilan fisik. Kepercayaan diri seorang wanita juga jadi salah satu faktor yang membuat dia tampak menggairahkan. Saat Anda berani untuk mengajaknya kencan, terutama di depan umum, akan menantang ego dan maskulinitasnya sebagai pria. Jangan heran jika untuk kencan selanjutnya, dia akan memakai cara yang spesial untuk mengajak keluar berdua.

3. 'Membantu' Pria Pemalu
Dia lebih suka berkirim pesan teks atau flirting lewat sosial media? Ada kemungkinan dia merupakan pribadi yang pemalu atau takut ditolak saat mengajak Anda kencan. Jika itu keadaannya, maka berinisiatif mengajak kencan akan sangat membantunya.

4. Membangkitkan Kepercayaan Diri
Berani ambil risiko (ya, kemungkinan ditolak akan tetap ada) untuk ajak kencan terlebih dahulu tidak hanya akan membuat Anda terlihat jadi wanita percaya diri. Tapi juga meningkatkan kepercayaan diri Anda dari dalam. Kalaupun ternyata dia menolak --entah karena waktunya bertepatan dengan meeting atau dia sudah punya acara hang out dengan teman-temannya-- tidak masalah karena Anda sudah tahu sampai mana tingkat keberanian dan kepercayaan diri sebagai wanita!

5. Tahu Perasaan Pria yang Sebenarnya
Kemungkinan terburuknya adalah, ternyata dia hanya merasa Anda sebagai teman curhat atau ngobrol yang nyaman dan tidak berniat berkencan. Jika ini yang terjadi, tak perlu merasa kecewa yang berlebihan. Justru bisa dijadikan pengalaman yang lucu dan Anda bisa bebas menertawakan kekonyolan sendiri. Ditambah lagi, Anda jadi tidak perlu menerka-nerka lagi perasaan dia yang sesungguhnya sehingga bisa mulai berkenalan dan mencari pria baru yang benar-benar menyukai Anda.
Rumput Liar CINTA, kencan, pacaran

Sikap Pria yang Masih Mencintai Mantan Kekasihnya

Setelah putus, kemungkinan salah satu pihak masih mencintai mantan kekasihnya selalu ada. Hanya saja, tidak semua orang berani mengungkapkan perasaannya secara langsung. Jika Anda mendapati lima tanda ini pada mantan kekasih, maka besar kemungkinan dia masih berharap bisa kembali menjalin hubungan asmara, seperti yang dikutip dari Become Gorgeous.

1. Sering Mengomentari atau Memberi 'Like' Pada Status Facebook
Seringkali pria malu menyatakan perasaannya. Dibandingkan bahasa verbal, mereka lebih suka menunjukkan tanda-tanda. Situs jejaring sosial pun kini bisa dijadikan media untuk mengekspresikan rasa suka. Jika sang mantan sering memberi 'like' dan mengomentari status atau foto Anda di Facebook atau me-retweet Twitter Anda, merupakan pertanda bahwa dia masih memerhatikan dan berusaha menunjukkan perhatiannya itu pada Anda.

2. Suka Mengobrol dengan Teman dan Keluarga Anda
Anda mendengar kalau teman atau keluarga masih sering bertemu dan mengobrol dengan mantan kekasih, meskipun dia sudah jarang bertemu langsung dengan Anda. Itu bisa jadi sebuah sinyal bahwa dia tetap ingin berada dalam lingkaran kehidupan Anda. Dia tidak mau 'menghilang' begitu saja setelah putus, dengan harapan Anda dan mantan bisa terus dekat secara emosional maupun fisik.

3. Pandangan Cemburu
Hal ini bisa terlihat jika Anda masih berteman dengan mantan. Dia merasa kesal ketika Anda dekat dengan pria lain. Ia juga tak segan melemparkan tatapan cemburu saat Anda terlihat lebih senang bersama pria lain daripada dengannya. Jika sikap itu yang terlihat, bisa jadi tanda kalau dia belum sepenuhnya menerima kalau hubungan telah berakhir. Ketika pria merasa terintimidasi dengan kehadiran pria baru di kehidupan mantan kekasihnya, kemungkinan besar dia ingin cinta lamanya kembali.

4. Menggoda Anda dengan Candaan
Seringkali dua orang yang telah putus hubungan tetap berteman dan masih berada di lingkup pertemanan yang sama. Bila setiap bertemu dengan teman-teman dia selalu ambil kesempatan untuk menggoda Anda lewat candaan, merupakan sinyal kuat bahwa mantan masih menaruh hati pada Anda. Pria umumnya tidak bisa berhenti menggoda wanita yang dia sayangi dan menyembunyikan perasaannya di balik sikap bercanda.

5. Mencoba Terlihat Sangat Bahagia di Depan Anda
Pria kerap menggunakan strategi ini untuk menutupi emosi dia yang sebenarnya. Dia mencoba meyakinkan Anda bahwa semuanya baik-baik saja, sudah move-on dan bisa tetap berteman. Namun di lubuk hatinya, dia berharap kedekatan sebagai teman bisa berlanjut dengan terjalinnya lagi ikatan cinta.

Terjebak Cinta Segitiga? Ini Langkah Untuk Menghadapinya

Apa Anda terjebak di antara dua pria dan sulit menghadapi mereka? Keluar dari cinta segitiga bukanlah perkara mudah. Anda harus memutuskan mana pilihan yang terbaik. Namun, kerap kali kedua pria tersebut membuat Anda stres dan tidak bisa berpikir secara matang. Dikutip dari All Women Stalk, simaklah tujuh langkah berikut yang dapat menjadi solusi ketika menghadapi cinta segitiga.

1. Pikirkan yang Terbaik Bagi Anda
Pikirkan dengan matang mana yang terbaik dan bisa membuat Anda bahagia. Tidak ada keadilan dalam cinta segitiga. Pasti akan ada yang tersakiti di antara siapa pun yang terlibat. Maka dari itu, pikirkan matang-matang siapa pria yang dapat membahagiakan Anda.

2. Ada Rasa yang Lebih di Antara Keduanya
Ketika situasi cinta segitiga ini terjadi, coba selami perasaan Anda. Apakah ada suatu rasa lebih di antara Anda dan salah satu pria tersebut? Jika rasa itu semakin berkembang, mungkin pria itu yang menjadi pilihan. Yakinkan diri sebelum memutuskannya.

3. Pria yang Bisa Melengkapi Anda
Selain cinta, Anda perlu memperhatikan pria yang bisa mengimbangi Anda. Bagaimana hubungan dapat berjalan harmonis kalau Anda dan pasangan tidak bisa saling melengkapi? Coba pergi dengan keduanya dalam waktu yang berbeda. Dengan mengenal satu sama lain, Anda akan mengetahui siapa pria yang membuat Anda nyaman.

4. Jujur
Salah satu kesalahan terbesar seorang wanita yang berada dalam cinta segitiga adalah tidak bisa jujur dengan perasaan mereka. Kenyamanan yang didapat dari kedua pria itu membuat wanita terbuai sehingga tidak bisa memutuskan pilihan yang tepat. Cobalah jujur dengan diri sendiri pria mana yang memang Anda cintai.

5. Evaluasi Perasaan Anda
Evaluasi kembali perasaan Anda. Setelah menemukan orang yang dicintai, lihat bagaimana dia membuktikannya. Apakah dia memang memberikan yang terbaik untuk Anda atau malah pria lain yang melakukannya? Pastikan bahwa perasaan Anda hanya tertuju kepada salah satu pria yang dicintai.

6. Meminta Pendapat Keluarga dan Teman
Jika Anda masih belum yakin dengan perasaan, tidak ada salahnya meminta pendapat keluarga atau teman terdekat. Namun, jangan sampai mereka ikut campur tangan. Cukup dengarkan saran dari mereka dan keputusan tetap di tangan Anda.

7. Pikirkan Keputusan Anda
Setelah yakin dengan salah satu pria, pikirkan kembali pilihan Anda. Keputusan itu harus yang terbaik bagi Anda serta tidak terpengaruh dengan pihak lain. Dalam cinta segitiga pasti ada yang terluka, maka jangan takut membicarakan keputusan Anda dengan kedua pria tersebut.
Rumput Liar CINTA, cinta segitiga, pacaran

Awas! Ini Faktor yang Bisa Buat Pria Mudah Selingkuh

Menurut Dr. Phil psikolog yang sering menjadi pembicara dalam acara talkshow Oprah, mengatakan bahwa ada faktor alami yang membuat pria akhirnya mau berselingkuh. Berikut penyebab pria menduakan cinta, seperti yang dikutip dari situs resmi Dr. Phil.

Faktor Genetik

1. Gen Vasopresin
Para ilmuwan menemukan adanya gen reseptor vasopresin dalam tubuh pria. Gen ini memang sudah dijuluki sebagai 'gen penipu'. Pria yang memiliki gen reseptor vasopresin yang berbentuk panjang, cenderung tidak suka berselingkuh. Sedangkan pria playboy, memiliki gen yang lebih pendek.

2. Hormon Oksitosin
Oksitosin adalah hormon yang menyebabkan timbulnya perasaan percaya, bahagia dan saling membutuhkan antar pasangan. Hubungan yang kuat tercipta atas hormon ini, pria dengan oksitosin rendah cenderung akan melakukan perselingkuhan dikarenakan ia tidak memiliki ikatan emosional. Pada akhirnya, hal itu berdampak pada retaknya hubungan.

Faktor Fisiologis

1. Bandingkan panjang jari manis dan telunjuk: Panjang jari manis pria menandakan tingkat hormon testosteron yang dimilikinya. Jika jari manisnya lebih panjang dari jari telunjuk, maka berarti hormon testosteron di dalam tubuhnya jauh lebih besar. Bisa dikatakan, pasangan cenderung memiliki hobi berselingkuh.

2. Simetri wajah dan ukuran rahang: Pria yang memiliki bentuk wajah sisi kanan dan kiri serupa berarti ia punya wajah yang simetris. Genetik yang terbentuk di tubuhnya mendekati sempurna. Itu menandakan bahwa semain banyak pula wanita yang ingin mendekati pria berwajah 'sempurna' itu.

3. Ukuran penis: Mungkin hal ini agak sulit untuk mencari tahu, terutama bagi Anda yang belum menikah. Namun perlu diketahui bahwa pria dengan ukuran penis yang proporsional memiliki peluang lebih besar untuk berselingkuh.

4. Cedera otak: Pria yang pernah mengalami gegar otak dalam sejarah penyakitnya atau cedera di bagian kepala saat bermain bola, cenderung tidak dapat menghentikan perilaku impulsif, seperti berselingkuh. Begitu juga dengan pria yang memiliki gangguan ADD atau bipolar.

Faktor Lingkungan

selain beberapa faktor di atas, faktor lingkungan juga memberikan pengaruh kepada kecenderungan seseorang untuk berselingkuh. Hal itu, bisa disebabkan oleh kisah masa lalu hubungan rumah tangga orang tua. Apa yang terjadi di masa lalu biasanya akan sedikit banyak berpengaruh terhadap perkembangan masa depan seseorang. Jika seorang ayah berselingkuh maka perilaku tersebut pun bukan tidak mungkin akan diikuti oleh si anak.

Selain itu, kurangnya tingkat intensitas seksual dalam hubungan suami istri, seperti tidak adanya perhatian dan kasih sayang, tidak dikaruniai keturunan, stres bekerja serta jarang menghabiskan waktu bersama keluarga juga berperngaruh terhadap keutuhan rumah tangga. Sebuah hubungan yang diawali dengan perselingkuhan biasanya akan berakhir karena selingkuh juga.

Hal yang Diinginkan Wanita Dalam Hubungan Asmara

 Banyak pria tidak peka dengan keinginan kekasihnya. Padahal wanita hanya menginginkan hal-hal sederhana, seperti dihargai, canda-tawa, serta waktu pergi bersama. Wanita hanya berharap pria sadar akan hal tersebut. Dilansir dari All Women Stalk, berikut sembilan harapan wanita kepada kekasihnya yang bisa meningkatkan keharmonisan hubungan.

1. Spontanitas
Wanita ingin prianya bertindak spontan di suatu waktu. Perlakuan spontanitas dapat menyegarkan dan membuat hubungan semakin mesra. Bentuk spontanitas dapat pria berikan dengan membawakan wanita bunga ketika dia sedang sedih atau tiba-tiba mengajaknya kencan saat suasana jenuh.

2. Dihargai
Wanita ingin selalu dihargai oleh kekasihnya. Perasaan wanita cukup sensitif sehingga dia sering merasa diabaikan jika perkataan mereka tidak direspon oleh si pria. Agar hubungan tetap berjalan baik, berikan perhatian lebih terhadap sang kekasih. Jika pria sudah perhatian, wanita pun akan melakukan hal yang sama.

3. Kejutan
Wanita sangat senang diberikan kejutan. Baik itu memberikan bunga ketika menjemputnya sepulang kerja, membelikan dia sesuatu yang dibutuhkan, atau hanya menyelipkan surat cinta di dalam tas. Wanita pasti akan 'meleleh' bila pria melakukan hal itu.

4. Ingin Merasa Dicintai
Tidak hanya mencintai, wanita pun ingin merasa dicintai oleh kekasihnya. Terkadang, pria cenderung sulit mengungkapkan rasa cinta tersebut. Hal ini bisa membuat wanita salah paham dan sakit hati. Maka dari itu, pria perlu menunjukkan ‘bukti’ kalau dia juga mencintainya.

5. Waktu
Dalam sebuah hubungan, wanita sangat berharap banyak waktu berdua dengan si pria. Wanita ingin berbagi cerita serta canda-tawa dengan kekasihnya. Untuk itu, sesibuk apa pun pria, cobalah berikan waktu yang lebih untuk wanita Anda.

6. Komunikasi yang Baik
Komunikasi sangat penting dalam sebuah hubungan. Wanita berharap mempunyai komunikasi yang membangun hubungan mereka. Jika ingin membahagiakan wanita Anda, cobalah selalu memberikan kabar, jangan terlalu cuek dengan si dia, dan mengerti komunikasi seperti apa yang diinginkan pasangan.

7. Konsisten
Wanita bahagia berhubungan dengan pria yang konsisten, terutama terhadap komitmen mereka karena tidak ingin kecewa di kemudian hari. Sifat konsisten pria akan berdampak besar dengan jalinan cinta Anda. Bagaimanapun situasi kedepannya, pria yang konsisten akan tetap memperlakukan kekasihnya sama seperti yang dilakukan saat ini.

8. Humor & Fun
Kebanyakan wanita senang dengan pria yang humoris karena bisa membuat dia keluar dari stres. Humor juga membuat hubungan menjadi berkualitas dan menyenangkan. Oleh sebab itu, pria dituntut dapat menciptakan suasana yang hangat serta membangkitkan semangat.

Tanda Pria Ingin Putus dari Kekasihnya

Apakah kekasih Anda bersikap aneh dalam hubungan akhir-akhir ini? Hati-hati, mungkin itu tanda dia sudah jenuh dengan Anda. Ketahui beberapa tanda pria telah bosan dengan hubungannya selama ini, seperti yang dikutip dari Cosmopolitan USA.

1. Tidak Menepati Janji
Beberapa pria memang perlu diingatkan berkali-kali agar melakukan sesuatu untuk Anda, namun tidak begitu jika menyangkut janji. Sesekali membatalkan janji memang masih bisa ditolerir, pria yang benar-benar mencintai Anda akan selalu menepati janjinya, seperti janji untuk bertemu Anda. Namun, jika dia membatalkan janjinya tanpa ada komunikasi lebih dulu atau alasan yang masuk akal, bisa jadi ini adalah salah satu cara dia untuk memberitahu Anda bahwa dia telah bosan dengan Anda.

2. Selalu Mempertanyakan Hubungan
Kebanyakan pria tidak suka membicarakan tentang hubungan mereka. Jadi jika mereka mulai sering mempertanyakannya, Anda perlu waspada. Sebagai contoh, dia akan mempertanyakan masa depan seperti apa yang Anda inginkan? Kemudian dia akan mulai meyakinkan Anda bahwa dia bukan pria yang tepat untuk Anda, dan selanjutnya membuat Anda berpikiran kalau dia memang tidak bisa seperti yang Anda harapkan, dan membuat Anda memutuskan hubungan tanpa membuatnya merasa bersalah sedikitpun.

3. Membuat Anda Merasa Bersalah
Pasangan Anda mulai mementingkan teman-teman prianya dibandingkan Anda. Ketika Anda mulai membahas hal tersebut, si dia malah meributkannya dan mengatakan Anda yang egois dan tidak pengertian. Mungkin saja, ini tanda dia ingin membuat Anda kesal dan jadi merasa bersalah. Pada akhirnya, si wanita marah kepadanya dan memutuskan hubungannya.

4. Membuat Komentar Mengenai Wanita Lain
Tidak ada pria yang cukup bodoh untuk terus memuji wanita lain ketika dia bersama Anda, kecuali dia mempunyai maksud lain. Atau dengan kata lain, dia berusaha menunjukkan dia tidak lagi peduli dengan Anda. Berdasarkan wawancara yang dilakukan Cosmopolitan, sebenarnya pria sadar akan menyakiti pasangannya ketika memuji wajah cantik atau tubuh indah wanita lain didepan Anda, namun dia melakukan dengan sengaja agar Anda merasa muak dengannya.
Rumput Liar CINTA, pacaran, putus cinta

Ciptakan 'Jarak' Agar Hubungan Asmara Tetap Awet

 Hubungan jarak jauh memang mempunyai tingkat kegagalan yang tinggi. Namun, jarak ternyata bisa membuat hubungan asmara Anda semakin baik. Mengapa demikian?

Jarak dapat mengusir rasa bosan dan meningkatkan rasa sayang pasangan saat berjauhan. Agar jarak menjadi formula untuk mengharmoniskan hubungan Anda, sebaiknya perhatikan enam hal berikut yang dikutip dari Bold Sky.

1. Jangan Seperti Putus Cinta
Jangan membuat pasangan merasa Anda menjauh seakan sudah putus cinta. Cobalah berusaha memberitahukan dia dengan tingkah laku kalau Anda membuat jarak untuk memberikan kesempatan 'me time' bagi Anda dan pasangan. Walaupun begitu, Anda harus tetap berkomunikasi melalui pesan singkat atau e-mail.

2. Buat Kondisi Seakan Sedang Cuti atau Liburan
Anggaplah jarak yang ada karena Anda sedang cuti atau liburan sehingga tidak dapat bertemu pasangan. Biarkan pasangan merasa jika Anda jauh bukanlah sebuah keinginan, tapi karena faktor pekerjaan. Dengan begitu, rasa rindu akan semakin menggebu-gebu saat bertemu nanti.

3. Untuk Mengetahui Betapa Berharganya Pasangan Anda
Jarak bisa menjadi obat yang mujarab dalam hubungan asmara. Dengan jarak, Anda bisa mengetahui apakah dia sangat spesial bagi Anda atau tidak. Begitu juga sebaliknya, apakah pasangan merasa Anda begitu berarti untuk dia? Hal ini baik untuk perkembangan hubungan kedepannya.

4. Jarak Bisa Menyelesaikan Masalah
Mungkin hampir setiap hari Anda selalu berdebat dengan pasangan. Namun, karena terciptanya jarak, pertengkaran tersebut menjadi jarang terulang. Selain itu, Anda bisa merasakan betapa sepinya bila pasangan tidak ada. Kehilangan pasangan sesekali dapat membangkitkan romantisme dalam hubungan.

5. Untuk Belajar Mengendalikan Perasaan
Apakah Anda salah satu wanita yang sering marah-marah dengan pasangan? Ego yang tidak terkendali bisa meretakkan hubungan. Maka dari itu, membuat jarak di antara kalian bisa menjadi solusi. Hal ini baik untuk melatih pengendalian diri Anda dan menyelesaikan masalah tanpa emosi.

6. Istirahat Sebentar Demi Hubungan Kalian
Anda serta pasangan bisa 'istirahat' dari hubungan yang sedang jenuh dengan memanjakan diri sendiri pergi liburan atau mengerjakan sesuatu yang sulit dilakukan ketika bersama pasangan. Akan tetapi, komunikasi harus tetap terjalin via telepon, SMS, atau e-mail agar tidak menimbulkan curiga serta meyakinkan dia kalau Anda selalu baik-baik saja.