Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seks. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 Juli 2012

Hal yang Diinginkan Pria Saat Malam Pertama

malam pertamaBagi pasangan yang baru menikah, malam pertama menjadi momen yang paling penting dan mungkin tak akan dilupakan seumur hidup.

Jadi ketika momen malam pertama akhirnya datang, manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya untuk menikmati keintiman bersama pasangan.

Sebagai mempelai wanita, Anda perlu mengetahui hal-hal apa saja yang diinginkan pasangan di malam pertama, seperti yang dikutip dari Huffington Post.

1. Tatapan Penuh Hasrat dari Sang Wanita
Demi mewujudkan malam pertama yang spesial, pria biasanya akan menyiapkan champagne, menghias kamar dengan lilin dan kelopak bunga mawar serta menyetel musik romantis. Semua itu dilakukannya demi satu tujuan: melihat tatapan penuh hasrat dari pasangan yang memberitahu bahwa dia tak bisa menolak sang pria. Jadi tunjukkanlah kalau usahanya itu membuahkan hasil dan berikan dia tatapan sensual yang menggoda.

2. Lingerie
Pria suka melihat wanita mengenakan lingerie, tapi lebih suka lagi melihat pasangannya melepaskan lingerie tersebut. Semakin eksotis cara Anda menanggalkan busana, akan semakin baik. Pria adalah makhluk visual dan menyajikan 'pemandangan' sensual di depan si dia merupakan hadiah malam pertama terbaik baginya.

3. Aksesori
Percaya atau tidak, pria juga memperhatikan hal-hal detail yang dikenakan wanita. Dia mengamati sepatu, perhiasan bahkan cat kuku yang Anda pakai. Pria menginginkan Anda memakai itu semua, terutama saat tak memakai busana.

4. Foreplay
Meskipun pria biasanya enggan melakukan foreplay, tapi di malam pertama justru ini yang mereka dambakan. Goda si dia dengan obrolan 'nakal', sentuhan atau pijatan sensual.

5. Kejutan
Pria suka kejutan, apalagi jika itu berhubungan dengan seks. Agar malam pertama lebih menggairahkan, tidak ada salahnya Anda menambahkan 'bumbu' saat melakukannya. Misalnya saja dengan berganti peran atau mengenakan lingerie dengan warna mencolok.

6. Pujian
Saat malam pertama, apalagi yang paling diharapkan pria selain bisa memberikan kepuasan pada pasangannya? Setelah sesi bercinta yang melelahkan, bahagiakan pasangan dengan memberikan pujian betapa hebat aksinya tadi malam. Pria suka bila egonya dinaikkan dan memujinya, adalah cara paling efektif.

Tips Untuk Tidak Hamil

Tips  Mencegah KehamilanKehamilan bisa sangat ditunggu-tunggu, bahkan sampai bertahun-tahun oleh pasangan yang sangat menginginkannya. Tapi tak sedikit pula pasangan yang berusaha untuk menunda kehamilannya.

Ada banyak alasan bagi pasangan suami istri untuk menunda kehamilan, seperti faktor kesiapan mental, kesiapan ekonomi dan kesiapan komitmen sering membuat pasangan memutuskan untuk menunda hamil.

Sayangnya, di jaman yang semakin modern ini, banyak dijumpai berbagai macam masalah kehamilan yang tidak diharapkan datang dari seks pra nikah yang dilakukan oleh remaja dan pelajar.

Kadang pelaku dari seks pranikah hanya ingin mencoba-coba tanpa mengetahui efek yang akan ditimbulkan. Salah satu efek dari seks pra nikah adalah kehamilan.

Ada berbagai cara untuk tidak hamil, tapi hanya ada satu cara yang dapat menjamin 100% tidak hamil, yaitu dengan cara tidak melakukan hubungan sex. Mari kita bahas satu persatu cara untuk tidak hamil:

  1. Tidak melakukan hubungan seks
    tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah adalah cara terbaik untuk menghindari kehamilan dan bisa dijamin 100%. Jika tidak melakukan hubungan seks, maka mustahil anda bisa hamil. Jika anda melakukan hubungan seks, bagaimanapun juga masih ada kesempatan untuk hamil.

  2. Berhubungan seks tanpa penetrasi
    Bagi anda yang telah berkeluarga masih bisa berhubungan seks jika tidak ingin hamil, tapi hindari penetrasi. Masih banyak cara untuk saling memuaskan antar pasangan, mulai dari ciuman lidah, seks oral. Yang Anda butuhkan hanya memastikan sperma pria tidak masuk pada vagina perempuan. Ingat, jika anda menggesek-gesekkan kemaluan pria pada celana dalam perempuan, hal tersebut tidak menjamin akan mencegah kehamilan, karena bisa saja sperma yang keluar dan menempel pada celana dalam akan masuk ke dalam vagina.

  3. Gunakan Kondom
    Pastikan menggunakan kondom untuk menghindari kehamilan saat berhubungan seks. Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi yang paling efektif, terutama jika digunakan dengan benar (Ingat, gunakan dengan benar, perhatikan video cara menggunakan kondom yang benar di bawah).  Kondom rata-rata berhasil menghalangi pembuahan dari sperma cowok sekitar 98%. Dengan menggunakan kondom, maka sperma dari pria akan tertahan pada kondom, dan sangat kecil kemungkinan untuk dapat membuahi sel telur pasangannya.

  4. Berhubungan seks pada masa tidak subur
    Silahkan anda hitung kalender mentruasi pada wanita, dan hitung masa subur dari pasangan Anda. Setelah mendapatkan tanggal masa subur, maka Anda dapat berhubungan saat tidak pada tanggal masa subur. Semakin jauh dengan masa subur akan semakin aman, dan kemungkinan hamil mengecil. Cara ini sering disebut kontrasepsi kalender. Kontrasepsi kalender ini hanya mengurangi secara signifikan kemungkinan kehamilan, tidak menjamin pencegahan kehamilan.

  5. Tidak akan hamil pada hubungan pertama kali
    Sudah menjadi mitos, bahwa perempuan akan hamil pada hubungan seks pertama, seperti yang sering dilihat di film atau sinetron. Pada kenyataannya kemungkinan hamil pada hubungan seks pertama kali sangatlah kecil.

Senin, 25 Juni 2012

Mitos Tentang Malam Pertama, Jangan Percaya!

Malam pertama biasanya menjadi momen yang mendebarkan bagi para pengantin baru. Ada yang tidak sabar, namun tak sedikit pula yang justru ketakutan karena mendengar anggapan-anggapan salah tentang malam pertama. Berikut enam mitos malam pengantin yang keliru.

1. Mitos: Menyakitkan
Anggapan ini biasanya selalu menghinggapi pikiran wanita karena merasa khawatir dengan proses masuknya Mr. Happy ke dalam Miss V. Menurut dr Prima Progestian, spesialis kandungan yang juga seorang seksolog, malam pertama tidak selamanya menyakitkan.

"Selama ada rangsangan, lubrikasi cukup, malah nggak sakit. Biasanya rasa sakit dikarenakan kaliber (selaput dara) terlalu kecil. Tergantung bentuknya, bulat, seperti saringan, bulan sabit. Jika bentuknya seperti bulan sabit atau saringan bisa makin sulit, kalau bulat bisa melebar jadi lebih sedikit tingkat nyerinya," jelas dr Prima Progestian saat diwawancara wolipop.

2. Mitos: Selalu Berdarah
Anggapan bahwa keluarnya darah saat malam pertama menandakan bahwa Anda masih perawan, tidak selamanya benar. Hal tersebut tergantung dengan elastisitas Miss V seseorang.

"Belum tentu semua tidak berdarah, tergantung elastisitasnya. Jika Miss V elastis, ketika dimasukkan (Mr. Happy) akan melebar. Miss V yang elastis tidak punya kerapuhan dan ketipisan. Bentuknya tebal sehingga tidak robek," ujar dr Prima Progestian lagi.

3. Mitos: Selalu Bergairah
Tidak selamanya malam pengantin harus berlangsung hebat, heboh dan penuh gairah seperti dalam film dewasa. Pada film itu, ada beberapa adegan yang dipotong dan hanya menampilkan bagian paling 'heboh'nya saja. Dalam dunia nyata, pasangan pengantin baru justru membutuhkan ketenangan dan pendekatan secara psikologi yang tepat. Bahkan ada sebagian wanita yang ingin di ajak ngobrol, bercanda dan dibelai sebelum bercinta.

4. Mitos: Ukuran Alat Vital Pengaruhi Kenikmatan
Ukuran alat genital seringkali disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kenikmatan bercinta. Semakin besar Mr. Happy, kemampuannya untuk memuaskan pasangan pun semakin besar. Begitu pula sebaliknya, semakin kencang otot vagina, maka kenikmatan pun semakin bertambah.

Namun menurut seksolog Dr. Barry Buffman, mitos itu tak selamanya benar. Tapi yang terpenting adalah bagaimana pasangan mengenali tubuhnya dengan baik, sehingga dapat memilih gaya bercinta apa yang paling tepat bagi mereka.

5. Mitos: Harus Segera Bercinta Setelah Pesta Pernikahan
Banyak anggapan bahwa setiap pasangan pasti akan merasakan seks yang luar biasa di malam pernikahan. Alhasil timbul mitos yang menyebutkan bahwa pasangan menikah harus bercinta segera setelah perayaan pernikahan demi kesempurnaan hari bahagia tersebut. Nyatanya, malam pertama tidak harus terjadi hari itu juga.

Menurut Pepper Schwartz, Ph.D., seorang profesor sosiologi di University of Washington, banyak pasangan justru terlalu lelah dan tidak punya energi untuk bercinta setelah pesta perayaan pernikahan mereka. Stamina mereka telah terkuras untuk menyalami para tamu dan memastikan acara berjalan dengan sempurna.

Biasanya mereka lebih memilih melepas baju pengantin, membersihkan make-up, mandi dan terlelap tidur. Meskipun terbilang jarang, beberapa pasangan bahkan ada yang menunda berhubungan seks beberapa hari setelah menikah.

6. Mitos: Pasti Bisa Merasakan Orgasme
Wanita tidak selalu bisa merasakan orgasme saat malam pertama. Faktor-faktor yang mempengaruhinya bisa banyak hal, antara lain stres, takut, sakit, dan rasa tidak percaya diri. Hal itu juga diamini oleh beberapa dokter dan pakar seks yang mengatakan, bahwa sebagian besar wanita tidak merasakan orgasme saat bercinta. Dan itu adalah hal yang sangat normal.

Menurut psikolog Dennis Sugrue, orgasme bukan satu-satunya puncak kenikmatan seks bagi wanita, tapi bagaimana dia mengalami kedekatan fisik maupun emosional saat bersama pasangan.

Agar Tidak Sakit Saat Bercinta di Malam Pertama

Ada beberapa wanita yang trauma saat bercinta di malam pertama karena mereka merasakan kesakitan. Bagi Anda yang takut mengalaminya, berikut ini cara yang bisa dilakukan agar seks di malam pengantin terasa menyenangkan.

Dokter kandungan yang juga seksolog, dr. Prima Progestian menyarankan lakukan persiapan mental agar Anda dan suami lebih siap menjalani malam pertama. Persiapan mental ini penting karena ketika hati tenang dan Anda serta suami merasa rileks, bercinta bisa jadi momen yang tak terlupakan.

Selain mempersiapkan mental, Anda juga harus memastikan mendapatkan rangsangan yang cukup dari pasangan sebelum bercinta. Rangsangan ini penting agar Miss. V tidak kering.

"Selama ada arousal, lubrikasi cukup, mungkin malah nggak sakit. Bisa juga sama sekali nggak sakit karena memang cukup lubrikasinya," jelas dr. Prima yang berpraktek di Brawijaya Women and Children Hospital dan RS Muhammadiyah itu saat berbincang dengan wolipop Kamis (31/5/2012).

Wanita sebaiknya juga jangan percaya dengan mitos yang mengatakan malam pertama harus sakit. Mitos tersebut bisa membuat mereka ketakutan sehingga berdampak pada fisik mereka.

"Terjadi kekakuan (pada Miss. V), vaginismus, peneterasi jadi sulit dan malah sakit beneran," ujar dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Rasa sakit yang dialami wanita saat bercinta di malam pertama ini biasanya juga diiringi dengan terjadinya keluarnya darah. Namun seperti dijelaskan di artikel sebelumnya, tidak selalu malam pertama identik dengan keluarnya darah.

Mengenai keluarnya darah ini, dr. Prima menjelaskan, pendarahan bisa terjadi pada wanita dengan Miss. V yang sempit dan tidak mendapat pemanasan cukup. "Akhirnya robekannya luas, pas kena pembuluh darah arteri," jelasnya.

Pendarahan yang terjadi saat malam pertama ini umumnya bisa langsung berhenti dengan segera. Namun itu juga dengan catatan selama wanita tersebut memiliki pembekuan darah yang normal. Wanita yang menderita hemofilia biasanya sulit mengatasi pendarahan ini. Tapi biasanya kelainan hemofilia sudah diketahui sejak anak-anak, sehingga wanita dengan masalah tersebut sudah mempersiapkan diri dengan mengonsumsi obat.

Gagal Bercinta di Malam Pertama, Miss V Pun Perlu Dibotoks

 Pengalaman traumatis bisa membuat seorang wanita gagal bercinta dengan suaminya di malam pengantin mereka. Bahkan ada seorang wanita yang sampai Miss V nya perlu dibotoks pasca tak bisa berhubungan dengan pasangannya.

Malam pertama seharusnya jadi pengalaman yang tak terlupakan. Namun terkadang ada beberapa hal yang mengagalkan momen tersebut. Ada banyak sebab momen bercinta di malam pertama jadi tidak menyenangkan. Salah satunya adalah karena pengalaman traumatis.

Menurut dokter kandungan yang juga seksolog, dr. Prima Progestian, pengalaman traumatis ini bisa membuat wanita takut untuk bercinta di malam pengantin. Pengalaman traumatis ini misalnya karena pernah menjadi korban perkosaan, terancam diperkosa atau incest.

"Proses traumatik ini bisa menimbulkan rasa takut, harus diterapi dulu," jelas dokter yang berpraktek di Brawijaya Women and Children Hospital dan RS Muhammadiyah itu saat berbincang dengan wolipop Kamis (31/5/2012).

Pengalaman traumatik bisa membuat seseorang membentengi diri, sehingga secara otomatis tubuhnya pun menolak untuk bercinta. Mereka yang pernah trauma jadi melindungi dirinya karena khawatir kembali merasakan sakit.

"Mereka melakukan defense secara tidak sadar. Akhirnya mengetatkan kaki, vaginanya kencang. Ini mengganggu proses hubungan, bisa menggagalkan hubungan seksual itu," tutur dr. Prima.

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini pernah memiliki pasien yang mengalami trauma ini. "Sampai perlu dibotoks karena pernah mendapat kekerasan seksual. Dia traumatik sekali. Dibotoks supaya ototnya lemas," ujarnya.

Orang-orang yang punya pengalaman traumatik ini perlu mendapat terapi. "Harus menjalani psikoterapi, proses relaksasasi, hypnotherapy untuk mengatasi rasa takut dia," tandas dr. Prima.

Posisi Bercinta yang Tepat untuk Malam Pertama

 Ada banyak posisi bercinta yang bisa dicoba pasangan. Untuk pengantin baru, posisi manakah yang aman dicoba saat malam pertama?

Dr. Prima Progestian seorang dokter kandungan yang juga seksolog mengatakan sebenarnya semua posisi bercinta dapat dilakukan oleh pengantin baru. Namun biasanya posisi yang paling standar dan bisa dicoba untuk dilakukan adalah misionaris.

"Kalau berbicara budaya timur, lebih cenderung wanitanya ke arah yang pasif, menunggu saja. Jadi posisi misionaris lebih umum," ujar dokter yang berpraktek di Brawijaya Women and Children Hospital dan RS Muhammadiyah, Jakarta Selatan itu saat berbincang dengan wolipop Kamis (31/5/2012).

Ketika bercinta dengan posisi misionaris berarti suami yang akan memegang kendali. Dia yang akan membimbing Anda hingga penetrasi terjadi. Meski suami mengontrol, bukan berarti Anda harus pasrah. Berikan reaksi jika memang apa yang dilakukannya menyakitkannya, misalnya dengan memintanya lebih perlahan.

Selain misionaris, posisi woman on top, menurut dr. Prima juga bisa menjadi pilihan untuk malam pertama. Posisi ini cocok untuk Anda yang memang sudah tahu apa yang harus dilakukan.

"Wanita bisa mengontrol rasa sakit. Misalkan kalau sakit, berarti dia pelan-pelan, lama-lama melebar sendiri," jelas dokter yang cukup aktif ngetweet itu.

Kalau ingin bercinta di malam pertama dengan posisi woman on top, Anda perlu memberitahu suami terlebih dahulu agar lebih sabar. "Kalau nggak sabar, laki-lakinya bisa buru-buru," kata dr. Prima.

Bagaimana dengan posisi lainnya? "Kalau dari posisi samping agak sulit ya. Posisi berdiri juga variasi dari wanita di atas, agak-agak sulit," jawab dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Fantasi Seks Pria & Maknanya

Saat pria berfantasi seks, bukan berarti apa yang difantasikannya benar-benar sesuatu yang diingankan. Fantasi seks hanya sebuah simbol dari apa yang diharapkan dalam sebuah hubungan intim bersama pasangannya, tapi tidak harus selalu terwujud. Ini dia beberapa fantasi seks pria dan makna di baliknya, seperti dilansir Cosmopolitan USA.

1. Bercinta di Tempat Umum
Pria ini suka tantangan dan segala hal yang memicu adrenalin. Dia menginginkan sesi bercinta yang seru dan menikmati saat bisa menunjukkannya kepada orang lain. Entah karena dia bangga dengan tubuh pasangan maupun dirinya sendiri, dia suka jika ada orang yang memerhatikannya.

2. Mengikat Pasangan dengan Tali
Punya fantasi seks seperti disebutkan di atas, bukan berarti dia tipe yang kasar atau sadomasochist. Tali yang mengikat tangan merupakan simbol pengontrolan. Dia ingin jadi pihak yang dominan saat bercinta. Tipe ini ingin punya kuasa dan cara sendiri bagaimana menggoda dan memuaskan pasangannya.

3. Threesome
Apa artinya jika dia punya fantasi seks bercinta dengan dua wanita? Bukan berarti dia benar-benar menginginkan itu, tapi itu tanda kalau dia sangat mengagumi wanita.

"Dia seorang yang suka sensualitas, dia mengagumi wanita dan ingin jadi perhatian di antara para wanita," jelas Gloria Brame, PhD.

4. Guru & Murid
"Fantasi seks ini membawa dia kembali ke saat-saat remaja, di mana gairah seks sedang tinggi dan seks masih merupakan sesuatu yang tabu," ujar Gloria.

Saat wanita berperan jadi guru dan pria muridnya ketika bercinta, wanitalah yang lebih mendominasi. Hal itu dianggap seksi dan membuat pria lebih mudah terangsang.

5. Meniru Adegan di Film Dewasa
Menurut terapis seks Erika Pluhar, PhD, film porno terkadang menjadi cara bagi pria untuk mendapat ide bercinta. Ketika dia tiba-tiba mengajak Anda untuk meniru adegan film dewasa yang ditontonnya, itu berarti dia mencoba membuka dialog tentang apa yang dia sukai dan tidak saat berhubungan seks.

6. Bercinta dengan Selebriti
Sebenarnya tidak ada arti khusus yang tersembunyi ketika pria mempunyai fantasi seks ini. Itu hanyalah ketertarikan fisik semata.

"Selebriti itu menarik, cantik dan gambar mereka tersebar dimana-mana. Alasan yang paling logis kenapa pria berrfantasi dengan mereka semata-mata hanya karena faktor fisik dan seksual," ujar Dr. Pluhar.

Ini Alasan Seks Bisa Membuat Wanita Tampak Lebih Cantik

Anda mungkin telah menghabiskan uang jutaan rupiah untuk perawatan kecantikan setiap bulannya. Tapi jika mendapatkan seks yang teratur, biaya perawatan bisa lebih hemat. Apa hubungannya kecantikan dan seks?

Dikutip dari You Beauty, seks merupakan cara murah dan menyenangkan untuk mempercantik diri. Ini dia empat alasannya!

1. Makeup Alami
Jika mau meluangkan waktu sebentar saja untuk bercinta dengan suami sebelum berangkat kerja, Anda tak perlu banyak-banyak memakai make-up untuk ke kantor. Dengan melakukan hubungan seks minimal 15 menit, pipi Anda akan bersemu merah alami, bibir jadi berwarna lebih pink dan kulit akan terlihat bercahaya. Dan, efeknya bisa bertahan hingga beberapa jam.

"Selama bercinta, Anda jadi gembira, dan pembuluh darah melebar seperti yang terjadi pada penis pria (ketika penetrasi). Aliran darah membuat penis menegang dan warnanya memerah. Hal itu juga yang terjadi pada membran mukosa wanita, sehingga menghasilkan kulit tubuh yang kemerahan dan bercahaya," jelas Dr. Michael Roizen, Chief Wellness Officer di Cleveland Clinic Roizen.

2. Tubuh Lebih Menarik
Bukan dengan seks, lantas tubuh Anda jadi indah berlekuk bak gitar Spanyol dengan seketika. Tapi seks membuat wanita lebih percaya diri sehingga refleksi dari dalam terpancar keluar dan membuat tampilan lebih menarik. Menurut pakar seks Mary Jo Rapini, M.Ed, L.P.C., sesi bercinta yang hebat bisa membuat wanita lebih 'sombong' yang terlihat dari cara berjalan yang penuh percaya diri.

"Ketika saya bertanya kepada para pria: 'Apa hal paling menarik tentang pasangan Anda?' satu dari tiga jawaban terbanyak adalah cara dia bergerak," ujar Mary.

Penjelasan ilmiahnya, setelah bercinta, cara jalan wanita akan semakin feminin. Kepala sedikit terangkat, pinggul mengayun ke kiri dan kanan dan postur tubuh lebih baik (dada membusung, bokong terangkat). Sikap penuh percaya diri itu yang membuat tubuh Anda terlihat menarik.

3. Rambut Tampak Indah
Seks juga berkontribusi pada keindahan rambut. Michael menjelaskan, setiap folikel rambut memiliki pembuluh darah, dan kelancaran aliran darah sangat berpengaruh terhadap kecantikan dalam maupun luar. Peredaran darah semakin lancar, berarti rambut Anda ternutrisi dengan baik. Hasilnya rambut lebih bervolume dan berkilau.

4. Awet Muda
Wanita yang kualitas kehidupan seksnya baik, akan terlihat dua bahkan hingga delapan tahun lebih muda dari usia sebenarnya. Rajin bercinta juga mencegah Anda terkena berbagai penyakit serius.

"Fungsi tubuh Anda juga akan lebih muda, itu efek yang pasti. Seks juga menurunkan risiko terkena penyakit serius, seperti jantung dan kanker," jelas Michael.

Tak hanya itu, seks juga menghindarkan Anda dari depresi, mood yang tidak stabil, keinginan bunuh diri dan gangguan psikologis lain yang bisa menyebabkan perubahan perilaku menjadi negatif.

Sentuhan yang Buat Pria Kaget Bikin Seks Makin Menyenangkan

Gerakan-gerakan yang 'mengagetkan' bisa membuat aktivitas bercinta lebih menyenangkan. Coba lakukan tujuh trik yang dilansir Your Tango ini, untuk menimbulkan 'letupan-letupan' kecil pada hasrat seksualnya. Anda dan pasangan pun bisa mencapai kepuasan seks yang diinginkan.

1. Fokus pada area tubuh yang lapisan kulitnya tipis, karena lebih sensitif terhadap sentuhan. Belai dengan lembut dan perlahan pada paha bagian dalam, lengkungan kaki, lengan bagian dalam atau tulang bahu pasangan untuk menggodanya bermesraan di kamar tidur.

2. Bangkitkan mood bercinta pasangan dengan pijatan kaki. Ketahui titik-titik rangsang pada kaki yang bisa memunculkan rangsangan seksual. Ajak si dia pergi ke tempat refleksi dan rasakan area mana yang paling membuat Anda nyaman ketika disentuh atau ditekan.

3. Bagian tubuh lainnya yang mudah terstimulasi sentuhan adalah telinga. Sentuhan lembut menggunakan tangan atau lidah pada telinga, bisa meningkatkan gairah bercinta dengan seketika, terutama pria. Jangan ragu meraba atau meniup halus telinganya saat Anda berdua sedang nonton TV atau bercengkerama di tempat tidur.

4. Leher juga area sensitif bagi pria maupun wanita, terutama ketika mendapat stimulasi yang tak terduga. Kejutkan pasangan Anda saat dia di dapur atau sedang konsentrasi di depan komputer dengan kecupan di leher dan tulang selangka. Untuk sensasi yang lebih menggairahkan, sebelum mengecup leher pasangan, minumlah dulu teh atau kopi hangat.

5. Beberapa wanita bisa mengalami orgasme hanya dengan stimulasi pada area puting mereka. Ternyata tak hanya wanita, pria juga suka jika putingnya disentuh atau 'dimainkan'. Sayangnya, area paling sensitif ini sering terlupakan. Saat foreplay, coba beri perhatian pada bagian ini dan lihat bagaimana suami Anda bereaksi.

6. Gunakan alat bantu seperti es batu. Gulirkan es batu di beberapa 'zona erotis' si dia seperti bahu, leher, telinga, paha, punggung dan perutnya. Anda juga bisa coba memberinya 'ciuman es'. Oleskan es batu pada bibir sebelum Anda menciumnya. Hawa dingin saat berciuman akan memberi sensasi unik dan berbeda, yang membuat si dia ingin lagi dan lagi.

7. Memberi kehangatan pada area tertentu, bisa meningkatkan kelancaran aliran darah pada tubuh pria. Hal itu bisa membuat kulit si dia lebih sensitif terhadap stimulasi. Coba gosokkan krim atau minyak esensial pada tangan Anda, lalu pijatkan perlahan pada paha bagian dalam dan titik-titik rangsangnya, seperti belakang telinga, punggung, perut dan tulang panggul. Semakin lama Anda memijat, tubuhnya akan semakin hangat dan dan gairah seksualnya pun meningkat.

Pasangan Malas Foreplay? Rayu Si Dia dengan Cara Ini

Dalam urusan bercinta, pria umumnya malas melakukan foreplay dan ingin langsung menuju ke 'hidangan utama'. Sementara wanita, perlu waktu lebih lama dari pria untuk bisa menikmati aktivitas bercinta dengan maksimal.

Bahkan banyak wanita lebih memilih mendapat foreplay yang menyenangkan daripada saat penetrasi maupun orgasme. Karena untuk sebagian wanita, berciuman, berpelukan dan merasa diperhatikan serta disayang pasangan lebih bermakna dalam ketimbang seks itu sendiri. Bagaimana membuat pria agar mau melakukan foreplay dan tidak merasa bosan? Intip triknya, seperti dilansir oleh Askmen.

1. Ajak Nonton Film 
Tidak harus film dewasa atau film porno. Cukup film-film seksi seperti 'Dirty Dancing', 'Body Heat' atau 'Basic Instinct'. Film romantis yang dibumbui adegan bercinta tentu saja bisa membuat gairah seks meningkat dengan cepat. Tak seperti film porno yang menampilkan bagian tubuh vital pria maupun wanita secara vulgar, film bertema seksi sifatnya seduktif. Anda mendapatkan stimulasi visual yang membuat penasaran dan tergoda untuk mencobanya.

2. Membaca Novel dengan Sentuhan Erotis
Hampir setiap wanita suka membaca novel dengan unsur erotis. Kombinasi cerita 'nakal' dengan suara berat pria tentu saja, dengan mudah meningkatkan mood bercinta wanita. Cobalah untuk membeli beberapa novel erotis, minta pasangan membacakannya untuk Anda atau sebaliknya. Dengan begitu, Anda dan pasangan bisa bebas mengimajinasikan susana bercinta seperti yang ditulis dalam buku dengan cara Anda berdua.

3. Berikan Pasangan Pijatan Mesra
Pijatan mesra terkenal sebagai cara foreplay yang paling menyenangkan. Dengan pijatan, Anda bisa mendapatkan dua kenikmatan sekaligus. Selain bisa lebih relaks, permainan jari jemari pasangan tentu bisa membuat Anda juga pasangan lebih bergairah. Lakukan pijatan mesra dengan menstimulasi titik erotisnya seperti di tengkuk leher, telinga, dada, punggung dan pinggul.

4. Saling Menyuapi
Banyak film yang melakukan adegan saling meyuapi pasangan makanan sebelum bercinta. Tidak ada salahnya ikut mencoba. Cobalah membalut jari Anda dengan madu dan biarkan si dia mengulumnya. Selain madu, bisa juga menggunakan stroberi, whipped cream, lelehan cokelat atau pudding.

Tips Bercinta yang Patut Dicoba Wanita di Usia 30-an

 Menurut sebuah survei, wanita umumnya merasa dirinya paling cantik saat menginjak usia 30. Dia lebih mengenal dirinya sendiri dan menghargai setiap pengalaman hidup yang dijalaninya. Survei yang diadakan Willow Water --brand air minum dalam kemasan-- tersebut juga mengungkapkan bahwa 38 persen wanita merasa paling bahagia dan mencapai kesuksesan di awal usia 30-an. Ukuran kebahagiaan bisa dilihat dari pengalaman hidup, keinginan untuk makan dan hidup lebih sehat serta kehidupan percintaan yang lebih memuaskan.

Karena 30 merupakan usia emas bagi para wanita, maka tak lengkap rasanya jika Anda tidak mengeksplorasi pengalaman seks dengan maksimal. Majalah Glamour telah melansir buku berjudul '30 Things Every Woman Should Know by the Time She’s 30', dan kami sajikan tujuh hal tentang seks yang harus dicoba ketika wanita menginjak usia kepala tiga.

1. Bercinta di Tempat 'Terlarang'
Pilih tempat tidak biasa yang membuat Anda merasa sedikit 'nakal'. Bisa di balkon rumah, teras (pastikan pagar rumah tertutup), bawah tangga, koridor, atau bahkan kamar tidur tamu saat Anda menginap di rumah orangtua atau kerabat. Bercinta di tempat selain kamar tidur, akan memicu adrenalin dan membuat Anda maupun pasangan merasa tertantang. Sehingga di usia 30-an, Anda telah melewati hal-hal menarik bersama pasangan.

2. Tahu Cara Membuat Diri Sendiri Orgasme
Tidak ada yang salah dengan mengeksplorasi tubuh sendiri untuk mengetahui, bagian mana saja dari tubuh Anda yang paling 'bereaksi' ketika disentuh atau diberi stimulasi seks. Semakin Anda tahu cara memuaskan diri sendiri, Anda bisa lebih mudah membantu pasangan untuk membuat Anda menikmati setiap sesi bercinta.

3. Menonton Film Dewasa
FIlm-film bertema seks bisa memberi Anda dan pasangan tambahan ide dalam bercinta. Kalian berdua bisa mendapatkan inspirasi baru yang bisa dicoba untuk menambah pengalaman menarik dalam kehidupan seks. Sediakan waktu khusus (pastikan anak-anak sedang keluar atau titipkan sementara di rumah kakek-nenek), putar DVD dan tontonlah bersama pasangan. Untuk meningkatkan mood, nyalakan lilin aromaterapi dan kenakan pakaian seksi. Ketika film selesai, Anda dan suami pun bisa langsung mempraktekkannya di kamar tidur.

4. Katakan yang Anda Inginkan
"Pria bukanlah peramal," ujar Lora Somoza, seorang pakar seks. Jika Anda ingin pasangan mencium lebih lama, melakukan stimulasi di titik-titik rangsang tertentu atau penetrasi secara perlahan, katakan saja padanya. Caranya bisa dengan menggunakan bahasa tubuh atau melalui bahasa verbal yang halus. Percayalah, pria butuh bantuan Anda untuk bisa menyenangkan Anda di tempat tidur.

5. Gunakan 'Borgol Cinta'
Apa yang bisa dilakukan 'borgol cinta' bagi kehidupan seks Anda? Jawabannya, banyak. Salah satunya membangun kepercayaan dan romantisme hubungan suami-istri. Kenapa?

Lora mengatakan, "Membiarkan pasangan mengeksplor tubuh Anda, sementara Anda 'tidak berdaya' dan hanya berbaring dan menikmati sentuhan si dia, bisa menjadi pengalaman seks yang paling menggairahkan."

Ia juga menambahkan, membiarkan seseorang mengontrol penuh saat berhubungan seks bisa membangun kepercayaan antara pasangan dan berdampak baik pada hubungan asmara.

6. Quickie Sex
Seks kilat atau yang biasa disebut 'quickie sex', bisa menjadi variasi bercinta untuk Anda dan pasangan. Hasil survei menunjukkan bahwa kebanyakan dari kita lebih suka berhubungan seks kurang dari 15 menit. Walau berlangsung dengan cepat, bukan berarti quickie sex tidak bisa nikmat dan memuaskan.

7. Melihat Satu Sama Lain Masturbasi
Menurut Lora, pria suka melihat wanita menyentuh dan menstimulasi dirinya sendiri. Tapi bila ingin pengalaman seks Anda lebih menarik saat menginjak usia 30, coba juga melihat pasangan bermasturbasi. Lihat seperti apa cara suami menyentuh dan menggenggam bagian tubuhnya hingga si dia puas. Perhatikan juga seberapa cepat sentuhan itu membuatnya klimaks.

Yang Harus Diperhatikan Saat Quickie Sex Agar Lebih Memuaskan

 Karena sibuk, mungkin Anda dan pasangan tidak punya banyak waktu untuk bercinta. Salah satu alternatif mengatasinya adalah dengan melakukan quickie atau seks kilat.

Walaupun berlangsung cepat, tetap ada hal-hal yang harus diperhatikan agar Anda berdua bisa menikmati quickie sex dengan maksimal. Ini dia tipsnya, seperti dikutip dari Glamour.

1. Bentuk Mindset
Saat quickie sex, terutama di pagi hari, Anda dan pasangan tentunya tidak punya banyak waktu untuk foreplay. Jadi bentuklah mindset yang tepat. Fokuskan pikiran pada fantasi seks yang baik, dan tempatkan diri Anda dalam keadaan itu. Menyentuh diri sendiri akan membantu sesi bercinta ini berlangsung lebih cepat; menyentuh payudara, paha atau bagian tubuh lain yang Anda nikmati ketika menyentuhnya. Menyilangkan dan membuka kaki secara bergantian juga bisa membantu. Gesekan yang terjadi antara paha kanan dan kiri bisa meningkatkan peredaran darah ke area genital Anda, sehingga hasrat bercinta lebih cepat timbul.

2. Jangan Mengkhawatirkan Hal-hal Kecil
Tak perlu merias diri atau memakai pakaian seksi ketika akan quickie sex. Siapa yang akan memerhatikan jika Anda hanya memakai daster atau celana piyama yang kedodoran? Ketika pria ingin bercinta dan waktu yang tersedia sangat singkat, otaknya hanya fokus pada seks. Jadi Anda tak perlu khawatir si dia akan kehilangan hasrat seksnya karena melihat rambut pasangannya berantakan atau mata yang sembab karena baru bangun tidur. Begitu juga Anda, tak perlu berlama-lama fokus pada penampilan si dia, tapi pikirkan cara agar seks kilat ini jadi lebih menyenangkan.

3. Atur Waktu dengan Tepat
Atur waktu ketika Anda masih punya beberapa menit sebelum berangkat kerja. Bukan saat Anda sudah telat ke kantor atau pertemuan dengan klien. Meskipun seks kilat, bukan berarti Anda harus melakukannya dengan terburu-buru karena harus mengerjakan hal lain. Itu justru akan membuat stres dan Anda maupun suami tak bisa menikmati momen bercinta dengan maksimal.

4. Pilih Tempat yang Tidak Biasa
Kita tahu seks tidak hanya bisa dilakukan di tempat tidur. Jadi, kenapa tidak coba quickie sex di tempat lain? Kamar mandi, misalnya, selain menjadi tantangan tersendiri, Anda dan suami pun bisa langsung mandi bersama untuk bersiap ke kantor. Dapur juga tak kalah menantang; lakukan quickie sex setelah atau sebelum sarapan.

5. Kenakan Pakaian
Jangan buang waktu berharga Anda hanya untuk menanggalkan busana. Apalagi bagi sebagian orang, mengenakan pakaian saat bercinta bisa semakin meningkatkan gairah bercinta. Ketika mengenakan pakaian, kontak langsung antara kulit Anda dan pasangan jadi lebih minim. Sehingga saat akhirnya kulit saling bersentuhan, sensasinya lebih menyenangnkan.

6. Tak Harus Orgasme
Orgasme tidak selalu menjadi ukuran apakah seks akan memuaskan atau tidak. Yang terpenting, Anda dan pasangan menikmatinya. Jangan terbebani untuk mencapai orgasme karena akan mengurangi kesenangan saat bercinta. Perlu diingat, meskipun Anda tidak mengalami orgasme pengalaman bercinta pun tetap bisa 'panas'.

Kenapa Pasangan Menikah Harus Bercinta Setidaknya 1 Minggu Sekali?

Seberapa sering Anda bercinta dengan suami? Terapis seks Ian Kerner menyarankan, lebih seringlah menjadwalkan bercinta dalam agenda Anda, setidaknya seminggu sekali. Kenapa?

Saran tersebut diberikan Ian karena ia melihat sekarang ini semakin banyak pasangan yang jarang melakukan aktivitas intim tersebut. Sebagai terapis dia sering mendapati klien yang kini berada dalam pernikahan tanpa seks. Pengalaman Ian itu sejalan dengan hasil laporan CNN yaitu ada 40 juta warga Amerika yang berada dalam pernikahannya tak memiliki kehidupan seks.

Ada berbagai sebab kenapa sekarang ini pasangan semakin jarang bercinta dan akhirnya membuat mereka benar-benar tidak pernah melakukan hubungan intim. Faktor-faktor yang menyebabkan itu di antaranya:

- Stres karena kondisi keuangan.
- Terlalu sibuk dan lelah.
- Efek samping pengobatan sehingga menurunkan gairah.
- Semakin mudahnya mengakses pornografi via internet.
- Makin banyak orang mengalami kegemukan atau gaya hidup tidak sehat lainnya yang menyebabkan turunnya libido.

Berdasarkan pengalaman Ian sebagai terapis, ketika pasangan semakin jarang atau bahkan tidak pernah lagi bercinta, hal itu bisa membuat hubungan pernikahan retak. "Mereka akan jadi mudah marah, tidak dekat, selingkuh dan bisa saja cerai," ujar penulis buku 'She Comes First: the Thinking Man's Guide to Pleasuring a Woman' itu.

"Aku percaya seks itu penting. Itulah yang membuat pasangan tetap dekat dan setiap. Tanpa seks, pasangan hanya menjadi teman baik atau lebih buruknya teman sekamar," tambah pria yang sering tampil di acara seperti Good Morning America, Anderson Cooper (CNN) dan Headline News itu.

Selain apa yang dikatakannya di atas, seks sebenarnya punya banyak manfaat lainnya yang menyenangkan. Inilah alasan yang menurut Ian, kenapa pasangan perlu bercinta setidaknya satu minggu sekali:

- Seks membuat awet muda, melepaskan stres, imunitas meningkat, melepaskan hormon bahagia yaitu endorphis dan pada pria membuat prostat lebih sehat.

- Kehidupan seks yang baik juga bisa membuat Anda menjadi superstar di kantor. Penelitian yang dilakukan antropolog Helen Fisher, Ph.D menunjukkan, orang yang berhubungan seks secara rutin cenderung lebih sukses di kantor. Kenapa bisa demikian? Helen menduga karena seks bisa meningkatkan kepercayaan diri.

Kelebihan & Kekurangan 5 Posisi Bercinta Klasik

 Ada lima posisi bercinta paling klasik dan umum dilakukan pasangan. Masing-masing punya kelebihan sendiri untuk meningkatkan kualitas seks, tapi setiap posisi juga ada kekurangannya. Manakah yang paling sesuai dengan Anda dan pasangan? Simak uraiannya, seperti yang dikutip dari So Feminine.

1. Doggy Style
Gaya ini sesuai untuk quicky sex di pagi hari, ketika Anda tidak sempat gosok gigi dan napas berbau tak sedap. Doggy style juga cocok bagi pasangan yang kurang menyukai terlalu banyak kontak fisik, tidak perlu memandang pasangannya saat bercinta dan wanita hamil.

Kelebihan : Tangan pasangan bisa bebas menyentuh tubuh Anda. Selain itu, posisi ini bagus untuk melatih otot sehingga manfaatnya bisa seperti olahraga.

Kekurangan: Jika Anda tipe yang romantis, doggy style mungkin bukan pilihan karena gaya ini sedikit menyerupai aktivitas seks binatang. Juga karena tidak saling menatap, orang yang mengharapkan keintiman emosional jadi merasa agak kesepian. Masalah yang paling sering dikeluhkan, kadang wanita merasakan sakit karena penetrasi seks yang terlalu dalam.

2. Woman On Top
Bagi wanita yang ingin mengganti ritme seks, maka woman on top adalah posisi yang tepat. Gaya ini cocok bagi wanita yang ingin memiliki kontrol dan dominasi saat bercinta tapi tetap ingin mendapat perhatian dari pasangannya.

Kelebihan : Pria suka jika sesekali wanita yang memegang kontrol dalam bercinta dan menerima 'servis' dari pasangannya tanpa harus berusaha keras. Posisi ini juga baik untuk pria yang ejakulasi terlalu cepat. Posisi wanita yang berada di atas bisa memperlambat orgasme pada pria tanpa mengurangi kenikmatannya.

Kekurangan: Pada beberapa pria, posisi ini membuat mereka gugup karena tidak terbiasa melihat pasangannya yang mengendalikan aktivitas seks. Selain itu, beberapa wanita kadang kurang punya inisiatif; apa yang haru mereka lakukan saat diberi kesempatan untuk 'memimpin'? Sebagian wanita juga khawatir jika tidak melakukannya dengan benar, mereka akan terlihat bodoh. Wanita lainnya tidak suka posisi ini karena membutuhkan usaha dan tenaga ekstra. Jika ingin mencoba woman on top, rajinlah olahraga dan latihan bersama pasangan.

3. Misionaris
Posisi ini diciptakan bagi pasangan yang ingin seluruh tubuhnya berdekatan satu sama lain; pengantin baru yang tidak ingin merusak malam pertama; ingin merasakan sensualitas cinta tanpa harus menghabiskan banyak tenaga. Misionaris ideal untuk mengatur ritme bercinta; dengan penetrasi seks yang cepat maupun lambat.

Kelebihan : Misionaris adalah posisi seks yang paling umum dan menggambarkan hubungan fisik yang paling klasik di antara pasangan. Pria lebih banyak berinisiatif sementara 'lawan mainnya' cukup mengikuti saja. Posisi ini membuat pria merasa jantan, pasangan bisa saling bertatapan dan mendaratkan ciuman mesra saat bercinta.

Kekurangan: Sebenarnya tidak ada masalah dengan posisi misionaris, tapi jika selalu dilakukan setiap bercinta, bisa menimbulkan kebosanan. Akhirnya, seks hanya menjadi sebuah rutinitas. Selain itu bagi pria yang mengalami ejakulasi dini, gaya bercinta ini bisa memperparah keadaan. Posisi ini membuat wanita cenderung pasif saat bercinta, jika dilakukan terlalu sering dan tidak bereksperimen, bisa kehilangan kenikmatan dan kesenangan.

4. Spooning
Pasangan yang tidak terlalu suka gerakan 'akrobatik' atau terlalu lelah tapi tetap ingin berhubungan seks, bisa memilih spooning untuk posisi bercinta. Tak perlu menggunakan banyak tenaga, tapi menghasilkan penetrasi yang lebih dalam.

Kelebihan : Dengan posisi ini, Anda bisa bercinta dengan santai; otot tidak tegang dan sakit. Hal itu karena keduanya bisa bebas saling membelai lembut tubuh pasangan. Posisi spooning juga membuat wanita merasa istimewa karena saat pasangan memeluk dari belakang, dia merasa terlindungi dan dicintai. Tak hanya itu, dengan posisi ini, pria pun bisa jadi lebih bebas menyentuh seluruh tubuh pasangan.

Kekurangan: Ritme seks pada gaya spooning cenderung pelan dan santai, jadi kurang cocok bagi pasangan yang sibuk dan memerlukan waktu cepat untuk bercinta. Selain itu karena posisi wanita yang membelakangi pria, tidak terjadi kontak mata dan bisa menimbulkan kecurigaan apa yang sebenarnya dipikirkan pasangannya saat bercinta.

5. Berdiri
Cocok dilakukan pasangan dengan tinggi badan yang sama dan suka bercinta di tempat-tempat tidak biasa. Misalnya dapur, belakang pintu, koridor atau bawah tangga.

Kelebihan : Posisi berdiri bisa dilakukan di manapun. Lebih dari itu, gaya ini bisa melatih kerja sama dan membangun kepercayaan karena pasangan harus saling menopang agar keduanya tidak jatuh saat bercinta. Memberi pesan agar bisa terus berdiri bersampingan, Anda butuh keseimbangan dalam hidup sehari-hari maupun percintaan.

Kekurangan: Tak banyak bagian tubuh yang bisa distimulasi dengan posisi bercinta ini dan penetrasi pun jarang bisa dilakukan dengan sempurna. Butuh konsentrasi dan ketahanan kaki sehingga performa seks pun bisa menurun jika Anda tidak mahir atau terbiasa melakukannya.
Selasa, 01 Mei 2012

Nafsu Seks Perempuan Lebih Besar ?

Sebagian orang masih menganggap seks sebagai hal tabu dan sering dikaitkan dengan aktivitas orang dewasa yang belum pantas dilakukan orang yang belum menikah. Itulah kenapa kemudian seks menjadi bahan perbincangan yang dilakukan sembunyi-sembunyi.

Akibatnya, seks sering dikaitkan dengan mitos-mitos yang menjadi budaya masyarakat. Semakin sering didengar, semakin dianggap sebagai kebenaran. Padahal, yang namanya mitos belum tentu benar. Dengan pengetahuan seks yang baik (dalam bentuk pendidikan kesehatan reproduksi), mitos-mitos seperti ini sedikit demi sedikit akan hilang ditelan waktu. Nah, mitos apa saja yang sering beredar di masyarakat, berikut penjelasan dr Iwan Setyawan, konsultan seks dari Klinik Curhat, Semarang.


Mitos: Nafsu wanita lebih besar dari pria

Secara umum tidak ada perbedaan dorongan seks antara wanita dan pria, karena secara hormonal mereka mempunyai kadar hormon seks estrogen, progesteron, maupun testoteron yang sama.

Barangkali secara ekspresi, wanita lebih malu untuk menunjukkan nafsu yang muncul, sehingga cenderung "menutupi" dan akhirnya tabungan nafsunya akan dikeluarkan secara meletup-letup pada saat melakukan hubungan seks dengan pasangan. Sebaliknya, pria cenderung lebih ekspresif dan blak-blakan soal seks, sehingga membuat nafsu yang mereka tunjukkan terlihat "biasa-biasa saja".



Mitos: Wanita ras tertentu nafsunya lebih hebat

Nafsu atau dorongan seks yang hebat sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain gizi yang baik, pikiran yang sehat, dan pengaruh lingkungan. Misalnya, seseorang yang sering mengakses sesuatu yang membuatnya terangsang akan meningkatkan dorongan seks lebih cepat dibanding seseorang yang tidak merasa perlu mendapatkan rangsangan-rangsangan seperti itu.


Kalaupun ada ras atau komunitas tertentu yang mempunyai dorongan seks yang tinggi dan kelihatan lebih hebat, pasti karena kebetulan lingkungan mereka sudah terbiasa terstimulus oleh hal-hal yang bersifat erotis, atau karena kebiasaan-kebiasaan yang sering mereka lakukan, seperti olahraga teratur, pola makan seimbang, dan istirahat cukup. Pengetahuan seks yang baik juga sangat menentukan kehebatan seseorang pada saat melakukan hubungan seks.



Mitos: Posisi di atas membuat wanita cepat orgasme

Data yang diperoleh di lapangan menunjukkan sebagian wanita setelah menikah jarang atau bahkan tidak pernah mendapatkan kepuasan seksual atau orgasme, dengan beberapa alasan. Misalnya hubungan seks yang terlalu cepat, kurang variatif, atau karena mood wanita kurang baik pada saat itu.


Salah satu kunci kepuasan seks pada wanita adalah hubungan seks yang menyenangkan dalam posisi yang menguntungkan, di mana wanita memungkinkan bisa menentukan arah penetrasi yang tepat, sehingga kepuasan seks lebih mudah didapatkan. Tidak selalu harus dalam posisi di atas atau woman on top. Posisi apa pun akan tetap mampu menimbulkan orgasme dan bahkan multiple orgasms asal wanita dalam kondisi mood yang baik dan bergairah.


Mitos: Orgasme = G-spot

G-spot adalah titik erotis yang ditemukan oleh Grafenberg pada tahun 1980-an, yang kemudian dianggap sebagai area yang memudahkan seorang wanita mencapai kepuasan seksual (orgasme).


Para ahli menemukan bahwa bagian tersebut ternyata mengandung saraf-saraf yang sangat sensitif, yang apabila terangsang akan membuat wanita mengalami kepuasan luar biasa pada saat hubungan seksual. Padahal, kepuasan seksual wanita sangat banyak faktornya, antara lain mood  yang baik, posisi yang menyenangkan, dan pemanasan yang cukup, tidak hanya dari area G-spot. Tetapi memang, titik G-spot akan sangat membantu wanita mendapatkan orgasme.


Mitos: Vagina kering lebih oke

Mitos seperti ini justru menjerumuskan, karena kondisi vagina yang sangat lembab dengan keasaman tertentu sangat dibutuhkan untuk kenyamanan seseorang pada saat beraktivitas fisik, termasuk aktivitas seksual. Bisa dibayangkan jika vagina dalam keadaan kering, tentu hubungan seks menjadi sangat tidak menyenangkan dan pasti menyakitkan. Maka, tak salah bila dalam hubungan seks wanita membutuhkan pemanasan yang cukup, ditunjang mood yang baik, lubrikasi atau keluarnya cairan pelumas sangat membantu kenyamanan dalam hubungan seks. Coba bayangkan jika hubungan seks dilakukan dalam keadaan vagina kering dan tidak mengeluarkan pelumas....



Mitos: Kehamilan ditentukan oleh orgasme wanita

Beberapa pasangan suami-istri yang sudah sekian lama menikah dan belum punya keturunan menanyakan, apakah gara-gara tidak pernah mencapai orgasme setiap berhubungan seks membuat wanita tidak dapat hamil?


Faktanya, kehamilan tidak ditentukan oleh kepuasan seks, melainkan oleh pembuahan sel telur oleh sperma yang terjadi pada saat masa subur. Mereka berpikir bahwa pada saat orgasme terjadi pengeluaran sel telur yang siap dibuahi, padahal tidak demikian kenyataannya. Orgasme hanya mengeluarkan cairan yang diproduksi oleh kelenjar-kelenjar Bartholini dan tidak mengandung sel telur. Artinya, tidak ada kaitan antara kehamilan dan orgasme seorang wanita.
Sabtu, 28 April 2012

Lima Strategi agar Seks Tahan Lama

Rata-rata seorang pria mampu bertahan 5-10 menit ketika berhubungan seksual dan sekitar 71 persen pria mengaku ingin memiliki daya tahan lebih lama. Gunakan 10 strategi ini agar aksi di ranjang semakin panjang.


1. Latihan olahraga 

Senam kegel merupakan olahraga yang bisa membantu menguatkan otot-otot yang bertanggung jawab pada kontrol ejakulasi. Lakukan latihan ini secara sederhana dengan menghentikan aliran urine kemudian melepaskan, berulang-ulang. Setelah terbiasa, Anda bisa melakukan latihan kegel di mana pun. Kuatkan otot kemudian tahan selama 10 hitungan, lalu lepaskan.


 2. Berhenti memikirkan orgasme 

 Area otak yang bertugas memicu orgasme sangat sensitif begitu Anda mulai memikirkan orgasme saat berhubungan intim. Makin besar perhatian Anda, makin cepat ejakulasi datang. Karena itu, fokuslah pada yang terjadi sekarang, misalnya kulit pasangan yang lembut atau kata-kata mesra yang dibisikannya.


3. Berlatih masturbasi 

Untuk latihan, bayangkan Anda melakukan masturbasi dengan pasangan. Lakukan selama 15 menit dan usahakan Anda tidak mencapai ejakulasi sebelum waktu yang ditentukan.


4. Lakukan penekanan 

Jika gairah terasa makin memuncak, stop dan tekan bagian bawah kepala penis dan fokuskan tekanan pada bagian ureta, saluran yang berada di bawah penis. Tekanan ini akan menghambat aliran darah ke penis dan sementara bisa mengurangi respons ejakulasi.


5. Wanita lebih dulu 

 Bantulah pasangan untuk mencapai orgasme lebih dulu. Ini berarti Anda harus lebih kreatif mencari titik-titik sensitifnya. Cara lain adalah melakukan posisi woman on top karena pada posisi ini biasanya rangsangan pada penis sedikit berkurang. Posisi ini juga membuat si dia lebih cepat mencapai orgasme.
Rumput Liar KAMASUTRA, Lama, Seks, Strategi
Senin, 23 April 2012

Lima Fantasi Seks Aneh yang Dialami Wanita

 








smart-forex-system_com_468x60

Banyak orang baik wanita maupun pria yang sebenarnya punya fantasi seksual yang tidak mampu diutarakan pada pasangannya. Padahal, mewujudkan fantasi bercinta akan makin mewarnai kehidupan seks Anda dan pasangan.

Menurut profesor bidang kandungan dan kebidanan dari College of Physicians and Surgeons dari Columbia University, New York City yang bernama Hilda Hutcherson, MD, mengembangkan fantasi seksual adalah sangat normal  Dia bahkan mengungkapkan lima jenis fantasi seks yang paling sering dialami wanita:


    1. Berhubungan seks dengan pria lain (biasanya selebriti)



Hal ini tidak berarti si wanita tidak puas dengan kehidupan seks si wanita yang sebenarnya. si wanita hanya merasa bergairah dengan pengalaman yang baru. Mungkin ini yang dialami oleh Cut Tari dengan Ariel.


    1. Bercinta dengan dua pria



Jika si wanita membayangkan dirinya tengah berhubungan intim dengan dua pria, artinya si wanita ingin dipuja, dimanjakan, bahkan mungkin diperebutkan. Sementara itu, jika si wanita berfantasi tengah melakukan threesome dengan suami dan wanita lain, menggambarkan suatu konsep seksi bahwa ada wanita lain yang menganggap suami si wanita juga menarik.


    1. Melakukan dominasi



Fantasi semacam ini memungkinkan si wanita terlibat dalam aktivitas seksual yang tabu menurutnya, tetapi tanpa merasa bersalah. Bila si wanita tergolong sebagai wanita yang penurut, maka mendominasi dalam sesi bercinta mengungkapkan hasrat untuk memegang kendali permainan.


    1. Bercinta dengan sesama wanita



Bisakah Anda membayangkan dengan siapa Anda bercinta bila Anda seorang lesbian? Namun, tidak, fantasi bercinta dengan wanita tidak selalu berarti bahwa Anda harus mempertanyakan seksualitas Anda. Hal ini hanya menunjukkan bahwa Anda mengagumi kecantikan atau keseksian wujud wanita, dan bahwa Anda sangat terbuka mengenai kesenangan.


    1. Bercinta dengan pasangan



Apa anehnya berfantasi dengan pasangan kita sendiri? Namun, inilah fantasi paling umum yang dialami wanita. Biasanya Anda akan menginginkan sesuatu yang tak mungkin terjadi dalam aktivitas seksual Anda yang biasanya, dan menurut Anda akan mengulang sensasi saat pertama kalinya berhubungan intim.

"Anda" diatas untuk pembaca wanita, yang mungkin mengalami fantasi ini, Untuk kebenaran dari analisa ini, hanya sang wanita yang tahu, sedangkan pria silahkan dijadikan pengetahuan saja. Oya, bagi wanita jangan lewatkan juga Tips Fellatio Untuk Keharmonisan Suami Istri agar kehidupan seks Anda semakin indah.
Rumput Liar KAMASUTRA, Seks, Wanita

Penyakit Akibat Seks Oral

 








smart-forex-system_com_468x60

Sebelum membaca artikel ini, sebelumnya perlu diingatkan agar membaca dulu tentang Fakta Tentang Oral Sex, agar lebih mendalam dalam memahami. Sekarang saatnya membahas penyakit yang mungkin bisa timbul dari kegiatan nikmat tersebut. Oral seks saat ini sudah seperti hal yang wajib dalam kegiatan kontak seksual, jadi Anda perlu tahu apa saja risikonya, dan apa pula yang harus disiapkan agar risiko menjadi tidak ada atau sedikitnya diminimalkan.

Baiklah langsung saja pada bahasa, penyakit yang kemungkinan menyerang disebabkan kegiatan oral seks ini.

 

Radang Mulut

Seks oral juga dapat menjadi sumber penularan radang mulut bila rongga mulut mengidap suatu penyakit menular seksual. Rongga mulut mungkin mengidap suatu penyakit kelamin kalau melakukan seks oral dengan orang yang sedang mengidap penyakit tersebut. Sebagai contoh, kalau seorang wanita melakukan seks oral terhadap seorang pria yang sedang mengidap gonorea (kencing nanah), maka dapat saja terjadi penularan dari penis ke lapisan mulut bagian dalam atau tenggorok.

Akibatnya wanita itu mengalami radang mulut atau tenggorok karena gonorea. Kalau kemudian wanita itu melakukan seks oral terhadap pria lain yang sehat, pria itu dapat tertular sehingga mengalami gonorea. Namun. kalau rongga mulut tidak mengidap penyakit kelamin, tentu seks oral tidak merupakan sumber penularan. Nah seperti lingkaran setan deh akhirnya.

Kanker Tenggorokan

Beberapa jenis virus yang bisa menyebabkan kanker tenggorokan pada pria atau wanita, dicurigai menular lewat aktivitas seks oral. Dalam sebuah studi yang baru pertama kali dilakukan, para ahli meneliti kaitan antara human papilloma virus (HPV) yang menyebabkan kanker leher rahim dengan kanker oropharyngeal yang menyerang tenggorokan, tonsil dan bagian belakang lidah.

Dulu, banyak disebut orang yang paling rentan terkena kanker tenggorokan adalah mereka yang perokok dan banyak mengkonsumsi alkohol. Namun, rupanya ada faktor lain yang lebih dominan. Orang yang melakukan oral sex berganti-ganti pasangan hingga lebih dari 6 kali mengalami resiko terkena kanker tenggorokan 9 kali lebih tinggi.

Tidak semua orang menikmati seks oral. Banyak yang mencoba dan menyukainya, sementara sebagian lainnya memberikan beberapa komentar. Komentar-komentar ini bisa dibagi ke dalam tiga hal umum. Pertama, bahwa seks oral itu tidak higienis. Alasan kedua adalah karena faktor tabu untuk melakukannya. Ketiga, bahwa seks oral bukanlah ungkapan suatu kejantanan ataupun feminitas. Secara higienis, seks oral baik cairan semen (air mani) maupun cairan vagina sebenarnya tidak berbahaya bagi mereka yang tidak terkena penyakit menular seksual.

Setiap orang harus memastikan bahwa dirinya dan pasangannya dalam berhubungan badan bebas dari penyakit menular seksual sebelum melakukan hubungan seksual. Tidak ada penyakit yang ditularkan melalui seks oral yang tidak bisa ditularkan melalui seks dalam bentuk lainnya, wah banyak banget variasi seks ya?. Jika seseorang mengidap penyakit menular seksual, maka pasangannya kemungkinan akan tertular apapun bentuk hubungan seks yang mereka lakukan. Singkatnya, hubungan seks diantara pasangan yang sehat adalah aman dan bersih.

Untuk memastikannya tentu diperlukan pemeriksaan. Kalau tidak pernah melakukan oral sex dengan wanita penghibur yang mengidap penyakit kelamin, yakinlah bahwa Anda tidak mungkin mengidap penyakit itu. Tidak mudah pula untuk mengetahui tertular tidaknya Anda setelah berhubungan oral karena dampaknya tidak dapat langsung terlihat, melainkan setelah beberapa lama. Jika pacar atau istri hanya pernah melakukan hubungan seksual dengan pria resminya, yakinlah bahwa mereka berdua tidak akan menulari Anda dengan penyakit itu. Kemungkinan terburuk ialah pacar mengalami radang pada rongga mulut atau tenggorokan karena penyakit kelamin. Tentu saja ini baru terjadi kalau dia pernah melakukan seks oral dengan pria yang sedang mengalami penyakit kelamin.

Dr. Ferryal Loetan, seorang pakar seksologi yang berasal bukan dari Indonesia juga mengatakan bahwa oral sex yang dilakukan oleh wanita terhadap pria dapat memungkinkan penularan penyakit di dalam tubuh. Sebab di dalam mulut terdapat banyak air liur. Beberapa kuman maupun bakteri memang ada yang tidak tahan dengan zat-zat yang ada di dalam air liur tersebut namun tidak semuanya karena ada juga yang bisa bertahan. Demikian pula dengan berbagai macam jamur termasuk virus yang sering ada di badan manusia. Dimana yang menerima oral mempunyai penyakit, maka dapat saja menularkan penyakitnya kepada yang memberikan oral. Tapi kalau keduanya sehat maka tidak ada masalah, tancap terus oral sex-nya hooooo.

Hubungan seksual yang sehat tidak akan mengakibatkan penularan penyakit menular seksual. Demikian juga seks oral yang sehat tidak akan menjadi sumber penularan penyakit kelamin. Untuk menghindari tertularnya penyakit, pelaku seks oral dihimbau menggunakan kondom sebagai pengaman. Kini kondom yang diproduksi dibuat bervariasi bahkan dengan berbagai macam rasa seperti jeruk dan strawberry bahkan mungkin ada yang rasa kaldu ayam. Di Amerika Serikat, hampir 90 persen wanita penghibur (WTS, wanita panggilan, wanita pemijat plus-plus dan saudaranya) meminta pasangannya memakai kondom saat berseks oral. Tetapi di Indonesia, langkah ini agaknya belum dilakukan.
Rumput Liar KAMASUTRA, Oral, Penyakit, Seks

Alasan Wanita Suka Berpelukan Setelah Bercinta (Tips Seks Afterplay)

 








smart-forex-system_com_468x60

Setelah bercinta, atau berhubungan intim, wanita (istri) cenderung suka dipeluk oleh pasangannya (suaminya). Hal ini bisa dikatakan disukai oleh hampir 99% wanita yang ada didunia ini, sebenarnya kenapa sih? Anda belum tahu? ikuti saja bahasan berikut. Setidaknya ada tiga alasan wanita suka berpelukan dan kenapa pria harus melakukannya seusai bersenggama.

Selain itu akan diulas pula alasan kenapa wanita sering tidak langsung tidur setelah bercinta, dan apa tips untuk membuat “afterplay” lebih menyenangkan dan apa yang jangan dilakukan dalam “sex afterplay” ini?. OK yuk kita mulai.

Alasan Wanita Suka Berpelukan Setelah Berhubungan Seks

1. Pelukan Menambah Keromantisan

Dilansir askdanandjennifer, wanita ingin merasa dicintai pasangannya setelah bercinta. Wanita ingin tahu kalau dia dikagumi oleh pria yang tidur di sebelahnya, meskipun ia merupakan suami yang akan selalu berada di sampingnya. Hal terindah yang bisa diberikan pria untuk menunjukkan rasa sayangnya setelah bercinta adalah dengan memeluk dan berbisik di telinganya. Perkataan yang diucapkan saat berpelukan itu bagi wanita sangat spesial karena mereka anggap masih bagian dari acara bercinta.

Berpelukan setelah bercinta juga salah satu cara wanita melepaskan emosinya. Mendapatkan orgasme saat berhubungan seks memang sangat memuaskan, namun kepuasaan emosional belum lengkap tanpa adanya keromantisan setelah bercinta.

2. Berpelukan Membantu Wanita Bersiap untuk Seks Selanjutnya

Tidak seperti kebanyakan pria, wanita bisa langsung melanjutkan bercinta setelah istirahat beberapa saat. Wanita bisa mendapatkan orgasmenya berkali-kali. Namun orgasme ini tidak selalu datang setiap mereka bercinta. Terkadang wanita butuh mengisi lagi kekuatan fisik dan emosinya sebelum melanjutkan berhubungan intim di sesi berikutnya.

Menunjukkan kasih sayang dengan menyentuh dan memeluk bisa membuat wanita bergairah lagi. Anggap saja momen berpelukan itu sebagai foreplay untuk sesi seks berikutnya.

3. Berpelukan karena Ingin Bicara

Bagi wanita, berpelukan setelah berhubungan seks bisa juga diartikan kalau dia ingin mengajak bicara atau mengobrol. Wanita terkadang merasa bercinta sama seperti sebuah kencan yang intim sehingga perlu adanya acara mengobrol sebelum dan sesudah seks. Setelah bercinta, wanita biasanya juga akan lebih rileks sehingga obrolan yang akan berlangsung lebih santai.

Kenapa Wanita Cenderung Tidak Tidur Usai Bercinta?

Setelah puas melakukan hubungan seksual, pria cenderung ingin makan, merokok, atau tidur. Sedangkan wanita akan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka (ditemukan bahwa buang air kecil setelah melakukan hubungan seksual dapat mengurangi resiko infeksi pada sistem urinary) atau ingin berbincang-bincang dan memiliki moment yang lebih intim. Kecuali jika mereka memang sudah sangat mengantuk dan dengan cepat tertidur.

Kenyataannya, banyak wanita yang tidak dapat tertidur dengan cepat setelah berhubungan seksual. Abby Spector, seorang kolumnis yang juga lulusan dari studi Feminine sexuality / Gender / Sexuality di Wesleyan University, menemukan beberapa alasan penyebabnya.

  1. Ketika berejakulasi, pria melepaskan hormon pada otak. Ada banyak tipe hormon yang dilepaskan selama proses ejakulasi, seperti prolactin, vasopressin, dan oxytocin. Hormon-hormon inilah yang memberi efek kepuasan, ketenangan, dan mengantuk.

  2. Hampir semua wanita merasa berhasrat lagi setelah mereka terstimulasi secara seksual. Hal ini membuat Anda ingin terus melanjutkan "sesi Anda". Jika hasrat tidak terpenuhi dengan baik, maka Anda akan merasakan energi yang meledak-ledak. Energi seperti ini yang kemudian harus disalurkan, baik dengan membersihkan tubuh Anda di kamar mandi, atau dengan membuka laptop Anda lagi.

  3. Setelah sesi berhubungan seks, pria akan mengalami fase pemulihan yang membuat mereka tidak mungkin lagi berorgasme untuk kedua kalinya. Penis pria akan menjadi sangat sensitif dan stimulasi seksual sebenarnya dapat membuat penis sakit. Proses pemulihan ini tidak ada dalam dunia seks wanita, oleh karena itu wanita cenderung masih bergelora dan siap untuk sesi selanjutnya.

  4. Hubungan seksual yang menimbulkan orgasme lebih umum dialami pria daripada wanita. Belum lagi ketika pasangan Anda telah berejakulasi sedangkan Anda masih berada "di tengah-tengah" klimaks, Anda tidak akan bisa tidur saat itu. Sayangnya, pria tidak menyadari situasi seperti ini, yaitu bahwa wanita memiliki antiklimaks.

  5. Apakah Anda pernah memperhatikan pasangan Anda menjadi bergelora hingga wajahnya berkeringat saat sedang berhubungan seksual? Apakah Anda tidak bertanya-tanya mengapa wanita tidak merasakan tekanan dan perasaan kuat yang sama selama berhubungan? Pria nampak benar-benar harus mengeluarkan energi dibandingkan dengan wanita. Itulah sebabnya mereka mudah tertidur setelah itu.


Lantas apa yang seharusnya para wanita lakukan saat mereka masih memiliki banyak energi setelah berhubungan seksual? Anda bisa mencoba morning sex. Selain tubuh Anda masih segar, setelahnya Anda akan merasa bersemangat untuk memulai hari Anda.

Tips Melakukan Afterplay Seusai Berhubungan Seks

Menurut psikolog dan ahli terapi seks, Joel D. Block, Ph.D sebaiknya sehabis Anda dan suami bercinta lakukan afterplay untuk menghangatkan hubungan. Dengan demikian, hubungan Anda dan suami akan jauh lebih erat dan memicu gairah untuk kembali bercinta. Inilah hal-hal yang bisa Anda lakukan saat afterplay:

Berpelukan

Meskipun ini merupakan hal yang sepele, sebaiknya tahan rasa kantuk Anda dengan berpelukan selama lima menit. Obrolkan hal-hal yang ringan disertai humor, ini akan membuat Anda dan suami merasa lebih dekat dan erat.

“I love You”

Meskipun kata ini sering Anda atau suami ucapkan, tetapi bila diucapkan setelah bercinta dengan penuh perasaan akan membuat suami merasa lebih dicintai oleh Anda.

Ekspresikan pikiran seksual

Inilah saat yang tepat untuk Anda menceritakan fantasi seks yang Anda inginkan. Sampaikan ganjalan pada suami dan bicarakan berdua sehingga interaksi bercinta Anda dan suami lebih maksimal. Jangan lupa tanyakan apakah ada yang menjadi ganjalannya, apakah ia mempunyai pasangan yang sama?

Jangan bawa masalah

Tanpa sadar Anda sering membawa masalah rumah tangga ke tempat tidur karena menganggap suami dalam keadaan yang rileks. Padahal kondisi suami setelah bercinta justru lelah dan menginginkan obrolan yang lebih ringan. Apabila Anda tetap memaksakan untuk membahas, jangan salahkan suami bila ia lebih memilih tidur daripada mendengar permasalahan Anda.
Minggu, 22 April 2012

Hubungan Seks Saat Menstruasi?









 

smart-forex-system_com_468x60

Melakukan hubungan seks disaat perempuan sedang datang bulan ternyata banyak menjadi pertanyaan baik bagi perempuan sendiri maupun laki-laki yang tentu saja partnernya hehe... Dan dalam masalah ini ternyata juga banyak mitos menjadi acuan. Dari semua yang mungkin pernah Anda dengan yang manakah yang benar tentang seks saat menstruasi? Artikel ini mungkin bisa membantu.

Para wanita mungkin sudah tahu bahwa saat sedang menstruasi, hasrat bercinta pun ikut naik. Namun kebanyakan wanita memilih untuk menahan hasratnya hingga periode menstruasi selesai.

Menstruasi Seorang seksolog bernama Lou Paget yang dilansir Redbookmag mengungkap bahwa tak ada salahnya melakukan hubungan seks saat menstruasi. Namun ia menyarankan untuk melakukannya saat masa-masa menstruasi hampir selesai, sehingga tidak banyak lagi darah yang keluar. Eits, namun ini tidak disarankan pada para muslim, karena kata pak ustadz Haram, (Warung Bebas).

Berikut juga beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam melakukan hubungan seks saat menstruasi.

Penyebaran penyakit

Tak bisa dipungkiri lagi, darah yang keluar saat menstruasi adalah darah kotor. Jika Anda mengidap penyakit, penyakit itu juga semakin mudah menyebar lewat darah. Oleh karena itu Lou menyarankan untuk memakai pelindung seperti kondom untuk menghindari penyebaran penyakit.

Bagi Anda yang masih menunda kehamilan, seks saat menstruasi juga tak menjamin 100 persen Anda tak bisa hamil, sehingga memakai alat kontrasepsi masih disarankan.

Pelumas alami

Saat menstruasi, Anda dan pasangan tak perlu melakukan foreplay terlalu lama, karena otomatis vagina wanita dalam keadaan basah. Dari sini, quickie sex sangat mungkin dilakukan.

Orgasme

Hasil penelitian membuktikan bahwa melakukan seks saat menstruasi membuat para wanita lebih mudah mencapai orgasme.

Mengurangi rasa sakit

Bagi Anda yang mengalami rasa sakit saat menstruasi, seks akan membantu menghilangkan rasa sakit tersebut. Hormon yang dikeluarkan saat melakukan hubungan seks akan menjadi obat penahan rasa sakit yang alami.

Kotor

Seks saat menstruasi tentu akan mengotori tempat tidur Anda. Lou menyarankan untuk melapisi kasur dengan handuk berwarna gelap sehingga darah menstruasi tidak mengotori sprei.