Rumput Liar
agar,
Cerdas Pajak,
Jasa,
Kerja,
Kriteria,
Penyediaan,
Tenaga,
Terutang,
Tidak
Home » Semua post berkategori Kerja
Tampilkan postingan dengan label Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerja. Tampilkan semua postingan
Senin, 16 Juli 2012
“Allah My Boss”, Kerja Butuh Semangat Hidup
Semangat hidup. Ya, inilah yang harus Anda tanamkan dalam aktivitas sehari-hari. Tanpa semangat hidup, saya pikir, dunia ini akan ada tanpa ajegnya sebuah peradaban. Semangat hidup sangat terkait erat dengan rasa cinta menggebu. Rasa yang dapat mengalirkan Anda untuk memproduksi sesuatu dalam kerangka kreativitas dan inovasi.
Coba lihatlah gadget super cerdas seperti Apple Ipad. Produk ini lahir ke tengah-tengah hidup kita karena sang penemunya mencintai kehidupan. Mencintai dunia teknologi. Dan, mencintai ilmu pengetahuan. Sang pencipta, Steve Jobs, memang kini telah tiada meninggalkan dunia — yang kata sebagian Sufi bersifat fana — namun produk yang didasari cintanya tersebut hingga kini masih bermanfaat bagi umat manusia.
Malahan ketika setahun lebih pasca kematiannya, Apple “New Ipad” habis terjual empat juta lebih dalam jangka tiga hari saat dilaunching.
Itulah bukti cinta dan semangat hidup yang telah dilaksanakan seorang manusia. Ketika Anda menjadikan kehidupan ini sebagai wahana berkarya, di saat itulah hidup Anda akan dipenuhi cinta dan semangat. Biar pun kondisi hidup berada di bawah standar, tetapi Anda akan menjadikannya sebagai ladang amal dan pahala dengan terus-menerus melahirkan karya.
Kerja, usaha, karya, dan semangat hidup ialah sesuatu yang harus dibangkitkan mulai saat ini. Kalau Anda menghendaki kesuksesan menghampiri Anda. Maka segeralah menyemangati diri ketika kelelahan mendera hidup Anda. Dengan begitu, insya Allah, Tuhan akan memberikan suntikan yang amat berharga bagi Anda agar dapat mengarungi kehidupan ini dengan optimis. Suntikan yang diramu dari rasa cinta dan optimisme, yakni SEMANGAT HIDUP!
Energi itu Cinta
Hidup memerlukan energi yang super banyak agar kita dapat terus eksis. Bagi saya, energi tersebut dapat diperoleh dengan mengoptimalkan perasaan yang ada di setiap jiwa manusia: Cinta. Dengan cinta inilah, apa pun yang sulit dalam hidup bisa dilewati. Apa yang tak mungkin menjadi mungkin. Cinta mampu mengubah sesuatu yang dianggap biasa menjadi luar biasa.
Saya hari ini mencoba merenungi kumpulan semut yang berjalan dengan rapi. Tubuhnya kecil tetapi sangat menakjubkan karena kecilnya tubuh semut itu tidak membuat mereka putus asa. Dengan sigap seekor semut mampu membawa sesuatu yang lebih besar dari tubuhnya. Malahan besarnya hingga sepuluh kali lipat. Apa rahasianya?
Tiada lain tiada bukan: kekuatan cinta para semut kepada sesama semut di koloninya. Mereka bergotong royong tanpa kenal lelah mengumpulkan makanan untuk mempertahankan hidup. Inilah cinta. Cinta pada kehidupan. Semut, yang kita anggap hewan dan tak berperadaban ternyata juga memiliki cinta.
Bagaimana dengan kita? Sebagai seorang manusia, yang diciptakan Tuhan dengan potensi komplit dan sempurna – bila dibandingkan dengan makhluk ciptaan lain – sejatinya kita lebih dahsyat lagi semangatnya. Jangan pernah menyerah pada terpaan masalah yang hadir di kehidupan. Jadilah manusia yang bermental kuat dan besar. Sebab, hanya dengan badannya yang kecil, seekor semut mampu membawa beban yang lebih besar bila dibandingkan dengan tubuhnya.
Rahasianya ialah kekuatan cinta. Maka optimalkanlah cinta Anda untuk menggapai apa yang Anda harapkan.
Dengan begitu semangat hidup akan mengokohkan kinerja Anda. Jangan lupa, Allah beserta kita dalam setiap kesempatan. Tuhan beserta kita. Innallaha ma’ana!
Selamat hidup menjadi lebih hidup, kawan! Ingat, sekali lagi. Tuhan akan selalu bersama kita, lho. Innallaha Ma’ana.
Rumput Liar
Allah My Boss,
dunia bisnis,
INSPIRASI BISNIS,
Kerja,
Semangat Hidup
“Allah My Boss”, Kerja Butuh Semangat Hidup
Semangat hidup. Ya, inilah yang harus Anda tanamkan dalam aktivitas sehari-hari. Tanpa semangat hidup, saya pikir, dunia ini akan ada tanpa ajegnya sebuah peradaban. Semangat hidup sangat terkait erat dengan rasa cinta menggebu. Rasa yang dapat mengalirkan Anda untuk memproduksi sesuatu dalam kerangka kreativitas dan inovasi.
Coba lihatlah gadget super cerdas seperti Apple Ipad. Produk ini lahir ke tengah-tengah hidup kita karena sang penemunya mencintai kehidupan. Mencintai dunia teknologi. Dan, mencintai ilmu pengetahuan. Sang pencipta, Steve Jobs, memang kini telah tiada meninggalkan dunia — yang kata sebagian Sufi bersifat fana — namun produk yang didasari cintanya tersebut hingga kini masih bermanfaat bagi umat manusia.
Malahan ketika setahun lebih pasca kematiannya, Apple “New Ipad” habis terjual empat juta lebih dalam jangka tiga hari saat dilaunching.
Itulah bukti cinta dan semangat hidup yang telah dilaksanakan seorang manusia. Ketika Anda menjadikan kehidupan ini sebagai wahana berkarya, di saat itulah hidup Anda akan dipenuhi cinta dan semangat. Biar pun kondisi hidup berada di bawah standar, tetapi Anda akan menjadikannya sebagai ladang amal dan pahala dengan terus-menerus melahirkan karya.
Kerja, usaha, karya, dan semangat hidup ialah sesuatu yang harus dibangkitkan mulai saat ini. Kalau Anda menghendaki kesuksesan menghampiri Anda. Maka segeralah menyemangati diri ketika kelelahan mendera hidup Anda. Dengan begitu, insya Allah, Tuhan akan memberikan suntikan yang amat berharga bagi Anda agar dapat mengarungi kehidupan ini dengan optimis. Suntikan yang diramu dari rasa cinta dan optimisme, yakni SEMANGAT HIDUP!
Energi itu Cinta
Hidup memerlukan energi yang super banyak agar kita dapat terus eksis. Bagi saya, energi tersebut dapat diperoleh dengan mengoptimalkan perasaan yang ada di setiap jiwa manusia: Cinta. Dengan cinta inilah, apa pun yang sulit dalam hidup bisa dilewati. Apa yang tak mungkin menjadi mungkin. Cinta mampu mengubah sesuatu yang dianggap biasa menjadi luar biasa.
Saya hari ini mencoba merenungi kumpulan semut yang berjalan dengan rapi. Tubuhnya kecil tetapi sangat menakjubkan karena kecilnya tubuh semut itu tidak membuat mereka putus asa. Dengan sigap seekor semut mampu membawa sesuatu yang lebih besar dari tubuhnya. Malahan besarnya hingga sepuluh kali lipat. Apa rahasianya?
Tiada lain tiada bukan: kekuatan cinta para semut kepada sesama semut di koloninya. Mereka bergotong royong tanpa kenal lelah mengumpulkan makanan untuk mempertahankan hidup. Inilah cinta. Cinta pada kehidupan. Semut, yang kita anggap hewan dan tak berperadaban ternyata juga memiliki cinta.
Bagaimana dengan kita? Sebagai seorang manusia, yang diciptakan Tuhan dengan potensi komplit dan sempurna – bila dibandingkan dengan makhluk ciptaan lain – sejatinya kita lebih dahsyat lagi semangatnya. Jangan pernah menyerah pada terpaan masalah yang hadir di kehidupan. Jadilah manusia yang bermental kuat dan besar. Sebab, hanya dengan badannya yang kecil, seekor semut mampu membawa beban yang lebih besar bila dibandingkan dengan tubuhnya.
Rahasianya ialah kekuatan cinta. Maka optimalkanlah cinta Anda untuk menggapai apa yang Anda harapkan.
Dengan begitu semangat hidup akan mengokohkan kinerja Anda. Jangan lupa, Allah beserta kita dalam setiap kesempatan. Tuhan beserta kita. Innallaha ma’ana!
Selamat hidup menjadi lebih hidup, kawan! Ingat, sekali lagi. Tuhan akan selalu bersama kita, lho. Innallaha Ma’ana.
Rumput Liar
Allah My Boss,
dunia bisnis,
INSPIRASI BISNIS,
Kerja,
Semangat Hidup
Senin, 25 Juni 2012
Cara Sukses Menjadi Freelancer
1. Tentukan Bidang Pekerjaan yang Sesuai
Sebelum masuk ke dunia freelance, sebaiknya Anda menentukan terlebih dahulu bidang apa yang ingin dijalani sesuai dengan minat serta hobi Anda. Jika Anda senang menulis, mungkin penulis atau jurnalis lepas dapat menjadi pilihan. Kalau Anda pecinta fashion, pilih fashion editor, desain interior, atau desainer fashion agar bakat semakin berkembang. Jika mencintai bidang fotografi, fotografer freelance juga merupakan pilihan baik karena fotografer freelance dapat berdiri sendiri atau bergabung bersama suatu perusahaan atau organisasi.
2. Memperluas Komunikasi kepada Banyak Orang
Setelah menentukan bidang yang akan ditempuh, perluaslah jaringan komunikasi dengan semua orang, terutama teman yang sudah mempunyai pengalaman dalam bidang Anda. Untuk menjadi freelancer, sangat penting mempromosikan diri di hadapan banyak orang.
Hal itu bisa dilakukan dengan menghubungi perusahaan yang pernah menerima Anda magang, mencari orang yang ahli dalam bidang tersebut, serta menjalin komunikasi seluas-luasnya hingga menemukan orang yang tepat diajak kerja sama. "Butuh ekstra sabar saat menjalaninya, tapi jika Anda sudah membuka satu pintu, pintu selanjutnya akan terbuka dengan sendirinya," tutur Yoshita Shah, seorang freelance journalist.
3. Manfaatkan Media Sosial
Manfaatkan media sosial sebagai 'jembatan' menjaring informasi, mempromosikan diri, serta berteman dengan banyak orang yang bisa membantu Anda nantinya. Anda dapat gunakan Facebook, Twitter, Linkedln, atau blog untuk mencari dan menyebarluaskan segala informasi.
4. E-Mail Marketing
Anda bisa gunakan e-mail sebagai strategi pemasaran. Kirimkan sebuah pesan yang berisi 'pengenalan' Anda kepada perusahaan, suatu kelompok, atau organisasi tertentu. Hal ini sangat mudah dilakukan dan cukup membantu demi pekerjaan Anda kedepannya.
5. Mencari Peluang di Internet
Temukan peluang Anda di internet. Gunakan search engine untuk mencari perusahaan yang menerima freelancer sesuai dengan bidang Anda. Kemudian, pertimbangkan kembali keinginan serta keputusan Anda sebagai seorang freelancer. Jika sudah yakin, Anda bisa segera hubungi perusahaan tersebut.
6. Pertimbangkan Tarif
Setelah memberikan yang terbaik sehingga menjadi freelancer yang cukup sukses, Anda bisa mempertimbangkan harga. Kemampuan atau skill yang Anda miliki harus mempunyai nilai tersendiri. Bagi pemula, jangan terlalu tinggi menentukan 'tarif' melihat pengalaman yang belum memadai. Anda bisa bertahap meningkatkan angka sesuai dengan kualitas yang Anda berikan. Setiap freelancer tidak akan memiliki 'tarif' yang tetap. "Bagi saya, 'tarif' tergantung jenis pekerjaannya, waktu yang telah diberikan, serta rincian lainnya," ujar Poonam Gaikwad, seorang freelance make-up artist.
Rumput Liar
freelancer,
Kerja,
kerja sukses,
TIPS KERJA
Tips Menetapkan Tujuan Jangka Pendek & Panjang dalam Karir
Tetapkan Tujuan Jangka Panjang
Jika Anda merupakan tipe orang yang 'go with the flow' atau menjalani sesuatu apa yang ada saat ini, harus segera diubah. Anda perlu memiliki strategi atau perencanaan dalam mengembangkan karir. Salah satunya dengan menetapkan tujuan jangka panjang. Hal tersebut untuk membantu Anda mempunyai gambaran akan jadi apa nantinya atau berkarir di mana dan sebagai apa dalam waktu tiga sampai lima tahun ke depan.
Tetapkan Tujuan Jangka Pendek
Anda juga perlu tetapkan tujuan untuk jangka pendek. Tujuan ini yang harus dapat dicapai dalam kurun waktu satu hingga tiga tahun kedepan. Tujuan jangka pendek merupakan dasar-dasar contoh tujuan karir yang Anda ikuti untuk membantu Anda dalam cara yang kecil.
Agar kedua tujuan tersebut dapat tercapai, ada enam kriteria yang perlu diterapkan dalam tujuan Anda:
- Dibayangkan
Anda harus bisa membuat tujuan karir tersebut ke dalam kata-kata.
- Tercapai
Anda perlu memiliki energi dan waktu untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.
- Percaya
Percayalah bahwa Anda dapat mencapai tujuan yang sudah ditentukan tersebut.
- Meraihnya dalam Waktu Tertentu
Anda harus mampu menyatakan berapa lama bisa meraih tujuan yang ingin dicapai.
- Ditetapkan Secara Jelas
Ketahui persis apa tujuan Anda sebenarnya.
- Fleksibel
Harus bersedia mengubah tujuan Anda sesuai kebutuhan.
Setelah mendefinisikan dengan baik tujuan jangka panjang dan jangka pendek, Anda dapat terus mengembangkan rencana karir. Rencana karir akan menampilkan semua tujuan Anda dan langkah-langkah yang harus diambil untuk menjangkaunya. Jika tujuan sudah memenuhi kriteria yang tercantum, maka akan lebih mudah untuk berhasil mencapainya.
Rumput Liar
karir,
Kerja,
TIPS KERJA,
tujuan jangka pendek
Tips Mengatasi Konflik dengan Atasan di Kantor
Konflik itu sendiri biasanya terjadi karena adanya perbedaan pendapat, kesalahpahaman atau bisa juga karena kecemburuan sosial. Lalu, bagaimana cara mengatasi hal tersebut? Simaklah tujuh tips untuk mengatasi konflik dengan atasan di kantor berikut ini, seperti dilansir oleh eHow.
1. Tenang dan biarkan emosi Anda terkontrol dengan baik. Jika Anda harus melangkah pergi dari situasi tersebut selama satu atau dua hari, maka lakukanlah. Jangan sampai Anda mengatakan apa yang Anda rasakan terhadap sesuatu atau seseorang saat Anda dalam situasi sedang marah dan emosi. Karena dengan mengatakannya dapat membuat Anda menyesal nantinya.
2. Lakukanlah pertemuan secara personal dengan bos pada suatu waktu. Kemudian katakanlah dengan jujur apa yang dirasakan atau hal yang apa yang mengganggu Anda. Dengan begitu tidak akan ada terjadi kesalahpahaman lagi.
3. Biarkan atasan mengatakan sudut pandangnya tanpa memotong pembicaraannya. Ingatlah bahwa masing-masing orang memiliki cerita dan pendapat yang berbeda-beda. Meskipun Anda mengetahui bahwa Andalah yang benar, Anda juga perlu tetap menghormati pendapat si bos.
4. Anda juga bisa mengusulkan cara yang efektif untuk menyelesaikan perbedaan yang bertentangan antara Anda dengan si bos.
5. Menyepakati masa percobaan untuk memvalidasi bahwa hubungan kerja antara Anda dengan atasan sudah diperbaiki dengan baik.
6. Jika semua cara gagal dan konflik antara Anda dan atasan masih terus berlanjut, maka usahakanlah cari pihak ketiga yang bisa membantu menyelesaikan permasalahan tersebut, misalnya staf HRD. Karena biasanya pihak ketiga mempunyai solusi dengan cara yang netral tanpa memihak di antara keduanya.
7. Jika bantuan dari pihak ketiga juga tidak dapat berjalan dengan baik, mungkin ini waktunya Anda untuk mempertimbangkan pindah ke tempat lain.
Rumput Liar
atasan kantor,
Kerja,
konflik dengan atasan,
TIPS KERJA,
tips mengatasi konflik
Tipe Atasan & Cara Menghadapinya
1. The Dangler
Atasan dengan tipe ini biasanya lebih mementingkan kepentingan pribadi. Terkadang, ucapan mereka pun hanya berupa janji. Bahkan, mereka tidak segan-segan mengganggu Anda saat hari libur atau ketika cuti. Atasan yang bertipe the dangler cenderung malas dan tidak mau repot.
Cara Menanganinya: Berlatihlah menulis tentang pencapaian yang telah Anda lakukan kepada perusahaan, kemudian kirimkan kepada atasan melalui e-mail. Ingatkan atasan mengenai janji yang pernah dia katakan. Yakinlah pada diri sendiri kalau Anda adalah karyawan yang berkualitas. Hal ini bisa membuat si bos berpikir dan takut kehilangan Anda sehingga tidak memperlakukan Anda seenaknya.
2. The Best Friend
Tipe bos seperti ini bisa diajak kerja sama. Anda dapat mengakrabkan diri untuk rencana membangun perusahaan. Namun, jangan sampai kedekatan itu membuat atasan mengenal kepribadian Anda lebih mendalam. Apalagi jika si bos tidak lagi menganggap Anda karyawan atau memiliki perasaan yang lain terhadap Anda. Hal tersebut bisa menjadi bencana yang mengancam karier suatu hari nanti kalau terjadi sesuatu di antara kalian.
Cara Menanganinya: Berikan batasan dalam menghadapi atasan yang bertipe the best friend. Pisahkan antara kehidupan pribadi dengan pekerjaan. Dengan begitu, semua akan berjalan dengan seimbang.
3. The Viper
Atasan yang bertipe the viper biasanya suka memberikan kritik pedas terhadap karyawannya. Ucapannya bagaikan ular yang berbisa. Setiap ada kesalahan, atasan pasti menyinggung Anda yang bisa membuat malu di hadapan orang banyak dengan kata-kata yang menusuk.
Cara Menanganinya: Jangan bersikap keras kepada atasan tipe ini atau Anda terlibat dalam masalah. Cobalah lebih bersabar saat menghadapinya. Latih diri Anda untuk berkomunikasi dengan atasan melalui pikiran yang terbuka. Ingat, di sisi lain, mereka masih mempunyai hati yang lembut.
4. The Number Cruncher
Bos dengan tipe ini hanya peduli terhadap data perusahaan, apakah telah meningkat atau masih tetap pada posisi yang sama. Mereka tidak melihat seberapa keras usaha Anda walaupun Anda sudah sukses menyelesaikan suatu proyek. Tidak ada bonus atau apapun yang bisa membangkitkan semangat karyawannya bekerja kembali sebelum perusahaan berkembang pesat.
Cara menghadapinya: Buatlah laporan berbentuk data yang komparatif mengenai kualitas yang telah dilakukan ketika menghadapi pesaing perusahaan. Menyimpan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan waktu penyelesaian proyek yang pernah diselesaikan. Hal tersebut sebagai bukti kepada atasan kalau diri Anda memang berkompeten dalam memajukan perusahaan.
5. The Invisible Man
Atasan bertipe the invisible man biasanya jarang sekali ada di tempat. Mereka cenderung memberikan kendali perusahaan kepada karyawan, mungkin salah satunya Anda. Bahkan, ketika timbul suatu masalah yang perlu didiskusikan bersama atasan, mereka sangat susah ditemui karena alasan pribadi. Hal itu bisa berdampak buruk terhadap perusahaan.
Cara menghadapinya: Temukan cara supaya Anda bisa mengatur jadwal pertemuan dengan atasan setiap minggu. Bagaimanapun sibuknya mereka, evaluasi dan komunikasi secara langsung antara Anda serta atasan sangat penting. Bisa saja mereka memang tidak menyadari bahwa Anda juga membutuhkan bantuannya.
6. The Flaming Fury
Kapan terakhir Anda melihat bos tersenyum? Jika jawabannya hampir tidak pernah atau senyumnya sangat mahal berarti atasan mempunyai tipe ini. Umumnya, mereka dikenal sebagai pribadi yang galak. Jika pekerjaan Anda kurang memuaskan, sedikit cacian serta teriakan akan menggema di telinga Anda.
Cara menghadapinya: Mencoba tersenyum dan tetap menghormati atasan. Tunjukkan sikap lembut dan bersahabat walaupun mereka tidak merespon. Atasan yang seperti ini kerap kali berpikir kalau dia bisa mendapatkan apa yang diinginkan dengan marah-marah. Untuk itu, jika Anda terus menunjukkan sikap berteman dengan atasan, tidak menutup kemungkinan kalau si bos akan mengubah pandangannya terhadap Anda.
Rumput Liar
Kerja,
menghadapi atasan,
tipe atasan,
TIPS KERJA
Hari Pertama Kerja? Perhatikan 4 Langkah Ini
Menjadi anak baru di kantor memang bukan perkara yang mudah. Bertemu dengan banyaknya rekan kerja di kantor baru, mengetahui seperti apa lingkungan kerjanya dan apakah mereka akan menyukai Anda, tentunya hal tersebut membuat Anda merasa gugup.
Namun jangan khawatir, ada beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk membantu Anda menyesuaikan diri dengan dunia kerja, seperti dilansir oleh About.
1. Simak dan Amati
Dengan mendengarkan dan mengamati, Anda akan mendapatkan banyak informasi dan pembelajaran. Anda juga bisa belajar untuk memahami lingkungan kerja sekitar.
2. Bantu dan Inisiatif
Salah satu cara agar mudah disukai di tempat kerja adalah menjadi rekan kerja yang berinisiatif dan senang membantu. Jika pekerjaan yang dikerjakan sudah selesai, jangan hanya berdiam diri dan menunggu penugasan selanjutnya. Sebaiknya tanyakan kepada atasan apa lagi yang bisa Anda lakukan selanjutnya.
3. Bersikap Sopan
Penting untuk Anda selalu berperilaku sopan dan menjaga sikap untuk tetap positif di kantor. Tak ada salahnya Anda menjalin komunikasi yang baik terlebih dahulu dengan semua personil di tempat kerja, terutama rekan kerja dalam tim.
4. Hindari Bergosip
Godaan untuk ikut bergosip dengan rekan kerja di kantor memang sulit ditolak. Di awal-awal Anda bekerja, sebaiknya hindari kegiatan tersebut. Alangkah baiknya Anda memperbanyak teman di kantor ketimbang merusak citra diri sendiri hanya karena ikut-ikutan berkomentar dan terlibat dalam gosip.
Rumput Liar
hari pertama kerja,
Kerja,
TIPS KERJA
Wanita yang Bekerja Lembur Rawan Terkena Kanker Payudara
Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Occupational and Environmental Medicine menunjukan bahwa wanita yang bekerja di malam hari cenderung berisiko terkena kanker payudara. Penelitian terbaru yang didukung Danish Cancer Society itu melibatkan 18.500 wanita yang bekerja di Angkatan Darat Denmark antara tahun 1964 dan 1999. Para peneliti berhasil menghubungi 210 dari total 218 wanita yang terkena kanker payudara peridoe 1990-2003 yang masih hidup.
Dilansir oleh Daily Mail, penelitian tersebut memberikan peringatan bahwa risiko wanita terkena kanker karena bekerja di malam hari dapat mencapai 40 persen. Risiko akan semakin meningkat ketika seorang wanita harus bekerja di malam hari, dua kali dalam sepekan. Dibandingan dengan yang mendapat giliran jaga malam hanya sekali sepekan, wanita tersebut dua kali lebih berisiko terkena kanker payudara.
Apa yang menyebabkan bekerja di malam hari membuat wanita berisiko kena kanker? Para ahli percaya bahwa hormon dalam tubuh yang memiliki potensi untuk melawan sel tumor fungsinya menjadi terganggu karena paparan cahaya sepanjang malam ketika bekerja. Meningkatnya risiko kanker payudara itu juga terjadi karena terganggunya waktu istirahat atau jam tidur tubuh dan produksi hormon.
Sedangkan peneliti Johnni Hansen mengatakan bahwa bekerja dua malam selama sepekan tidak cukup untuk mengganggu jam tidur. Namun, jika hal ini terus menerus dilakukan selama bertahun-tahun, risikonya dapat mengganggu ritme tubuh dan pola tidur.
Para peneliti juga menemukan adanya kadar rendah melatonin pada orang-orang yang bekerja dan terpapar cahaya saat malam dapat meningkatkan pertumbuhan tumor. "Mungkin jam kerja malam bukan merupakan satu-satunya penyebab. Tapi, kerja di malam hari dapat meningkatkan kemungkinan gaya hidup yang berisiko, seperti kurangnya berolahraga," ujar Dr Rachel Greig, dari charity Breakthrough Breast Cancer.
Ia pun menyarankan agar para wanita mulai saat ini mengurangi konsumsi minuman beralkohol, rutin berolahraga, dan menjaga pola makan mereka untuk dapat mengurangi risiko kanker payudara.
Rumput Liar
kanker payudara,
Kerja,
kerja lembur,
TIPS KERJA,
wanita kerja
Cara Agar Cepat Dapat Promosi Jabatan
Bagaimana caranya agar bisa cepat dapat promosi jabatan? Seberapa besar pun bos menyukai
Anda, bukan berarti promosi tersebut akan didapat dengan mudah. Ada hal-hal tertentu yang diharapkan atasan Anda mengetahuinya tanpa harus diberitahu, sehingga promosi jabatan pun bisa diberikannya..
1. Perhatikan Keseharian Anda di Luar Kantor
Saat di kantor, mungkin bos tidak selalu memperhatikan gerak-gerik bawahannya secara detail. Meskipun demikian, bukan berarti karyawannya bisa semena-mena untuk tidak bersikap profesional. Tanyakanlah pada diri sendiri, apakah ingin bos selalu membaca keluh kesah serta curhatan setiap kali Anda memposting di situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.
Seorang President of Factor in Talent di sebuah perusahaan konsultan yang berbasis di Massachusetts, Edith Onderick Harvey mengatakan, “Hati-hatilah untuk berbagi cerita soal akhir pekan. Jika tidak, mungkin saja atasan akan melihat Anda kurang profesional dan hal tersebut akan memengaruhi dia menghargai Anda sebagai karyawannya.”
2. Sikap Anda Sama Pentingnya dengan Pekerjaan
Suka atau tidak, politik kantor memang menjadi bagian dari keseharian kerja, bahkan dalam jangka waktu yang panjang. Onderick Harvey mengatakan bahwa, "seorang manajer di kantor mungkin tidak akan memberitahukan kepada Anda bahwa pekerjaan yang diperintahkan merupakan tanggung jawab Anda yang harus diselesaikan secepatnya." Jadi maksudnya yaitu tanpa harus disuruh, tanpa harus dikatakan, Anda harus sadar dan inisiatif sendiri.
Perilaku, sikap dan sifat Anda ibarat sama pentingnya dengan pekerjan. Oleh karena itu, bersikaplah sopan dan santun, karena jika bersikap kasar atau tidak menyenangkan, dapat menyulitkan Anda untuk mendapatkan promosi dari atasan.
3. Jangan Takut Berbicara
Jangan takut untuk membuat diri Anda didengar oleh orang lain, baik itu dengan atasan atau rekan kerja lainnya. “Para karyawan yang berharga selalu tidak pernah takut untuk mengambil inisiatif,” kata Patty Briguglio, seorang President of MMI Public Relations di California Utara.
“Saya suka memiliki karyawan yang tidak takut menunjukkan kepribadiannya. Saya tidak ingin seseorang yang hanya diam dan berada di belakang meja kerja saja,” tambahnya. Jadi jika Anda menginginkan promosi, berusahalah untuk selalu memberikan opini dan memiliki inisiatif. Biarkan atasan Anda tahu apa yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan.
4. Perhatikan Kemauan Pimpinan
Jika tidak yakin apakah si bos lebih suka berkomunikasi dalam rapat atau justru menyukai komunikasi lewat telepon, sms, maupun e-mail, jangan ragu untuk bertanya langsung padanya. Cara ini akan menunjukkan bahwa Anda adalah karyawan yang memiliki inisiatif. Setelah mengetahuinya, Anda akan bisa menyesuaikannya lebih lanjut. Misalnya, jika atasan lebih suka berkomunikasi dengan karyawannya melalui e-mail, maka sebaiknya tidak mendorongnya untuk selalu berkomunikasi dengan Anda secara langsung.
5. Miliki Motivasi
Saat Anda berhasil menyelesaikan sebuah pekerjaan atau proyek besar bersama tim atau rekan kerja, jangan lupa untuk mengucapkan ucapan selamat pada tim Anda melalui e-mail. Anda juga perlu CC hal tersebut kepada bos. Cara tersebut membantu Anda untuk mengirimkan review atau laporan dari proyek yang sudah terselesaikan dengan baik.
1. Perhatikan Keseharian Anda di Luar Kantor
Saat di kantor, mungkin bos tidak selalu memperhatikan gerak-gerik bawahannya secara detail. Meskipun demikian, bukan berarti karyawannya bisa semena-mena untuk tidak bersikap profesional. Tanyakanlah pada diri sendiri, apakah ingin bos selalu membaca keluh kesah serta curhatan setiap kali Anda memposting di situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.
Seorang President of Factor in Talent di sebuah perusahaan konsultan yang berbasis di Massachusetts, Edith Onderick Harvey mengatakan, “Hati-hatilah untuk berbagi cerita soal akhir pekan. Jika tidak, mungkin saja atasan akan melihat Anda kurang profesional dan hal tersebut akan memengaruhi dia menghargai Anda sebagai karyawannya.”
2. Sikap Anda Sama Pentingnya dengan Pekerjaan
Suka atau tidak, politik kantor memang menjadi bagian dari keseharian kerja, bahkan dalam jangka waktu yang panjang. Onderick Harvey mengatakan bahwa, "seorang manajer di kantor mungkin tidak akan memberitahukan kepada Anda bahwa pekerjaan yang diperintahkan merupakan tanggung jawab Anda yang harus diselesaikan secepatnya." Jadi maksudnya yaitu tanpa harus disuruh, tanpa harus dikatakan, Anda harus sadar dan inisiatif sendiri.
Perilaku, sikap dan sifat Anda ibarat sama pentingnya dengan pekerjan. Oleh karena itu, bersikaplah sopan dan santun, karena jika bersikap kasar atau tidak menyenangkan, dapat menyulitkan Anda untuk mendapatkan promosi dari atasan.
3. Jangan Takut Berbicara
Jangan takut untuk membuat diri Anda didengar oleh orang lain, baik itu dengan atasan atau rekan kerja lainnya. “Para karyawan yang berharga selalu tidak pernah takut untuk mengambil inisiatif,” kata Patty Briguglio, seorang President of MMI Public Relations di California Utara.
“Saya suka memiliki karyawan yang tidak takut menunjukkan kepribadiannya. Saya tidak ingin seseorang yang hanya diam dan berada di belakang meja kerja saja,” tambahnya. Jadi jika Anda menginginkan promosi, berusahalah untuk selalu memberikan opini dan memiliki inisiatif. Biarkan atasan Anda tahu apa yang dibutuhkan untuk mencapai kesuksesan.
4. Perhatikan Kemauan Pimpinan
Jika tidak yakin apakah si bos lebih suka berkomunikasi dalam rapat atau justru menyukai komunikasi lewat telepon, sms, maupun e-mail, jangan ragu untuk bertanya langsung padanya. Cara ini akan menunjukkan bahwa Anda adalah karyawan yang memiliki inisiatif. Setelah mengetahuinya, Anda akan bisa menyesuaikannya lebih lanjut. Misalnya, jika atasan lebih suka berkomunikasi dengan karyawannya melalui e-mail, maka sebaiknya tidak mendorongnya untuk selalu berkomunikasi dengan Anda secara langsung.
5. Miliki Motivasi
Saat Anda berhasil menyelesaikan sebuah pekerjaan atau proyek besar bersama tim atau rekan kerja, jangan lupa untuk mengucapkan ucapan selamat pada tim Anda melalui e-mail. Anda juga perlu CC hal tersebut kepada bos. Cara tersebut membantu Anda untuk mengirimkan review atau laporan dari proyek yang sudah terselesaikan dengan baik.
Rumput Liar
cara cepat promosi,
Kerja,
promosi jabatan,
TIPS KERJA
Minggu, 24 Juni 2012
Tips Jitu Agar Performa Kerja Disukai Atasan
Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu agar Anda tidak dicap sebagai 'si penjilat' oleh rekan kerja lainnya. Jika Anda memakai cara yang positif dan benar, serta tidak melupakan sikap yang profesional sebagai karyawan, maka tidak masalah Anda melakukan cara-cara berikut ini, seperti dikutip dari All Women Stalk.
1. Minta Saran
Anda tidak akan pernah tahu akan sesuatu jika tidak pernah bertanya. Jadi saat Anda menyelesaikan sebuah pekerjaan atau proyek yang besar, lebih baik periksalah terlebih dahulu dengan atasan. Apabila bos mengatakan bahwa pekerjaan yang sudah dilakukan tersebut terbilang sempurna, maka jadikanlah acuan untuk lebih maju lagi. Tapi jika bos memiliki beberapa saran, dengarkanlah dengan seksama dan menerapkannya pada pekerjaan selanjutnya.
2. Mengakui Kesalahan
Setiap orang tentunya selalu belajar dari segala kesalahan maupun kegagalan. Jadi jika Anda ingin disukai oleh atasan di kantor, maka akuilah kesalahan yang sudah diperbuat. Jangan sampai Anda malah menyalahkan orang lain atau rekan kerja satu tim. Mengatakan hal yang sebenarnya dapat membuat si bos menghargai kejujuran Anda.
3. Tepat Waktu
Sebaiknya datanglah ke kantor tepat pada waktunya. Datang terlambat hanya akan membuat Anda dicap oleh si bos sebagai karyawan yang pemalas dan tidak pernah on time. Jika hal itu tidak ingin terjadi pada diri Anda, mulai saat ini cobalah untuk lebih disiplin baik dengan diri sendiri, maupun pekerjaan.
4. Selalu Menikmati Pekerjaan
Tidak ada yang lebih menyenangkan bagi atasan selain melihat karyawannya menikmati pekerjaan yang telah diperintahkan. Ini merupakan salah satu kunci agar bos menjuluki Anda sebagai karyawan yang rajin dan pantang menyerah.
5. Ruangan Kerja Rapi
Jagalah meja kerja Anda dengan bersih, segala macam file pekerjaan terorganisir dan membuat folder sehingga Anda dapat mengakses pekerjaan dengan cepat. Itu akan menunjukkan atasan bahwa Anda adalah tipe karyawan yang teratur dan rapi.
6. Mengenakan Pakaian yang Sopan
Sangatlah tidak nyaman apabila Anda memakai kemeja yang terlalu ketat. Percayalah, bahwa Anda akan menjadi bahan gunjingan akibat memakai pakaian yang terlalu seksi. Jadi berbusanalah yang pantas saat ke kantor.
7. Jangan Takut Ambil Risiko
Risiko selalu ada dalam setiap pekerjaan dan rencana apapun, baik itu gagal maupun berhasil. Jadi jika Anda harus mengambil risiko dalam menyelesaikan pekerjaan yang diperintahkan oleh atasan, maka jadikanlah ini sebagai pemicu bahwa Anda akan berhasil. Dengan begitu, bos akan menganggap Anda adalah karyawan yang bisa diandalkan meskipun dalam keadaan sulit.
Rumput Liar
DISUKAI ATASAN,
Kerja,
TIPS JITU,
TIPS KERJA
Ingin Kerja di BUMN? Ini Tipsnya dari Petinggi Pertamina
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Harun menjelaskan bagaimana proses perekrutan karyawan di perusahaannya. "Penerimaan karyawan biasanya setahun dua kali, awal dan akhir tahun. Kami menerima sekitar 150-200 orang," jelasnya saat berbincang dengan wolipop, Selasa (19/6/2012).
Bagi Anda yang tertarik bekerja di Pertamina, tidak perlu mengirimkan lamaran. Cukup dengan mengisi aplikasi di situs resmi Pertamina.
Selain melamar melalui situs resmi Pertamina, perusahaan yang dipimpin oleh Karen Agustiawan itu juga membuka kesempatan melalui job fair yang diadakan di kampus-kampus. Prosesnya sama seperti ketika mengisi lamaran melalui website Pertamina.com.
"Setelah semua datanya masuk, disubmit ke kita, kemudian akan diberikan kesempatan tes secara online," jelas Harun seraya menambahkan kalau sistem rekrutmen secara online ini sudah dilakukan Pertamina sejak empat tahun lalu.
Kesempatan tes secara online ini akan diberikan pada pelamar yang lolos seleksi administratif. Agar lolos seleksi administratif, calon karyawan sebaiknya memasukkan data diri selengkap mungkin. Persyaratan yang ditetapkan sebaiknya juga dipenuhi, mulai dari IPK minimal 3, jurusan yang sesuai dan pengalaman kerja.
Seleksi administratif ini akan dilakukan oleh sistem. Bagi Anda yang lolos, baru dikirimi surat atau email untuk menjalani tes via online. Apa saja biasanya yang menjadi materi tes melalui internet itu?
"Pengetahuan akademik dan bahasa Inggris," jelas pria yang bekerja di Pertamina sejak 1992 itu. Meski dilakukan secara online, bukan berarti Anda bisa dengan mudah menjawab pertanyaan. Ada batas waktu yang ditentukan sehingga pertanyaan harus dijawab dengan cepat dan tepat.
Setelah lolos tes administrasi, pengetahuan dan bahasa Inggris, pelamar kembali menjalani seleksi. Mereka akan dipanggil untuk menjalani tes wawancara. Pada tahapan wawancara ini cukup banyak pelamar yang gagal. Lantas bagaimana caranya agar bisa terpilih?
"Ini cluenya yang mau tes, kita ingin melihat apa yang membedakan seorang peserta dengan peserta lainnya. Kemampuan pribadi dia untuk sebuah perusahaan. Apa yang membedakan Anda dengan seorang peserta lain. Kita cari orang yang unggul," urai Harun.
Lolos dari tahap wawancara, pelamar masih harus menjalani satu tes lagi yaitu kesehatan. Baru setelah berhasil melewati semua tes tersebut, pelamar diterima bekerja. Untuk pelamar yang baru lulus kuliah, Pertamina biasanya harus ikut diklat selama setahun, sesuai bidangnya masing-masing.
Rumput Liar
BUMN,
Kerja,
kerja di bumn,
PERTAMINA,
TIPS KERJA
Ini Dia Perkembangan Karir Anda Bila Bekerja di TV
Dengan bekerja di industri televisi, Anda bisa berperan dengan memberikan kontribusi kepada perusahaan untuk menuangkan beragam ide dan kreativitas yang dimiliki. Terlebih lagi jika passion Anda adalah suka bergaul dan berinteraksi atau bertemu dengan orang banyak, di industri tersebutlah merupakan tempat yang tepat.
Lantas, bagaimanakah perkembangan karir yang didapat jika bekerja di industri TV tersebut? Berkarir di dunia broadcasting atau jurnalistik ini dapat meliputi berbagai macam jabatan, antara lain penulis (writer), asisten produser, produser, produser eksekutif, reporter, cameraman, koordinator peliputan, dan lain sebagainya.
Vice President Corporate Services Division Trans TV, Latif Harnoko yang kerap disapa Noko mengatakan bahwa untuk bekerja di TV, seseorang bisa memiliki dua jalur karir atau track record. Yang pertama karir secara individual atau diri pribadi dan kedua yaitu karirnya dalam sebuah organisasi.
"Kita ada dua track record. Yang pertama secara invidual dan kedua organisasi. Kalau untuk individual, kita punya jabatan misalnya dari mulai staff, lalu senior staff, supervisor, asisten manajer, asisten manajer senior, manajer, asisten vice president, vice president, dan seterusnya. Nah itu kalau karyawan punya track record secara individual seperti itu. Kalau di organisasi beda lagi. Ada yang jadi supervisor, staff, koordinator, section head, produser, dan sebagainya," urai pria yang mulai meniti karirnya di lingkungan perbankan itu.
Menjadi reporter atau jurnalis bisa dikatakan merupakan posisi awal dalam karir jurnalistik di industri TV. Skill sebagai seorang reporter menjadi bekal dasar untuk menapak ke jenjang karir berikutnya. Dengan mempunyai skill sebagai reporter, bukan berarti tidak bisa membuat Anda menduduki posisi sebagai supervisor dan lain sebagainya. Namun, hal tersebut juga berdasarkan performance atau kinerja kerja.
Tentunya tak hanya itu saja, apabila Anda performanya baik, maka kenaikan gaji pun bisa didapatkan. "Manajemen akan memberikan kenaikan gajinya berdasarkan performance karyawan," jelas Noko saat ditemui Wolipop di Gedung Trans TV, Jl. Kapt. P. Tendean Kav.12-14A, Jakarta Selatan, Selasa (19/6/2012).
Lalu, apakah range gaji yang didapat di industri ini terbilang kecil? Jangan salah, justru Anda bisa mendapatkan bonus yang banyak. Apalagi jika program TV yang dijalankan sukses. Hasil yang Anda dapat pun bisa berlimpah.
"Jika setiap program mencapai lebih dari target, dibagi dua. Misalnya target Rp 100 miliar, ternyata yang dicapai Rp 150 miliar, jadi lebih Rp 50 miliar. Nah lebihnya itu dibagi dua. Rp 25 miliar untuk manajemen, dan Rp 25 miliar lagi untuk karyawan. Nah karyawan itu dibagikan ke semuanya. Jadi additional incomenya banyak," tutup Noko yang telah bergabung di Trans Corp sejak 2002.
Rumput Liar
industri tv,
karir,
Kerja,
stasiun tv,
TIPS KERJA
Do's & Don'ts Membuat Surat Lamaran Kerja
Sayangnya banyak orang menganggap remeh surat lamaran kerja yang dikirim. Misalnya tidak teliti dalam penulisan sehingga salah ketik atau asal menyebar CV ke semua perusahaan. Bagi Anda yang sedang mencari pekerjaan baru atau fresh graduate, perhatikan do's & don'ts dalam mengirim CV agar peluang untuk diterima kerja lebih besar.
Don'ts:
1. Banyak pelamar yang asal-asalan dalam melamar kerja, padahal mereka mengetahui jika posisi yang diminta tidak sesuai. Maka dari itu, pastikan dalam menulis CV dan surat lamaran kerja (resume) harus disesuaikan dengan posisi yang dilamar. Perekrut ingin mengetahui latar belakang Anda dengan cepat dan efisien. Jadi pastikan Anda menuliskan kelebihan yang terkait dengan bidang kerja yang dilamar. Jika tidak ada, Anda dapat menyebutkan aspek yang relevan, seperti kemampuan kepemimpinan atau delegasi.
2. Banyak yang menganggap remeh salah ketik dalam CV dan resume. Pelamar berpikir, toh para HRD atau perekrut memahami maksudnya. Dari sini, perekrut akan melihat Anda sebagai orang yang ceroboh dan mengganggap remeh akan hal-hal kecil. Jika persoalan kecil seperti mengetik dengan benar saja tidak bisa, bagaimana Anda akan mengerjakan tugas dengan tanggung jawab lebih besar?
3. Jangan menyombongkan diri dalam surat lamaran kerja dan memberikan informasi palsu di CV atau resume. Tulislah kemampuan dan keahlian yang memang benar Anda miliki. Sehingga ketika masuk ke ruang wawancara, Anda lebih percaya diri memaparkan kelebihan Anda. Karena staf HRD akan segera tahu jika Anda sedang berbohong.
4. Kesalahan yang kerap dilakukan pelamar adalah, hanya mengirimkan lampiran CV lewat email tanpa surat permohonan melamar kerja. Hal itu akan membuat Anda terkesan malas dan tidak bersungguh-sungguh dalam mendapatkan pekerjaan. Cara mendeskripsikan diri, menjabarkan visi, misi serta harapan dalam surat permohonan bisa menjadi acuan para perekrut untuk memilih kandidat yang tepat.
5. Jangan menyertakan foto dari Facebook atau yang diambil dengan kamera telepon sendiri, itu terkesan sangat tidak profesional. Jika benar-benar dalam mencari pekerjaan, berusahalah lebih keras. Berpakaian rapi minimal menggunakan kemeja, dan buat pas photo di studio foto profesional.
6. Kecuali Anda melamar pekerjaan di perusahaan bidang kreatif, tidak perlu repot-repot menghias CV dengan bingkai, gambar-gambar atau tulisan warna-warni agar lebih 'dilihat' staf HRD. Menjaganya agar tetap rapi, simpel dan elegan adalah cara paling 'aman' dalam membuat CV.
Do's:
1. Pastikan surat lamaran kerja Anda terorganisir dan mudah dibaca. Font Arial, Calibri atau Times New Roman merupakan font yang paling umum digunakan, font ini juga mudah dibaca. Pastikan tulisannya cukup besar agar pembaca nyaman membacanya. Setiap paragraf jangan terlalu panjang dan bertele-tele. Pastikan Anda menulis kalimat yang baik dan tidak diulang-ulang.
2. Hanya sertakan pengalaman kerja atau kemampuan yang sesuai dengan bidang pekerjaan. Misalnya Anda pernah mengikuti training jurnalistik jika ingin melamar di perusahaan media, atau seminar manajemen jika tertarik bergabung dengan perusahaan konsultan.
3. Sebelum mengirimkan CV dan surat lamaran, periksa terlebih dulu resume Anda dan jangan sampai ada yang salah tulis. Jika melamar pekerjaan melalui email atau situs lowongan kerja, Anda juga perlu periksa ulang data-data di dalamnya. Jangan lupa terus mencari sumber baru untuk lowongan pekerjaan.
4. Fokus pada kualitas, bukan kuantitas dalam daftar pencapaian Anda. Tidak perlu mencantumkan lomba-lomba yang pernah Anda menangkan di tingkat SD, SMP atau kompetisi 17 Agustus-an di kompleks rumah. Tunjukkan pencapaian yang benar-benar menunjukkan kemampuan komunikasi dan kesuksesan yang pernah Anda raih sesuai bidang pekerjaan yang dilamar, juga kegiatan yang berkaitan dengan keorganisasian.
"Kalau CV yang dilihat pasti experience-nya. Kita juga lihat kegiatan organisasinya di kampus atau ekstrakulikulernya dia aktif atau tidak," tukas Fania Yunintya, Recruitment Human Capital Trans TV saat ditemui wolipop di Gedung Trans TV, Jl. Kapt. P. Tendean, Jakarta, Selasa (19/06/2012).
5. Buat CV maksimum hanya dua halaman dan itu sudah mencakup semua informasi inti tentang Anda. Hanya profesional atau orang yang sudah pernah memegang jabatan tinggi, memiliki segudang pengalaman yang harus dicantumkan sehingga butuh kertas lebih dari tiga lembar.
6. Jika mengirim surat lamaran lewat email, pastikan subjek yang Anda cantumkan jelas (misalnya: 'CV marketing' atau 'calon reporter'). File attachment juga harus jelas, seperti 'lampiran portfolio' atau 'contoh tulisan'.
Rumput Liar
Kerja,
surat lamaran,
surat lamaran kerja,
TIPS KERJA
Agar Tidak Gagal Terus Saat Mencari Kerja
Kegagalan diterima kerja bisa terjadi dalam tahapan apapun. Baik itu sejak awal maupun ketika Anda sudah sampai tahap akhir. Berikut ini kesalahan-kesalahan dalam setiap tahapan rekrutmen yang membuat pelamar gagal diterima kerja:
1. CV
Curriculum Vitae merupakan salah satu hal penting yang menentukan apakah pelamar akan dipanggil ke tahap selanjutnya atau tidak. Cukup banyak orang yang sudah gagal di tahapan pengiriman CV ini. Ada banyak hal yang membuat pelamar tidak terima karena CV nya. Pertama, saat menulis CV dan surat lamaran kerja (resume) tidak sesuai dengan posisi yang dilamar. Tidak menuliskan kelebihan dan pengalaman kerja yang terkait dengan bidang yang dilamar.
2. Seleksi Awal
Sekarang ini makin banyak perusahaan yang melakukan seleksi awal dengan bantuan sistem. Sehingga kalau pelamar tidak menuliskan kriteria yang dicari perusahaan tersebut, dapat dipastikan dia tidak akan lolos. VP Corporate Communucation PT Pertamina (Persero) Muhammad Harun membenarkan mengenai banyaknya kegagalan di seleksi awal ini. "Banyak gagal di screening awal," katanya saat diwawancara wolipop Selasa (19/6/2012). Harun menyarankan agar tidak gagal, saat mengisi lamaran via online, isi keterangan dengan benar. Pastikan Anda memang memenuhi kriteria yang dicari, misalnya IPK minimal tiga, jurusan yang diinginkan dari Teknik Perminyakan, dan lain-lain.
3. Anda Sulit Dihubungi
Setelah lolos seleksi awal, biasanya perusahaan akan menghubungi pelamar untuk mengikuti seleksi selanjutnya, seperti wawancara atau psikotes. Di sinilah kegagalan bisa terjadi. Cukup banyak pelamar yang mencantumkan nomer telepon, namun sulit dihubungi. Atau kalaupun memberikan alamat rumah, ternyata tidak lengkap sehingga surat pemberitahuan gagal terkirim.
4. Psikotes
Psikotes menjadi tahapan yang juga banyak membuat pelamar berguguran. Vice President Corporate Services Division Trans TV Latif Harnoko juga mengakui hal tersebut. "Kalau di Trans TV itu banyak calon karyawan gagal dalam tes itu sebenarnya karena confidence levelnya lemah. Terutama itu banyak teman-teman daerah. Coba kalau teman daerah masuk berkompetisi dengan masyarakat Jakarta, sudah kalah 1-0 dalam hal confidence level. Karena mereka kan ada juga yang budayanya, budaya sungkan," urainya. Hal lainnya yang membuat pelamar gagal adalah karena tidak siap baik dalam hal mental maupun pengetahuan.
Bukan hanya kepercayaan diri saja yang bisa dinilai saat psikotes. Kepribadian dan intelegensi juga bisa diukur dan sering menyebabkan pelamar gagal ke tahap selanjutnya. Hal itupun diakui oleh Recruitment & Assessment Centre Div. PT Astra Int. Tbk, Wie Tjung Sudarma.
"Yang paling dominan menyebabkan calon tidak dilanjutkan dalam tahapan seleksi adalah, kapasitas inteligensi yang terlalu tinggi/rendah (tidak fit dengan tuntutan tugas) dan kepribadian yang tidak sesuai dengan nilai-nilai perusahaan," jelasnya dalam wawancara denga wolipop Jumat (22/6/2012).
5. Wawancara
Ketidakpercayaan diri biasanya jadi penyebab utama seseorang gagal dalam tes wawancara. Memberikan jawaban yang klise juga bisa membuat pelamar tak diterima. VP Corporate Communucation PT Pertamina (Persero) Muhammad Harun mengatakan berdasarkan pengalamannya, cukup banyak pelamar di perusahaan tempatnya bekerja tidak bisa memberikan jawaban spesifik saat ditanya apa kemampuan pribadi mereka. "Kita ingin melihat apa yang membedakan seorang peserta dengan peserta lainnya," jelasnya.
6. Kesehatan
Tes kesehatan biasanya jadi tahapan terakhir seleksi. Ketika sudah mencapainya, jangan buru-buru senang dulu. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan tes ini gagal Anda lalui. Misalnya saja, ternyata saat menjalani tes kolesterol atau kadar gula darah tinggi, Anda buta warna, memiliki gigi berlubang, alergi, dan masih banyak lagi
Rumput Liar
GAGAL MENCARI KERJA,
Kerja,
TIPS KERJA
Langganan:
Postingan (Atom)

Ika fithriyadi, Ak. adalah seorang praktisi pajak. Beberapa karier profesional pernah dijalaninya, diantaranya sebagai auditor pada Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak dan juga auditor pada Dirjen Pajak. Kemudian beliau pernah diamanahkan sebagai Financial Controllerpada Financial Club dan konsultan pajak untuk BUT GIBB dan LM MEIJI.Pria ini pun pernah berkiprah di Masyarakat Transparansi Indonesia guna menangani bidang pengembangan sumber daya manusia. Selepas menjadi Tax Supervisor pada PT Siemens Indonesia, pria yang memiliki hobi membaca ini, kini menjabat sebagai Direktur PT Multi Utama Consultindo.


