Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Untung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Untung. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Desember 2012

Bagaimana Untung Banyak dengan Memberi Hadiah?

Salah satu barang yang paling sulit dijual adalah narkoba. Jelas-jelas dilarang oleh pemerintah. Kalau sampai tertangkap sedang menjual narkoba, bahkan bisa dihukum mati. Namun, tetap saja penyebaran narkoba bisa meluas ke mana-mana.


Di sini saya sama sekali tidak mengajari untuk berjualan narkoba. Absolutely no! Namun, cara berjualan narkoba ternyata menjadi standar terbaru berjualan di dunia modern ini. Bagaimana cara orang menjual narkoba? Mereka sengaja membagikannya terlebih dahulu dalam porsi kecil, gratis. Lalu setelah orangorang ketagihan dan menjadi pencandu, baru orang akan membeli dengan harga yang sangat mahal.


Apakah Anda pernah bercukur? Bila pernah bercukur, Anda akan akrab dengan merek Gillete. Dulu saat berumur empat puluh tahun, King Gillete sedang bercukur dengan pisau cukur yang begitu tumpul sehingga tidak bisa lagi diasah. Lalu dia mendapatkan ide, bagaimana kalau pisau cukur bisa dibuat dari potongan logam yang sangat tipis dan tidak bisa diasah? Sehingga saat sudah tumpul, harus dibuang dan beli lagi.


Namun, produk itu tidak melejit.Dalam setahun,dia hanya berhasil menjual 51 alat cukur dan 168 mata pisau cukur. Dia mulai menjual murah alat cukurnya kepada berbagai rekanan, misalnya ke pabrik kopi, teh, bumbu dapur, sehingga alat cukur ini bisa diberikan sebagai bonus gratis kepada konsumen. Saat konsumen mendapatkan alat cukurnya, dan merasakan manfaatnya, mereka mulai membeli mata pisau cukurnya.


Pada zaman sekarang, kita bisa menggunakan berbagai macam fasilitas secara gratis. Kita bisa bertukar kabar dan melihat foto lewat Facebook. Kita bisa menonton video di YouTube. Dari YouTube, kita bisa belajar banyak. Proses belajar yang tadinya membosankan dan hanya dengan membaca, sekarang jadi jauh lebih gampang lewat YouTube.


Kita bisa mencari informasi super lengkap di Wikipedia. Kita bisa mencari informasi tentang apa pun di Google, bisa melihat atap rumah lewat satelit. Kita juga bisa melihat keindahan bawah laut, bahkan bisa mengunduh operating system Linux dan menginstalnya di banyak komputer. Semuanya gratis.Tanpa biaya. Selain itu, kita juga bisa terhubung bukan hanya lewat SMS atau telepon. Kita juga bisa berkomunikasi sambil melihat wajah lawan bicara lewat Skype.


Kita bisa menyimpan dokumen di internet dan mengaksesnya kapan saja. Komputer kita bisa otomatis di-back-up secara online. Semuanya gratis! Bagi yang memiliki komunitas, kita juga bisa berjualan di Twitter. Bahkan, salah satu faktor kemenangan Barack Obama saat pemilu adalah karena peran besar sosial media, yang lagi-lagi disediakan secara gratis.


Kalau semuanya gratis, lalu dapat uang dari mana? Apakah mereka tidak untung? Google sebagai penyedia layanan gratis yang sangat berkualitas,merupakan salah satu perusahaan yang sangat menguntungkan. Lebih indah lagi, gratis ini bukan iming-iming atau trik, namun benar-benar gratis. Ekonomi gratis atau yang disebut ‘freeconomics‘ ini semakin lama semakin berkembang dan menjadi salah satu model bisnis yang paling menguntungkan.


Cara berbisnis semakin berubah. Dulu penyedia konten sering kali “berperang” dengan para “pembajak” konten media. Mereka menuntut, mengancam, dan menangkap. Namun ternyata cara ini tidak mempan, dan pembajakan malah semakin merajalela. Maka sebuah grup komedi Inggris, Monty Python, mengambil jalan yang berbeda. Mereka meletakkan video mereka sendiri di YouTube. Semuanya dengan kualitas yang paling bagus.


Semua orang bebas menontonnya, lagi-lagi gratis. Apa yang terjadi? Tiga bulan kemudian DVD Monty Python melonjak menduduki posisi No 2 di Amazon’s Movies dan masuk acara TV paling populer, dengan kenaikan penjualan sebesar 23 ribu persen. Orang-orang senang dengan video Monty Python. Mereka menjadi akrab dan ingin lagi.


Mereka pun memesan DVD-nya. Yang lebih menarik, siapa yang membayar biaya promosinya? Biaya penyimpanannya? Yang memastikan videonya tersedia selama 24 jam sehari? YouTube yang melakukan semuanya, gratis! Apakah semuanya bagus dengan sistem gratis ini? Beberapa toko tidak mampu bertahan. Memang betul, pada era digital, angka penjualan CD sangat menurun. Toko yang berjualan CD mulai tutup.


Namun bisnis ini semakin bergeser. Angka penjualan lagu singel lewat Apple iTunes meningkat. Angka penjualan tiket konser meledak. Bila konser meledak, tentu saja pendapatan dari sponsor ikut meledak. Angka penjualan barang-barang yang berhubungan dengan konser juga meledak. Memang betul, banyak toko buku besar mulai terancam tutup.


Model distribusi lewat toko buku sudah mulai terancam. Namun, sebenarnya bukan terancam. Sama seperti penjualan CD tadi,hanya bergeser saja dari cara lama ke cara baru. Toko buku online semakin bermunculan. Saya sendiri, sebagai penggemar buku impor, juga merasa senang.Amazon menjual buku secara langsung kepada customer-nya dengan harga yang jauh lebih murah daripada di toko buku impor.


Bahkan, sekarang saya mulai menikmati versi buku digital dari Amazon, dengan harga yang lebih murah lagi. Buku digital yang muat di telepon genggam saya. Namun, bagaimana saya memutuskan mau membeli buku yang mana? Amazon menyediakan reviu dari begitu banyak pembaca sebelumnya. Sesuatu yang tidak ada di toko buku biasa.


Sesuatu yang saya hargai. Bahkan saya bisa membaca sampel, yang berupa beberapa bab awal dari buku tersebut. Sesuatu yang tidak gampang dilakukan di toko buku biasa.Saat saya bisa membaca sampelnya, saya menjadi semakin yakin dalam memilih. Sesuatu yang sangat saya hargai. Semuanya disediakan secara gratis.


Bahkan lebih menariknya buku digital ini,beberapa buku menyediakan link langsung ke video-videonya. Saya tidak hanya membaca, tetapi juga bisa menonton langsung cara mempraktekkan apa yang ada di buku tersebut. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah mulai bagi-bagi produk Anda secara gratis? Bila Anda tidak melakukannya, saingan Anda mungkin akan melakukannya lebih dulu. Selamat berbagi, gratis!.


 


 


 


 


 


 


Sumber : okezone.com


Sumber gambar : blogspot.com

Usaha Perawatan Anak, Ketelatenan yang Membawa Untung

Perawatan anak di rumah bisa menjadi usaha yang menjanjikan. Anda bisa mendapatakan pengaruh yang positif pada kehidupan anak-anak, dan orang tua dalam komunitas Anda yang merasa aman anak-anak mereka berada di tangan yang tepat, peduli, saat orang tua tidak bersama mereka. Jika Anda memiliki ketulusan dan rasa sayang yang mendalam pada anak-anak dan memiliki kesabaran, baik hati, dan pengertian. Bisnis perawatan anak cocok untuk Anda. Berikut beberapa keuntungan bisnis ini:


1. Permintaan yang meningkat


Permintaan atas perawatan anak menigkat karena ibu dan ayah yang bekerja di luar rumah.


2. Pengaruh emosional


Tahun-tahun awal adalah saat yang penting dalam kehidupan seorang anak. Sebagai penyedia perawatan anak, Anda memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan anak yang Anda asuh. Tinggal di rumah bersama anak Anda. Jenis pekerjaan seperti ini, lebih dari yang lain, menawarkan kemungkinan bagi Anda untuk menikmati waktu di rumah bersama anak-anak Anda saat Anda mengasuh yang lainnya.


Memulai bisnis perawatan anak


Tidak seperti keuntungan yang ditawarkan, bisnis perawatan anak tidak memberikan pendapatan finansial yang besar. Jadi, penting bagi Anda untuk memahami mengapa Anda memulai bisnis ini. Dan tentu saja, harus mencintai anak-anak. Orang tua atau pengasuh yang dikelilingi anak-anak sepanjang waktu memiliki tuntutan yang tinggi. Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki rencana bisnis yang solid sebelum terjun di dalamnya, dan memulainya dengan riset yang mendalam. Berikut adalah beberapa pertanyaan sebagai pertimbangan Anda:


1. Apakah lingkungan Anda mendukung adanya tempat penitipan anak? Dengan kata lain, apakah lingkungan Anda membutuhkannya?


2. Apakah Anda bisa mengenakan biaya yang layak agar bisnis ini menguntungkan (atau setidaknya stabil secara finansial). Berapa ‘biaya’ yang akan dikenakan per anak?


3. Apakah orang tua di lingkungan Anda mencari tempat penitipan anak? Wawancara orang tua di lingkungan Anda dan cari tahu apa yang mereka butuhkan. Keunikan apa yang mereka inginkan dari Anda sebagai pengasuh?


4. Perubahan apa yang Anda buat untuk merubah rumah dan halaman Anda untuk bisnis ini? Dampak apa yang akan ditimbulkan bisnis ini terhadap kehidupan keluarga Anda?


5. Peraturan apa saja yang ditetapkan oleh pemerintah setempat? Anda akan membutuhkan berbagai persyaratan untuk pengasuhan/rasio anak, tata ruang interior dan eksterior untuk tiap anak, gizi, dan perizinan.


6. Pengeluaran apa saja yang dibutuhkan? Seperti kebanyakan bisnis lainnya, Anda membutuhkan perencanaan bisnis yang memperhitungkan pendapatan dan pengeluaran secara spesifik.


7. Apa filosofi penitipan Anda? Bagaimana Anda menerapkan disiplin? Anda akan membutuhkan kebijakan dan prosedur manual yang solid dan tertulis sebelum Anda membuka usaha.


8. Jam berapa Anda akan mulai membukanya? Apa yang akan Anda lakukan pada anak-anak jika orang tua terlambat menjemputnya?


9. Menu makanan yang bagaimana yang akan disajikan? Jenis kudapan apa yang akan Anda berikan dan kapan?


10. Bagaimana rutinitas harian Anda? Kurikulum pra-sekolah yang bagaimana yang Anda tawarkan? Pikirkan mulai sekarang kegiatan belajar yang memungkinkan, kunjungan lapangan, dan tamu khusus.


11. Apakah Anda memiliki sertifikat ketrampilan khusus? Terlepas dari apakah ini peraturan pemerintah, Anda akan membutuhkan sertifikat ketrampilan khusus dan pengetahuan pertolongan pertama sehingga Anda memiliki bekal untuk mengatasi apapun yang mungkin terjadi saat mengasuh anak-anak.


12. Asuransi apa yang Anda butuhkan? Menanyakan pertanggung-jawaban asuransi, serta perubahan asuransi kepemilikan rumah (untuk kejadian yang mungkin terjadi pada properti Anda)


13. Bagaimana Anda akan memasarkan bisnis ini? Biasanya, bisnis ini tidak membutuhkan banyak kegiatan pemasaran. Hal ini dikarenakan besarnya permintaan atas tempat perawatan yang berkwalitas. Dan bagi beberapa tetangga dan kenalannya adalah prospek terpenting Anda karena biasanya berita dari mulut ke mulut sudah memadai. Namun, membuat brosur profesional yang memberikan informasi filosofi, kurikulum, jadwal, dan biaya perawatan juga merupakan ide yang bagus.


14. Dengan cara bagaimana Anda bisa menstruktur bisnis Anda? Sebelum Anda memulai bisnis perawatan anak, pikirkan semua kemungkinan yang terkait dalam industri anak-anak. Misalnya, di kota saya ada jasa pengasuhan yang terkenal dimana pengasuh bisa datang ke rumah atau hotel dimana turis menginap. Terakhir saya cek, biaya yang dikenakan per jam dengan minimum 3 jam. Atau menyediakan penitipan anak saat tempat yang lain sulit ditemukan (misalnya, sore hari dan akhir pekan). Jika Anda menemukan ceruk yang spesifik dan mengisinya, Anda bisa mengenakan biaya yang lebih per jamnya.


Jika ini sulit Anda lakukan, Anda bisa membuat persiapan yang terpenting dahulu: formulir, kebijakan dan prosedur, contoh business plan, serta formulir lain yang Anda butuhkan tapi belum terpikirkan sebelumnya. Tidak ada kenikmatan lain selain memiliki bisnis sendiri. Nikmati proses persiapan dan membuat bisnis Anda sendiri!


 


 


 


 


 


Sumber artikel: pengusahamuslim.com dan redaksi


Sumber gambar: colourbox.com