Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Perawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perawatan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Desember 2012

Usaha Perawatan Anak, Ketelatenan yang Membawa Untung

Perawatan anak di rumah bisa menjadi usaha yang menjanjikan. Anda bisa mendapatakan pengaruh yang positif pada kehidupan anak-anak, dan orang tua dalam komunitas Anda yang merasa aman anak-anak mereka berada di tangan yang tepat, peduli, saat orang tua tidak bersama mereka. Jika Anda memiliki ketulusan dan rasa sayang yang mendalam pada anak-anak dan memiliki kesabaran, baik hati, dan pengertian. Bisnis perawatan anak cocok untuk Anda. Berikut beberapa keuntungan bisnis ini:


1. Permintaan yang meningkat


Permintaan atas perawatan anak menigkat karena ibu dan ayah yang bekerja di luar rumah.


2. Pengaruh emosional


Tahun-tahun awal adalah saat yang penting dalam kehidupan seorang anak. Sebagai penyedia perawatan anak, Anda memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan anak yang Anda asuh. Tinggal di rumah bersama anak Anda. Jenis pekerjaan seperti ini, lebih dari yang lain, menawarkan kemungkinan bagi Anda untuk menikmati waktu di rumah bersama anak-anak Anda saat Anda mengasuh yang lainnya.


Memulai bisnis perawatan anak


Tidak seperti keuntungan yang ditawarkan, bisnis perawatan anak tidak memberikan pendapatan finansial yang besar. Jadi, penting bagi Anda untuk memahami mengapa Anda memulai bisnis ini. Dan tentu saja, harus mencintai anak-anak. Orang tua atau pengasuh yang dikelilingi anak-anak sepanjang waktu memiliki tuntutan yang tinggi. Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki rencana bisnis yang solid sebelum terjun di dalamnya, dan memulainya dengan riset yang mendalam. Berikut adalah beberapa pertanyaan sebagai pertimbangan Anda:


1. Apakah lingkungan Anda mendukung adanya tempat penitipan anak? Dengan kata lain, apakah lingkungan Anda membutuhkannya?


2. Apakah Anda bisa mengenakan biaya yang layak agar bisnis ini menguntungkan (atau setidaknya stabil secara finansial). Berapa ‘biaya’ yang akan dikenakan per anak?


3. Apakah orang tua di lingkungan Anda mencari tempat penitipan anak? Wawancara orang tua di lingkungan Anda dan cari tahu apa yang mereka butuhkan. Keunikan apa yang mereka inginkan dari Anda sebagai pengasuh?


4. Perubahan apa yang Anda buat untuk merubah rumah dan halaman Anda untuk bisnis ini? Dampak apa yang akan ditimbulkan bisnis ini terhadap kehidupan keluarga Anda?


5. Peraturan apa saja yang ditetapkan oleh pemerintah setempat? Anda akan membutuhkan berbagai persyaratan untuk pengasuhan/rasio anak, tata ruang interior dan eksterior untuk tiap anak, gizi, dan perizinan.


6. Pengeluaran apa saja yang dibutuhkan? Seperti kebanyakan bisnis lainnya, Anda membutuhkan perencanaan bisnis yang memperhitungkan pendapatan dan pengeluaran secara spesifik.


7. Apa filosofi penitipan Anda? Bagaimana Anda menerapkan disiplin? Anda akan membutuhkan kebijakan dan prosedur manual yang solid dan tertulis sebelum Anda membuka usaha.


8. Jam berapa Anda akan mulai membukanya? Apa yang akan Anda lakukan pada anak-anak jika orang tua terlambat menjemputnya?


9. Menu makanan yang bagaimana yang akan disajikan? Jenis kudapan apa yang akan Anda berikan dan kapan?


10. Bagaimana rutinitas harian Anda? Kurikulum pra-sekolah yang bagaimana yang Anda tawarkan? Pikirkan mulai sekarang kegiatan belajar yang memungkinkan, kunjungan lapangan, dan tamu khusus.


11. Apakah Anda memiliki sertifikat ketrampilan khusus? Terlepas dari apakah ini peraturan pemerintah, Anda akan membutuhkan sertifikat ketrampilan khusus dan pengetahuan pertolongan pertama sehingga Anda memiliki bekal untuk mengatasi apapun yang mungkin terjadi saat mengasuh anak-anak.


12. Asuransi apa yang Anda butuhkan? Menanyakan pertanggung-jawaban asuransi, serta perubahan asuransi kepemilikan rumah (untuk kejadian yang mungkin terjadi pada properti Anda)


13. Bagaimana Anda akan memasarkan bisnis ini? Biasanya, bisnis ini tidak membutuhkan banyak kegiatan pemasaran. Hal ini dikarenakan besarnya permintaan atas tempat perawatan yang berkwalitas. Dan bagi beberapa tetangga dan kenalannya adalah prospek terpenting Anda karena biasanya berita dari mulut ke mulut sudah memadai. Namun, membuat brosur profesional yang memberikan informasi filosofi, kurikulum, jadwal, dan biaya perawatan juga merupakan ide yang bagus.


14. Dengan cara bagaimana Anda bisa menstruktur bisnis Anda? Sebelum Anda memulai bisnis perawatan anak, pikirkan semua kemungkinan yang terkait dalam industri anak-anak. Misalnya, di kota saya ada jasa pengasuhan yang terkenal dimana pengasuh bisa datang ke rumah atau hotel dimana turis menginap. Terakhir saya cek, biaya yang dikenakan per jam dengan minimum 3 jam. Atau menyediakan penitipan anak saat tempat yang lain sulit ditemukan (misalnya, sore hari dan akhir pekan). Jika Anda menemukan ceruk yang spesifik dan mengisinya, Anda bisa mengenakan biaya yang lebih per jamnya.


Jika ini sulit Anda lakukan, Anda bisa membuat persiapan yang terpenting dahulu: formulir, kebijakan dan prosedur, contoh business plan, serta formulir lain yang Anda butuhkan tapi belum terpikirkan sebelumnya. Tidak ada kenikmatan lain selain memiliki bisnis sendiri. Nikmati proses persiapan dan membuat bisnis Anda sendiri!


 


 


 


 


 


Sumber artikel: pengusahamuslim.com dan redaksi


Sumber gambar: colourbox.com

Rabu, 25 Juli 2012

Tips Merancang Taman Yang Minim Perawatan

Taman merupakan ruang untuk memberi kesegaran dan tempat bersantai bagi Anda dan keluarga. Jangan sampai kehadiran taman malah membuat Anda merasa terbebani karena gaya taman kurang sesuai atau tanaman ternyata butuh perawatan ekstra atau sulit dipelihara.

jika waktu untuk merawat taman sangat sedikit, coba pertimbangkan untuk membuat low maintenance garden. Ini adalah taman dimana Anda hanya perlu meluangkan sedikit waktu dalam merawat taman.

Dengan taman yang minim perawatan, Anda juga bisa pergi berlibur dalam waktu seminggu atau lebih tanpa khawatir taman akan rusak. Berikut beberapa tips merancang taman apik minim perawatan.

Taman Minim Perawatan1 Gunakan kerikil dan bebatuan
Taman minim perawatan seringkali dikreasi dengan menggunakan aneka kerikil, bebatuan, atau batu koral. Perpaduan batu dan kerikit yang ditata menurut alur tertentu ataupun disusun acak bisa mengurangi intensitas Anda memelihara tanaman. Penataan kerikil dan bebatuan ini bisa dipadukan dengan tatanan steppingstone.Masalah yang kerap muncul jika kerikil ditata cukup padat yaitu tumbuhnya rumput liar atau gulma.

Solusinya, pasang weed block di atas tanah, lalu kerikil ditetakkan di atasnya. Selanjut�nya antara bagian lahan yang jadi tempat untuk meletakkan kerikil dengan yang diisi tanaman dibatasi plastik tebal.Tujuannya untuk mencegah agar rumput liar tidak tumbuh semakin banyak.

2 Tanaman law maintenance
Prinsipnya, jika tanaman ditanam di wilayah yang cocok untuk tempat tumbuhnya maka perawatan yang dibutuhkan tak terlalu rumit. Karenanya, tanaman yang dipilih perlu disesuaikan dengan kondisi iklim atau cuaca dimana taman Anda berada.

Tanaman tahan kering semisal aloevera, adenium, atau sukulen lain termasuk minim perawatan dan cocok berpadu dengan beragam bebatuan atau kerikil. Sebagai border, Anda bisa memilih tanaman semisal iris, atau tehtehan. Untuk penutup tanah bisa digunakan rumput gajah mini yang cocok ditanam di area panas, sementara untuk wilayah yang agak teduh bisa dipilih kucai.

3 Gunakan rumput
Memenuhi taman atau area terbuka dengan rumput juga merupakan pilihan agar taman tak terlalu butuh perawatan intensif. Cukup siram tiap hari agar rumput selalu hijau. Pemupukan juga cukup dilakukan tiga bulan sekali. Guna mengurangi kesan monoton di rerumputan, Anda bisa membuat gravel bed di lahan berumput itu.

Caranya, pertama tandai area untuk gravel bed sesuai bentuk yang diinginkan. Misalnya kotak, oval, atau lingkar�an. Lalu gali tanah sesuai bentuk yang sudah dibuat itu. Letakkan kerikil di dalam gravel bed itu. Bila pertu tambahkan bebatuan atau sedikit tanaman untuk mempercantik.

Taman Minim Perawatan4 Bermain desain di lantai
Memberi ruang lebih banyak untuk perkerasan di lantai taman juga bisa mengurangi perawatan taman. Jika taman terletak di luar rumah yang mudah terpapar hujan, sebaiknya buat desain lantai yang masih bisa untuk meresapkan air.

Agar perkerasan tetap bisa berfungsi untuk meresapkan air, pilih bahan yang sesuai. Misalnya paving blok. Bermain desain dengan paving bisa dilakukan dengan menata pola paving. Contoh pola paving yang bisa digunakan antara lain herringbone, stretcherbond, atau basket weave. Bermain desain juga bisa dilakukan dengan memilih bentuk dan warna pa-ving yang berbeda.

Desain lantai taman juga bisa dipilih dari tatanan kayu atau deck. Jika kayu yang dipilih sesuai dan dilapisi bahan yang bisa membuatnya awet, deck kayu itu bisa tampil menarik dan tahan lama.

5 Beri dekoran di dinding
Memberikan lebih banyak sentuhan hard material memang bisa membuat taman minim perawatan karena mengurangi intensitas pemeliharaan tanaman.Tapi, seringkali minimnya tanaman bisa membuat taman terkesan monoton.

Untuk menguranginya, Anda bisa memberikan sentuhan dekoratif pada dinding taman. Misalnya dengan memberi “jendela” pada dinding taman. Jendela itu memungkinkan Anda punya view untuk melihat bagian luar taman. Bisa ping dengan menghadirkan patung atau sculpture di tembok taman sebagai focal point, lalu dibuat dekoran dinding sebagai bingkai focal point itu. Memasang ukiran batu paras di dinding juga bisa mempercantik taman. Anda juga bisa membuat dekoran dinding dengan tatanan batu tempel atau batu garut dengan warna yang berbeda-beda.

6 Susun tanaman dalam pot
Tatanan pot-pot berisi tanaman bisa digunakan untuk menampilkan taman yang minim perawatan. Taman pot yang ditata secara apik pun bisa memberi kesegaran di rumah Anda. Selain ragam tanaman yang digunakan bisa bermacam-macam, Anda juga bisa dengan mudah mengganti penataan agar tak bosan.

Beraneka ukuran pot memungkinkan Anda berkreasi dengan peletakan yang sesuai. Misalnya menampilkan pot kecil berisi tanaman di dekat jendela, atau menata di dekat tangga pintu masuk rumah, dan sebagainya. Tapi, Anda perlu memilih tanaman yang cocok ditanam dalam pot. Jika tanaman bisa tumbuh membesar, Anda bisa mengendalikan pertumbuhannya dengan pemangkasan rutin.

Pemangkasan tajuk bisa mengendalikan pertumbuhan akar. Selain menggunakan pot-pot, taman minim perawatan juga bisa didesain dengan membuat container dari tatanan bata ekspos atau semen. Bentuknya bermacam-macam, misalnya lingkaran, persegi, segitiga, dan sebagainya. Container berisi tanaman ini bisa dipadukan dengan tatanan hard�material taman yang sesuai. Dengan menggunakan container Anda bisa berfokus untuk memelihara tanaman dengan lebih mudah.