Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label TERNAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TERNAK. Tampilkan semua postingan
Selasa, 01 Mei 2012

Peluang Usaha Ternak Sapi Potong

Ternak Sapi Potong


Ternak sapi sudah tidak asing lagi bagi masyarakat jawa khususnya di daerah pedesaan. Sapi merupakan Investasi yang populer di pedesaan. Akan tetapi cara ternak di pedesaan umumnya masih klasik.

Kotoran sapi sangat baik untuk pakan ikan lele, karena ini sangat baik untuk pertumbuhan ikan lele.

Saat ini yang sedang ngetrend adalah Ternak Sapi Potong , sebab pertumbuhannya lebih cepat dan harganya juga lebih mahal dari sapi biasa.

Dalam usaha ternak sapi potong ada tiga factor utama yang harus di perhatikan.Yaitu : Penyediaan pakan yang tidak boleh telat, kualitas pakan dan sumber pakan.  

Untuk pemeliharaan sapi potong dapat di lakukan dengan tiga cara, yaitu  :

  1. Penggemukan dengan memberikan pakan penguat yang terdiri dari : biji-bijian, jagung serta hasil ikutan produk pertanian seperti katul, bungkil kelapa dan bungkil kacang. Pada pola ini ternak dikandangkan terus menerus.

  2. Penggemukan dengan cara melepas ternak di padang penggembalaan.

  3. Penggemukan campuran, merupakan perpaduan antara nomor satu  dan nomor dua. Selain digembalakan juga diberi pakan penguat (konsentrat).


Di Indonesia jenis-jenis sapi potong yag sangat popular adalah : sapi tropis (sapi Madura, Bali, Ongole dan Brahman), sapi subtropis (Simental, Limousin, Shorthorn, Hereford, Charolais, Aberdeen Angus) dan sapi persilangan (Brahman Cross).

Untuk mencapai hasil yang maksimal dalam Ternak sapi potong, Anda harus memperhatikan factor-faktor berikut ini.

Pemeliharaan Bibit.

Budidaya sapi potong sangat tergantung pada pemilihan bibit yang baik, Khususnya sapi jantan. Bibit harus sehat, tidak cacat, dada dalam dan lebar, tidak kurus, mempunyai perimbangan tubuh yang harmonis, untuk pejantan mempunyai testis yang normal dan berumur setidaknya 2 tahun (sudah siap bereproduksi) dengan bobot badan sekitar 250-300 kg (sapi PO).

Pemeliharaan Kandang.

Kondisi kandang juga harus anda perhatikan betul, kandang harus strategis. Misalnya dekat dengan lokasi pertanian dan perkebunan agar terjalin integrasi tanaman-ternak, cukup jauh (± 50 m) dari pemukiman, memiliki sumber air bersih dan dekat dengan jalan. Konstruksi kandang harus kuat, luasan memenuhi syarat, sirkulasi udara dan sinar matahari cukup, drainase limbah baik, mudah dibersihkan, lantai rata, tidak licin, tidak kasar, mudah kering, tahan injak, terdapat tempat pakan dan minum.

Ada 2 tipe kandang : (1) Kandang koloni; terdiri dari satu ruangan untuk memelihara ternak dalam jumlah banyak. Kandang seukuran 7 x 9 m dapat menampung 20 ekor sapi. (2) Kandang tunggal; terdiri dari satu ruangan, digunakan untuk memelihara satu ekor ternak. Kandang seukuran 2,25 x 1 m atau 3,75 m2/ekor.

Pakan Yang Berkualitas

Usahakan pakan yang diberikan mengandug Zat dan Protein tinggi dan enegi.   Pakan ternak ruminansia meliputi hijauan rumput-rumputan sebagai sumber energi dan hijauan leguminosa sebagai sumber protein serta dapat disertakan pakan tambahan konsentrat. Kebutuhan kebutuhan hijauan segar 10% dari bobot badan, sedangkan pakan konsentrat sebanyak 1–2 % dari bobot badan. Konsentrat merupakan pakan tambahan yang mempunyai kadar serat rendah dan kadar energi tinggi.

Hijauan rumput yang biasa dijadikan pakan ternak seperti rumput alam, rumput gajah (Pennisetum purpureum), rumput setaria (Setaria sphacelata), rumput benggala, rumput raja (Pennisetum purpureophoides). Sedangkan jenis leguminosa seperti lamtoro (Leucaena leucocephala), kaliandra (Calliandra calothyrsus Meissn), gamal (Gliricidia sepium), turi (Sesbania grandiflora), albesia. Sisa hasil pertanian yang dapat dijadikan sumber hijauan pakan ternak seperti jerami padi, daun dan tongkol jagung, jerami kacang tanah. Jerami padi mempunyai kadar serat yang tinggi dan kadar energi rendah sehingga nilai cernanya rendah. Untuk itu diperlukan suatu perlakuan agar mudah dicerna yaitu dengan proses fermentasi.

Pengolahan Limbah

Disamping menghasilkan produk utama berupa daging, usaha peternakan juga menghasilkan produk sampingan berupa limbah kotoran ternak (feses). Setiap harinya, seekor sapi menghasilkan kotoran 10-15 kg. Pada peternakan skala kecil mungkin hal ini tidak begitu berpengaruh karena jumlahnya yang sedikit. Akan tetapi pada usaha peternakan skala besar limbah dapat menimbulkan masalah bagi pelestarian lingkungan bila tidak ditangani dengan benar. Karena itu, perlu dilakukan pengolahan limbah secara tepat dan ramah lingkungan.

Akan lebih bagus jika anda juga ternak ikan lele. Jadi anda tidak di pusingkan dengan kotoran sapi dan pakan lele yang mahal.

Selama ini, limbah ternak dapat diolah untuk dijadikan kompos dan sebagai bahan baku penghasil biogas. Dengan adanya pengolahan limbah ternak ini selain dapat mengatasi masalah lingkungan juga dapat memberikan nilai tambah bagi peternak karena mempunyai nilai ekonomis. Pembuatan kompos dapat mendukung kegiatan pertanian untuk mengembalikan kesuburan lahan. Adapun pembuatan biogas dapat dijadikan alternatif pengganti sumber energi yang tidak dapat diperbaharui seperti bahan bakar fosil. Selain menghasilkan gas metan, biogas juga menghasilkan pupuk organik padat dan pupuk organik cair.

Penanganan Penyakit

Beberapa jenis penyakit yang dapat menyerang pada sapi, yaitu :
a. Foot Root (kuku busuk). Disebabkan oleh infeksi bakteri / kuman Fusobacterium necrophorus dan Fusiformis nodosus pada daerah kuku. Pengobatan dilakukan dengan cara membersihkan jaringan mati/busuk di kuku, kuku dipotong sampai bagian sehat terlihat, kemudian direndam dalam cairan desinfektan seperti formalin 10%, dan diperban
b. Septichaemia Epizooticae (SE / ngorok). Penyakit ini menular akibat bakteri Pasteurella multocida. Pencegahan dilakukan dengan vaksinasi dan pengobatan dapat digunakan antibiotik streptomisin, teramisin atau aeromisin.
c. Malighnant Catarrhal Fever (MCF/ingus jahat). Disebabkan oleh virus herpes dan merupakan suatu penyakit infeksi. Pengobatan belum ada, untuk mencegah infeksi sekunder dapat diberikan antibiotik berspektrum luas, tidak menempatkan kandang ternak sapi dekat dengan kandang domba.
d. Anthrax (radang limpa / cenang hideung). Bersifat menular dan merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Pencegahan dilakukan di daerah yang pernah terjadi penyakit dengan vaksinasi. Sedangkan pengobatan yang efektif yaitu dengan memberikan antiserum homolog dan dapat juga dikombinasikan dengan antibiotik penisilin atau streptomisin.
e. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Merupakan penyakit sangat menular pada hewan berkuku genap yang disebabkan oleh virus. Pengendalian dapat dilakukan dengan vaksinasi hewan-hewan rentan dan pengobatan dengan antibiotik dapat diberikan untuk mencegah terjadinya infeksi sekunder.

Semoga Bermanfaat.
Rumput Liar PELUANG, PETERNAKAN, Sapi, TERNAK, Usaha

Peluang Usaha Ternak Sapi Potong

Ternak Sapi Potong


Ternak sapi sudah tidak asing lagi bagi masyarakat jawa khususnya di daerah pedesaan. Sapi merupakan Investasi yang populer di pedesaan. Akan tetapi cara ternak di pedesaan umumnya masih klasik.

Kotoran sapi sangat baik untuk pakan ikan lele, karena ini sangat baik untuk pertumbuhan ikan lele.

Saat ini yang sedang ngetrend adalah Ternak Sapi Potong , sebab pertumbuhannya lebih cepat dan harganya juga lebih mahal dari sapi biasa.

Dalam usaha ternak sapi potong ada tiga factor utama yang harus di perhatikan.Yaitu : Penyediaan pakan yang tidak boleh telat, kualitas pakan dan sumber pakan.  

Untuk pemeliharaan sapi potong dapat di lakukan dengan tiga cara, yaitu  :

  1. Penggemukan dengan memberikan pakan penguat yang terdiri dari : biji-bijian, jagung serta hasil ikutan produk pertanian seperti katul, bungkil kelapa dan bungkil kacang. Pada pola ini ternak dikandangkan terus menerus.

  2. Penggemukan dengan cara melepas ternak di padang penggembalaan.

  3. Penggemukan campuran, merupakan perpaduan antara nomor satu  dan nomor dua. Selain digembalakan juga diberi pakan penguat (konsentrat).


Di Indonesia jenis-jenis sapi potong yag sangat popular adalah : sapi tropis (sapi Madura, Bali, Ongole dan Brahman), sapi subtropis (Simental, Limousin, Shorthorn, Hereford, Charolais, Aberdeen Angus) dan sapi persilangan (Brahman Cross).

Untuk mencapai hasil yang maksimal dalam Ternak sapi potong, Anda harus memperhatikan factor-faktor berikut ini.

Pemeliharaan Bibit.

Budidaya sapi potong sangat tergantung pada pemilihan bibit yang baik, Khususnya sapi jantan. Bibit harus sehat, tidak cacat, dada dalam dan lebar, tidak kurus, mempunyai perimbangan tubuh yang harmonis, untuk pejantan mempunyai testis yang normal dan berumur setidaknya 2 tahun (sudah siap bereproduksi) dengan bobot badan sekitar 250-300 kg (sapi PO).

Pemeliharaan Kandang.

Kondisi kandang juga harus anda perhatikan betul, kandang harus strategis. Misalnya dekat dengan lokasi pertanian dan perkebunan agar terjalin integrasi tanaman-ternak, cukup jauh (± 50 m) dari pemukiman, memiliki sumber air bersih dan dekat dengan jalan. Konstruksi kandang harus kuat, luasan memenuhi syarat, sirkulasi udara dan sinar matahari cukup, drainase limbah baik, mudah dibersihkan, lantai rata, tidak licin, tidak kasar, mudah kering, tahan injak, terdapat tempat pakan dan minum.

Ada 2 tipe kandang : (1) Kandang koloni; terdiri dari satu ruangan untuk memelihara ternak dalam jumlah banyak. Kandang seukuran 7 x 9 m dapat menampung 20 ekor sapi. (2) Kandang tunggal; terdiri dari satu ruangan, digunakan untuk memelihara satu ekor ternak. Kandang seukuran 2,25 x 1 m atau 3,75 m2/ekor.

Pakan Yang Berkualitas

Usahakan pakan yang diberikan mengandug Zat dan Protein tinggi dan enegi.   Pakan ternak ruminansia meliputi hijauan rumput-rumputan sebagai sumber energi dan hijauan leguminosa sebagai sumber protein serta dapat disertakan pakan tambahan konsentrat. Kebutuhan kebutuhan hijauan segar 10% dari bobot badan, sedangkan pakan konsentrat sebanyak 1–2 % dari bobot badan. Konsentrat merupakan pakan tambahan yang mempunyai kadar serat rendah dan kadar energi tinggi.

Hijauan rumput yang biasa dijadikan pakan ternak seperti rumput alam, rumput gajah (Pennisetum purpureum), rumput setaria (Setaria sphacelata), rumput benggala, rumput raja (Pennisetum purpureophoides). Sedangkan jenis leguminosa seperti lamtoro (Leucaena leucocephala), kaliandra (Calliandra calothyrsus Meissn), gamal (Gliricidia sepium), turi (Sesbania grandiflora), albesia. Sisa hasil pertanian yang dapat dijadikan sumber hijauan pakan ternak seperti jerami padi, daun dan tongkol jagung, jerami kacang tanah. Jerami padi mempunyai kadar serat yang tinggi dan kadar energi rendah sehingga nilai cernanya rendah. Untuk itu diperlukan suatu perlakuan agar mudah dicerna yaitu dengan proses fermentasi.

Pengolahan Limbah

Disamping menghasilkan produk utama berupa daging, usaha peternakan juga menghasilkan produk sampingan berupa limbah kotoran ternak (feses). Setiap harinya, seekor sapi menghasilkan kotoran 10-15 kg. Pada peternakan skala kecil mungkin hal ini tidak begitu berpengaruh karena jumlahnya yang sedikit. Akan tetapi pada usaha peternakan skala besar limbah dapat menimbulkan masalah bagi pelestarian lingkungan bila tidak ditangani dengan benar. Karena itu, perlu dilakukan pengolahan limbah secara tepat dan ramah lingkungan.

Akan lebih bagus jika anda juga ternak ikan lele. Jadi anda tidak di pusingkan dengan kotoran sapi dan pakan lele yang mahal.

Selama ini, limbah ternak dapat diolah untuk dijadikan kompos dan sebagai bahan baku penghasil biogas. Dengan adanya pengolahan limbah ternak ini selain dapat mengatasi masalah lingkungan juga dapat memberikan nilai tambah bagi peternak karena mempunyai nilai ekonomis. Pembuatan kompos dapat mendukung kegiatan pertanian untuk mengembalikan kesuburan lahan. Adapun pembuatan biogas dapat dijadikan alternatif pengganti sumber energi yang tidak dapat diperbaharui seperti bahan bakar fosil. Selain menghasilkan gas metan, biogas juga menghasilkan pupuk organik padat dan pupuk organik cair.

Penanganan Penyakit

Beberapa jenis penyakit yang dapat menyerang pada sapi, yaitu :
a. Foot Root (kuku busuk). Disebabkan oleh infeksi bakteri / kuman Fusobacterium necrophorus dan Fusiformis nodosus pada daerah kuku. Pengobatan dilakukan dengan cara membersihkan jaringan mati/busuk di kuku, kuku dipotong sampai bagian sehat terlihat, kemudian direndam dalam cairan desinfektan seperti formalin 10%, dan diperban
b. Septichaemia Epizooticae (SE / ngorok). Penyakit ini menular akibat bakteri Pasteurella multocida. Pencegahan dilakukan dengan vaksinasi dan pengobatan dapat digunakan antibiotik streptomisin, teramisin atau aeromisin.
c. Malighnant Catarrhal Fever (MCF/ingus jahat). Disebabkan oleh virus herpes dan merupakan suatu penyakit infeksi. Pengobatan belum ada, untuk mencegah infeksi sekunder dapat diberikan antibiotik berspektrum luas, tidak menempatkan kandang ternak sapi dekat dengan kandang domba.
d. Anthrax (radang limpa / cenang hideung). Bersifat menular dan merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Pencegahan dilakukan di daerah yang pernah terjadi penyakit dengan vaksinasi. Sedangkan pengobatan yang efektif yaitu dengan memberikan antiserum homolog dan dapat juga dikombinasikan dengan antibiotik penisilin atau streptomisin.
e. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Merupakan penyakit sangat menular pada hewan berkuku genap yang disebabkan oleh virus. Pengendalian dapat dilakukan dengan vaksinasi hewan-hewan rentan dan pengobatan dengan antibiotik dapat diberikan untuk mencegah terjadinya infeksi sekunder.

Semoga Bermanfaat.
Rumput Liar PELUANG, PETERNAKAN, Sapi, TERNAK, Usaha

Peluang Usaha Ternak Puyuh

Ternak Puyuh


Burung puyuh adalah burung yang bertubuh kecil,berkaki pendek, tidak dapat di adu, bahkan tidak dapat terbang. Namun di balik semua itu burung puyuh bisa membuka peluang usaha yang sangat menjanjikan. Dalam bhs jawa burung puyuh biasa di sebut dengan burung gemak atau gemek.

Burung puyuh awalnya berasal dari daratan amerika serikat. Di Indonesia burung puyuh mulai di kembangkan sekitar tahun 1979. Sekarang banyak sekali kandang-kandang baru untuk ternak burung puyuh bermunculan dimana-mana.

Peluang usaha ternak puyuh sangat terbuka, sebab banyak sekali manfaat yang dapat di ambil dari burung puyuh diantaranya adalah Telur dan dagingnya. Disamping mempunyai gizi yang sangat bagus telur dan daging burung puyuh rasanya juga lezat sekali sehingga banyak yang menyukainya.

 
Usaha Ternak Puyuh


Selain telur dan daging, kotoran burung puyuh juga sangat baik untuk memupuk tanaman. Sehingga banyak petani yang memesan kotoran burung puyuh untuk pupuk tanaman mereka. Inilah yang membuat peternak burung puyuh bermunculan di mana-mana.

Untuk memulai ternak burung puyuh yang harus diperhatikan pertama kali adalah memilih lokasi kandang yang baik.

Lokasi yang baik untuk ternak burung puyuh

  • Jauh dari pemukiman dan keramaian.

  • Lokasi sangat mendukung untuk transportasi terutama untuk jalur pemasaran.

  • Lokasi yang bersih bebas dari wabah penyakit.

  • Bukan daerah yang langganan banjir.

  • Sirkulasi udara yang bagus.


Kandang




 
Usaha Ternak Burung puyuh


Buat kandang yang temperaturnya normal dan ideal yaitu berkisar antara 20-25 derajat celcius. penerangan kandang pada siang hari cukup 25-40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang.

Model kandang puyuh ada 2 (dua) macam yang biasa diterapkan yaitu sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Ukuran kandang untuk 1 m 2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjuntnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m 2 sampai masa bertelur.

Penyiapan Bibit

Yang perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai usahanya, adalah memahami 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan (ransum) dan pengelolaan usaha peternakan. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu:

 
Peluang Usaha Ternak Puyuh


1. a. Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.

2. b. Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.

3. c. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat menjamin telur tetas yang baik.

PANEN

1. Hasil Utama

Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selama masa produksi berlangsung.

2. Hasil Tambahan

Sedangkan yang merupakan hasil tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja dan bulu puyuh.
Rumput Liar PELUANG, PETERNAKAN, Puyuh, TERNAK, Usaha

Peluang Usaha Ternak Puyuh

Ternak Puyuh


Burung puyuh adalah burung yang bertubuh kecil,berkaki pendek, tidak dapat di adu, bahkan tidak dapat terbang. Namun di balik semua itu burung puyuh bisa membuka peluang usaha yang sangat menjanjikan. Dalam bhs jawa burung puyuh biasa di sebut dengan burung gemak atau gemek.

Burung puyuh awalnya berasal dari daratan amerika serikat. Di Indonesia burung puyuh mulai di kembangkan sekitar tahun 1979. Sekarang banyak sekali kandang-kandang baru untuk ternak burung puyuh bermunculan dimana-mana.

Peluang usaha ternak puyuh sangat terbuka, sebab banyak sekali manfaat yang dapat di ambil dari burung puyuh diantaranya adalah Telur dan dagingnya. Disamping mempunyai gizi yang sangat bagus telur dan daging burung puyuh rasanya juga lezat sekali sehingga banyak yang menyukainya.

 
Usaha Ternak Puyuh


Selain telur dan daging, kotoran burung puyuh juga sangat baik untuk memupuk tanaman. Sehingga banyak petani yang memesan kotoran burung puyuh untuk pupuk tanaman mereka. Inilah yang membuat peternak burung puyuh bermunculan di mana-mana.

Untuk memulai ternak burung puyuh yang harus diperhatikan pertama kali adalah memilih lokasi kandang yang baik.

Lokasi yang baik untuk ternak burung puyuh

  • Jauh dari pemukiman dan keramaian.

  • Lokasi sangat mendukung untuk transportasi terutama untuk jalur pemasaran.

  • Lokasi yang bersih bebas dari wabah penyakit.

  • Bukan daerah yang langganan banjir.

  • Sirkulasi udara yang bagus.


Kandang




 
Usaha Ternak Burung puyuh


Buat kandang yang temperaturnya normal dan ideal yaitu berkisar antara 20-25 derajat celcius. penerangan kandang pada siang hari cukup 25-40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang.

Model kandang puyuh ada 2 (dua) macam yang biasa diterapkan yaitu sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Ukuran kandang untuk 1 m 2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjuntnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m 2 sampai masa bertelur.

Penyiapan Bibit

Yang perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai usahanya, adalah memahami 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan (ransum) dan pengelolaan usaha peternakan. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu:

 
Peluang Usaha Ternak Puyuh


1. a. Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat atau bebas dari kerier penyakit.

2. b. Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh jantan dan puyuh petelur afkiran.

3. c. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baik produksi telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat menjamin telur tetas yang baik.

PANEN

1. Hasil Utama

Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selama masa produksi berlangsung.

2. Hasil Tambahan

Sedangkan yang merupakan hasil tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja dan bulu puyuh.
Rumput Liar PELUANG, PETERNAKAN, Puyuh, TERNAK, Usaha

Ternak Ikan Gurame DiKolam Terpal

 
Ikan Gurame


Peluang usaha yang tidak pernah mati adalah usaha ikan. Sebab setiap hari masyarakat membutuhkan ikan untuk di konsumsi Semakin meningkat. Sedangkan pasokan barang yan ada tidak akan pernah mencukupi. Apalagi ahir-ahir ini sering terjadi cuaca buruk. Tentu pasokanikan ikan semakin berkurang.

Budidaya ikan gurame atau ikan guramih adalah salah satu budidaya ikan yang masih menjanjikan.  Sebab masyarakat Indonesia sangat menggemari ikan yang satu ini. Apalagi sekarang banyak bermunculan warung-warung besar yang menjual sajian  gurame bakar dan berbagai sajian ikan gurame lainnya. Begitu juga di pasar-pasar tradisional dan pasar-pasar modern banyak tersedia ikan gurame mentah siap di masak. Hal inilah yang mneyebabkan ikan gurame masih membuka peluang usaha dan peluang bisnis yang bagus.

 
Ikan gurame bakar


Harga ikan gurame yang relative lebih mahal dari ikan lainnya membuat banyak yang memilih ikan gurame untuk di budidayakan.  Usaha budidaya ikan gurame dapat di lakukan sesuai dengan kondisi modal. Dari modal kecil sampai yang modal besarpun bisa untuk mengembangkan usaha budidaya ikan gurame ini. Oleh karena itulah usaha budidaya ikan gurame ini terbuka untuk siapa saja.

Budidaya Ikan Gurame Dengan Kolam Terpal

 
budidaya ikan gurame


Bagi anda yang tak memiliki lahan yang cukup anda bisa membudidayakan ikan gurame dengan menggunakan kolam dari terpal. Ikan gurame pada dasarnya membutuhkan air yang cukup. Dengan membuat kolam dari terpal anda bisa membuatnya walaupun di lahan yang sempit. Asalkan anda sabar merawatnmya maka ikan gurame tetap tumbuh dengan baik.

Anda bisa membuat kolam ikan gurame dengan terpal secara fleksibel sesuai dengan lahan yang ada dan di mana saja. Misalnya di pekarangan rumah, di sawah, dan lain-lain. Jika kolam terpal buatan anda ukurannya tidak terlalu besar tentu saja tidak bisa menampung ikan gurame dalam jumlah yang besar. Jika dipaksakan tentu akan banyak mengalami kematian. Jadi jumlah ikan harus di sesuaikan dengan ukuran kolam. Untuk ukuran kolam 1m2 dengan kedalaman 90 cm kira-kira bisa diisi dengan 10 ekor guramih dengan berat 2.5 ons.

Jika ikan gurame sudah semaikn besar maka jumlahnya harus di kurangi.  Jika tidak maka perlu penambahan filter air yang memadai, caranya adalah dengan mengalirkan air kolam terpal dengan pompa ke suatu sistem filter, setelah melalui filter air masuk kembali ke kolam.

Pembuatan kolam terpal untuk ikan gurame dapat dibuat dengan dua model jenis :

 

1.       Menggali tanah dengan kedalaman tertentu biasanya sekitar 90 cm, kemudian Terpal dipasang pada tanah galian tersebut.

2.       Memasang terpal pada permukaan tanah ( tidak menggali tanah), dengan bantuan rangka dari besi atau kayu ,terpal dirangkai menyerupai bak. Cara pertama beban terpal tidak terlalu berat sewaktu diberi air, cara kedua memudahkan kita melakukan penggantian dan pembersihan kolam. Dengan selang kita bisa menyedot kotoran-kotoran kolam terpal dengan mudah. Pada budi daya ikan gurame kolam terpal ini kotoran ikan gurame perlu dikeluarkan (shiftpond), agar kesehatan dan kebersihan air tetap terjaga.




Kolam terpal gurame


Setelah kolam terpal selesi dibuat langkah selanjutnya adalah mengisi kolam dengan ikan guramih, akan tetapi sebelum ikan guramih dimasukkan perlu dipastikan terlebih dahulu kolam dalam kondisi bersih dari penyakit dan zat-zat berbahaya.  Terpal mengandung unsur kimia untuk pewarnaannya, maka sebelum dipasang perlu dicuci dan dibersihkan. Untuk membunuh patogen kolam yang telah terisi air ditaburi garam 2 ons/m3. Pastikan juga ikan guramih yang akan dibudidayakan tidak mengandung bibit penyakit. Jika ada guramih yang terkena penyakit perlu dikarantina terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kolam.

Proses selanjutnya adalah memberi makan. Ikan guramih diberi makan 2 kali dalam sehari dengan pellet dengan kandungan protein 25% sampai dengan 30 %. Frekuensi pemberian makan lebih baik dalam frekuensi yang banyak tetapi dalam jumlah sedikit-sedikit daripada dalam frekuensi sedikit tetapi jumlahnya banyak. Selain Pelet makanan untuk ikan guramih bisa ditambahkan daun-daunan dan sayuran. Daun-daunan dan sayuran sangat bermanfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan ikan guramih.

Pada budi daya ikan guramih dengan terpal ini perlu dihindari pemberian makanan yang berlebihan, jika ada makanan yang tersisa harus segera dibuang. Makanan ikan dan kotoran ikan yang ada di kolam mengandung zat amoniak yang dalam jumlah tertentu bersifat racun bagi guramih. Selain memberi makan dengan jumlah dan frekuensi teratur hal lain yang perlu diperhatikan adalah kualitas air.

Meski guramih cukup tahan dengan air yang tidak baik tetapi air perlu dibersihkan dan diganti sebagian(30%) secara periodik. Biasanya penggantian dilakukan satu minggu sekali dengan melakukan shift pond. Air disedot keluar dengan selang atau pompa, kotoran keluar melalui selang tersebut, kemudian diisi kembali dengan air baru. Lebih bagus lagi jika kolam diberi aerator atau filter untuk menambah kadar oksigen dan membersihkan kotoran secara otomatis.

Peluang Usaha Ternak Lebah Madu

Usaha ternak lebah madu jika dilakukan dengan intensif maka akan memberikan penghasilan yang cukup lumayan.  Untuk satu kotak lebah madu biasanya berisi sekitar 4-5 ribu lebah dengan 6 sisi dengan masa panen lebih kurang sekitar 1 bulan sekali, Keuntungan yang didapat rata-rata sekitar Rp 2,5 juta hingga 3 juta per bulan.

Ada beberapa macam lebah madu yang biasa di budidayakan oleh peternak madu.

1. Lebah hutan (Apis dorsata)
2. Lebah unggul (Apis mellifera)
3. Lebah lokal (Apis cerana )

Dari ketiga jenis lebah madu di atas, yang paling mendapat sambutan baik dari pasaran adalah lebah unggul (Apis mellifera). Lebah unggul di samping lebih produktif dan lebih jinak juga sengatannya bermanfaat untuk pengobatan berbagai penyakit.

Peluang Usaha Ternak Lebah Madu masih sangat terbuka khususnya bagi anda yang ingin mempunyai usaha sampingan di rumah. Adapun investasi modal tetap yang diperlukan dalam kegiatan budidaya lebah madu selama beberapa periode pemanenan adalah alat-alat produksi dan koloni lebah madu minimal 40 kotak–idealnya adalah 100 kotak koloni lebah madu.

Cara ternak lebah madu

1. Pemilihan bibit lebah unggul (Apis mellifera).

Ciri-ciri bibit lebah madu unggul yang berkualitas adala sebagaiberikut :

1. Punya ratu lebah yang sudah berumur 3 sampai satu tahun dan fisiknya bagus.
2. Ratu lebah bisa menghasilkan kualitas telur yang bagus dan jumlahnya banyak.
3. Hasil panen lebih banyak, baik hasil madu, bee pollen, royal jelly, dan propolis.
4. Menghasilkan larva yang lebih segar.
5. Biasanya lebahnya agresif.

2. Memperbanyak koloni lebah madu

Jika mengnginkan hasil madu yang banyak mka peternak madu stidaknya harus memilki 100 kotak koloni lebah. Cara untuk menghasilkan koloni labah yang lebih banyak adalah :

1. Pakan lebah harus tercukupi caranya adalah dengan menggembalakannya pada lokasi yang terdapat banyak maknaan lebah.
2. Mempersiapkan calon ratu lebah yang baru untuk di tempatkan di kolonial lebah yang baru.
3. Jika dalam satu kolonial lebah madu tempatnya sudah penuh, maka harus di buatkan tempat kolonial lebah madu yang baru.

3. Membuat calon ratu lebah

a. Ambil larva lebah madu yang baru menetas; usia 1 hari.

b. Masukan ke dalam satu potong frame royal jelly.

c. Frame royal jelly yang sudah terisi larva lebah madu ditempatkan pada kotak super (kotak lebah madu yang berisi koloni lebah madu, minimal 2 tingkat).

d. Sekat/pisahkan kotak super lebah madu tersebut, ratu lebah berada di kotak bawah, dan frame royal jelly calon ratu lebah madu ditempatkan pada kotak atasnya. Dengan demikian, ratu lebah madu tidak bisa mendekati calon ratu lebah madu.

e. Diamkan selama 11 hari sampai calon ratu lebah menjadi kepompong.

f. Setelah sebelas hari, calon ratu lebah dipindahkan ke kotak lebah yang besisi koloni lebah tanpa ada ratunya.

g. Setelah 13 hari, calon ratu lebah keluar kepompong dan langsung diangkat menjadi ratu lebah oleh koloni lebah tersebut

h. Biasanya, setelah seminggu, ratu lebah siap untuk kawin dan mengembangkan koloni lebah yang baru di tempat tersebut.

4. Peralatan

1. Kotak lebah, yang merupakan tempat koloni lebah madu, terbuat dari kayu suren atau mahoni;
2. Alat pengasap untuk menjinakan lebah madu yang agresif;
3. Masker pelindung serangan lebah madu;
4. Pengungkit sisiran;
5. Sikat sisiran lebah madu;
6. Sisiran yang terbuat dari rangka kayu dan di tengahnya diberi kawat sebagai penahan landasan sarang lebah madu;
7. Pollen trap untuk panen bee pollen;
8. Frame royal jelly untuk panen royal jelly dan membuat calon ratu lebah;
9. Ekstraktor untuk panen madu.

5. penggembalaan  Lebah Madu

Antara bulan Mei hingga September adalah masa peternak lebah menggembalakan lebah madunya ke perkebunan-perkebunan yang menyediakan pakan lebah madu cukup banyak.

Peternak lebah madu di pulau Jawa, umumnya, menggembalakan lebah madu ke perkebunan karet, kapuk, rambutan, lengkeng, mangga, kopi, dan duwet, sehingga dihasilkan madu berdasarkan spesifikasi jenis bunga.

Antara bulan Mei hinga September inilah saat peternak lebah madu menikmati “manisnya” pendapatan dari hasil lebah madu, seperti: madu dari berbagai jenis bunga, bee pollen, dan royal jelly.

Setelah bulan September, peternak lebah madu mengalami masa paceklik, karena musim madu telah lewat. Untuk menutupi biaya perawatan lebah madu, umumnya, peternak menggembalakan lebahnya ke perkebunan jagung. Di sini, peternak lebah madu dapat menghasilkan bee pollen jagung dan royal jelly.

Kendala yang biasa dihadapi peternak lebah madu

1. Faktor alam (cuaca).

Tahun 2007, banyak peternak lebah madu yang gulung tikar akibat cuaca yang tidak menentu. Sebagai contoh, kondisi yang dialami peternak lebah yang pada tahun sebelumnya biasanya bisa memanen madu kelengkeng sekitar bulan September. Dengan asumsi tersebut, peternak lebah madu akan menggembalakan lebahnya ke daerah Ambarawa. Namun, akibat cuaca yang tidak menentu, ternyata pohon kelengkeng gagal berbunga.

Peternak yang sudah terlanjur membawa koloni lebahnya ke tempat tersebut tentu akan rugi besar. Selain biaya tarnsportasi yang mahal, juga banyak lebah yang mati kelaparan.

2. Lingkungan masyarakat.

Masyarakat Indonesia banyak yang menganggap peternak lebah madu sebagai hama tanamannya, sehingga sebagian masyarakat akan mengusir peternak lebah madu yang masuk ke area perkebunannya. Kalau pun diizinkan, sewa lahan sebagai tempat beternak lebah sangat mahal.

Hal ini tentu sangat berbeda dengan peternak lebah madu di luar negeri. Peternak lebah justru dicari untuk membantu penyerbukan perkebunan dan diberi upah karena telah membantu meningkatkan hasil produksi pertaniannya.

Syarat untuk berhasil dalam bisnis ini cukup dengan menimba ilmu dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki tentang kehidupan koloni lebah. Misalnya:
- Suhu ideal yang cocok bagi lebah adalah sekitar 26 derajat C. Pada suhu ini, lebah dapat beraktivitas normal.
- Pada suhu di atas 10 derajat C, lebah masih beraktivitas.
- Kehidupan koloni di lereng pegunungan/dataran tinggi yang bersuhu normal (25 derajat C).
- Lokasi yang disukai lebah adalah tempat terbuka, jauh dari keramaian, dan banyak terdapat bunga sebagai pakannya.

Demikianlah sekilas tentang cara ternak lebah madu. Semoga bermanfaat.

Peluang Usaha Ternak Lebah Madu

Usaha ternak lebah madu jika dilakukan dengan intensif maka akan memberikan penghasilan yang cukup lumayan.  Untuk satu kotak lebah madu biasanya berisi sekitar 4-5 ribu lebah dengan 6 sisi dengan masa panen lebih kurang sekitar 1 bulan sekali, Keuntungan yang didapat rata-rata sekitar Rp 2,5 juta hingga 3 juta per bulan.

Ada beberapa macam lebah madu yang biasa di budidayakan oleh peternak madu.

1. Lebah hutan (Apis dorsata)
2. Lebah unggul (Apis mellifera)
3. Lebah lokal (Apis cerana )

Dari ketiga jenis lebah madu di atas, yang paling mendapat sambutan baik dari pasaran adalah lebah unggul (Apis mellifera). Lebah unggul di samping lebih produktif dan lebih jinak juga sengatannya bermanfaat untuk pengobatan berbagai penyakit.

Peluang Usaha Ternak Lebah Madu masih sangat terbuka khususnya bagi anda yang ingin mempunyai usaha sampingan di rumah. Adapun investasi modal tetap yang diperlukan dalam kegiatan budidaya lebah madu selama beberapa periode pemanenan adalah alat-alat produksi dan koloni lebah madu minimal 40 kotak–idealnya adalah 100 kotak koloni lebah madu.

Cara ternak lebah madu

1. Pemilihan bibit lebah unggul (Apis mellifera).

Ciri-ciri bibit lebah madu unggul yang berkualitas adala sebagaiberikut :

1. Punya ratu lebah yang sudah berumur 3 sampai satu tahun dan fisiknya bagus.
2. Ratu lebah bisa menghasilkan kualitas telur yang bagus dan jumlahnya banyak.
3. Hasil panen lebih banyak, baik hasil madu, bee pollen, royal jelly, dan propolis.
4. Menghasilkan larva yang lebih segar.
5. Biasanya lebahnya agresif.

2. Memperbanyak koloni lebah madu

Jika mengnginkan hasil madu yang banyak mka peternak madu stidaknya harus memilki 100 kotak koloni lebah. Cara untuk menghasilkan koloni labah yang lebih banyak adalah :

1. Pakan lebah harus tercukupi caranya adalah dengan menggembalakannya pada lokasi yang terdapat banyak maknaan lebah.
2. Mempersiapkan calon ratu lebah yang baru untuk di tempatkan di kolonial lebah yang baru.
3. Jika dalam satu kolonial lebah madu tempatnya sudah penuh, maka harus di buatkan tempat kolonial lebah madu yang baru.

3. Membuat calon ratu lebah

a. Ambil larva lebah madu yang baru menetas; usia 1 hari.

b. Masukan ke dalam satu potong frame royal jelly.

c. Frame royal jelly yang sudah terisi larva lebah madu ditempatkan pada kotak super (kotak lebah madu yang berisi koloni lebah madu, minimal 2 tingkat).

d. Sekat/pisahkan kotak super lebah madu tersebut, ratu lebah berada di kotak bawah, dan frame royal jelly calon ratu lebah madu ditempatkan pada kotak atasnya. Dengan demikian, ratu lebah madu tidak bisa mendekati calon ratu lebah madu.

e. Diamkan selama 11 hari sampai calon ratu lebah menjadi kepompong.

f. Setelah sebelas hari, calon ratu lebah dipindahkan ke kotak lebah yang besisi koloni lebah tanpa ada ratunya.

g. Setelah 13 hari, calon ratu lebah keluar kepompong dan langsung diangkat menjadi ratu lebah oleh koloni lebah tersebut

h. Biasanya, setelah seminggu, ratu lebah siap untuk kawin dan mengembangkan koloni lebah yang baru di tempat tersebut.

4. Peralatan

1. Kotak lebah, yang merupakan tempat koloni lebah madu, terbuat dari kayu suren atau mahoni;
2. Alat pengasap untuk menjinakan lebah madu yang agresif;
3. Masker pelindung serangan lebah madu;
4. Pengungkit sisiran;
5. Sikat sisiran lebah madu;
6. Sisiran yang terbuat dari rangka kayu dan di tengahnya diberi kawat sebagai penahan landasan sarang lebah madu;
7. Pollen trap untuk panen bee pollen;
8. Frame royal jelly untuk panen royal jelly dan membuat calon ratu lebah;
9. Ekstraktor untuk panen madu.

5. penggembalaan  Lebah Madu

Antara bulan Mei hingga September adalah masa peternak lebah menggembalakan lebah madunya ke perkebunan-perkebunan yang menyediakan pakan lebah madu cukup banyak.

Peternak lebah madu di pulau Jawa, umumnya, menggembalakan lebah madu ke perkebunan karet, kapuk, rambutan, lengkeng, mangga, kopi, dan duwet, sehingga dihasilkan madu berdasarkan spesifikasi jenis bunga.

Antara bulan Mei hinga September inilah saat peternak lebah madu menikmati “manisnya” pendapatan dari hasil lebah madu, seperti: madu dari berbagai jenis bunga, bee pollen, dan royal jelly.

Setelah bulan September, peternak lebah madu mengalami masa paceklik, karena musim madu telah lewat. Untuk menutupi biaya perawatan lebah madu, umumnya, peternak menggembalakan lebahnya ke perkebunan jagung. Di sini, peternak lebah madu dapat menghasilkan bee pollen jagung dan royal jelly.

Kendala yang biasa dihadapi peternak lebah madu

1. Faktor alam (cuaca).

Tahun 2007, banyak peternak lebah madu yang gulung tikar akibat cuaca yang tidak menentu. Sebagai contoh, kondisi yang dialami peternak lebah yang pada tahun sebelumnya biasanya bisa memanen madu kelengkeng sekitar bulan September. Dengan asumsi tersebut, peternak lebah madu akan menggembalakan lebahnya ke daerah Ambarawa. Namun, akibat cuaca yang tidak menentu, ternyata pohon kelengkeng gagal berbunga.

Peternak yang sudah terlanjur membawa koloni lebahnya ke tempat tersebut tentu akan rugi besar. Selain biaya tarnsportasi yang mahal, juga banyak lebah yang mati kelaparan.

2. Lingkungan masyarakat.

Masyarakat Indonesia banyak yang menganggap peternak lebah madu sebagai hama tanamannya, sehingga sebagian masyarakat akan mengusir peternak lebah madu yang masuk ke area perkebunannya. Kalau pun diizinkan, sewa lahan sebagai tempat beternak lebah sangat mahal.

Hal ini tentu sangat berbeda dengan peternak lebah madu di luar negeri. Peternak lebah justru dicari untuk membantu penyerbukan perkebunan dan diberi upah karena telah membantu meningkatkan hasil produksi pertaniannya.

Syarat untuk berhasil dalam bisnis ini cukup dengan menimba ilmu dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki tentang kehidupan koloni lebah. Misalnya:
- Suhu ideal yang cocok bagi lebah adalah sekitar 26 derajat C. Pada suhu ini, lebah dapat beraktivitas normal.
- Pada suhu di atas 10 derajat C, lebah masih beraktivitas.
- Kehidupan koloni di lereng pegunungan/dataran tinggi yang bersuhu normal (25 derajat C).
- Lokasi yang disukai lebah adalah tempat terbuka, jauh dari keramaian, dan banyak terdapat bunga sebagai pakannya.

Demikianlah sekilas tentang cara ternak lebah madu. Semoga bermanfaat.

Usaha Sampingan Ternak Hamster

Hamster adalah binatang sejenis hewan pengerat, terdapat berbagai jenis di dunia dan hampir ada di tiap negara. Bentuknya yang mini membuat hamster mudah untuk dibawah kemana-mana dan tidak memerlukan kandang yang terlalu besar untuk merawatnya.

Hamster biasa hidup di bukit pasir yang divegetasi, bukit di kaki gunung dan dataran rendah yang bersemak-semak dan berbatu, sungai di lembah, dan padang rumput yang luas, beberapa juga tinggal di ladang tanam. Hamster adalah makhluk omnivora. Makanan mereka biasanya butir padi, tetapi juga termasuk buah segar, akar, bagian hijau tumbuhan, invertebrata dan beberapa binatang kecil lainnya seperti serangga dan belalang.

Jika kita ingin memelihara hamster, hal paling aman adalah memberikan makanan berupa biji-bijian segar. Di Indonesia terdapat beberapa usaha rumah tangga yang membuat makanan hamster dari biji-bijian. Pilih biji-bijian yang tidak diawetkan namun bebas dari kutu dan bahan pewarna.

Demi keamanan, sebaiknya tidak memberikan makanan berupa daun segar dan makanan instan. Beberapa jenis daun segar mungkin tidak berbahaya bagi hamster, namun sebagian besar daun-daunan sudah tercemar pestisida. Walau sedikit, hamster rentan terhadap pestisida. Makanan instan juga tidak baik diberikan kepada hamster karena biasanya mengandung bahan pengawet. Makanan mengandung garam dapat menyebabkan kerontokan pada bulu hamster.

Peluang Usaha Sampingan Ternak Hamster

Hamster ternyata bisa menjadi usaha sampingan yang mendatangkan keuntungan. Tidak hanya dari berbisnis Hamsternya saja tapi juga dari berbagai macam asesoris Hamster, seperti kandang hamster,tempat makan, arena bermain hamster dan lain-lain. Bisnis Hamster sendiri patut untuk ditekuni karena bisnis ini relatif mudah dilakukan dan bisa menjadi usaha sampingan di rumah, serta tidak memerlukan modal yang besar. Modal utamanya adalah suka dengan Hamster dan telaten mengurus hewan-hewan mungil ini.

Harga Hamster cukup bervariasi dari mulai 15 ribu rupiah sampai ratusan ribu, semua tergantung keindahan bulu dan jenis Hamsternya. Hamster yang memenagi kontes biasanya akan dihargai dengan harga yang cukup mahal. Hamster sendiri banyak dipasarkan di Mall, pasar-pasar satwa, pet shop, toko ikan hias dan tempat-tempat lain. Anda bisa menawarkan hamster-hamster kesayangan di tempat-tempat tersebut.

Tips memelihara hamster :


  • Usahakan kandang selalu bersih dan kering. Gunakan pasir atau butiran batu yang biasa dijual di tempat penjualan hamster sebagai alasnya. Pasir ini berguna untuk mengeringkan kandang dari air kencing dan menghilangkan bau air kencing itu sendiri. Pasir ini juga bisa dipakai hamster untuk mandi sehingga bulunya terlihat rapih, kering, dan tidak bau.

  • Ganti pasir ini setiap minggu atau 2 minggu sekali dengan pasir baru. Setelah seminggu atau dua minggu, pasir ini akan terlihat kotor karena bercampur dengan kotoran dan sisa makanan. Jika mau sedikit repot, pasir yang sudah terpakai bisa dicuci, dikeringkan, dan dipakai ulang.

  • Cara mencucinya, pasir bekas pakai tadi direndam dulu agar kotoran dan sisa makanan mengambang sehingga mudah untuk dibuang dan dipisahkan dari pasirnya.

  • Beri makanan dan minuman yang cukup. Untuk makanan, sanda bisa memberi kuaci atau tumbukan kacang tanah yang sudah dikupas kulitnya. Untuk minuman, sesuai saran penjualnya, jangan beri air langsung, tetapi beri kecambah (tauge) setiap pagi dan sore. Dengan demikian, kandang bisa terus kering sepanjang hari. Banyak orang memberi minum dengan air sehingga kandang menjadi basah dan hamster mudah sakit dan mati.

  • Tambahkan makanan baru hanya jika makanan yang sudah ditaburkan atau disediakan di tempat makanan sudah habis termakan. Ini untuk menjaga kebersihan agar tidak banyak sisa makanan berserakan di dalam kandang.

  • Jika induk betina melahirkan, pisahkan dari hamster pejantan atau hamster lainnya, dan perbanyak makan kecambah. Ciri-ciri hamster betina yang akan melahirkan terlihat dari bentuk perutnya yang membuncit dan si induk seperti gelisah mondar-mandir dalam kandang dengan tingkat keaktifan yang lebih tinggi dari biasanya. Jangan lupa beri potongan kain untuk membuat sarang buat bayi-bayi hamster yang akan dilahirkan.


Nah itulah sekilas info tentang usaha sampingan ternak hamster. Selamat mencoba.

Usaha Sampingan Ternak Hamster

Hamster adalah binatang sejenis hewan pengerat, terdapat berbagai jenis di dunia dan hampir ada di tiap negara. Bentuknya yang mini membuat hamster mudah untuk dibawah kemana-mana dan tidak memerlukan kandang yang terlalu besar untuk merawatnya.

Hamster biasa hidup di bukit pasir yang divegetasi, bukit di kaki gunung dan dataran rendah yang bersemak-semak dan berbatu, sungai di lembah, dan padang rumput yang luas, beberapa juga tinggal di ladang tanam. Hamster adalah makhluk omnivora. Makanan mereka biasanya butir padi, tetapi juga termasuk buah segar, akar, bagian hijau tumbuhan, invertebrata dan beberapa binatang kecil lainnya seperti serangga dan belalang.

Jika kita ingin memelihara hamster, hal paling aman adalah memberikan makanan berupa biji-bijian segar. Di Indonesia terdapat beberapa usaha rumah tangga yang membuat makanan hamster dari biji-bijian. Pilih biji-bijian yang tidak diawetkan namun bebas dari kutu dan bahan pewarna.

Demi keamanan, sebaiknya tidak memberikan makanan berupa daun segar dan makanan instan. Beberapa jenis daun segar mungkin tidak berbahaya bagi hamster, namun sebagian besar daun-daunan sudah tercemar pestisida. Walau sedikit, hamster rentan terhadap pestisida. Makanan instan juga tidak baik diberikan kepada hamster karena biasanya mengandung bahan pengawet. Makanan mengandung garam dapat menyebabkan kerontokan pada bulu hamster.

Peluang Usaha Sampingan Ternak Hamster

Hamster ternyata bisa menjadi usaha sampingan yang mendatangkan keuntungan. Tidak hanya dari berbisnis Hamsternya saja tapi juga dari berbagai macam asesoris Hamster, seperti kandang hamster,tempat makan, arena bermain hamster dan lain-lain. Bisnis Hamster sendiri patut untuk ditekuni karena bisnis ini relatif mudah dilakukan dan bisa menjadi usaha sampingan di rumah, serta tidak memerlukan modal yang besar. Modal utamanya adalah suka dengan Hamster dan telaten mengurus hewan-hewan mungil ini.

Harga Hamster cukup bervariasi dari mulai 15 ribu rupiah sampai ratusan ribu, semua tergantung keindahan bulu dan jenis Hamsternya. Hamster yang memenagi kontes biasanya akan dihargai dengan harga yang cukup mahal. Hamster sendiri banyak dipasarkan di Mall, pasar-pasar satwa, pet shop, toko ikan hias dan tempat-tempat lain. Anda bisa menawarkan hamster-hamster kesayangan di tempat-tempat tersebut.

Tips memelihara hamster :


  • Usahakan kandang selalu bersih dan kering. Gunakan pasir atau butiran batu yang biasa dijual di tempat penjualan hamster sebagai alasnya. Pasir ini berguna untuk mengeringkan kandang dari air kencing dan menghilangkan bau air kencing itu sendiri. Pasir ini juga bisa dipakai hamster untuk mandi sehingga bulunya terlihat rapih, kering, dan tidak bau.

  • Ganti pasir ini setiap minggu atau 2 minggu sekali dengan pasir baru. Setelah seminggu atau dua minggu, pasir ini akan terlihat kotor karena bercampur dengan kotoran dan sisa makanan. Jika mau sedikit repot, pasir yang sudah terpakai bisa dicuci, dikeringkan, dan dipakai ulang.

  • Cara mencucinya, pasir bekas pakai tadi direndam dulu agar kotoran dan sisa makanan mengambang sehingga mudah untuk dibuang dan dipisahkan dari pasirnya.

  • Beri makanan dan minuman yang cukup. Untuk makanan, sanda bisa memberi kuaci atau tumbukan kacang tanah yang sudah dikupas kulitnya. Untuk minuman, sesuai saran penjualnya, jangan beri air langsung, tetapi beri kecambah (tauge) setiap pagi dan sore. Dengan demikian, kandang bisa terus kering sepanjang hari. Banyak orang memberi minum dengan air sehingga kandang menjadi basah dan hamster mudah sakit dan mati.

  • Tambahkan makanan baru hanya jika makanan yang sudah ditaburkan atau disediakan di tempat makanan sudah habis termakan. Ini untuk menjaga kebersihan agar tidak banyak sisa makanan berserakan di dalam kandang.

  • Jika induk betina melahirkan, pisahkan dari hamster pejantan atau hamster lainnya, dan perbanyak makan kecambah. Ciri-ciri hamster betina yang akan melahirkan terlihat dari bentuk perutnya yang membuncit dan si induk seperti gelisah mondar-mandir dalam kandang dengan tingkat keaktifan yang lebih tinggi dari biasanya. Jangan lupa beri potongan kain untuk membuat sarang buat bayi-bayi hamster yang akan dilahirkan.


Nah itulah sekilas info tentang usaha sampingan ternak hamster. Selamat mencoba.
Senin, 30 April 2012

Peluang Usaha Ternak Burung Parkit

 

Peluang  Usaha Ternak Burung Parkit ini mungkin belum banyak yang tau,selain penangkaran nya yang mudah,burung parkit juga merupakan salah satu jenis burung yang cantik dan indah dengan warna bulu nya yang berwarna-warni,hal itu lah yang menyebabkan burung parkit selalu laku di pasaran burung saat ini,sehingga menjadikannya Peluang usaha terbaru yang menjanjikan.

Peluang Usaha Ternak Burung terbuka lebar dengan mengembang biakkan burung ini,tidak terlalu sulit menggembang biakkan burung parkit dan juga sangat produktif menghasilkan anakan,seperti usaha pada umumnya Peluang Usaha Ternak Burung Parkit memerlukan keuletan,ketekunan dan kesabaran.tak jauh berbeda dengan berternak burung dara,kenari atau sejenisnya,yang paling pokok yang harus kita sediakan:

1.Tempat/Kandang Burung Parkit

Peluang Usaha Ternak Burung Parkit – Untuk masalah tempat indukan yang disediakan berbentuk seperti balok dengan ukuran P x L x T : 2m x 1m x 1,5m tidak terlalu besar untuk disediakan bagi 15pasang burung parkit. Tempat burung tersebur terbuat dari kawat karena paruh burung parkit sangat tajam dan kuat bila hanya terbuat dari kayu dan di pasangi kain disekitar kandang agar kondisi didalam kandang lebih hangant,tutup semua kandang dengan kain jika malam sudah tiba.

Selanjutnya siapkan tempat anak parkit,tujuannya jika sudah sekitar 30hari didalam “rumah pribadi” indukan anak parkit telah siap di keluarkan dan di taruh didalam kandang anakan agar bisa berlatih terbang dan makan sehingga siap dijual ,bentuknya hampir sama seperti kandang indukan,bisa dibuat lebih kecil.

2.‘Rumah pribadi’

Umumnya terbuat dari kayu randu berbentuk kotak sering disebut “glodok”,mudah dijumpai di pasar – pasar burung mudsh juga di buat sendiri. menjadi syarat bagi setiap pasangan parkit.

Berikut ini tips pemeliharaan burung parkit ini:

  • Usahakan memilih induk yang berbeda warna. Ciri jantan dan betina burung parkit bisa dibedakan dengan mudah setelah usia 4 bulan. Jantan mempunyai ciri warna biru di bagian atas lubang hidungnya. Kalau warna di bagian itu putih kotor, krem atau coklat, maka bisa dipastikan itu berjenis kelamin betina.



  • Pilih yang kelihatan sudah cocok dengan pasangannya karena akan lebih mudah untuk ditangkarkan



  • Sesuaikan besarnya kandang dengan jumlah pasangan agar tidak terlalu padat sehingga berakibat kurang baik bagi kesehatan burung termasuk merusak dari segi menikmatinya. ‘Rumah pribadi’ yang umumnya terbuat dari kayu randu berbentuk kotak sering disebut “glodok” menjadi syarat bagi setiap pasangan parkit.



  • Pindahkan anak parkit yang telah berumur 30hari ke kandang anakan,setelah berumur 40-45 hari  anak parkit sudah siap untuk di jual ataupun dimasukkan ke kandang yang baru



  • Jaga ketersedian pakan dan minum. Usahan dalam kondisi bersih



  • Buang makanan yang mulai busuk karena kelebihan dalam pemberian pakan terutama sayuran seperti tauge, jagung atau yang lainnya



  • Makanan utama burung ini disini sering disebut “otek” yang mudah didapatkan di kios-kios penjual makanan burung.


Peluang Usaha Ternak Burung Parkit – Modal awal Peluang Usaha Ternak Burung sekitar Rp 1.300.000 untuk 15pasang parkit dan pembuatan kandang sedangkan untuk pengeluaran setiap bulan Rp 230.000,dengan harga burung parkit  yaitu sekitar 65rb/psang dan untuk harga makanan burung parkit yaitu 8-10rb/kg. cukup menguntungkan bukan mengingat  Peluang Usaha Ternak Burung Parkit ini sangat mudah. bayangkan  jika mempunyai 15 pasang burung parkit jika 1 kandang bertelur 6telur dan minimal yang menetas 3 maka sudah  menghasilkan 45anak parkit.

Peluang Usaha Ternak Burung Parkit ini bisa dilakukan dengan modal seadanya kita bisa mengembangkan menjadi besar,caranya anak burung parkit yang dahasilkan selama beberapa bulan kita buat penangkaran baru tidak perlu langsung dijual semuanya,hasilnya usaha berternak burung parkit akan menjadi semakin besar,kuncinya adalah kesabaran dan perencanaan yang matang. Jika anda mempunyai modal yang cukup besar maka keuntungan yang anda dapat dari Peluang Usaha Ternak Burung ini pun semakin besar itulah Kelebihan

Peluang Usaha Ternak Burung Parkit

 

Peluang  Usaha Ternak Burung Parkit ini mungkin belum banyak yang tau,selain penangkaran nya yang mudah,burung parkit juga merupakan salah satu jenis burung yang cantik dan indah dengan warna bulu nya yang berwarna-warni,hal itu lah yang menyebabkan burung parkit selalu laku di pasaran burung saat ini,sehingga menjadikannya Peluang usaha terbaru yang menjanjikan.

Peluang Usaha Ternak Burung terbuka lebar dengan mengembang biakkan burung ini,tidak terlalu sulit menggembang biakkan burung parkit dan juga sangat produktif menghasilkan anakan,seperti usaha pada umumnya Peluang Usaha Ternak Burung Parkit memerlukan keuletan,ketekunan dan kesabaran.tak jauh berbeda dengan berternak burung dara,kenari atau sejenisnya,yang paling pokok yang harus kita sediakan:

1.Tempat/Kandang Burung Parkit

Peluang Usaha Ternak Burung Parkit – Untuk masalah tempat indukan yang disediakan berbentuk seperti balok dengan ukuran P x L x T : 2m x 1m x 1,5m tidak terlalu besar untuk disediakan bagi 15pasang burung parkit. Tempat burung tersebur terbuat dari kawat karena paruh burung parkit sangat tajam dan kuat bila hanya terbuat dari kayu dan di pasangi kain disekitar kandang agar kondisi didalam kandang lebih hangant,tutup semua kandang dengan kain jika malam sudah tiba.

Selanjutnya siapkan tempat anak parkit,tujuannya jika sudah sekitar 30hari didalam “rumah pribadi” indukan anak parkit telah siap di keluarkan dan di taruh didalam kandang anakan agar bisa berlatih terbang dan makan sehingga siap dijual ,bentuknya hampir sama seperti kandang indukan,bisa dibuat lebih kecil.

2.‘Rumah pribadi’

Umumnya terbuat dari kayu randu berbentuk kotak sering disebut “glodok”,mudah dijumpai di pasar – pasar burung mudsh juga di buat sendiri. menjadi syarat bagi setiap pasangan parkit.

Berikut ini tips pemeliharaan burung parkit ini:

  • Usahakan memilih induk yang berbeda warna. Ciri jantan dan betina burung parkit bisa dibedakan dengan mudah setelah usia 4 bulan. Jantan mempunyai ciri warna biru di bagian atas lubang hidungnya. Kalau warna di bagian itu putih kotor, krem atau coklat, maka bisa dipastikan itu berjenis kelamin betina.



  • Pilih yang kelihatan sudah cocok dengan pasangannya karena akan lebih mudah untuk ditangkarkan



  • Sesuaikan besarnya kandang dengan jumlah pasangan agar tidak terlalu padat sehingga berakibat kurang baik bagi kesehatan burung termasuk merusak dari segi menikmatinya. ‘Rumah pribadi’ yang umumnya terbuat dari kayu randu berbentuk kotak sering disebut “glodok” menjadi syarat bagi setiap pasangan parkit.



  • Pindahkan anak parkit yang telah berumur 30hari ke kandang anakan,setelah berumur 40-45 hari  anak parkit sudah siap untuk di jual ataupun dimasukkan ke kandang yang baru



  • Jaga ketersedian pakan dan minum. Usahan dalam kondisi bersih



  • Buang makanan yang mulai busuk karena kelebihan dalam pemberian pakan terutama sayuran seperti tauge, jagung atau yang lainnya



  • Makanan utama burung ini disini sering disebut “otek” yang mudah didapatkan di kios-kios penjual makanan burung.


Peluang Usaha Ternak Burung Parkit – Modal awal Peluang Usaha Ternak Burung sekitar Rp 1.300.000 untuk 15pasang parkit dan pembuatan kandang sedangkan untuk pengeluaran setiap bulan Rp 230.000,dengan harga burung parkit  yaitu sekitar 65rb/psang dan untuk harga makanan burung parkit yaitu 8-10rb/kg. cukup menguntungkan bukan mengingat  Peluang Usaha Ternak Burung Parkit ini sangat mudah. bayangkan  jika mempunyai 15 pasang burung parkit jika 1 kandang bertelur 6telur dan minimal yang menetas 3 maka sudah  menghasilkan 45anak parkit.

Peluang Usaha Ternak Burung Parkit ini bisa dilakukan dengan modal seadanya kita bisa mengembangkan menjadi besar,caranya anak burung parkit yang dahasilkan selama beberapa bulan kita buat penangkaran baru tidak perlu langsung dijual semuanya,hasilnya usaha berternak burung parkit akan menjadi semakin besar,kuncinya adalah kesabaran dan perencanaan yang matang. Jika anda mempunyai modal yang cukup besar maka keuntungan yang anda dapat dari Peluang Usaha Ternak Burung ini pun semakin besar itulah Kelebihan

Peluang Bisnis Ternak Merpati Hias

 

bisnis merpati hiasPeluang Usaha Ternak Merpati . Sekarang ini trend burung masih di dominasi kenari import  , tapi bukan berarti jenis unggas kesayangan asli indonesia tidak memenuhi selera pasar . Buktinya harga merpati hias cukup mahal , seperti jenis Santinet. Sepasang merpati anakan ditingkat peternak harga sekitar 500 ribu rupiah . Salah satu peternak merpati hisa ini adalah Syarif  Hidayatullah ( kampung sempongan , kota gede , yogyakarta ), untuk bisnis merpati hias ini perlu menyiapkan pasarnya dulu . Dahulu di tahun 1995 merpati hasil panennya selalu di bawa ke pasar burung di jawa tengah , seiring dengan perkembangan waktu akhirnya merambah ke pasar pasar burung di bandung dan jakarta . Dari jaringan yang telah dia bentuk akhirnya sekarang banyak pembeli yang datang ke rumah .

Dari sebuah kandang sederhana dalam sebulan dapat memanen anakan sebanyak dua kali dan setiap kali panen menghasilkan 15 pasang merpati , maka dalam sebulan 30 pasang . Harga sepsang merpati anakan lepas sapih berkisar 150.000 – 1 juta . Jika dalam sebulan didukung pemasaran yg lancar bisa beromzet 15.000.000 , biaya pakan yang di keluarkan 1 juta .

Berikut gambaran analisa budidaya Merpati Hias

A. Investasi

- kandang            Rp. 2.000.000

- Induk 15 pasang @ 1 juta               Rp. 15.000.000

Total : 17.000.000

B. Biaya Operasional

- Pakan                 Rp. 1 .000.000

- Tenaga Kerja    Rp. 1.000.000

Total   : Rp 2.000.000

C. OMZET

- Hasil penjualan anakan ( 1 Pasang indukan menghasilkan 1 pasang anakan. 1 bulan panen 2 kali ) @ 500.000

Rp. 15.000.000

Sumber : Trans Agro

Berikut Gambar dan Jenis Merpati Hias

1.Jacobin Putih
merpati hias Jacobin Putih

================================================

2.Satinettes

merpati hisa satinettes

=================================================

3.Pouter / Gondok

Merpati Hias Pouter Gondok

=================================================

4.English Tumber

Merpati Hias English Tumbler

=================================================

5.Maltese abu-abu

Merpati putih Maltese

================================================

6.Maltese Putih

merpati hias Matese putih

================================================

7.Double Cab Hitam

merpati hias DoubleCab hitam

================================================

8.Double Cab Coklat

merpati hias DoubleCab

================================================

9.King Putih

merpati hias king white

 

================================================

Semoga Bermanfaat
Rumput Liar Bisnis, HIAS, Merpati, PETERNAKAN, TERNAK

Peluang Bisnis Ternak Merpati Hias

 

bisnis merpati hiasPeluang Usaha Ternak Merpati . Sekarang ini trend burung masih di dominasi kenari import  , tapi bukan berarti jenis unggas kesayangan asli indonesia tidak memenuhi selera pasar . Buktinya harga merpati hias cukup mahal , seperti jenis Santinet. Sepasang merpati anakan ditingkat peternak harga sekitar 500 ribu rupiah . Salah satu peternak merpati hisa ini adalah Syarif  Hidayatullah ( kampung sempongan , kota gede , yogyakarta ), untuk bisnis merpati hias ini perlu menyiapkan pasarnya dulu . Dahulu di tahun 1995 merpati hasil panennya selalu di bawa ke pasar burung di jawa tengah , seiring dengan perkembangan waktu akhirnya merambah ke pasar pasar burung di bandung dan jakarta . Dari jaringan yang telah dia bentuk akhirnya sekarang banyak pembeli yang datang ke rumah .

Dari sebuah kandang sederhana dalam sebulan dapat memanen anakan sebanyak dua kali dan setiap kali panen menghasilkan 15 pasang merpati , maka dalam sebulan 30 pasang . Harga sepsang merpati anakan lepas sapih berkisar 150.000 – 1 juta . Jika dalam sebulan didukung pemasaran yg lancar bisa beromzet 15.000.000 , biaya pakan yang di keluarkan 1 juta .

Berikut gambaran analisa budidaya Merpati Hias

A. Investasi

- kandang            Rp. 2.000.000

- Induk 15 pasang @ 1 juta               Rp. 15.000.000

Total : 17.000.000

B. Biaya Operasional

- Pakan                 Rp. 1 .000.000

- Tenaga Kerja    Rp. 1.000.000

Total   : Rp 2.000.000

C. OMZET

- Hasil penjualan anakan ( 1 Pasang indukan menghasilkan 1 pasang anakan. 1 bulan panen 2 kali ) @ 500.000

Rp. 15.000.000

Sumber : Trans Agro

Berikut Gambar dan Jenis Merpati Hias

1.Jacobin Putih
merpati hias Jacobin Putih

================================================

2.Satinettes

merpati hisa satinettes

=================================================

3.Pouter / Gondok

Merpati Hias Pouter Gondok

=================================================

4.English Tumber

Merpati Hias English Tumbler

=================================================

5.Maltese abu-abu

Merpati putih Maltese

================================================

6.Maltese Putih

merpati hias Matese putih

================================================

7.Double Cab Hitam

merpati hias DoubleCab hitam

================================================

8.Double Cab Coklat

merpati hias DoubleCab

================================================

9.King Putih

merpati hias king white

 

================================================

Semoga Bermanfaat
Rumput Liar Bisnis, HIAS, Merpati, PETERNAKAN, TERNAK
Selasa, 17 April 2012

PELUANG USAHA DAN BUDIDAYA TERNAK KELINCI HIAS



Selain hewan piaraan, kelinci hias juga bisa dijadikan usaha ternak. Hobi memelihara binatang lucu ini bisa Anda manfaatkan sebagai ladang penghasil uang.

Apa saja yang perlu dipersiapkan dalam memulai bisnis ternak kelinci? simak langkah berikut :

  • Persiapan Sarana dan PerlengkapanBuatlah suhu ideal pada kandang kelinci untuk berkembangbiak yaitu 12 derajat celcius dan sirkulasi udara lancar. Pencahayaan idealnya selama 12 jam dan buatlah kandang dengan bentuk yang melindungi ternak dari predator.Berdasarkan kegunaan, kandang kelinci dibagi menjadi dua yaitu kandang induk, dan kandang jantan. Kandang induk untuk kelinci dewasa atau induk dan anak-anaknya. Sedangkan khusus untuk pejantan dengan ukuran lebih besar ditempatkan pada kandang jantan. Pisahkan juga antara jantan dan betina untuk menghindari perkawinan awal kelompok.Kandang berukuran tinggi 200x70x70 cm dan alas 50 cm cukup untuk 12 ekor betina/10 ekor jantan. Kandang anak (kotak beranak) ukuran 50x30x45 cm.Menurut bentuknya kandang kelinci dibagi menjadi:
    Kandang sistem postal: tanpa halaman pengumbaran, ditempatkan dalam ruangan dan cocok untuk kelinci muda.
    Kandang sistem ranch: dilengkapi dengan halaman pengumbaran.
    Kandang battery: mirip sangkar berderet dimana satu sangkar untuk satu ekor dengan konstruksi Flatdech Battery (berjajar), Tier Battery (bertingkat), Pyramidal Battery (susun piramid).

    Gunakanlah tempat pakan dan minum yang mudah dibersihkan dan tahan pecah untuk perlengkapan kandang.

  • PembibitanTujuan utama Anda memelihara kelinci menjadi penentu syarat ternak. Kelinci Anggora, Fuzzy Lop, Rex, Hotot, Dutch, Lyon, Himalayan merupakan jenis yang cocok untuk tujuan kelinci hias. Sedang untuk tujuan daging maka jenis New Zealand Albino, Australian Pylon, Bigg Sable, Giant, Australian Unggul dan Flamish Giant merupakan kelinci yang cocok dipelihara.1) Pemilihan bibit dan calon induk Pilihlah jenis kelinci yang berbobot badan dan tinggi dengan perdagingan yang baik, bila peternakan bertujuan untuk daging. Sedangkan bila tujuan bulu, pilihlah bibit-bibit yang punya potensi genetik pertumbuhan bulu yang baik.
    Walaupun demikian tetaplah Anda perhatikan sifat fertilitas tinggi, tidak mudah nervous, tidak cacat, mata bersih dan terawat, bulu tidak kusam, serta lincah bergerak.2) Perawatan Bibit dan calon induk

    Kualitas induk yang baik juga ditentukan dari cara merawat bibit. Berikanlah pakan yang cukup, pengaturan dan sanitasi kandang yang baik serta mencegah kandang dari gangguan luar.

    3) Sistem Pembiakan 

    Sifat spesifik kelinci perlu dipertahankan melalui tiga kategori pembiakan, agar keturunannya lebih baik.
    a. In Breeding (silang dalam), untuk mempertahankan dan menonjolkan sifat spesifik misalnya bulu, proporsi daging.
    b. Cross Breeding (silang luar), untuk mendapatkan keturunan lebih baik/menambah sifat-sifat unggul.
    c. Pure Line Breeding (silang antara bibit murai), untuk mendapat bangsa/jenis baru yang diharapkan memiliki penampilan yang merupakan perpaduan 2 keunggulan bibit.

    4) Reproduksi dan Perkawinan 

    Kelinci betina segera dikawinkan ketika mencapai dewasa pada umur 5 bulan (betina dan jantan). Bila terlalu muda kesehatan terganggu dan dan mortalitas anak tinggi. Bila pejantan pertama kali mengawini, sebaiknya kawinkan dengan betina yang sudah pernah beranak.

    Waktu kawin pagi atau sore hari di kandang pejantan dan biarkan hingga terjadi 2 kali perkawinan, setelah itu pejantan dipisahkan.

    5) Proses Kelahiran

    30-20 hari adalah masa kehamilan kelinci setelah perkawinan. Anda bisa mendeteksinya dengan meraba perut kelinci betina 12-14 hari setelah perkawinan. Bila Anda merasakan seperti ada bola-bola kecil berarti kelinci tersebut mengandung anak.

    Pindahkan ke kandang beranak pada lima hari menjelang kelahiran induk. Hal ini guna memberi kesempatan menyiapkan penghangat dengan caranya merontokkan bulu. Kelahiran kelinci yang sering terjadi malam hari dengan kondisi anak lemah, mata tertutup dan tidak berbulu. Jumlah anak yang dilahirkan bervariasi sekitar 6-10 ekor.

  • Pemeliharaan1) Sanitasi dan Tindakan Preventif Usahakan tempat pemeliharaan selalu kering agar penyakit tidak bersarang. Kelinci akan mudah pilek dan terkena penyakit kulit jika tempatnya lembab dan basah.

    2) Pengontrolan Penyakit 
    Kenalilah gejala penyakit pada kelinci seperti lesu, nafsu makan turun, suhu badan naik dan mata sayu. Segera karantinakan dan singkirkan benda pencemar untuk mencegah wabah penyakit menyebar.3) Perawatan Ternak 

    Penyapihan anak kelinci dilakukan setelah umur 7-8 minggu. Anak sapihan ditempatkan kandang tersendiri dengan isi 2-3 ekor per kandang dan disediakan pakan yang cukup dan berkualitas.

    Lakukanlah pemisahan berdasarkan kelamin untuk mencegah proses menjadi dewasa yang terlalu dini. Pengebirian dapat dilakukan saat menjelang dewasa. Umumnya dilakukan pada kelinci jantan dengan membuang testisnya.

    4) Pemberian Pakan 

    Makanan kelinci meliputi tumbuhan hijau seperti rumput lapangan dan rumput gajah. Atau sayuran kol, sawi, kangkung, daun kacang, daun turi dan daun kacang panjang. Untuk pakan penguat atau biji-bijian Anda bisa memilih jagung, kacang hijau, padi, dedak dan kacang tanah. Pakan tambahan pun diperlukan yaitu berupa konsentrat yang bisa Anda beli di toko pakan ternak.

    Berilah pakan dan minum berupa dedak yang dicampur sedikit air setiap pagi hari sekitar pukul 10.00. Rumput diberikan jam 1 siang dengan jumlah yang sedikit. Barulah pada jam 6 sore Anda memberikan makanan rumput dengan porsi lebih banyak. Untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh kelinci, sediakan saja air minum di kandang.|

    5) Pemeliharaan Kandang 

    Untuk menghindari timbulnya penyakit, bersihkanlah dengan rutin setiap hari lantai atau alas kandang, tempat pakan dan minum, sisa pakan dan kotoran kelinci.

    Usahakan sinar matahari pagi bisa masuk ke kandang agar membunuh bibit penyakit. Gunakan kapur atau ter untuk mengecat dinding kandang. Untuk membersihkan kandang bekas kelinci sakit, kreolin atau lysol bisa Anda gunakan.


kebersihan lingkungan kandang adalah penting untuk pencegahan dan pengendalian penyakit. Berilah pakan yang memenuhi gizi dan singkirkan ternak yang sakit sesegera mungkin.

Bagaimana menurut Anda? apakah tips diatas bermanfaat untuk Anda memulai bisnis ternak kelinci?
Selamat Mencoba !

PELUANG USAHA DAN BUDIDAYA TERNAK KELINCI HIAS



Selain hewan piaraan, kelinci hias juga bisa dijadikan usaha ternak. Hobi memelihara binatang lucu ini bisa Anda manfaatkan sebagai ladang penghasil uang.

Apa saja yang perlu dipersiapkan dalam memulai bisnis ternak kelinci? simak langkah berikut :

  • Persiapan Sarana dan PerlengkapanBuatlah suhu ideal pada kandang kelinci untuk berkembangbiak yaitu 12 derajat celcius dan sirkulasi udara lancar. Pencahayaan idealnya selama 12 jam dan buatlah kandang dengan bentuk yang melindungi ternak dari predator.Berdasarkan kegunaan, kandang kelinci dibagi menjadi dua yaitu kandang induk, dan kandang jantan. Kandang induk untuk kelinci dewasa atau induk dan anak-anaknya. Sedangkan khusus untuk pejantan dengan ukuran lebih besar ditempatkan pada kandang jantan. Pisahkan juga antara jantan dan betina untuk menghindari perkawinan awal kelompok.Kandang berukuran tinggi 200x70x70 cm dan alas 50 cm cukup untuk 12 ekor betina/10 ekor jantan. Kandang anak (kotak beranak) ukuran 50x30x45 cm.Menurut bentuknya kandang kelinci dibagi menjadi:
    Kandang sistem postal: tanpa halaman pengumbaran, ditempatkan dalam ruangan dan cocok untuk kelinci muda.
    Kandang sistem ranch: dilengkapi dengan halaman pengumbaran.
    Kandang battery: mirip sangkar berderet dimana satu sangkar untuk satu ekor dengan konstruksi Flatdech Battery (berjajar), Tier Battery (bertingkat), Pyramidal Battery (susun piramid).

    Gunakanlah tempat pakan dan minum yang mudah dibersihkan dan tahan pecah untuk perlengkapan kandang.

  • PembibitanTujuan utama Anda memelihara kelinci menjadi penentu syarat ternak. Kelinci Anggora, Fuzzy Lop, Rex, Hotot, Dutch, Lyon, Himalayan merupakan jenis yang cocok untuk tujuan kelinci hias. Sedang untuk tujuan daging maka jenis New Zealand Albino, Australian Pylon, Bigg Sable, Giant, Australian Unggul dan Flamish Giant merupakan kelinci yang cocok dipelihara.1) Pemilihan bibit dan calon induk Pilihlah jenis kelinci yang berbobot badan dan tinggi dengan perdagingan yang baik, bila peternakan bertujuan untuk daging. Sedangkan bila tujuan bulu, pilihlah bibit-bibit yang punya potensi genetik pertumbuhan bulu yang baik.
    Walaupun demikian tetaplah Anda perhatikan sifat fertilitas tinggi, tidak mudah nervous, tidak cacat, mata bersih dan terawat, bulu tidak kusam, serta lincah bergerak.2) Perawatan Bibit dan calon induk

    Kualitas induk yang baik juga ditentukan dari cara merawat bibit. Berikanlah pakan yang cukup, pengaturan dan sanitasi kandang yang baik serta mencegah kandang dari gangguan luar.

    3) Sistem Pembiakan 

    Sifat spesifik kelinci perlu dipertahankan melalui tiga kategori pembiakan, agar keturunannya lebih baik.
    a. In Breeding (silang dalam), untuk mempertahankan dan menonjolkan sifat spesifik misalnya bulu, proporsi daging.
    b. Cross Breeding (silang luar), untuk mendapatkan keturunan lebih baik/menambah sifat-sifat unggul.
    c. Pure Line Breeding (silang antara bibit murai), untuk mendapat bangsa/jenis baru yang diharapkan memiliki penampilan yang merupakan perpaduan 2 keunggulan bibit.

    4) Reproduksi dan Perkawinan 

    Kelinci betina segera dikawinkan ketika mencapai dewasa pada umur 5 bulan (betina dan jantan). Bila terlalu muda kesehatan terganggu dan dan mortalitas anak tinggi. Bila pejantan pertama kali mengawini, sebaiknya kawinkan dengan betina yang sudah pernah beranak.

    Waktu kawin pagi atau sore hari di kandang pejantan dan biarkan hingga terjadi 2 kali perkawinan, setelah itu pejantan dipisahkan.

    5) Proses Kelahiran

    30-20 hari adalah masa kehamilan kelinci setelah perkawinan. Anda bisa mendeteksinya dengan meraba perut kelinci betina 12-14 hari setelah perkawinan. Bila Anda merasakan seperti ada bola-bola kecil berarti kelinci tersebut mengandung anak.

    Pindahkan ke kandang beranak pada lima hari menjelang kelahiran induk. Hal ini guna memberi kesempatan menyiapkan penghangat dengan caranya merontokkan bulu. Kelahiran kelinci yang sering terjadi malam hari dengan kondisi anak lemah, mata tertutup dan tidak berbulu. Jumlah anak yang dilahirkan bervariasi sekitar 6-10 ekor.

  • Pemeliharaan1) Sanitasi dan Tindakan Preventif Usahakan tempat pemeliharaan selalu kering agar penyakit tidak bersarang. Kelinci akan mudah pilek dan terkena penyakit kulit jika tempatnya lembab dan basah.

    2) Pengontrolan Penyakit 
    Kenalilah gejala penyakit pada kelinci seperti lesu, nafsu makan turun, suhu badan naik dan mata sayu. Segera karantinakan dan singkirkan benda pencemar untuk mencegah wabah penyakit menyebar.3) Perawatan Ternak 

    Penyapihan anak kelinci dilakukan setelah umur 7-8 minggu. Anak sapihan ditempatkan kandang tersendiri dengan isi 2-3 ekor per kandang dan disediakan pakan yang cukup dan berkualitas.

    Lakukanlah pemisahan berdasarkan kelamin untuk mencegah proses menjadi dewasa yang terlalu dini. Pengebirian dapat dilakukan saat menjelang dewasa. Umumnya dilakukan pada kelinci jantan dengan membuang testisnya.

    4) Pemberian Pakan 

    Makanan kelinci meliputi tumbuhan hijau seperti rumput lapangan dan rumput gajah. Atau sayuran kol, sawi, kangkung, daun kacang, daun turi dan daun kacang panjang. Untuk pakan penguat atau biji-bijian Anda bisa memilih jagung, kacang hijau, padi, dedak dan kacang tanah. Pakan tambahan pun diperlukan yaitu berupa konsentrat yang bisa Anda beli di toko pakan ternak.

    Berilah pakan dan minum berupa dedak yang dicampur sedikit air setiap pagi hari sekitar pukul 10.00. Rumput diberikan jam 1 siang dengan jumlah yang sedikit. Barulah pada jam 6 sore Anda memberikan makanan rumput dengan porsi lebih banyak. Untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh kelinci, sediakan saja air minum di kandang.|

    5) Pemeliharaan Kandang 

    Untuk menghindari timbulnya penyakit, bersihkanlah dengan rutin setiap hari lantai atau alas kandang, tempat pakan dan minum, sisa pakan dan kotoran kelinci.

    Usahakan sinar matahari pagi bisa masuk ke kandang agar membunuh bibit penyakit. Gunakan kapur atau ter untuk mengecat dinding kandang. Untuk membersihkan kandang bekas kelinci sakit, kreolin atau lysol bisa Anda gunakan.


kebersihan lingkungan kandang adalah penting untuk pencegahan dan pengendalian penyakit. Berilah pakan yang memenuhi gizi dan singkirkan ternak yang sakit sesegera mungkin.

Bagaimana menurut Anda? apakah tips diatas bermanfaat untuk Anda memulai bisnis ternak kelinci?
Selamat Mencoba !