Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Pot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pot. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 April 2012

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot tidaklah susah, sama seperti kita memelihara tanaman lainnya. Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot tidak ubahnya seperti kita menanam bunga, dari memilih benih atau bibit bunga, kemudian menyiapkan media tanamnya yaitu wadah plastik (polybag) atau pot dan tanahnya yang dicampur pupuk organik atau pupuk kandang. serta menanam bibit bunga dan merawatnya hingga menghasilkan bunga yang diinginkan. Ikuti Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot yang saya lakukan yang sebelumnya belum pernah menanam cabai rawit tetapi sekarang cabai rawit itu telah berbuah sempurna.

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot yang saya terapkan berawal dari sebuah riset sederhana, di mana ketika kita hidup di perkotaan atau hidup di perumahan yang lahan nya sempit dan terbatas kita bisa melihat berbagai tumbuhan baik tanaman bunga atau tanaman buah jarang sekali diserang penyakit.  Hal ini berbalik 180 derajat ketika saya pulang kampung di mana tanaman apa pun jenisnya pasti akan diserang penyakit, seperti pohon mangga yang tumbuh di samping rumahku di kampung batangnya tidak pernah normal karena diserang hama penggerek batang namanya, jadi batangnya atau dahannya selalu patah dan lama-lama pohonnya kan mati. Kemudian saya memilih tanaman cabai rawit karena buah yang satu ini tidak akan terlepas dari kehidupan manusia, dan harganya kadang-kadang  menjadi isue yang hot sesuai dengan rasanya, intinya tumbuhan ini vital bagi kehidupan saya dan para pencinta gorengan.

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot saya lakukan dalam beberapa tahapan :

  1. Saya membaca beberapa referensi dari internet dan juga melihat video berbagai teknik atau Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot di youtube.

  2. Membeli benih ditoko pertanian, jika kita awam jangan sungkan-sungkan bertanya atau berkonsultasi dengan pemilik kios penjual alat , obat dan benih-benih pertanian, cari benih yang unggul.

  3. Sambil membeli benih kita juga bisa membeli alat-alat yang kita butuhkan seperti plastik polybag untuk penyemaian benih dan penanaman cabai rawit, pupuk anorganik, alat penyemprot hama dan juga obatnya.

  4. Menyemai benih cabai rawit dengan menggunakan polybag yang kecil.

  5. Sambil menunggu bibit cabai rawit berumur sekitar 3 – 6 minggu kita menyiapkan tempat penanaman dalam polybag besar.

  6. Setelah bibit cabai rawit siap tanam, maka kita pasang sanitasi atau cara pengairan menggunakan pipa dan selang yang terhubung dengan bak penampungan air.

  7. Masa perawatan adalah masa yang sangat menyenangkan dan membosankan, karena kita harus rajin menyirami dan juga memberantas hama yang menyerang.

  8. Perawatan Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot dengan proses yang baik akan menghasilkan panen yang maksimal.


Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot bisa anda coba, jika anda mau berhenti membeli cabai yang harganya kadang menguras kantong.

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot tidaklah susah, sama seperti kita memelihara tanaman lainnya. Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot tidak ubahnya seperti kita menanam bunga, dari memilih benih atau bibit bunga, kemudian menyiapkan media tanamnya yaitu wadah plastik (polybag) atau pot dan tanahnya yang dicampur pupuk organik atau pupuk kandang. serta menanam bibit bunga dan merawatnya hingga menghasilkan bunga yang diinginkan. Ikuti Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot yang saya lakukan yang sebelumnya belum pernah menanam cabai rawit tetapi sekarang cabai rawit itu telah berbuah sempurna.

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot yang saya terapkan berawal dari sebuah riset sederhana, di mana ketika kita hidup di perkotaan atau hidup di perumahan yang lahan nya sempit dan terbatas kita bisa melihat berbagai tumbuhan baik tanaman bunga atau tanaman buah jarang sekali diserang penyakit.  Hal ini berbalik 180 derajat ketika saya pulang kampung di mana tanaman apa pun jenisnya pasti akan diserang penyakit, seperti pohon mangga yang tumbuh di samping rumahku di kampung batangnya tidak pernah normal karena diserang hama penggerek batang namanya, jadi batangnya atau dahannya selalu patah dan lama-lama pohonnya kan mati. Kemudian saya memilih tanaman cabai rawit karena buah yang satu ini tidak akan terlepas dari kehidupan manusia, dan harganya kadang-kadang  menjadi isue yang hot sesuai dengan rasanya, intinya tumbuhan ini vital bagi kehidupan saya dan para pencinta gorengan.

Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot saya lakukan dalam beberapa tahapan :

  1. Saya membaca beberapa referensi dari internet dan juga melihat video berbagai teknik atau Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot di youtube.

  2. Membeli benih ditoko pertanian, jika kita awam jangan sungkan-sungkan bertanya atau berkonsultasi dengan pemilik kios penjual alat , obat dan benih-benih pertanian, cari benih yang unggul.

  3. Sambil membeli benih kita juga bisa membeli alat-alat yang kita butuhkan seperti plastik polybag untuk penyemaian benih dan penanaman cabai rawit, pupuk anorganik, alat penyemprot hama dan juga obatnya.

  4. Menyemai benih cabai rawit dengan menggunakan polybag yang kecil.

  5. Sambil menunggu bibit cabai rawit berumur sekitar 3 – 6 minggu kita menyiapkan tempat penanaman dalam polybag besar.

  6. Setelah bibit cabai rawit siap tanam, maka kita pasang sanitasi atau cara pengairan menggunakan pipa dan selang yang terhubung dengan bak penampungan air.

  7. Masa perawatan adalah masa yang sangat menyenangkan dan membosankan, karena kita harus rajin menyirami dan juga memberantas hama yang menyerang.

  8. Perawatan Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot dengan proses yang baik akan menghasilkan panen yang maksimal.


Cara Budidaya Cabai Rawit dalam Polybag atau Pot bisa anda coba, jika anda mau berhenti membeli cabai yang harganya kadang menguras kantong.
Minggu, 22 April 2012

Pot Bambu Yang Menyatu Dengan Alam







Foto: Ist





Seorang ibu mengeluh, rumahnya yang sempit tidak memungkinkan ia menyalurkan hobinya yaitu mengoleksi tanaman hias.

Padahal sebetulnya ia tidak perlu bingung karena masih ada banyak jalan keluarnya. Misalnya menanam tanaman hias dalam pot yang kini tersedia dalam berbagai jenis bahan, ukuran serta warna.

Namun jika Anda menginginkan pot atau wadah yang alami dan menyatu dengan alam, pot dari bambu merupakan salah satu alternatif yang bisa dipilih.

Dengan bahan yang relatif mudah didapat, murah harganya ini, Anda bisa menampilkan sesuatu yang indah dan leluasa menyalurkan hobi bertanam.

Bahan dasar yang diperlukan untuk membuatnya adalah bambu besar yang kerap di sebut bambu betung. Dari sebatang bambu, Anda bisa menciptakan berbagai pot.

Entah yang terbentuk horizontal maupun vertikal. Pot bambu ini bisa diletakkan dengan cara mengantungnya, dipaku ke dinding atau dibuatkan kaki.

Jenis tanaman hias yang tepat untuk mengisi pot bambu ini adalah jenis yang ringan dan kecil. Misalnya suplir, pakis, berbagai jenis tanaman gantung, anggrek dan lainnya.

CARA MEMBUAT

Potong bambu betung di antara ruasnya. Cara memotong adalah sebagai berikut :

- Jika menghendaki bentuk vertikal, lebihkan 1-2 cm dari ruas bambu sebelum memotongnya. Hal ini penting mengingat ruas untuk dasar pot harus lebih tebal.

- Untuk pot berbentuk horizontal, potong bambu tepat di tengah ruasnya.

- Kemudian potongan bambu itu diberi pola (untuk yang vertikal). Untuk yang bentuk horizontal, cukup dilubangi saja.

- Gunakan gergaji kayu dan pahat kayu untuk memotong bambu dan membentuk pot.

- Perlu diperhatikan, untuk pot bambu vertikal, kedalam potnya (untuk tempat tanah) adalah sekitar 20 – 30 cm. Smeentara untuk tanaman anggrek, cukup dengan kedalaman 15 cm.

- Jangan lupa buatkan lubang pembuangan air pada dasar pot.

- Buat lubang kecil untuk memasukkan tali penggantung. Gunakan tali ijuk sebagai penggantung.
Rumput Liar Alam, Bambu, Pot, TAMAN