Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label WAWANCARA KERJA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WAWANCARA KERJA. Tampilkan semua postingan
Minggu, 24 Juni 2012

Tips Agar Wawancara Kerja Mengantar Anda ke Pekerjaan Idaman

Wawancara kerja adalah tahapan paling penting untuk mendapatkan pekerjaan. Bila Anda dapat membuat perekrut terpukau, kemungkinan besar posisi yang diinginkan sudah di tangan Anda. Sayangnya, satu kesalahan kecil saat wawancara juga bisa menghancurkan kesempatan mendapatkan pekerjaan. Untuk itu perlu adanya persiapan matang sebelum wawancara. Berikut ini beberapa strategi dalam mempersiapkan diri dalam wawancara pekerjaan

1. Cari Tahu Profil Perusahaan
Yang harus dilakukan pertama kali adalah mencari segala informasi mengenai perusahaan tempat Anda melamar. Cari tahu seluk-beluk nya mulai dari sistem kerja hingga kelebihan perusahaan. Tulis juga catatan tentang pandangan pribadi Anda mengenai perusahaan itu. Hal ini akan membuat Anda terlihat serius untuk masuk sebagai bagian dari perusahaan. Selain itu, Anda juga tak akan terlihat bingung saat diberi pertanyaan seputar perusahaan.

2. Pakai Busana Sesuai Budaya Kantor
Jika Anda tidak mengetahui busana apa yang biasanya dipakai oleh para karyawan di tempat Anda melamar, jangan takut untuk menelpon resepsionis calon kantor Anda tersebut. Hal ini membantu mengurangi risiko salah kostum. Di perusahaan konsultan dan bank, biasanya menuntut karyawannya berpenampilan rapi dengan blazer, kemeja dan celana bahan. Sementara di perusahaan kreatif seperti desain grafis, periklanan atau media bisa lebih fleksibel dalam berpakaian.

"Soal pakaian kita tidak melarang orang menggunakan jeans dan sebagainya, yang penting rapi. Kita juga tidak pernah melarang orang yang punya body piercing, bertato dan gondrong. Namun nanti dengan sendirinya mereka akan berubah karena mereka telah melihat lingkungannya seperti apa," ujar Fania Yunintya, Recruitment Human Capital Trans TV saat berbincang dengan wolipop di Gedung Trans TV, Jl. Kapt. P. Tendean, Jakarta, Selasa (19/06/2012).

3. Deskripsikan Diri dengan Jujur
Ghea Dahliana Oktarin, Recruitment Human Capital Trans TV menjelaskan, pelamar harus menceritakan diri sendiri apa adanya, tanpa dilebih-lebihkan atau dikurangi. Ingat, staf HRD sudah mewawancara ratusan bahkan puluhan ribu pelamar jadi mereka bisa tahu apakah yang Anda katakan benar atau tidak.

"Don't be fake, just be yourself. Beritahukanlah sesuai dengan personality kamu. Interview adalah sesuatu hal yang kita lakukan untuk menentukan bahwa orang ini memang personalitynya sesuai dengan hasil test (tertulis, psikotest). Sehingga nanti kita bisa menempatkan dia untuk posisi yang tepat. Jadi perusahaan nyaman, individunya juga," tambah Ghea.

4. Jawaban Jangan Hanya Terpaku pada Pertanyaan
Jangan hanya menjawab pertanyaan yang dilontarkan pewawancara. Berbincanglah secara profesional, namun jika ada kesempatan, Anda bisa menyampaikan ide-ide yang kiranya akan diberikan bila Anda diterima nanti. Jangan terlalu detail, secukupnya saja sehingga membuat pewawancara penasaran akan ide-ide Anda selanjutnya (jika diterima).

5. Spesifik dan Lugas
Jawab setiap pertanyaan dengan jelas, spesifik dan lugas. Jika perlu gunakan waktu jeda setelah pertanyaan untuk berpikir atau sekadar menarik napas panjang agar lebih tenang. Dengarkan juga pertanyaan dengan baik, lalu fokus pada pertanyaan itu. Jangan beri jawaban yang terlalu melebar karena hanya akan membuat Anda terdengar bertele-tele dan membuat perekrut bosan.

6. Selipkan Humor Cerdas
Tak ada salahnya menyelipkan sedikit humor pada jawaban Anda. Selain mencairkan ketegangan, humor yang cerdas juga akan membuat Anda terlihat sebagai orang yang ramah dan menyenangkan. Namun jangan sampai Anda berlebihan sehingga seperti badut yang tengah melucu.

Hal yang Membuat Pelamar Tidak Diterima Usai Wawancara Kerja

Wawancara kerja sangat menentukan diterima atau tidaknya seseorang pada sebuah perusahaan. Oleh karena itu sangat penting untuk memberikan performa yang terbaik saat diwawancara.

Kesalahan bisa terjadi dimana saja, tidak terkecuali saat wawancara kerja. Inilah hal-hal yang bisa membuat Anda gagal diterima di sebuah perusahaan:

1. Tidak Percaya Diri
Terlihat terlalu malu dan tidak percaya diri juga bukanlah sikap yang baik saat wawancara kerja. Jawaban Anda yang terbata-bata dengan nada ragu-ragu serta suara yang kecil hanya akan membuat Anda tampak lemah.

2. Kurang Siap
Persiapan untuk wawancara kerja tentunya sangat penting. Dengan persiapan yang cukup, maka Anda dapat menjawab pertanyaan dengan baik. Jangan lupa untuk mempelajari profil perusahaan tempat Anda diwawancara. Terkadang, mereka akan menanyakan sejauh mana Anda mengetahui tentang perusahaan mereka.

3. Terlalu Pasif
Menjawab pertanyaan seadanya membuat Anda seolah tidak tertarik pada pekerjaan tersebut. Tunjukkan sedikit rasa antusias pada pekerjaan yang Anda ajukan. Buatlah orang yang mewawancara Anda berpikir bahwa Anda tertarik untuk mengisi lowongan yang ada di dalam perusahaan.

4. Jawaban Klise
Jangan terlalu banyak menyampaikan konsep yang masih di awang-awang. Jawablah setiap pertanyaan dengan lugas, singkat serta padat. Bicaralah seperlunya dan langsung pada intinya. Berbicara berputar-putar dengan segala teori hanya akan membuat Anda terdengar membosankan.

5. Sombong
CV serta daftar panjang pengalaman bukanlah hal yang menghalalkan Anda bersikap arogan. Boleh jadi kualifikasi Anda tinggi, namun harus tetap rendah hati. Bisa dijamin, tak ada seorang pun yang ingin memiliki karyawan dengan watak arogan dan keras kepala.

6. Terlambat
Jika hal ini terjadi, maka Anda telah memberikan kesan pertama yang sangat buruk. Perkirakan waktu yang harus Anda habiskan menuju tempat wawancara dan jika sesuatu terjadi di perjalanan sehingga membuat Anda terlambat, setidaknya Anda memiliki nomor kontak perusahaan yang akan mewawancarai Anda dan segeralah memberitahu halangan yang sedang Anda hadapi.

7. Telepon
Matikan telepon genggam Anda saat wawancara berlangsung. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada telepon, SMS ataupun BBM masuk. Jika Anda terlupa dan berbunyi saat wawancara, maka matikan saat itu juga dan ucapkan permohonan maaf.

8. Berbicara Negatif
Anda mungkin membenci pekerjaan dan bos Anda sebelumnya, namun jangan pernah mengatakan hal ini saat wawancara kerja. Anda tidak pernah tahu jika orang yang mewawancarai Anda adalah kenalan bos Anda.

9. Salah Kostum
Penampilan adalah hal yang pertama yang akan dinilai para pewawancara. Sebisa mungkin cari tahu budaya kantor tempat Anda melamar. Lain perusahaan, lain pula budayanya. Namun jika Anda ingin tampil 'aman', padanan kemeja putih dan rok pensil atau celana pipa hitam. Pakailah sepatu hak tinggi yang tertutup agar penampilan Anda lebih rapi dan tangguh.

10. Membicarakan Gaji Sebelum Ditanya
Semua pewawancara tahu bahwa orang cenderung pindah kerja untuk mencari penghasilan yang lebih baik. Namun jangan pernah menanyakan soal gaji jika mereka tidak memulainya, termasuk juga untuk negosiasi gaji. Karena hal tersebut terbilang sensitif. Jadi sebaiknya diungkapkan pada waktunya nanti.