Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label griya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label griya. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 Juli 2012

Tips Mempercantik Rumah dengan Motif Bunga

tips griyaTren musim panas identik dengan motif bunga. Tren floral tidak hanya bisa diterapkan pada rancangan busana saja, tapi juga dekorasi ruangan.Motif bunga menghadirkan nuansa romantis, segar, cantik sekaligus manis pada ruangan. Berikut ini cara mudah menghias rumah dengan elemen bunga, seperti dilansir Boldsky.

1. Wallpaper
Melapisi dinding dengan wallpaper merupakan cara paling praktis untuk menghadirkan unsur bunga ke dalam ruangan, dan membuat rumah Anda lebih cantik dalam sekejap. Anda bisa memilih mulai dari motif bunga kecil atau besar, sampai bunga lili yang elegan. Perlu diperhatikan, pilih motif sesyau dengan luas ruangan. Motif kecil untuk ruangan kecil dan besar untuk ruang yang lebih luas. Hindari memilih wallpaper yang penuh motif dan berwarna gelap pada ruangan kecil karena akan membuatnya terlihat lebih sempit.

2. Sofa
Bosan dengan sofa kulit warna hitam, cokelat atau marun polos? Coba semarakkan ruangan dengan sofa bermotif bunga. Tidak perlu membeli satu set dan mengganti sofa-sofa lama hanya untuk penyegaran dekorasi rumah. Cukup tempatkan satu sofa kecil motif bunga yang warnanya senada dengan furnitur yang sudah ada dan sesuaikan dengan tema dekorasi ruangan. Ruang tamu atau keluarga Anda akan tampak lebih manis dan elegan seketika.

3. Bantal Hias
Bantal hias merupakan elemen penting dalam menata ruangan. Untuk ruangan yang lebih cantik dan segar, gunakan sarung bantal motif bunga. Jika ingin kesan yang lebih unik, pilih sarung bantal dengan motif yang berlainan namun masih dalam satu tema warna. Tapi batasi penempatannya, jangan terlalu banyak menempatkan bantal hias dalam satu ruangan karena akan terlihat 'ramai'. Cukup gunakan paling banyak empat bantal hias.

4. Gorden
Elemen lain yang cocok untuk menghias rumah dengan bunga adalah tirai atau gorden. Tinggalkan dulu gorden polos, ganti dengan gorden motif bunga berwarna cerah. Untuk ruang tamu, pilih warna yang agak gelap dengan motif bunga kecil dan jarang untuk membuat sofa dan aksesori rumah lainnya tampil lebih menonjol. Sementara untuk kamar tidur, gunakan gorden dengan warna lebih lembut.

5. Seprei
Ingin kamar yang lebih cantik, tapi terlalu sibuk untuk mendekorasi ulang? Gunakan saja seprei dan sarung bantal motif bunga. Pilih warna-warna kontras dengan palet gelap, sementara motif bunga berwarna terang. Misalnya, warna dasar seprei merah tua sementara motif bunga berwarna kuning atau warna dasar hijau pupus sementara bunga warna oranye. Hasilnya, kamar tidur Anda akan tampak lebih besar, cerah dan segar.
Rabu, 25 Juli 2012

Membuat Taman Vertikal

taman vertikal
Taman vertikal atau vertikultur  adalah cara budi daya tanaman yang dilakukan secara vertikal dengan menggunakan sistem  bertingkat.


Tujuan utama dari pembuatan taman vertikal adalah untuk memanfaatkan lahan yang sempit secara optimal. Walaupun sekilas terlihat rumit, namun bila kita mengetahui teknik dan tips cara membuat taman vertikal maka akan menjadi sangat mudah membuat taman vertikal.


Cara membuat taman vertikal yang paling sederhana adalah dengan membuat rak tanaman secara bertingkat dengan mengatur sedemikian rupa supaya tanaman tidak saling menutupi.Taman vertikal ini bisa menjadi alternatif bagi warga perkotaan yang tidak memiliki lahan yang luas untuk bercocok tanam.


Berikut ini adalah langkah - langkah cara membuat taman vertikal:


1. SIAPKAN ALAT DAN BAHAN

Bahan - bahan yang dibutuhkan: screw, dowel, paku, kawat strimin yang ukuran kotaknya sesuai dengan kebutuhan, kayu, plastik, cat kayu, dan karung goni.

Sedangkan alat - alat yang diperlukan: palu, screwdriver, gergaji, dll






2. MENYIAPKAN KAYU

Gunakan kayu utuh ukuran 10x5x5 cm dan gunakan paku sepanjang 15 cm supaya bisa menempel di dinding. Kayu ini akan diletakkan antara dinding dan media yang digunakan untuk menanam.


Oleh karena itu, sebaiknya lapisi kayu dengan anti rayap supaya kayu awet dan bisa kuat menahan beban media sampai waktu yang cukup lama.






3. MEMBUAT RAK / TEMPAT MENANAM

Tempelkan kawat strimin pada kayu frame dengan cara sebagai berikut:






4. MENYIAPKAN DINDING TEMPAT TAMAN VERTIKAL AKAN DIBUAT

Lapisi dinding dengan plastik dengan cara seperti di bawah ini. Ini bertujuan untuk melindungi dinding supaya tidak rusak dan juga untuk menghindari supaya akar tanaman tidak merambat dan menempel ke dinding






5. MENEMPELKAN KARUNG GONI

Ini merupakan langkah tersulit dalam membuat taman vertikal. Karena media tanam tidak sepenuhnya menempel di dinding, maka kita harus melapisi media tanam bagian belakang (atau minimal bagian samping) media dengan karung goni. Oleh karena itu, sebelum kita menempelkan media tanam ke dinding, pastikan masih terdapat space untuk menempelkan karung goni ini.






6. LETAKKAN FRAME

Setelah karung goni terpasang sempurna, maka langkah selanjutnya adalah meletakkan frame di permukaan karung goni. Gunakan cara speerti berikut:






7. MEMASUKKAN TANAH  DAN MULAI MENANAM

Langkah selanjutnya, kita bisa memasukkan tanah ke dalam media tanam. Kemudian, buat lubang kecil di permukaan karung goni dan kita bisa mulai menanam tanaman atau bisa juga mulai dengan menggunakan biji tanaman.






8. TAMAN VERTIKAL TELAH SIAP

Bila tanaman yang kita pilih bisa tumbuh dengan subur, maka taman vertikal kita akan terlihat seperti foto di bawah ini. Akan lebih baik bila kita menggunakan jenis tanaman yang merambat sehingga akan terlihat bagus.




 

Video cara membuat taman vertikal



Dalam video ini akan diperlihatkan langkah - langkah dalam membuat taman vertikal



Rumput Liar griya, TAMAN, Taman Vertikal

Tips Merancang Taman Yang Minim Perawatan

Taman merupakan ruang untuk memberi kesegaran dan tempat bersantai bagi Anda dan keluarga. Jangan sampai kehadiran taman malah membuat Anda merasa terbebani karena gaya taman kurang sesuai atau tanaman ternyata butuh perawatan ekstra atau sulit dipelihara.

jika waktu untuk merawat taman sangat sedikit, coba pertimbangkan untuk membuat low maintenance garden. Ini adalah taman dimana Anda hanya perlu meluangkan sedikit waktu dalam merawat taman.

Dengan taman yang minim perawatan, Anda juga bisa pergi berlibur dalam waktu seminggu atau lebih tanpa khawatir taman akan rusak. Berikut beberapa tips merancang taman apik minim perawatan.

Taman Minim Perawatan1 Gunakan kerikil dan bebatuan
Taman minim perawatan seringkali dikreasi dengan menggunakan aneka kerikil, bebatuan, atau batu koral. Perpaduan batu dan kerikit yang ditata menurut alur tertentu ataupun disusun acak bisa mengurangi intensitas Anda memelihara tanaman. Penataan kerikil dan bebatuan ini bisa dipadukan dengan tatanan steppingstone.Masalah yang kerap muncul jika kerikil ditata cukup padat yaitu tumbuhnya rumput liar atau gulma.

Solusinya, pasang weed block di atas tanah, lalu kerikil ditetakkan di atasnya. Selanjut�nya antara bagian lahan yang jadi tempat untuk meletakkan kerikil dengan yang diisi tanaman dibatasi plastik tebal.Tujuannya untuk mencegah agar rumput liar tidak tumbuh semakin banyak.

2 Tanaman law maintenance
Prinsipnya, jika tanaman ditanam di wilayah yang cocok untuk tempat tumbuhnya maka perawatan yang dibutuhkan tak terlalu rumit. Karenanya, tanaman yang dipilih perlu disesuaikan dengan kondisi iklim atau cuaca dimana taman Anda berada.

Tanaman tahan kering semisal aloevera, adenium, atau sukulen lain termasuk minim perawatan dan cocok berpadu dengan beragam bebatuan atau kerikil. Sebagai border, Anda bisa memilih tanaman semisal iris, atau tehtehan. Untuk penutup tanah bisa digunakan rumput gajah mini yang cocok ditanam di area panas, sementara untuk wilayah yang agak teduh bisa dipilih kucai.

3 Gunakan rumput
Memenuhi taman atau area terbuka dengan rumput juga merupakan pilihan agar taman tak terlalu butuh perawatan intensif. Cukup siram tiap hari agar rumput selalu hijau. Pemupukan juga cukup dilakukan tiga bulan sekali. Guna mengurangi kesan monoton di rerumputan, Anda bisa membuat gravel bed di lahan berumput itu.

Caranya, pertama tandai area untuk gravel bed sesuai bentuk yang diinginkan. Misalnya kotak, oval, atau lingkar�an. Lalu gali tanah sesuai bentuk yang sudah dibuat itu. Letakkan kerikil di dalam gravel bed itu. Bila pertu tambahkan bebatuan atau sedikit tanaman untuk mempercantik.

Taman Minim Perawatan4 Bermain desain di lantai
Memberi ruang lebih banyak untuk perkerasan di lantai taman juga bisa mengurangi perawatan taman. Jika taman terletak di luar rumah yang mudah terpapar hujan, sebaiknya buat desain lantai yang masih bisa untuk meresapkan air.

Agar perkerasan tetap bisa berfungsi untuk meresapkan air, pilih bahan yang sesuai. Misalnya paving blok. Bermain desain dengan paving bisa dilakukan dengan menata pola paving. Contoh pola paving yang bisa digunakan antara lain herringbone, stretcherbond, atau basket weave. Bermain desain juga bisa dilakukan dengan memilih bentuk dan warna pa-ving yang berbeda.

Desain lantai taman juga bisa dipilih dari tatanan kayu atau deck. Jika kayu yang dipilih sesuai dan dilapisi bahan yang bisa membuatnya awet, deck kayu itu bisa tampil menarik dan tahan lama.

5 Beri dekoran di dinding
Memberikan lebih banyak sentuhan hard material memang bisa membuat taman minim perawatan karena mengurangi intensitas pemeliharaan tanaman.Tapi, seringkali minimnya tanaman bisa membuat taman terkesan monoton.

Untuk menguranginya, Anda bisa memberikan sentuhan dekoratif pada dinding taman. Misalnya dengan memberi “jendela” pada dinding taman. Jendela itu memungkinkan Anda punya view untuk melihat bagian luar taman. Bisa ping dengan menghadirkan patung atau sculpture di tembok taman sebagai focal point, lalu dibuat dekoran dinding sebagai bingkai focal point itu. Memasang ukiran batu paras di dinding juga bisa mempercantik taman. Anda juga bisa membuat dekoran dinding dengan tatanan batu tempel atau batu garut dengan warna yang berbeda-beda.

6 Susun tanaman dalam pot
Tatanan pot-pot berisi tanaman bisa digunakan untuk menampilkan taman yang minim perawatan. Taman pot yang ditata secara apik pun bisa memberi kesegaran di rumah Anda. Selain ragam tanaman yang digunakan bisa bermacam-macam, Anda juga bisa dengan mudah mengganti penataan agar tak bosan.

Beraneka ukuran pot memungkinkan Anda berkreasi dengan peletakan yang sesuai. Misalnya menampilkan pot kecil berisi tanaman di dekat jendela, atau menata di dekat tangga pintu masuk rumah, dan sebagainya. Tapi, Anda perlu memilih tanaman yang cocok ditanam dalam pot. Jika tanaman bisa tumbuh membesar, Anda bisa mengendalikan pertumbuhannya dengan pemangkasan rutin.

Pemangkasan tajuk bisa mengendalikan pertumbuhan akar. Selain menggunakan pot-pot, taman minim perawatan juga bisa didesain dengan membuat container dari tatanan bata ekspos atau semen. Bentuknya bermacam-macam, misalnya lingkaran, persegi, segitiga, dan sebagainya. Container berisi tanaman ini bisa dipadukan dengan tatanan hard�material taman yang sesuai. Dengan menggunakan container Anda bisa berfokus untuk memelihara tanaman dengan lebih mudah.

Tips Menata Taman Tengah Rumah Yang Mungil

Masalah yang banyak dihadapi oleh pemilik rumah di kompleks perumahan adalah keterbatasan luas lahan. Keterbatasan luas ini seringkali memacu pemilik rumah untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan yang dimilikinya menjadi ruangan.

Dus, tak ada area terbuka tersisa di bagian belakang rumah. Hal ini menyebabkan sirkulasi udara dan ketersediaan cahaya bagi rumah sangat kurang, karena hanya ada satu bukaan, yaitu di bagian muka rumah.Kurangnya bukaan di rumah menjadikan kesehatan penghuni dipertaruhkan. Selain pertimbangan kesehatan, tak adanya bukaan di bagian belakang rumah akan meniadakan ventilasi silang (cross ventilation). Hal ini membuat udara panas terjebak di dalam rumah dan kondisi menjadi kurang nyaman bagi penghuni.

Salah satu solusi untuk mengantisipasi udara panas yang terjebak adalah dengan membuat bukaan kecil di bagian tengah rumah. Mengapa di tengah? Karena umumnya, ruangan-ruangan yang tidak mendapat bukaan sebagai sumber cahaya dan udara berada di bagian tengah rumah (khususnya pada rumah dengan bentuk memanjang).

Bukaan mungil di tengah rumah menjadikan sisa lahan di belakang masih bisa dimanfaatkan menjadi ruangan. Bukaan ini bisa Anda desain menjadi sebuah taman. Karena berupa taman yang jelas tidak  menolak  jika tersiram air hujan Anda bisa membuat model atap yang terbuka sehingga udara segar dan sinar matahari lebih leluasa masuk.Ukuran yang kecil, bukanlah halangan bagi Anda untuk menyulap bukaan ini menjadi taman yang cantik.

Sehingga, selain tujuan fungsional untuk mengalirkan udara segar dan sinar matahari tercapai, taman mungil di tengah rumah ini juga bisa menambah keindahan interior rumah. Berikut Anda bisa mencontek beberapa desain taman tengah ukuran mungil.

Aksen Dua Gentong

Taman tengah yang satu ini seluruh areanya dihabiskan menjadi kolam. Pemakaian air membantu menciptakan suasana lebih sejuk di dalam rumah. Untuk menambah kedinamisan kolam, pemilik menambahkan air terjun mungil yang dialirkan melalui gentong tanah liat.Lokasinya yang �terjepit� di tengah rumah, membuat taman tengah ini hanya mendapat sedikit sinar matahari. Karena itu, jenis tanaman yang dipakai sebaiknya yang tahan keteduhan.

Tanaman hias daun akan menjadi pilihan yang baik. Selain pilihan tanaman, pemeliharaan kolam juga perlu diperhatikan benar, karena akan lebih mudah berlumut.

Mungil Dengan Batu Alam

Taman tengah ini benar-benar mungil. Ukurannya tak sampai 2m x 2m, namun tetap bisa menghadirkan sejuk dan gemericiknya elemen air. Dengan prinsip �kecil pun bisa tampil cantik�, air terjun dibuat dengan desain undak-undakan mungil. Konstruksi undak-undakan ini juga bermanfaat untuk menutupi instalasi pipa dan pompa air yang agak kurang sedap dipandang mata.Materi yang digunakan untuk undak-undakan adalah bata dan semen yang dilapisi batu alam.

Batu alam juga dipilih sebagai elemen pengisi lain di taman ini. Kesan yang didapat dari pemakaian batu alam adalah teduh dan alami. Agar tidak terlalu ramai, tanaman yang digunakan hanya tiga macam saja dan semuanya adalah tanaman hias daun.

Kering Tetap Oke

Pemilik rumah ini tidak ingin direpotkan dengan tanah yang belepotan. Karena itu desain yang dipilih adalah perkerasan yang ditutup hamparan batu koral putih. Agar senada, dinding di bagian belakang dilapis dengan batu alam warna putih krem.

Unsur tanaman perlu ditambahkan agar bukaan berbentuk persegi panjang ini tetap tampil asri. Penanaman dengan menggunakan pot justru mempermudah perawatan, karena seminggu sekali tanaman bisa dikeluarkan ke halaman depan agar mendapat sinar matahari penuh.

Etnik Dengan Guci Antik

Bukaan yang satu ini dibuat dengan meninggikan level lantai dan membuat semacam �bak�. Selanjutnya, bak diisi dengan batu koral putih. Sebagai aksen, di sana-sini diletakkan batu kali. Dinding bagian belakang dilapisi dengan motif batu alam buatan agar terkesan lebih alami.Hiasan yang ditambahkan adalah guci-guci antik dan kerang-kerangan. Warna tanah liat guci serasi bersanding dengan warna dinding belakang yang kecoklatan. Sementara kerang yang berwarna-warni menambahkan aksen di antara dominasi coklat dan hijau.

Kuning Yang Apik

Rumah yang ini bentuknya memanjang. Untuk mengatasi kekurangan cahaya dan udara dibuatlah bukaan di sisi kiri bangunan. Untuk mendandani bukaan ini dibuatlah air terjun pada dinding yang dilapis batu alam model susun sirih.Agar ceria, dipilihlah warna kuning untuk dinding dan batu alam warna coklat kekuningan sebagai pelapis bak penampung air. Tanaman sirih belanda diatur menjuntai dari atas dinding air terjun untuk menyemarakkan suasana.

Agar Aman

Agar keamanan rumah tetap terjaga, maka bagian atas bukaan sebaiknya diberi jeruji pengaman. Dengan demikian, bukaan tetap maksimal, tetapi tamu tak diundang tak bisa masuk.