Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label PELUANG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PELUANG. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Desember 2012

Peluang Usaha Cucian Motor dan Mobil

Banyak sekali jenis usaha yang bisa Anda geluti, mulai dari yang modal pas-pasan hingga dengan dukungan modal skala besar. Bagi Anda yang menyukai dunia otomotif tidak ada salahnya untuk mencoba membuka usaha tempat pencucian (steam) motor atau mobil. Jenis usaha ini cukup menggiurkan mengingat perkembangan mobil atau motor sangat meningingkat signifikan seiring menggeliatnya daya beli masyarakat. Dengan relatif modal yang tidak begitu besar, Anda sudah bisa membuka usaha cucian motor dan mobil. Berikut hal yang harus diperhatikan dalam membuka usaha steam(cucian) motor atau mobil, yaitu:


1. Lokasi


Menentukan lokasi tempat cucian motor atau mobil adalah salah satu point penting yang sangat menentukan kelangsungan usaha Anda akan berhasil atau tidak. Biasanya, lokasi strategis yang kerap dicari konsumen adalah bersebelahan dengan pom bensin (SPBU), bengkel, atau berdekatan dengan pusat perbelanjaan. Meski demikian, tak jarang lokasi steam juga laku di kawasan permukiman. Konsumen akan mencari lokasi yang cenderung besar.


2. Kombinasikan dengan Resto


Agar konsumen tidak bosan selama menunggu mobil atau motornya dicuci, Anda bisa membuka usaha sampingan di tempat pencucian, sepeti berjualan minuman atau makanan ringan seperti mi rebus atau roti bakar. Dengan demikian, konsumen merasa betah saat menunggu mobilnya.


3. Air


Air menjadi media utama dalam dalam proses cuci motor atau mobil. Perhatikan kondisi air yang digunakan, apakah terlihat keruh atau kotor dan berpasir? Jika salah satu kriteria tadi ada pada air tersebut, maka tidak disarankan digunakan untuk mencuci motor atau cuci mobil. Tanpa disadari bahwa air yang keruh juga mengandung kotoran walaupun sangat halus. Lama kelamaan kotoran akan mengendap dan akan “menimbun” di motor atau mobil kita. Hal ini bisa kita lihat indikasinya pada body yang cenderung semakin lama semakin kusam dan buram.


4. Peralatan Mencuci


Umumnya peralatan yang banyak digunakan adalah compressor atau steam wash. Namun jika kita mencuci dirumah atau ditempat tinggal sendiri biasanya cukup dengan alat-alat lap kain halus (misalnya bekas kaos dalam atau kanebo, ember, selang air, sikat dan sabun. Namun ada juga yang memiliki alatmesin pencucian motor dan mobil sendiri. Biasanya ukuran daya paling kecil sampai 600 watt, dan tentunya daya semprotnya juga nggak terlalu tinggi. Namun salah satu kelemahan alat ini adalah  harus disambungkan dengan kran dimana airnya berasal dari bak penampungan. Di sisi lain, tempat airnya harus lebih tinggi dari lokasi pencucian mobil atau motor, supaya tekanan air lebih besar.


5. Cara Mencuci


Pencucian motor atau mobil yang baik dimulai dari bagian bawah ke atas, mulai dengan membasahi seluruh permukaan motor dan dilanjutkan dengan menggosok bagian kaki dan bagian mesin. Baru setelah itu cuci bagian tangki dan lampu. Untuk proses mengeringkan, mulailah dari bagian atas turun ke bagian bawah, dengan tujuan bagian yang sudah kering tidak kena air lagi sewaktu mengelap bagian atas.


 


 


 


 


Sumber artikel: ciputraentrepreneurship.com dan redaksi


Sumber gambar: anneahira.com

Peluang Usaha Produk Kerajinan Kulit Asli

Kawasan Manding Bantul Yogyakarta, telah banyak dikenal orang sebagai sentra kerajinan kulit di Yogyakarta. Namun, produksi kerajinan yang biasa terbuat dari kulit kambing dan domba tersebut sebenarnya tersebar diberbagai lokasi kota Yogyakarta. Salah satu pengusaha yang masih eksis menjalankan produksi kerajinan kulit disalah satu sudut kampung Jagan Banyudono Canden Jetis Bantul adalah Bapak Sarno (43). Mengusung merek Paris Leather sebagai nama usahanya, Pak Sarno mengawali bisnis kerajinan kulit tersebut pada tahun 1992.


Pria asli Wonosari itu berujar jika awal mula menjalankan usaha kerajinan kulit dirinya lebih fokus dalam pembuatan tas pinggang. “Saat itu, produk tas pinggang cukup populer, sehingga saya ikut terjun menekuni pembuatan tas pinggang dengan menggunakan Paris Leather sebagai mereknya,” jelas Pak Sarno kepada tim liputan bisnisUKM. Ketika pertama kali menjalankan usaha, beliau berhasil mengajak masyarakat sekitar yang mayoritas berprofesi sebagai buruh bangunan untuk dilatih menjadi pengrajin kulit. Usaha Pak Sarno tidak sia-sia, karena beberapa tenaga produksi yang pertama kali ikut dengannya saat ini sukses membangun bisnis kerajinan kulit sendiri.


Setelah berjalan beberapa waktu, Pak Sarno mengalihkan fokus produksinya ke proses penyamakan kulit sekitar tahun 1996. “Penyamakan kulit secara sederhana artinya mengolah kulit mentah menjadi kulit jadi yang siap untuk diproduksi,” terangnya. Lembaran kulit hasil produksinya kemudian dipasarkan ke Bali dan beberapa produsen kerajinan kulit lokal Jogja. Namun tragedi bom Bali 2002 memberikan efek pemasaran ke Pulau Dewata menjadi sepi. Kondisi tersebut menuntut Pak Sarno berfikir keras untuk mencari pasar potensial lain demi mempertahankan usahanya.


Berbekal ketekunan dan optimisme tinggi, Pak Sarno kemudian mengembangkan inovasi produk buatannya dengan membuat tas kulit, dompet kulit, dan jaket kulit. Hasil inovasinya itu ternyata banyak diminati pasar yang mayoritas kalangan menengah ke atas. “Respon pasar yang sangat baik membuat saya semakin tertantang untuk meningkatkan kualitas dan memperbanyak inovasi produk,” imbuh suami Ibu Suratmi tersebut. Alhasil, dengan ide dan desain yang didapatkan dari berbagai sumber (internet dan survey pasar), Pak Sarno mampu mengembangkan beragam model dan jenis jaket kulit, dompet kulit, dan tas kulit.


Pak Sarno mengakui jika produk hasil ciptaannya konsisten menggunakan bahan dasar kulit asli. “Saya menggunakan kulit Kambing Jawa dan domba, serta beberapa kulit sisa ekspor yang kami peroleh dari Semarang, Garut, dan Jogja sendiri,” imbuhnya. Bahan kulit yang berwujud lembaran (1 feet) berukuran (30 x 30) cm dibeli dengan harga Rp 10.000,00-Rp 24.000,00/ feet. Dalam sekali produksi, Pak Sarno bisa menghabiskan puluhan feet bahan baku kulit tersebut. “Untuk membuat jaket kulit seperti ini (jaket ukuran XL), bisa menghabiskan 34 feet bahan baku kulit,” jelas Pak Sarno. Dengan didukung 4 buah mesin jahit, 1 buah mesin seset, dan compressor, Pak Sarno mengaku mampu menghasilkan 8 buah jaket per minggu, sementara untuk produk yang lain (dompet dan tas) dibuat sesuai kebutuhan dan pesanan.


Dibantu 5 orang tenaga produksinya, saat ini Paris Leather secara rutin memproduksi kerajinan kulit untuk kemudian dipasarkan ke Sentra Kerajinan Kulit Manding. “Saya memasok produk kerajinan kulit ke Manding yang menjadi lokasi pemasaran tetap Paris Leather,” tambah bapak dua orang putra tersebut.


Harga produk kerajinan kulit Paris Leather yang didominasi jaket sangat bervariasi. “Jaket kulit harganya Rp 500.000,00-Rp 1.500.000,00/pcs untuk tas kulit sekitar Rp 350.000,00/pcs dan dompet kulit harganya Rp 40.000,00-Rp 100.000,00/pcs, semuanya tergantung kualitas dan masaknya bahan,” imbuhnya. Dengan harga yang seperti itu, Pak Sarno mengaku dalam sebulan bisa menghasilkan omzet 100 juta Rupiah dengan keuntungan 25%.


Selain pasang surut usaha yang dijalaninya, Pak Sarno juga pernah mengalami vakum produksi pada saat terjadinya gempa Jogja 2006 silam. “Saat itu hampir 8 bulan saya tidak berproduksi karena rumah rusak parah dan masih fokus memulihkan trauma yang luar biasa, “ terang Pak Sarno. Namun berkat dorongan dari keluarga, Pak Sarno kembali bangkit menekuni produksi kerajinan tersebut sampai saat ini.


Tips dan Trik Membedakan Kulit Asli


Pak Sarno juga tidak segan membagi ilmu cara membedakan kulit asli dan imitasi, yaitu:



  1. Jika permukaan kulit terasa lengket dan kesat, berarti kulit tersebut imitasi. Sementara   untuk kulit asli permukaannya licin dan halus.

  2. Pada kulit imitasi, biasanya tercium bau karet atau vinyil.

  3. Kulit asli memiliki satu lapisan saja, sementara untuk kulit imitasi biasanya terdiri dari tiga lapisan.

  4. Jika digunakan, produk jaket kulit asli tidak akan menyebabkan kepanasan, dan dapat menghangkatkan kita ketika cuaca sedang dingin.


Sambil bergurau beliau juga berujar,” kalau ingin mudahnya, bisa menggunakan korek api, kulit dibakar, kalau kulit asli hanya akan mengerut, sementara untuk kulit imitasi biasanya akan meleleh”. Di akhir wawancaranya, Pak Sarno memiliki harapan dalam waktu dekat bisa memiliki workshop sendiri di pinggir jalan raya. Menurutnya, dengan memiliki workshop yang ada di pinggir jalan, maka proses pemasarannya akan lebih mudah dan bisa dijangkau semua pihak.


 


 


 


Sumber artikel: usaha.co dan redaksi


Sumber gambar: bandung.olx.co.id

Menjajal Peluang Bisnis Spa Anak


Sama halnya dengan orang dewasa, bayi dan balita juga membutuhkan program perawatan tubuh, seperti spa dan pijat. Hal ini penting untuk mengembalikan kesegaran tubuh si buah hati.


Ini pula yang membuat ceruk bisnis salon dan perawatan anak terus mengembang. Salah satu pemainnya adalah Rina Laurentie yang mengusung brand RH Baby & Mommy Spa Treatment di Tangerang, Banten.


Selain bayi dan balita, RH Baby & Mommy Spa juga menyediakan layanan perawatan bagi ibu. Paket layanannya antara lain hydrotherapy, organic massage, lulur, masker, perawatan rambut, hingga perawatan kuku.


Tarif layanan dibanderol mulai harga Rp 20.000 sampai Rp 1,75 juta. Berdiri Agustus 2011, RH Baby & Mommy Spa resmi menawarkan kemitraan pada Juni 2012. Saat ini, sudah ada lima gerai RH Baby & Mommy Spa di Tangerang, Jakarta, Makassar, dan Kendari, Sulawesi Tengah. Dari lima gerai itu, dua di antaranya milik pusat dan tiga lainnya milik mitra.


RH Baby & Mommy Spa menawarkan kemitraan dengan kategori standar dan premium. “Perbedaannya dari desain layout tempat serta jenis peralatan treatment, sehingga berpengaruh juga pada harga treatment,” kata Rina.


Paket kategori standar terbagi menjadi tiga. Pertama, paket salon kids dan spa baby senilai Rp 380 juta. Jasa yang disediakan khusus untuk anak dengan estimasi omzet sebesar Rp 40 juta sebulan.


Kedua, paket spa baby & mommy treatment dengan harga Rp 400 juta. Paket ini sudah termasuk layanan perawatan bagi ibu. Namun, belum termasuk salon bagi balita. Omzet paket ini diharapkan Rp 45 juta per bulan.


Ketiga, paket baby & mommy spa treatment. Paket ini menyediakan seluruh treatment yang dimiliki RH. Harga paket sebesar Rp 450 juta dengan proyeksi omzet sebesar Rp 55 juta per bulan.


Dalam kerjasama ini, mitra mendapat desain dan seluruh peralatan sesuai paket, sistem transaksi RH, dan bahan baku. Pusat juga menyediakan staf yang telah lulus training, dukungan periklanan, dan quality control.


Untuk kategori paket premium, ada tiga pilihan. Pertama, paket salon kids dan spa baby senilai Rp 850 juta, dengan estimasi omzet Rp 80 juta per bulan. Kedua, paket Spa Baby & Mommy Treatment senilai Rp 1 miliar dengan estimasi omzet sebesar Rp 90 juta per bulan.


Terakhir, paket Baby & Mommy Spa Treatment senilai Rp 1,25 miliar dengan estimasi omzet Rp 120 juta per bulan. Fasilitas yang diperoleh sama dengan kategori standar, tapi dekorasi tempat serta peralatan treatment lebih lengkap dengan kualitas lebih baik.


Rina bilang, laba bersih seluruh paket 50% dari omzet. “Diharapkan, seluruh paket bisa balik modal dalam 18 bulan-24 bulan,” jelas Rina.


Syarat menjadi mitra adalah menyediakan tempat seluas 270 meter persegi, bisa berbentuk ruko tiga lantai. Semua paket memiliki masa kerjasama tiga tahun.Setelahnya, mitra perlu memperpanjang dengan biaya 20% dari harga paket awal. Setiap bulan, ada royaly fee 5% dari omzet.


Kelebihan RH, menurut Rina, ada pada penyediaan tenaga staf terlatih dari pusat. Dengan begitu, mitra tidak perlu repot lagi mencari staf. “Desain gerai kami juga disesuaikan dengan budget mitra. Karena itu, kami ada banyak pilihan paket,” ujarnya.


Pengamat waralaba dari Franchise Technology Consulting, Utomo Njoto menilai, bisnis spa dan salon khusus balita dan ibu gampang-gampang susah. Pasalnya, kebutuhan untuk perawatan bayi dan ibu yang baru melahirkan adalah kebutuhan yang kesekian. “Yang mencari pelayanan ini hanya masyarakat kelas menengah,” ujarnya.


Agar bisnis ini maju, Utomo menyarankan agar pelayanan yang diberikan benar-benar spesifik untuk kebutuhan balita. Selain itu, perlu tenaga profesional yang benar-benar menguasai spa khusus balita.


Utomo juga menyarankan, agar RH Baby & Mommy Spa membuka enam gerai milik sendiri, seperti paket-paket yang ditawarkan. “Gerai itu bisa dijadikan contoh bagi calon mitra,” ujarnya. 


 

Selasa, 01 Mei 2012

Peluang Usaha Bisnis Aquascape

Aquarium jika ditata dengan rapi di beri tanaman yang indah di dalamnya dan juga di beri berbagai ikan hias baik ikan hias air tawar maupun ikan hias air laut pasti sangat indah di pandang mata dan menjadi daya tarik tersendiri. Aquascaping adalah sebuah istilah yang sudah tidak asing lagi bagi para penggemar ikan hias.

Sebuah survey ada yang memberi pernyataan bahwa aquascaping adalah sebuah hobi yang masuk dalam dalam urutan kedua setelah fotografi. Terbukti di seluruh dunia saat ini perkembangan pasar dan pembuatan aquarium terus meningkat termasuk juga di Indonesia.

Aquascaping di bagi menjadi dua macam kategori yaitu kategori aquascaping air tawar dan aquascaping air laut. Banyak yang mengatakan bahwa aquascaping air laut lebih sulit dibandingkan dengan aquascaping air tawar. Walaupun begitu bukan berarti aquascaping air tawar mudah di lakukan tapi tetap memerlukan keseriusan dan kesabaran dalam mempelajarinya agar menjadi sebuah aquarium dengan miniatur ekosistem yang natural dan bisa menuruti keinginan pasar.

Internet adalah salah satu media yang bisa di gunakan untuk memperkaya informasi seputar aquascaping ini. Misalnya melalui forum online yang di situ banyak membahas tentang aquascaping dan cara budidaya ikan hias. Buku panduan khusus aquascaping juga harus anda punya jika memang anda tertarik untuk mendalami bisnis aquascaping ini.

Ada tiga macam yang berhubungan dengan Peluang Usaha Bisnis Aquascape.

1. Jasa set up aquasscape, yaitu menjual produk jadi mulai dari desain, pemilihan jenis tanaman dan ikannya, sampai pemasangan di aquarium.
2. Budidaya ikan dan tanamannya.
3. Menjual ikan, tanaman, peralatan, dan pakan.

Pangsa pasar bisnis aquascape ini perkantoran, restoran dan rumah pribadi. Harga jual satu set aquarium berfariasi ada yang dipatok dengan harga Rp 500.000 hingga Rp.8.000.000. Sejalan dengan gairah masyarakat yang semakin menghargai estetika dalam seni bangunan, sekarang semakin banyak orang menggunakan jasa arsitek untuk mendapat desain rumah yang indah. Dekorasi mendapat perhatian yang besar dan aquarium dapat menjadi salah satu pilihannya.

Nah bagimana, anda tertarik ? Silahkan di coba.

Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah

Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah memiliki masa depan yang cukup menjanjikan. Jahe gajah banyak sekali manfaatnya diantaranya adalah sebagai bahan kosmetika, obat-obatan, bahan campuran makanan dan minuman dan juga sebagai bahan baku dalam kegiatan industri. Permintaan pasar akan jahe gajah sangat besar sebab kegiatan industri obat-obatan baik moderen maupun tradisional berkembang pesat begitu juga dengan kegiatan industri lainnya yang banyak bermunculan yang bahan bakunya adalah jahe.

Jahe Gajah merupakan jahe yang paling disukai di pasaran internasional. Bentuknya besar gemuk dan rasanya tidak terlalu pedas. Daging rimpang berwarna kuning hingga putih. Peluang usaha budidaya jahe gajah prospek bagusnya tidak hanya di pasaran dalam negeri saja tapi pasar internasionalpun prospeknya sangat cerah. Jahe gajah berpotensi sebagai komoditas export yang dikirim dalam bentuk segar, kering, asinan, minyak atsiri dan oleoresin. Negara pengimport jahe gajah saat ini adalah Singapura, Jepang, Jerman, USA, Kanada, Maroko, Perancis, Hongkong dan Belanda. Dengan demikian Usaha jahe Gajah memiliki prospek dan potensi usaha yang cukup menjanjikan.

Budidaya jahe gajah memerlukan lahan yang luas, namun budidaya jahe gajah tidak memerlukan banyak pengobatan dan pemupukan, untuk lebih jelasnya tentang cara budidaya jahe gajah dapat anda simak Di Sini.

Iklim di indonesia sangat cocok untuk budidaya jahe, oleh sebab itu peluang usaha budidaya jahe gajah ini sangat besar. Jahe gajah memiliki prospek dan potensi produksi cukup tinggi yaitu mencapai 25 ton / hektar bahkan dengan teknologi intensif hasil produksi mencapai 60 ton / hektar. Oleh karena itu jahe gajah dapat lebih dikembangkan sebagai salah satu komoditas unggulan yang mampu memberikan harapan dan nilai ekonomis yang tinggi.

Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah

Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah memiliki masa depan yang cukup menjanjikan. Jahe gajah banyak sekali manfaatnya diantaranya adalah sebagai bahan kosmetika, obat-obatan, bahan campuran makanan dan minuman dan juga sebagai bahan baku dalam kegiatan industri. Permintaan pasar akan jahe gajah sangat besar sebab kegiatan industri obat-obatan baik moderen maupun tradisional berkembang pesat begitu juga dengan kegiatan industri lainnya yang banyak bermunculan yang bahan bakunya adalah jahe.

Jahe Gajah merupakan jahe yang paling disukai di pasaran internasional. Bentuknya besar gemuk dan rasanya tidak terlalu pedas. Daging rimpang berwarna kuning hingga putih. Peluang usaha budidaya jahe gajah prospek bagusnya tidak hanya di pasaran dalam negeri saja tapi pasar internasionalpun prospeknya sangat cerah. Jahe gajah berpotensi sebagai komoditas export yang dikirim dalam bentuk segar, kering, asinan, minyak atsiri dan oleoresin. Negara pengimport jahe gajah saat ini adalah Singapura, Jepang, Jerman, USA, Kanada, Maroko, Perancis, Hongkong dan Belanda. Dengan demikian Usaha jahe Gajah memiliki prospek dan potensi usaha yang cukup menjanjikan.

Budidaya jahe gajah memerlukan lahan yang luas, namun budidaya jahe gajah tidak memerlukan banyak pengobatan dan pemupukan, untuk lebih jelasnya tentang cara budidaya jahe gajah dapat anda simak Di Sini.

Iklim di indonesia sangat cocok untuk budidaya jahe, oleh sebab itu peluang usaha budidaya jahe gajah ini sangat besar. Jahe gajah memiliki prospek dan potensi produksi cukup tinggi yaitu mencapai 25 ton / hektar bahkan dengan teknologi intensif hasil produksi mencapai 60 ton / hektar. Oleh karena itu jahe gajah dapat lebih dikembangkan sebagai salah satu komoditas unggulan yang mampu memberikan harapan dan nilai ekonomis yang tinggi.

Peluang Usaha Budidaya Jamur Kancing

Jamur kancing (Agaricus bisporus) yang biasa disebut juga dengan jamur champignon atau button mushroom  ciri khas bentuknya menyerupai kancing baju yakni bulat dengan warna putih, coklat atau krem. Harga jamur kancing di pasaran terbilang cukup mahal sesuai dengan rasanya yang nikmat luar biasa mirip seperti rasa daging sapi membuat jamur kancing sangat potensial untuk di budidayakan.

Ukuran jamur kancing adalah dua sampai empat senti meter namun bisa sudah mekar dewasa ukurannya mencapai dua puluh senti meter. Jamur kancing adalah jamur yang tergolong paling banyak di budidayakan di seluruh dunia sebab jamur ini banyak sekali peminatnya dan pemasarannya juga mudah.

Peluang usaha budidaya jamur kancing

Cara budidaya

Persiapan bibit

Jika anda berniat menjalankan bisnis budidaya jamur ukuran skala kecil, maka sebaiknya pilih bibit jamur F3 yang dapat langsung ditebar pada media tanam dan dibudidayakan hingga masa panen tiba.

Teknik Budidaya Jamur

Pada umumnya teknik budidaya jamur kancing memiliki tahapan yang hampir sama dengan cara budidaya jamur merang. Tahapan-tahapan tersebut antara lain sebagai berikut :

Tahapan pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan media tanam. Untuk pembudidayaan jamur kancing, media tanam yang digunakan terbuat dari campuran jerami padi (100%), kapur pertanian (2,5%), bekatul (3%), dan ditambahkan urea (9%), ZA (1%), dan TSP (1,2%).

Tahapan kedua yaitu proses pengomposan. Caranya dengan memotong jerami padi dengan ukuran 10-15 cm, dicuci hingga bersih dan ditiriskan sampai kelembapannya 65%. Selanjutnya tumpuk jerami dengan ukuran 10-15 cm dan tambahkan media lain berupa bekatul dan kapur diatasnya. Susun lapisan media tersebut berselang-seling antara jerami padi dengan campuran bekatul dan kapur. Pada hari berikutnya lakukan pembalikan, agar campuran media merata dan tambahkan urea sebanyak 0,9% (bila kurang lembab bisa ditambahkan air). Pada hari ke enam media ditambahkan dengan ZA 1%, dan diaduk-aduk agar semuanya merata. Sedangkan pada hari ke sepuluh, tambahkan TSP sebanyak 1,2% lalu aduk-aduk dan diamkan selama 12-17 hari.

Selanjutnya adalah tahapan sterilisasi media tanam. Proses sterilisasi dilakukan dengan cara meletakan media tanam (yang telah dikompos) secara merata di atas rak-rak tanam yang disiapkan di ruang kumbung jamur ( baca selengkapnya : cara membuat kumbung jamur ), dengan ketebalan media tanam sekitar 15-20 cm. Kemudian alirkan uap panas dari perebusan air di pembangkit uap hingga suhu ruang kumbung mencapai 60°-65°C, pertahankan suhu tersebut selama 12 jam. Apabila suhunya telah mencapai 65°-75°C maka bukalah ventilasi ruangan agar suhunya kembali turun menjadi 40°-45°C. Usahakan untuk menjaga kestabilan suhu di ruang kumbung pada kisaran 40°-45°C selama kurang lebih 70 jam.

Tahapan berikutnya yakni penanaman bibit jamur. Setelah suhu ruangan turun menjadi 32°C, maka bibit jamur kancing sudah bisa ditanam. Untuk rak budidaya jamur dengan ukuran 3 m x 1 m, biasanya dibutuhkan sekitar 10-14 botol bibit jamur dengan isi 220 cc. Untuk tahapan ini dibutuhkan suhu ruangan ideal berkisar 28,8°-30° C pada daerah dataran tinggi, dan suhu 24,4°-26,6° C pada dataran rendah. Dengan tingkat kelembapan mencapai 90-100% maka bibit jamur kancing akan menunjukan pertumbuhan miseliumnya pada usia 12-14 hari.

Proses selanjutnya yaitu casing atau pelapisan tanah setebal 3-5 cm di atas media tanam yang telah ditumbuhi miselium. Tanah yang digunakan sebagai casing harus tanah cokelat serta berpori, selain itu pH tanah sekitar 6,2-8, dan yang paling penting terbebas dari hama ataupun penyakit. Sebelum tanah digunakan, sterilisasikan terlebih dahulu dengan uap panas pada suhu 70°C selama 2-4 jam dengan ditambahkan 2 liter formalin sebanyak 40% per m3 tanah.

Setelah 9-14 hari setelah masa casing dilakukan, biasanya tubuh buah mulai muncul. Untuk itu, bukalah ventilasi pada rumah kumbung jamur agar proses pertumbuhan jamur kancing bisa lebih cepat (biasanya tiga hari kemudian jamur sudah bisa dipanen).

Nah itulah sekilas tentang budidaya jamur kancing. Anda berminat untuk membudidayakannya ?

Peluang Usaha Budidaya Jamur Ling Zhi

Jamur lingzhi (Ganoderma lucidum) merupakan salah satu jenis jamur kayu yang terkenal dengan sebutan “Raja obat”. Sebutan tersebut diberikan masyarakat karena khasiat jamur lingzhi dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit dan aman dikonsumsi dalam jangka waktu panjang tanpa efek samping apapun. Hal inilah yang membuat jamur lingzhi semakin diminati pasar dan mulai dikembangkan masyarakat sebagai peluang usaha.

Kasiat Ling Zhi untuk Kesehatan

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan periset dari USA, Jepang, China, Jerman, Kanada, Malaysia, Singapura dan Indonesia menunjukan bahwa Ling Zhi memiliki kandungan lebih dari 200 elemen zat aktif yang bermanfaat untuk kesehatan. Misal saja Polisakarida yang bersifat ”pembersih” yang dapat mengurangi kadar gula darah serta memperkuat kekebalan tubuh.

Begitu juga dengan Germanium Organik yang dapat menstabilkan tekanan darah dan mempercepat proses pemulihan stroke. Adapaun Adenosin yang dapat menurunkan kolestrol dan menurunkan penggumpalan darah serta Ling Zhi pun mengandung Ganoderik yang berfungsi untuk peremajaan regenerasi sel yang menambah mempercantik kulit muka dan tubuh.

Peluang Usaha Budidaya Jamur Ling Zhi

Pada dasarnya membudidayakan jamur lingzhi tidaklah susah, cara budidayanya sama saja dengan jamur lainnya seperti jamur merang atau jamur tiram, jadi untuk cara budidayanya tidak saya ulas secara detail di sini sebab anda bisa menyimaknya di kedua link yang berwarna merah di atas. Biasanya jamur lingzhi dibudidayakan masyarakat dengan menggunakan media tanam buatan berupa serbuk gergaji kayu yang dibentuk menjadi baglog jamur. Meskipun cukup mudah, untuk bisa menghasilkan panen jamur lingzhi yang baik, diperlukan cara budidaya jamur yang tepat dan berkualitas.

Jika anda berminat mendalami budidaya jamur lingzhi maka anda harus mempunyai tempat khusus untuk budidaya jamur yang biasa di sebut dengan kumbung jamur. Bagimana cara membuat kumbung jamur ? silahkan anda baca di Cara membuat kumbung jamur.

Asumsi Pendapatan Ling Zhi per Bulan :

1. Investasi Rp. 3.500.000,-

• Investasi awal Rp. 300.000,-

• Investasi tambahan rak & autoclave Rp 3.200.000,-

2. Bahan Baku Rp. 7.100.000,-

• Bibit Rp. 5.000.000,-

• Serbuk gergaji, bekatul dan kapur Rp. 1.200.000,-

• Polybag, plastik, karet & kapas Rp. 400.000,-

• Biaya ektraksi Rp. 300.000,-

• Botol Rp. 200.000,-

3. Biaya Operasional Rp. 2.300.000,-

• Gaji Karyawan 2 orang Rp. 1.500.000,-

• Listrik, air dan telpon Rp. 400.000,-

• Transportasi Rp. 400.000,-

4. Omset Rp. 15.000.000,-

5. Keuntungan bersih Rp. 5.600.000,-

Nah itulah sekilas info tentang peluang usaha budidaya jamur ling zhi. Bagi anda yang berminat mendalami budidaya jamur lingzhi, maka anda perlu memperkaya lebih banyak info tentang cara budidaya jamur yang benar dan juga sering-seringlah mendatangi tempat-tempat budidaya jamur untuk memperkaya informasi. Selamat mencoba.