Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label agar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agar. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Desember 2012

Ini Jurus Bagi Pengusaha Agar Dipercaya oleh Bank

Alhamdulillah saya pernah berhasil mendapatkan pinjaman dari sebuah bank yangagunan dua buah ruko yang saya belipada tahun 2006 dan 2007, yang menarik adalah saat ini plafon kredit yang saya terima melebihi dari harga jual properti itu sendiri.


Apalagi salah satu ruko tersebut saya cicil dari hasil keuntungan bisnis saya sebelumnya.Setelah dijalanin, ternyata bisa juga ya, karena dulu saya masih belum sepenuhnya memahami apakah bisa bank memberikan pinjaman lebih besar dari nilai agunannya. Ada beberapa hal yang saya pelajari disini:


1. Pentingnya membayar cicilan on time (membangun kredibilitas). Kalau saya menggunakan sistem autodebet, sehingga memperkecil resiko lupa membayar bayarnya.


2. Pentingnya selalu menabung omset bisnis yang didapat. Walaupun omset tersebut langsung ditarik lagi untuk keperluan operasional atau belanja bahan baku. Karena bank bisa hanya berpatokan pada transaksi yang tercatat, bukan asumsi atau pun pernyataan.


3. Membangun relasi dengan banyak bank. Sehingga kita dengan bebas bisa melelang kepada mereka siapa yang bisa memberikan penawaran pinjaman tertinggi. Pada awalnya saya adalah nasabah dari bank yang lain, akan tetapi karena mereka tidak mau menaikkan plafonnya , langsung saya tawarkan ke bank yang saya gunakan sekarang dan mereka langsung setuju.


4. Bank sebenarnya lebih melihat perfoma bisnis kita, bukan dari nilai agunannya. Makanya banyak kejadian walaupun nilai agunannya miliaran, akan tetapi bankhanya bisa mengeluarkan dana jauh dibawahnya, karena sebenarnya bisnisnya belum perform di mata bank.


5. Bank lebih concern kepada cashflow, bukan hanya penjualan. Jadi jaga baik-baik masa piutang rata-rata sependek mungkin. Kalau bisa sih ngga ada piutang.


6. Untuk yang berbisnis di perdagangan, lebih baik mengambil sistem pinjaman PRK (pinjaman rekening koran) karena sistem perhitungan bunganya yang menggunakan sistem harian dan sesuai dengan plafon yang kita pergunakan pada saat itu


7. Pahami ilmu finansial, sehingga kita dapat me leverage aset-aset kita dengan maksimal sehingga mereka yang bekerja keras untuk kita.


8. Menjaga gaya hidup, karena masih darah muda, dulu sempet terpikir untuk modifikasimobil atau punya mobil mewah sekelas Alphard yang sekarang sekarang trend (saya hobinya otomotif) tapiuntungnya saya segera menikah, jadi ada yang ngerem.


Akhirnya mengalokasikan pendapatan ke hal-hal yang lebih produktif (Bener juga kalau menikah itu membuka pintu rejeki. Kalau sekarang targetnya adalah bagaimanacaranya agar bisa beli properti satu lagi murnidari hasil aset properti saya sebelumnya. Setelah itu, baru beli mobil murni dari hasil paper asset saya (beberapa bulan terakhir sih sempet nembus 10% perbulan, tapi bulan ini baru dapat 2%).


Penulis adalah Andi Sufariyanto yang merupakan finalis Program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2008 mewakili wilayah Jawa Timur. Bisnis usahaya berupa produk perawat kulit dan tubuh (body and skin care) merek Pourvous.


Alumnus D3 Teknik Mesin Institute Teknologi 10 November Surabaya (ITS) ini juga menjabat sebagai Chief Operational Officer Adila Group.


 


 


 


 


 


Sumber : detik.com


Sumber gambar : blogspot.com

Kriteria agar Jasa Penyediaan Tenaga Kerja Tidak Terutang PPN








ppn tenaga kerjaSebagian perusahaan sangat menyadari bahwa kebutuhan akan tenaga kerja atau Sumber Daya Manusia merupakan kebutuhan yang sangat vital. Karena sifatnya yang sangat vital ini, beberapaperusahaan pun lantas melakukan berbagai cara untuk memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kriteria perusahaanMemasang iklan lowongan kerja di koran ataupun pada papan-papan pengumuman sudah tidak
dipandang lagi sebagai pilihan yang popular oleh sebagian perusahaan. Sebagian perusahaan kini lebih memilih untuk memanfaatkan jasa perusahaan penyedia tenaga kerja dalam rangka memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.Beberapa alasan menjadi dasar pertimbangan perusahaan-perusahaan untuk memilih memanfaatkan jasa penyediaan tenaga kerja, salah satu di antaranya adalah cukup efisien dan efektifnya kegiatan penyaringan tenaga kerja yang dilakukan oleh suatu penyedia tenaga kerja. Dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 83/PMK.03/2012 pada 6 Juni 2012 lalu, perusahaan akan semakin memiliki alasan untuk memilih memanfaatkan jasa penyediaan tenaga kerja. Bagaimana ceritanya?Jasa Penyediaan Tenaga Kerja: Tidak terutang PPN Vs. Terutang PPNJasa penyediaan tenaga kerja dapat meliputi kegiatan perekrutan, pendidikan, pelatihan, pemagangan, dan/atau penempatan tenaga kerja, yang kegiatannya dilakukan dalam satu kesatuan dengan penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja. Menurut Peraturan Menteri Keuangan Nomor:
83/PMK.03/2012, jasa penyediaan tenaga kerja ternyata dapat tergolong ke dalam kelompok jasa yang tidak dikenai PPN.1. Jasa penyediaan tenaga kerja yang tidak terutang PPN


Sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 83/PMK.03/2012, jasa penyediaan tenaga kerja dapat tergolong ke dalam kelompok jasa yang tidak dikenai PPN jika memenuhi kriteria berikut:
a. Penyedia jasa tenaga kerja hanya menyerahkan jasa penyediaan tenaga kerja yang tidak terkait  dengan pemberian Jasa Kena Pajak lainnya, seperti jasa teknik, jasa manajemen, jasa konsultasi, jasa pengurusan perusahaan, jasa bongkar muat, dan/atau jasa lainnya;
b. Penyedia tenaga kerja tidak melakukan pembayaran gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan/atau sejenisnya kepada tenaga kerja yang telah disediakan;
c. Penyedia tenaga kerja tidak bertanggung jawab atas hasil kerja tenaga kerja yang disediakan setelah diserahkan kepada pengguna jasa tenaga kerja; dan
d. Tenaga kerja yang disediakan masuk dalam struktur kepegawaian pengguna jasa tenaga kerja.


Jika seluruh kriteria di atas dapat dipenuhi, benar-benar tidak ada PPN sebesar 10% yang perludipungut oleh penyedia tenaga kerja, meskipun penyedia tenaga kerja telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP). Dan sejalan dengan hal tersebut, tidak ada pula PPN yang perlu dibayar oleh pengguna jasa penyediaan tenaga kerja kepada penyedia tenaga kerja.


2. Jasa Penyediaan Tenaga Kerja yang Terutang PPN


Kontradiksi dari penjelasan sebelumnya, penyerahan atau pemanfaatan jasa penyediaan tenaga kerja akan terutang PPN jika tidak dapat memenuhi kriteria yang telah disebutkan di atas. Atau dengan kata lain, penyerahan atau pemanfaatan jasa penyediaan tenaga kerja akan terutang PPN jika yang dapat dipenuhi hanyalah salah satu dari seluruh kriteria di atas.


Seandainya penyedia tenaga kerja membayarkan gaji kepada tenaga kerja, misalnya, maka terdapat PPN yang perlu dibayar oleh pengguna jasa penyediaan tenaga kerja. Pembayaran PPN tersebut terutama perlu dilakukan jika penyedia tenaga kerja telah berstatus sebagai PKP.


Dasar Pengenaan PPN atas Jasa Penyediaan Tenaga Kerja yang Terutang PPN
Seperti penyerahan Jasa Kena Pajak lainnya yang dilakukan di dalam Daerah Pabean, Dasar Pengenaan  (DPP) PPN atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja juga berupa penggantian yang meliputi seluruh tagihan yang diminta atau seharusnya diminta oleh penyedia tenaga kerja, termasuk imbalan
yang diterima tenaga kerja berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan sejenisnya. Namun dalam hal penyedia tenaga kerja dapat memisahkan tagihan imbalan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja dengan tagihan imbalan tenaga kerja, maka yang menjadi DPP PPN adalah Nilai Lain, yaitu
jumlah yang tidak meliputi imbalan yang diterima tenaga kerja.


Penutup
Agar tidak ada PPN yang perlu dibayar atas pemanfaatan atau penggunaan jasa penyediaan tenaga kerja di dalam negeri (baca: di dalam Daerah Pabean, red), pengguna jasa penyediaan tenaga kerja perlu memastikan agar:
1. Tenaga kerja masuk dalam struktur kepegawaian pengguna jasa; dan
2. Terdapat pos pembayaran gaji atau imbalan lainnya untuk tenaga kerja pada laporan keuangan pengguna jasa. Selain itu bersamaan dengan hal di atas, perusahaan penyedia tenaga kerja juga harus meyakinkan
bahwa:
1. Tidak ada pos pembayaran gaji atau imbalan lainnya untuk tenaga kerja pada laporan keuangan penyedia tenaga kerja;
2. Tidak ada nama tenaga kerja yang bersangkutan dalam struktur kepegawaian penyedia tenaga kerja;
3. Tidak ada pertanggungjawaban hasil kerja dari tenaga oleh penyedia tenaga kerja; dan
4. Pemberian jasa penyediaan tenaga kerja tidak dilakukan bersamaan dengan pemberian jasa lainnya.
Seandainya pengusaha penyedia tenaga kerja juga memberikan jasa lain kepada pihak yang sama,misalnya saja juga memberikan jasa teknik, invoice untuk jasa penyediaan tenaga kerja sebaiknya dipisahkan dari invoce untuk jasa teknik.
Tatkala kriteria agar jasa penyediaan tenaga kerja tidak terutang PPN dapat dipenuhi seluruhnya, maka semakin bertambah saja bukan alasan untuk memilih memanfaatkan jasa penyediaan tenaga kerja?


 


Sumber gambar : adilkurnia.wordpress.com

Narasumber:Ika fithriyadi, Ak. adalah seorang praktisi pajak. Beberapa karier profesional pernah dijalaninya, diantaranya sebagai auditor pada Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak dan juga auditor pada Dirjen Pajak. Kemudian beliau pernah diamanahkan sebagai Financial Controllerpada Financial Club dan konsultan pajak untuk BUT GIBB dan LM MEIJI.Pria ini pun pernah berkiprah di Masyarakat Transparansi Indonesia guna menangani bidang pengembangan sumber daya manusia. Selepas menjadi Tax Supervisor pada PT Siemens Indonesia, pria yang memiliki hobi membaca ini, kini menjabat sebagai Direktur PT Multi Utama Consultindo.
Senin, 01 Oktober 2012

Menulis Artikel yang Baik agar SEO Friendly

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam menulis artikel agar SEO friendly adalah keyword yang kita bidik. Maksudnya, tentukan  dulu keywordnya dengan sedikit riset dengan menggunakan Google Keyword Tool. Masukkan  kata-kata yang sekiranya berhubungan dengan yang kita targetkan. Misalnya kita akan menulis tentang blog, coba isi kotakan Keyword Tool tadi dengan kata-kata yang berhubungan dengan blog.

Keyword telah Ditemukan, Saatnya Menulis SEO!


Nah, apabila keyword sudah ditentukan, saatnya kita menulis agar SEO friendly. Menulis SEO kata para master SEO memang gampang-gampang susah. Tidak boleh terlalu banyak keyword yang dimasukkan lah, tidak boleh dicampur antara tulisan cetak miring dan cetak tebal lah. Namun saya punya cara tersendiri untuk menulis SEO ini. Bagaimana tips SEO dari DiWordPress? :)
Menulis SEO memang gampang-gampang susah. Untuk menjadi nomor 1 di Google diperlukan komposisi yang tepat dalam penempatan keyword, penebalan kata, penambahan H3 tags, penambahan gambar dengan alt tag, dan lain sebagainya.

Nah, bisa terbayang statemen diatas? Ya, menulis SEO tidak lepas dari elemen-elemen diatas. Saya sendiri menggunakan semuanya dalam menulis artikel di blog. Tujuannya setidaknya tulisan saya ada di halaman pertama Google dan dibaca, bukan untuk mencari uang. hahaa…. Oke, akan saya jelaskan satu per satu kalimat diatas.

Menulis SEO: Menulis dengan cetak tebal (bold)


Dalam sebuah artikel yang ditargetkan kata kuncinya agar bisa nomor 1 Google, hendaknya terdapat 3-5 kata tersebut yang dicetak tebal. Logikanya, apabila ada kata dengan cetak tebal, kata tersebut yang ditonjolkan bukan? Jadi robot Google menganggap kata tebal tersebut kata yang penting. Namun jangan semua kata dicetak tebal. Biasanya kalau saya cukup 3 saja. :)

Menulis SEO: Masukkan kata kunci pada setiap paragraf


Ya, ini juga sangat penting. Komposisi penulisan kata kunci hendaknya tidak terlalu banyak. Cukup satu di setiap paragraf. Misalnya di dalam sebuah artikel ada 10 paragraf, sudah terdapat 10-20 keyword dalam artikel tersebut. Belum lagi nanti ditambah H3 tag dan keyword yang ada pada gambar. Jadi saya sarankan 1 keyword saja sebenarnya sudah cukup untuk menulis SEO yang baik. Karena terlalu banyak keyword nanti malah dianggap spam oleh Google.

Menulis SEO: Menambah H3 tag


H3 tag bisa ditambahkan dengan menulis kode <h3></h3> pada kolom penulisan HTML. Diantara <h3>….</h3> tersebut isikan sub-judul yang mengandung keyword. Jadi nanti muncul tampilan tulisan yang agak besar pada artikel yang merupakan sub-judul.  (perhatikan tulisan saya pada artikel ini). Kenapa bukan H2 tag? Menurut sumber yang saya baca (blogussion.com), H2 tag adalah untuk judul artikel, bukan untuk sub judul. Jadi untuk lebih aman, lebih baik menggunakan H3 saja. Toh sudah terbukti selama saya ikut lomba SEO, saya pernah menjadi juara 1 meskipun hanya memiliki sangat sedikit backlink (hanya mengandalkan menulis SEO). :D

Menambah blockquotes untuk satu paragraf saja


Contoh blockquotes adalah pada paragraf ke-empat pada tulisan ini. Jadi dalam menulis SEO, silakan beri quote/kutipan pada satu paragraf, masukkan kata kunci pada quote tersebut.

Menambahkan gambar pada setiap artikel, menambah “alt” tag pada gambar


Setiap menulis artikel, saya sarankan menambahkan gambar. Selain untuk mempercantik tampilan, gambar juga berpengaruh dalam SEO. Untuk urusan SEO, namai gambar dengan nama sesuai kata kunci. Misal tadi soal blog, namai saja gambar itu sebagai “blog keren” atau kata-kata lain yang berhubungan. Setelah itu, coba lihat pada kolom pengeditan HTML. Cari kode gambar yang baru ditambahkan kemudian tambahkan kode berikut:
<img src="alamat gambar" title="keyword 1" alt="keyword 2" width="" height=""/>

Yang dimaksud alt tag ya kode alt sama dengan tanda petik dua diatas. he he… Diantara tanda petik, tambahkan keyword ya? ;-)

Sempurnakan menulis artikel SEO dengan menambah link


Anda punya artikel lain yang berhubungan? Nah kalu punya, silakan membuat link di artikel baru dan me-link-kan ke artikel lama tersebut dengan anchor text (teks yang digunakan sebagai link) berupa keyword yang sedang diupayakan menjadi nomor 1 Google. Kalau tidak memiliki artikel yang berhubungan, silakan cari artikel dari website lain yang memiliki reputasi tinggi. Misal wikipedia.org dan lain sebagainya.

Tambahan untuk pengguna WordPress self hosted:

Untuk pengguna WordPress hosting sendiri seperti DiWordPress.com ini, ada satu tambahan yang tidak kalah penting dalam menulis artikel agar SEO friendly. Tips SEO tambahannya yaitu:

Pastikan sudah menginstall All in One SEO Pack plugin, atau plugin lain yang fungsinya sama. Setelah menulis artikel, lihat kolom di bawah penulisan artikel. Terdapat tiga kolom untuk edit SEO detail, gunanya untuk mengganti custom title, custom description, dan custom keywords. Isilah custom title tag dengan judul artikel Anda. Pastikan judul tersebut mengandung kata kunci. Judul tidak boleh lebih dari 70 karakter!

Pada custom meta descriptions, silakan isi dengan kalimat rangkuman untuk seluruh artikel Anda. Kalimat tersebut harus mengandung setidaknya satu kata kunci. Kalimat disini tidak boleh lebih dari 150 karakter! Oh iya, kalau bisa buat kalimat rangkuman yang menarik supaya orang penasaran untuk membaca artikel Anda. ;-)

Untuk kolom meta keywords, silakan isi dengan kata-kata yang Anda bidik (keyword), pisahkan setiap keyword denga tanda koma. Pastikan jangan mengulang satu kata lebih dari 2 kali. ;-)

Oh iya, agar artikel Anda lebih SEO friendly, rubah juga permalink wordpress.

Cara Merubah Permalinks WordPress agar SEO Friendly

THANKS to http://diwordpress.com ,,tulisan ini copy dari http://diwordpress.com

Pernahkan Anda bertanya “Bagaimanakah cara agar url kita berubah menjadi sesuai dengan judul artikel? Apa namanya ya buat mencari cara agar alamat posting kita menjadi blogkita.com/judul-artikel-disini.html ?”. Nah kalau Anda pernah menanyakannya, itu berarti Anda mencari yang namanya “Permalinks“.

Nah, dulu sempat saya singgung tentang default permalinks atau permalinks awal tanpa diubah pada WordPress. Misalnya seperti ini: http://diwordpress.com/?p=151. Bentuk permalinks tersebut jelas tidak mengandung kata kunci (keywords) agar mudah dikenali robot Google. Contoh permalinks yang bagus adalah seperti ini:

  • http://diwordpress.com/cara-merubah-permalinks-wordpress-agar-seo-friendly/

  • http://diwordpress.com/tutorial/cara-merubah-permalinks-wordpress-agar-seo-friendly/


Permalinks pertama tersebut langsung menuju ke artikel, sedangkan yang kedua merunut dari kategori “tutorial”. Di blog diwordpress.com ini saya menggunakan yang pertama karena lebih pendek. Namun ada juga yang memilih permalinks kedua dengan alasan agar lebih tertata artikelnya. Bagi Anda yang masih baru belajar wordpress, silakan memilih salah satu, karena keduanya sudah baik dalam segi SEO atau search engine optimization (biar no.1 di Google).

Oke, langsung saja ke bagaimana cara untuk mengubah permalinks pada wordpress! Pertama login pada blog Anda masing-masing. Setelah itu klik panel Settings >> Permalinks. Nah disinilah tempat meng-edit permainks pada wordpress.

Berikut screenshotnya:

cara setting permalinks pada wordpress

Nah, itu kalau ingin merubah settingan permalinks seperti pada blog tutorial wordpress ini, yaitu dengan cara memilih opsi “Custom Structure” dan mengetikkan /%postname%/ padakolom tersebut.

Kalau ingin membuat permalinks seperti pilihan kedua, yaitu ada  “kategori” sebelum “posting”, tinggal menambahkan /%category%/%postname%/ pada kotakan tersebut. Gampang sekali bukan? ;-)

Oh iya, pada akhir-akhir ini banyak yang memakai permalinks dengan akhiran .html pada wordpress. Saya kira itu tidak berpengaruh pada SEO, (sumber saya blogussion.com), karena semakin pendek permalinks, semakin baik untuk search engines. :) Namun apabila Anda suka dengan permalinks berekstensi .html atau .php, bisa juga Anda mengeditnya.

Caranya seperti berikut, gantilah tanda / paling belakang menjadi .html atau .php saja.

Seperti ini: /%postname%.html atau /%postname%.php

Sangat mudah bukan? Ingat, penggantian permalinks ini sangat penting dilakukan pada saat Anda mengawali aktivitas blogging. Karena ini akan berpengaruh pada data yang tersimpan pada cache mesin pencari untuk menemukan blog Anda saat ini dan masa depan. Untuk link building juga sih, jadi jangan sampai terlewatkan untuk merubah permalinks sedini mungkin! Selamat mencoba!! ;-)