Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label mobil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mobil. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Desember 2012

Peluang Usaha Cucian Motor dan Mobil

Banyak sekali jenis usaha yang bisa Anda geluti, mulai dari yang modal pas-pasan hingga dengan dukungan modal skala besar. Bagi Anda yang menyukai dunia otomotif tidak ada salahnya untuk mencoba membuka usaha tempat pencucian (steam) motor atau mobil. Jenis usaha ini cukup menggiurkan mengingat perkembangan mobil atau motor sangat meningingkat signifikan seiring menggeliatnya daya beli masyarakat. Dengan relatif modal yang tidak begitu besar, Anda sudah bisa membuka usaha cucian motor dan mobil. Berikut hal yang harus diperhatikan dalam membuka usaha steam(cucian) motor atau mobil, yaitu:


1. Lokasi


Menentukan lokasi tempat cucian motor atau mobil adalah salah satu point penting yang sangat menentukan kelangsungan usaha Anda akan berhasil atau tidak. Biasanya, lokasi strategis yang kerap dicari konsumen adalah bersebelahan dengan pom bensin (SPBU), bengkel, atau berdekatan dengan pusat perbelanjaan. Meski demikian, tak jarang lokasi steam juga laku di kawasan permukiman. Konsumen akan mencari lokasi yang cenderung besar.


2. Kombinasikan dengan Resto


Agar konsumen tidak bosan selama menunggu mobil atau motornya dicuci, Anda bisa membuka usaha sampingan di tempat pencucian, sepeti berjualan minuman atau makanan ringan seperti mi rebus atau roti bakar. Dengan demikian, konsumen merasa betah saat menunggu mobilnya.


3. Air


Air menjadi media utama dalam dalam proses cuci motor atau mobil. Perhatikan kondisi air yang digunakan, apakah terlihat keruh atau kotor dan berpasir? Jika salah satu kriteria tadi ada pada air tersebut, maka tidak disarankan digunakan untuk mencuci motor atau cuci mobil. Tanpa disadari bahwa air yang keruh juga mengandung kotoran walaupun sangat halus. Lama kelamaan kotoran akan mengendap dan akan “menimbun” di motor atau mobil kita. Hal ini bisa kita lihat indikasinya pada body yang cenderung semakin lama semakin kusam dan buram.


4. Peralatan Mencuci


Umumnya peralatan yang banyak digunakan adalah compressor atau steam wash. Namun jika kita mencuci dirumah atau ditempat tinggal sendiri biasanya cukup dengan alat-alat lap kain halus (misalnya bekas kaos dalam atau kanebo, ember, selang air, sikat dan sabun. Namun ada juga yang memiliki alatmesin pencucian motor dan mobil sendiri. Biasanya ukuran daya paling kecil sampai 600 watt, dan tentunya daya semprotnya juga nggak terlalu tinggi. Namun salah satu kelemahan alat ini adalah  harus disambungkan dengan kran dimana airnya berasal dari bak penampungan. Di sisi lain, tempat airnya harus lebih tinggi dari lokasi pencucian mobil atau motor, supaya tekanan air lebih besar.


5. Cara Mencuci


Pencucian motor atau mobil yang baik dimulai dari bagian bawah ke atas, mulai dengan membasahi seluruh permukaan motor dan dilanjutkan dengan menggosok bagian kaki dan bagian mesin. Baru setelah itu cuci bagian tangki dan lampu. Untuk proses mengeringkan, mulailah dari bagian atas turun ke bagian bawah, dengan tujuan bagian yang sudah kering tidak kena air lagi sewaktu mengelap bagian atas.


 


 


 


 


Sumber artikel: ciputraentrepreneurship.com dan redaksi


Sumber gambar: anneahira.com

Senin, 11 Juni 2012

Peluang usaha Modifikator mobil

Pengetahuan tentang otomotif dan desain mobil terkini menjadi salah satu syarat untuk menjadi modifikator mobil. Bisnis jasa yang membutuhkan kreativitas tinggi ini masih akan dibutuhkan seiring dengan perkembangan dunia otomotif di Tanah Air yang kian subur.

Pesatnya pertumbuhan industri otomotif Tanah Air menjadi pendorong yang kuat bagi berkembangnya usaha jasa modifikasi mobil. Lihat saja, kini kian mudah menemukan bengkel modifikasi mobil. Tinggal pesan saja, mobil Anda akan dijadikan mobil seperti apa.

Salah satu orang yang menekuni bisnis jasa modifikasi ini adalah Siswojumarno, pemilik bengkel Auto Art di Bekasi, Jawa Barat. Siswo mulai menekuni jasa modifikasi ini sejak 2005 silam.

Selama berkarier di usaha jasa ini, Siswo paham benar bahwa usaha ini sangat menguntungkan. Ia melihat kecenderungan pemilik mobil selalu ingin mengubah penampilan mobilnya. "Semewah apa pun mobil, pasti ada bagian yang tidak kita suka," kata alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) ini.

Auto Art sendiri fokus pada modifikasi bodi mobil. Nah, bagi Anda yang ingin memodifikasi mobil, Siswo menawarkan dua paket, yakni modifikasi ringan dan berat.

Modifikasi ringan hanya mengubah lampu, bumper, interior maupun eksterior mobil. Ongkosnya, mulai Rp 6 juta hingga Rp 60 juta, tergantung tingkat kebutuhan modifikasi. Soal waktu pengerjaan, "Untuk modifikasi ringan bisa sampai enam minggu," terang Siswo. Untuk modifikasi berat ini Siswo harus mengubah total penampilan mobil. "Saya bisa bikin mobil klien menjadi mirip Ferrari," katanya.

Karena merombak total, waktu pengerjaannya bisa sampai sepuluh bulan. Biaya untuk modifikasi berat juga cukup mahal mencapai Rp 200 juta hingga Rp 300 juta.

Klien Siswo pun mulai dari pemilik mobil hingga pabrik mobil. Pabrikan biasanya butuh sentuhan tangannya untuk tampil di ajang pameran. Dalam setahun, Siswo bisa mengerjakan modifikasi hingga 35 mobil. Untuk itu, dia mempekerjakan sebanyak 20 karyawan.

Siswo menjelaskan, untuk terjun menjadi modifikator mobil, yang perlu dimiliki sebagai dasar adalah pengetahuan tentang otomotif. "Akan lebih baik lagi kalau mengerti dasar ilmu teknik," ujarnya.

Selain itu, modifikator harus rajin mengikuti tren perkembangan desain mobil. Beberapa desain mobil mewah seperti Ferrari hingga Lamborghini menjadi perhatian utama. "Modifikator harus siap dengan berbagai macam permintaan konsumen," katanya.

Selain Siswo, ada Andre Mulyadi yang juga berprofesi sebagai modifikator. Pemilik bengkel modifikasi Signal Kustom Built di Bandung ini mengaku belajar modifikasi secara autodidak. Ia sudah senang mengotak-atik bodi mobil sejak SMA.

Andre juga fokus mengerjakan pesanan bodi mobil mulai desain hingga pengecatan. Menurut Andre, selain paham mobil, untuk menjadi modifikator perlu punya citarasa seni yang baik.

Dua hal itu harus dimiliki modifikator karena memodifikasi mobil itu butuh kreativitas tinggi. Sebab, pelanggan biasanya ingin mobilnya tampil beda.

Nah, untuk memadukan kemampuan teknis dan kreativitas seni ini, modifikator perlu konsep yang kuat, orisinal, dan menyeluruh sebelum mulai memodifikasi. Proses finishing juga tak bisa disepelekan karena membutuhkan ketelitian secara detail. Sebab, hal kecil seperti pola atau kerutan dalam pengecatan bisa mengurangi kepuasan pelanggan.

Andre mengaku dalam sebulan bisa mengerjakan lima pesanan. Namun untuk modifikasi total hanya sekitar dua sampai tiga pelanggan per tahun.