Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Kelapa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelapa. Tampilkan semua postingan
Senin, 30 April 2012

Aneka Produk dari Sabut Kelapa

Dari sabut kelapa, dapat diurai menjadi produk bernilai eksport dengan harga yang Wah.. seperti, Cocofiber (serat sabut kelapa), dan Cocopeat (Serbuk sabut kelapa). Kedua produk ini adalah “Emas Mentah” kalau dipoles dan diolah lebih lanjut, hmmm… jadi bisnis yang menggiurkan. sekedar info saja, Ekspor Cocofiber ke luar negeri gak ada matinya, negerinya si Jet Li, menerima all grade cocofiber dengan harga $ US 250 per ton, tak terbatas, berapa pun mereka terima. pengusaha lokal saja, belum bisa memenuhi permintaannya. belum lagi Negerinya Michael Schumacer, German dan rata-rata pasar eropa dan Amerika membutuhkan Cocofiber dalam jumlah BESAR.

Hal sama juga dengan Cocopeat (Serbuk sabut kelapa), aplikasi dari produk ini bisa sebagai media tanam, pelapis lapangan golf, pupuk dan lain sebagainya.

Berikut adalah produk-produk dari sabut kelapa:

Cocopeat sebagai Media Tanam Alternatif

Media bercocok tanam selama ini identik dengan tanah. Namun sekarang ada yang bisa diandalkan sebagai penggantinya. alternatifnya adalah cocofiber (serat sabut kelapa) dan cocopeat (serbuk sabut kelapa).

Media tanam organik ini memiliki kualitas tak kalah dengan tanah. Cocopeat adalah media tanam yang dibuat dari sabut kelapa. Oleh karena itu, paling mudah ditemukan di negara-negara tropis dan kepulauan, seperti Indonesia.

Banyak manfaat yang bisa didapat dengan menggunakannya. Baik untuk digunakan bersama tanah, atau berdiri sendiri. Cocopeat juga banyak dipilih sebagai pengganti tanah.

Cocopeat memiliki sifat mudah menyerap dan menyimpan air. Ia juga memiliki pori-pori, yang memudahkan pertukaran udara, dan masuknya sinar matahari. Kandungan Trichoderma molds-nya, sejenis enzim dari jamur, dapat mengurangi penyakit dalam tanah. Dengan demikian, cocopeat dapat menjaga tanah tetap gembur dan subur.

Di dalam cocopeat juga terkandung unsur-unsur hara dari alam yang sangat dibutuhkan tanaman, berupa kalsium (Ca), magnesium (Mg), kalium (K), natrium (Na) dan Fospor (P).

Cocosheet (Lembaran serat Sabut)

Aplikasi Serat sabut kelapa yang di buat dalam bentuk lembaran atau lebih dikenal dengan Cocosheet, menurut penelitian Romi Hidayat, mahasiswa S2 Arsitektur ITB, terbukti mampu mereduksi suara dan menyerap bising terutama pada frekuensi tinggi (2000 hz). Penggunaan cocosheet ini mampu menyaingi penggunaan glasswool. keunggulan lain dari cocosheet adalah dia lebih murah.

Cocosheet yang direkomendasikan adalah dengan ketebalan 70 mm. Cocosheet merupakan bahan yang digunakan untuk pembuatan cocopot. Cocopot adalah sebagai media tumbuh tanaman yang khusus dipakai oleh Pertambangan untuk reklamasi bekas galian tambang.

Cocopot (Pot Sabut Kelapa, Media Tumbuh Terbaik di Areal Minus Unsur Hara)

Fungsi : Pot dari sabut kelapa sebagai media tumbuh tanaman, sangat cocok untuk Tanaman dalam pot, minus unsur hara, bahkan rekomendasi untuk reklamasi bekas tambang

Penggunaan : Bibit / benih atau tanaman di letakkan dalam pot

Dimensi
Diameter : 10 x10 cm, 20 x 20 cm, 30 x 30 cm, 40 x 40 cm, 50 x 40 cm (Optional
Tebal pot : 1 cm
Harga : mulai dari 15.000/buah (Negotiable)

Cocopeat (Serbuk Sabut Kelapa)

Selimut kelapa atau kulit kelapa memiliki material penting yang berdaya guna tinggi, yaitu serabut kelapa (cocofiber) dan serbuk serabut (cocopeat). setelah bagian serabutnya dipisahkan, bagian serbuk sabut telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai bahan substrat. Cocopeat dikenal juga dengan nama Cocopith atau Coir pith.

Keunggulan Cocopeat adalah sebagai berikut:
1. bahan ini 100% alami
2. memiliki tingkat aerasi yang tinggi
3. mudah menyerap air tetapi tidak terlalu banyak menyerapnya.
4. bahan ini sangat stabil selama bertahun-tahun dan tidak mudah terdekomposisi yang mengakibtkan berubah secara fisik.
5. memiliki sifat dapat mencuci, membersihkan.
Dengan alasan-alasan demikian, cocopeat sangat cocok digunakan sebagai media tumbuh tanaman yang sangat baik.

Cocomesh (Jaring Sabut Kelapa)

Fungsi : Jaring sabut kelapa sebagai media tumbuh tanaman, sangat cocok untuk reklamasi bekas tambang, atau pantai.

Penggunaan : diletakkan di areal bekas tambang atau pantai dengan cara dipatok sisi-sisinya.

Dimensi
Panjang x lebar : 1,2 x 30 m, 1,2 x 50 m, 2 x 40 m ( atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan)
Jarak antar jala : 3 x 3 cm ,5 x 5 cm,8 x 8 cm ( dapat disesuaikan dengan kebutuhan)
Diameter jala : 0,5 cm, 1 cm ( optional)
Harga : mulai dari 12.000/m2 (Negotiable)

Cocofiber Matras Alami untuk Spring Bed

Gabungan serat kelapa atau Cocofiber dan latex alami dapat diproduksi sebagai matras yang fleksibel dan lentur. keduanya ramah lingkungan dan alternative yang yang bagus pengganti matras sintetis.

Matras serat kelapa memiliki berbagai macam aplikasi, antara lain
1. Matras untuk tempat tidur dewasa dan anak-anak
2. untuk sofa dan berbagai furniture
3. untuk mobil, pesawat udara, kursi tram
4. filter
5. bahan isolasi dan
6. kemasan

Penggunaan serat ramah lingkungan ini terus meningkat seiring kesadaran pemakaiannya. Kelapa dan serat panel lining digunakan untuk pembuatan kursi karena kursi ini nyaman digunakan.

Cocofiber juga tersedia versi anti bakar yang sesuai dengan standar internatioanl, yaitu :

Product specification:
Coco Fiber (Serat Sabut Kelapa)

Cocofiber atau serat sabut kelapa merupakan bahan untuk pembuatan produk-produk seperti matras, sikat, tali dan filter.

Sejak awal tahun 90-an, Cocofiber telah digunakan untuk campuran tanah pada proses penanaman. Tujuan pencampuran dengan Cocofiber adalah untuk meningkatkan efek kapiler pada media tumbuh yang sedang berkembang.

Cocofiber memiliki karakteristik seperti electrical conduction yang rendah atau daya hantar rendah, dan bahan tidak mudah rusak atau membusuk, selain itu cocofiber tidak boleh terlalu tipis, karena kurang efektif dan akan mudah rusak dan sia-sia.

Tikar Cocomulsa, Coir Mulch Mat, penghalang Gulma Untuk Pohon

Tikar Sabut ini berbentuk persegi panjang dengan ukuran 90×90 cm, dengan belahan menuju titik pusat sebagai tempat pohon. Kita dapat memperbesar lubang tengah yang disesuaikand tanaman.

Penggunaan tikar sabut ini sangat efektif menghalangi gulma yang berlomba tumbuh di sekitar pohon. Gulma yang tumbuh, biasanya akan menghambat pertumbuhan tanaman, karena memakan unsur hara yang dibutuhkan oleh pohon pada saat pertumbuhan.

Penggunaan Cocomulsa ini memberikan keuntungan, antara lain dapat menjaga kelembaban tanah, hal ini karena cocomulsa dapat mengurangi penguapan air tanah dan mencegah siput mendekat pohon. Selain itu, cocomulsa dapat bertahan lebih lama, sekitar 3 tahun, maka ini menambah nilai ekonomis jika dibandinkan menggunakan mulsa dari plastik yang bertahan hanya 2 kali pakai.

Sabut tikar atau cocomulsa ini dapat diperkecil ukurannya yang disesuaikan dengan kebutuhan, atau untuk tanaman yang kecil dapat menggunakan coir mulch disk yang berukuran lebih kecil

Coir Roll Gulungan Sabut Pencegah Erosi

RumahSabut mengeluarkan produk baru yang diberi nama Coir Roll / CocoRoll / Sabut Gulung. Coir Roll ini digunakan untuk menumbuhkan vegetasi di lahan marginal di sekitar tepi danau alam, tepi danau dan sungai buatan, saluran sungai dan kanal. Atau bahkan perkembangan sekarang dapat digunakan untuk mencegah erosi pengikisan tepi pantai.

Coir Roll ini sangat ideal untuk menumbukan vegetasi dan pengendalian erosi yang ramah lingkungan, dan ini merupakan solusi total yang benar-benar berkelanjutan (It’s totally sustainable solution)

Coir Roll sangat hemat, bahannya terbuat dari 100% cocofiber / sabut kelapa dimana kekuatan penurunannya bisa mencapai 5 tahun atau lebih.

Coir Roll dapat diperoleh dalam dua pilihan
1. Coir Roll Pra tanam
2. Coir Roll murni
Coir Roll pra tanam, biasanya tersedia setelah ditumbuhi vegetasi rumput atau sesuai pilihan, dan biasanya dibutuhkan waktu sekita 12-16 minggu. akar yang tumbuh pada gulungan dibuat sampai menyentuh bagian bawah roll, bola akar yang baik berukuran 50×50 mm, dan jarak antar tanaman adalah 15/m2.
Sementara itu coir roll murni adalah masih dalam bentuk gulungan sabut murni, belum ada vegetasi.

Spesifikasi Coir Roll
• Diameter 30 cm, panjang 300 cm, bobot 7,5 kg/m
• Diameter 40 cm, panjang 300 cm, bobot 18,5 kg/m
• Diameter 50 cm, panjang 300 cm, bobot 29 kg/m

Bantal Sabut / Coir Pillow untuk Revegatasi

Bantal Sabut / Coir Pillow merupakan sarana untuk revegatasi tumbuhan khususnya diperairan. Serat kasar serabut pada coir pillow manjadi tempat perkecambahan akar dan cocok untuk perkecambahan biji. Bantal Sabut ini terdiri dari 2 lapis Cocomesh / Coir net, yang juga efektif menahan sedimen di perairan.

Keuntungan Penggunaan Coir Pillow
1. Mampu menahan air dalam serat kasar dalam jumlah tinggi, dan dapat menjaga kelembaban akar pada cuaca kering
2. Kuat dan tahan lama
3. Mampu menahan sedimen, dan bagian ini dapat dipindahkan ke tempat lain untuk menumbuhkan vegetasi baru
4. Desain fleksibel, mampu mengambang di air
5. 100 % bahan alami

Aplikasi Penggunaan
1. Pra-tanam dilakukan sebelum dipasang
2. Pemasangan dilapangan dilakukan dengan memasang pasak, pancang
3. Perangkap sedimen di dekat perairan dekat konstruksi
4. Untuk Pulau mengambang
Keuntungan lain, coir pillow ini dapat digulung dan dipindahkan ke tempat lain untuk menumbuhkan vegetasi di tempat baru.
Rumput Liar Aneka, Kelapa, PERKEBUNAN, Produk, Sabut

Aneka Produk dari Sabut Kelapa

Dari sabut kelapa, dapat diurai menjadi produk bernilai eksport dengan harga yang Wah.. seperti, Cocofiber (serat sabut kelapa), dan Cocopeat (Serbuk sabut kelapa). Kedua produk ini adalah “Emas Mentah” kalau dipoles dan diolah lebih lanjut, hmmm… jadi bisnis yang menggiurkan. sekedar info saja, Ekspor Cocofiber ke luar negeri gak ada matinya, negerinya si Jet Li, menerima all grade cocofiber dengan harga $ US 250 per ton, tak terbatas, berapa pun mereka terima. pengusaha lokal saja, belum bisa memenuhi permintaannya. belum lagi Negerinya Michael Schumacer, German dan rata-rata pasar eropa dan Amerika membutuhkan Cocofiber dalam jumlah BESAR.

Hal sama juga dengan Cocopeat (Serbuk sabut kelapa), aplikasi dari produk ini bisa sebagai media tanam, pelapis lapangan golf, pupuk dan lain sebagainya.

Berikut adalah produk-produk dari sabut kelapa:

Cocopeat sebagai Media Tanam Alternatif

Media bercocok tanam selama ini identik dengan tanah. Namun sekarang ada yang bisa diandalkan sebagai penggantinya. alternatifnya adalah cocofiber (serat sabut kelapa) dan cocopeat (serbuk sabut kelapa).

Media tanam organik ini memiliki kualitas tak kalah dengan tanah. Cocopeat adalah media tanam yang dibuat dari sabut kelapa. Oleh karena itu, paling mudah ditemukan di negara-negara tropis dan kepulauan, seperti Indonesia.

Banyak manfaat yang bisa didapat dengan menggunakannya. Baik untuk digunakan bersama tanah, atau berdiri sendiri. Cocopeat juga banyak dipilih sebagai pengganti tanah.

Cocopeat memiliki sifat mudah menyerap dan menyimpan air. Ia juga memiliki pori-pori, yang memudahkan pertukaran udara, dan masuknya sinar matahari. Kandungan Trichoderma molds-nya, sejenis enzim dari jamur, dapat mengurangi penyakit dalam tanah. Dengan demikian, cocopeat dapat menjaga tanah tetap gembur dan subur.

Di dalam cocopeat juga terkandung unsur-unsur hara dari alam yang sangat dibutuhkan tanaman, berupa kalsium (Ca), magnesium (Mg), kalium (K), natrium (Na) dan Fospor (P).

Cocosheet (Lembaran serat Sabut)

Aplikasi Serat sabut kelapa yang di buat dalam bentuk lembaran atau lebih dikenal dengan Cocosheet, menurut penelitian Romi Hidayat, mahasiswa S2 Arsitektur ITB, terbukti mampu mereduksi suara dan menyerap bising terutama pada frekuensi tinggi (2000 hz). Penggunaan cocosheet ini mampu menyaingi penggunaan glasswool. keunggulan lain dari cocosheet adalah dia lebih murah.

Cocosheet yang direkomendasikan adalah dengan ketebalan 70 mm. Cocosheet merupakan bahan yang digunakan untuk pembuatan cocopot. Cocopot adalah sebagai media tumbuh tanaman yang khusus dipakai oleh Pertambangan untuk reklamasi bekas galian tambang.

Cocopot (Pot Sabut Kelapa, Media Tumbuh Terbaik di Areal Minus Unsur Hara)

Fungsi : Pot dari sabut kelapa sebagai media tumbuh tanaman, sangat cocok untuk Tanaman dalam pot, minus unsur hara, bahkan rekomendasi untuk reklamasi bekas tambang

Penggunaan : Bibit / benih atau tanaman di letakkan dalam pot

Dimensi
Diameter : 10 x10 cm, 20 x 20 cm, 30 x 30 cm, 40 x 40 cm, 50 x 40 cm (Optional
Tebal pot : 1 cm
Harga : mulai dari 15.000/buah (Negotiable)

Cocopeat (Serbuk Sabut Kelapa)

Selimut kelapa atau kulit kelapa memiliki material penting yang berdaya guna tinggi, yaitu serabut kelapa (cocofiber) dan serbuk serabut (cocopeat). setelah bagian serabutnya dipisahkan, bagian serbuk sabut telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai bahan substrat. Cocopeat dikenal juga dengan nama Cocopith atau Coir pith.

Keunggulan Cocopeat adalah sebagai berikut:
1. bahan ini 100% alami
2. memiliki tingkat aerasi yang tinggi
3. mudah menyerap air tetapi tidak terlalu banyak menyerapnya.
4. bahan ini sangat stabil selama bertahun-tahun dan tidak mudah terdekomposisi yang mengakibtkan berubah secara fisik.
5. memiliki sifat dapat mencuci, membersihkan.
Dengan alasan-alasan demikian, cocopeat sangat cocok digunakan sebagai media tumbuh tanaman yang sangat baik.

Cocomesh (Jaring Sabut Kelapa)

Fungsi : Jaring sabut kelapa sebagai media tumbuh tanaman, sangat cocok untuk reklamasi bekas tambang, atau pantai.

Penggunaan : diletakkan di areal bekas tambang atau pantai dengan cara dipatok sisi-sisinya.

Dimensi
Panjang x lebar : 1,2 x 30 m, 1,2 x 50 m, 2 x 40 m ( atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan)
Jarak antar jala : 3 x 3 cm ,5 x 5 cm,8 x 8 cm ( dapat disesuaikan dengan kebutuhan)
Diameter jala : 0,5 cm, 1 cm ( optional)
Harga : mulai dari 12.000/m2 (Negotiable)

Cocofiber Matras Alami untuk Spring Bed

Gabungan serat kelapa atau Cocofiber dan latex alami dapat diproduksi sebagai matras yang fleksibel dan lentur. keduanya ramah lingkungan dan alternative yang yang bagus pengganti matras sintetis.

Matras serat kelapa memiliki berbagai macam aplikasi, antara lain
1. Matras untuk tempat tidur dewasa dan anak-anak
2. untuk sofa dan berbagai furniture
3. untuk mobil, pesawat udara, kursi tram
4. filter
5. bahan isolasi dan
6. kemasan

Penggunaan serat ramah lingkungan ini terus meningkat seiring kesadaran pemakaiannya. Kelapa dan serat panel lining digunakan untuk pembuatan kursi karena kursi ini nyaman digunakan.

Cocofiber juga tersedia versi anti bakar yang sesuai dengan standar internatioanl, yaitu :

Product specification:
Coco Fiber (Serat Sabut Kelapa)

Cocofiber atau serat sabut kelapa merupakan bahan untuk pembuatan produk-produk seperti matras, sikat, tali dan filter.

Sejak awal tahun 90-an, Cocofiber telah digunakan untuk campuran tanah pada proses penanaman. Tujuan pencampuran dengan Cocofiber adalah untuk meningkatkan efek kapiler pada media tumbuh yang sedang berkembang.

Cocofiber memiliki karakteristik seperti electrical conduction yang rendah atau daya hantar rendah, dan bahan tidak mudah rusak atau membusuk, selain itu cocofiber tidak boleh terlalu tipis, karena kurang efektif dan akan mudah rusak dan sia-sia.

Tikar Cocomulsa, Coir Mulch Mat, penghalang Gulma Untuk Pohon

Tikar Sabut ini berbentuk persegi panjang dengan ukuran 90×90 cm, dengan belahan menuju titik pusat sebagai tempat pohon. Kita dapat memperbesar lubang tengah yang disesuaikand tanaman.

Penggunaan tikar sabut ini sangat efektif menghalangi gulma yang berlomba tumbuh di sekitar pohon. Gulma yang tumbuh, biasanya akan menghambat pertumbuhan tanaman, karena memakan unsur hara yang dibutuhkan oleh pohon pada saat pertumbuhan.

Penggunaan Cocomulsa ini memberikan keuntungan, antara lain dapat menjaga kelembaban tanah, hal ini karena cocomulsa dapat mengurangi penguapan air tanah dan mencegah siput mendekat pohon. Selain itu, cocomulsa dapat bertahan lebih lama, sekitar 3 tahun, maka ini menambah nilai ekonomis jika dibandinkan menggunakan mulsa dari plastik yang bertahan hanya 2 kali pakai.

Sabut tikar atau cocomulsa ini dapat diperkecil ukurannya yang disesuaikan dengan kebutuhan, atau untuk tanaman yang kecil dapat menggunakan coir mulch disk yang berukuran lebih kecil

Coir Roll Gulungan Sabut Pencegah Erosi

RumahSabut mengeluarkan produk baru yang diberi nama Coir Roll / CocoRoll / Sabut Gulung. Coir Roll ini digunakan untuk menumbuhkan vegetasi di lahan marginal di sekitar tepi danau alam, tepi danau dan sungai buatan, saluran sungai dan kanal. Atau bahkan perkembangan sekarang dapat digunakan untuk mencegah erosi pengikisan tepi pantai.

Coir Roll ini sangat ideal untuk menumbukan vegetasi dan pengendalian erosi yang ramah lingkungan, dan ini merupakan solusi total yang benar-benar berkelanjutan (It’s totally sustainable solution)

Coir Roll sangat hemat, bahannya terbuat dari 100% cocofiber / sabut kelapa dimana kekuatan penurunannya bisa mencapai 5 tahun atau lebih.

Coir Roll dapat diperoleh dalam dua pilihan
1. Coir Roll Pra tanam
2. Coir Roll murni
Coir Roll pra tanam, biasanya tersedia setelah ditumbuhi vegetasi rumput atau sesuai pilihan, dan biasanya dibutuhkan waktu sekita 12-16 minggu. akar yang tumbuh pada gulungan dibuat sampai menyentuh bagian bawah roll, bola akar yang baik berukuran 50×50 mm, dan jarak antar tanaman adalah 15/m2.
Sementara itu coir roll murni adalah masih dalam bentuk gulungan sabut murni, belum ada vegetasi.

Spesifikasi Coir Roll
• Diameter 30 cm, panjang 300 cm, bobot 7,5 kg/m
• Diameter 40 cm, panjang 300 cm, bobot 18,5 kg/m
• Diameter 50 cm, panjang 300 cm, bobot 29 kg/m

Bantal Sabut / Coir Pillow untuk Revegatasi

Bantal Sabut / Coir Pillow merupakan sarana untuk revegatasi tumbuhan khususnya diperairan. Serat kasar serabut pada coir pillow manjadi tempat perkecambahan akar dan cocok untuk perkecambahan biji. Bantal Sabut ini terdiri dari 2 lapis Cocomesh / Coir net, yang juga efektif menahan sedimen di perairan.

Keuntungan Penggunaan Coir Pillow
1. Mampu menahan air dalam serat kasar dalam jumlah tinggi, dan dapat menjaga kelembaban akar pada cuaca kering
2. Kuat dan tahan lama
3. Mampu menahan sedimen, dan bagian ini dapat dipindahkan ke tempat lain untuk menumbuhkan vegetasi baru
4. Desain fleksibel, mampu mengambang di air
5. 100 % bahan alami

Aplikasi Penggunaan
1. Pra-tanam dilakukan sebelum dipasang
2. Pemasangan dilapangan dilakukan dengan memasang pasak, pancang
3. Perangkap sedimen di dekat perairan dekat konstruksi
4. Untuk Pulau mengambang
Keuntungan lain, coir pillow ini dapat digulung dan dipindahkan ke tempat lain untuk menumbuhkan vegetasi di tempat baru.
Rumput Liar Aneka, Kelapa, PERKEBUNAN, Produk, Sabut

Manfaat Limbah Kelapa Sawit

Limbah sawit terdiri dari kulit serat luar, kulit biji (yang keras), dan sisa (ampas) biji, serta bahan pendukung seperti air yang bercampur dengan limbah tersebut.

Berbagai penelitian telah dilakukan menunjukkan bahwa Limbah kelapa sawit dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Berikut akan dijelaskan manfaat limbah kelapa sawit.

1. TKKS untuk pupuk organik

Tandan kosong kelapa sawit daoat dimanfaatkan sebagai sumber pupuk organik yang memiliki kandungan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman. Tandan kosong kelapa sawit mencapai 23% dari jumlah Pemanfaatan Limbah kelapa sawit tersebut sebagai alternatif pupuk organik juga akan memberikan manfaat lain dari sisi ekonomi.

Ada beberapa alternatif Pemanfaatan TKKS yang dapat dilakukan sebagai berikut :

a. Pupuk Kompos
Pupuk kompos merupakan bahan organik yang telah mengalami proses fermentasi atau dekomposisi yang dilakukan oleh micro-organisme. Pada prinsipnya pengomposan TKSS untuk menurunkan nisbah C / N yang terkandung dalam tandan agar mendekati nisbah C / N tanah. Nisbah C / N yang mendekati nibah C / N tanah akan mudah diserap oleh tanaman.

b. Pupuk Kalium
Tandan kosong kelapa sawit sebagai limbah padat dapat dibakar dan akan menghasilkan abu tandan. Abu tandan tersebut ternyata memiliki kandungan 30-40%, K2O, 7%P2O5, 9%CaO, dan 3%MgO. Selain itu juga mengandung unsur hara mikro yaitu 1.200ppmFe, 1.00 ppm Mn, 400 ppmZn, dan 100 ppmCu. Sebagai gambaran umum bahwa pabrik yang mengolah kelapa sawit dengan kapasitas 1200 ton TBS/ hari akan menghasilkan abu tandan sebesar 10,8%/hari. Setara dengan 5,8 ton KCL; 2,2 ton kiersit; dan 0,7ton TSP. dengan penambahan polimer tertentu pada abu tandan dapat dibuat pupuk butiran berkadar K2O 30-38% dengan pH 8 – 9.

c. Bahan Serat
Tandan kosong kelapa sawit juga menghasilkan serat kuat yang dapat digunakan untuk berbagai hal, diantaranya serat berkaret sebagai bahan pengisi jok mobil dan matras, polipot (pot kecil, papan ukuran kecil dan bahan pengepak industri.

2. Tempurung buah sawit untuk arang aktif

Tempurung kelapa sawit merupakan salah satu limbah pengolahan minyak kelapa sawit yang cukup besar, yaitu mencapai 60% dari produksi minyak. Arang aktif juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai industri. Antara lain industri minyak, karet, gula, dan farmasi.

3. Batang dan tandan sawit untuk pulp kertas

Kebutuhan pulp kertas di Indonesia sampai saat ini masih dipenuhi dari impor. Padahal potensi untuk menghasilkan pulp di dalam negeri cukup besar. Salah satu alternatif itu adalah dengan memanfaatkan batang dan tandan kosong kelapa sawit untuk digunakan bahan pulp kertas dan papan serat.

4. Batang kelapa sawit untuk perabot dan papan artikel

Batang kelapa sawit yang sudah tua tidak produktif lagi, dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai tinggi. Batang kelapa sawit tersebut dapat dibuat sebagai bahan perabot rumah tangga seperti mebel, furniture,atau sebagai papan partikel. Dari setiapbatang kelapa sawit dapat diperoleh kayu sebanyak 0.34 m3.


cara budidaya kelapa sawit


5. Batang dan pelepah sawit untuk pakan ternak

Batang dan pelepah dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Pada prinsipnya terdapat tiga cara pengolahan batang kelapa sawit untuk dijadikan pakan ternak, yaitu pertama pengolahan menjadi silase, kedua dengan perlakuan NaOH dan yang ketiga adalah pengolahan dengan menggunakan uap.

Manfaat Limbah Kelapa Sawit

Limbah sawit terdiri dari kulit serat luar, kulit biji (yang keras), dan sisa (ampas) biji, serta bahan pendukung seperti air yang bercampur dengan limbah tersebut.

Berbagai penelitian telah dilakukan menunjukkan bahwa Limbah kelapa sawit dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Berikut akan dijelaskan manfaat limbah kelapa sawit.

1. TKKS untuk pupuk organik

Tandan kosong kelapa sawit daoat dimanfaatkan sebagai sumber pupuk organik yang memiliki kandungan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman. Tandan kosong kelapa sawit mencapai 23% dari jumlah Pemanfaatan Limbah kelapa sawit tersebut sebagai alternatif pupuk organik juga akan memberikan manfaat lain dari sisi ekonomi.

Ada beberapa alternatif Pemanfaatan TKKS yang dapat dilakukan sebagai berikut :

a. Pupuk Kompos
Pupuk kompos merupakan bahan organik yang telah mengalami proses fermentasi atau dekomposisi yang dilakukan oleh micro-organisme. Pada prinsipnya pengomposan TKSS untuk menurunkan nisbah C / N yang terkandung dalam tandan agar mendekati nisbah C / N tanah. Nisbah C / N yang mendekati nibah C / N tanah akan mudah diserap oleh tanaman.

b. Pupuk Kalium
Tandan kosong kelapa sawit sebagai limbah padat dapat dibakar dan akan menghasilkan abu tandan. Abu tandan tersebut ternyata memiliki kandungan 30-40%, K2O, 7%P2O5, 9%CaO, dan 3%MgO. Selain itu juga mengandung unsur hara mikro yaitu 1.200ppmFe, 1.00 ppm Mn, 400 ppmZn, dan 100 ppmCu. Sebagai gambaran umum bahwa pabrik yang mengolah kelapa sawit dengan kapasitas 1200 ton TBS/ hari akan menghasilkan abu tandan sebesar 10,8%/hari. Setara dengan 5,8 ton KCL; 2,2 ton kiersit; dan 0,7ton TSP. dengan penambahan polimer tertentu pada abu tandan dapat dibuat pupuk butiran berkadar K2O 30-38% dengan pH 8 – 9.

c. Bahan Serat
Tandan kosong kelapa sawit juga menghasilkan serat kuat yang dapat digunakan untuk berbagai hal, diantaranya serat berkaret sebagai bahan pengisi jok mobil dan matras, polipot (pot kecil, papan ukuran kecil dan bahan pengepak industri.

2. Tempurung buah sawit untuk arang aktif

Tempurung kelapa sawit merupakan salah satu limbah pengolahan minyak kelapa sawit yang cukup besar, yaitu mencapai 60% dari produksi minyak. Arang aktif juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai industri. Antara lain industri minyak, karet, gula, dan farmasi.

3. Batang dan tandan sawit untuk pulp kertas

Kebutuhan pulp kertas di Indonesia sampai saat ini masih dipenuhi dari impor. Padahal potensi untuk menghasilkan pulp di dalam negeri cukup besar. Salah satu alternatif itu adalah dengan memanfaatkan batang dan tandan kosong kelapa sawit untuk digunakan bahan pulp kertas dan papan serat.

4. Batang kelapa sawit untuk perabot dan papan artikel

Batang kelapa sawit yang sudah tua tidak produktif lagi, dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai tinggi. Batang kelapa sawit tersebut dapat dibuat sebagai bahan perabot rumah tangga seperti mebel, furniture,atau sebagai papan partikel. Dari setiapbatang kelapa sawit dapat diperoleh kayu sebanyak 0.34 m3.


cara budidaya kelapa sawit


5. Batang dan pelepah sawit untuk pakan ternak

Batang dan pelepah dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Pada prinsipnya terdapat tiga cara pengolahan batang kelapa sawit untuk dijadikan pakan ternak, yaitu pertama pengolahan menjadi silase, kedua dengan perlakuan NaOH dan yang ketiga adalah pengolahan dengan menggunakan uap.
Minggu, 22 April 2012

Cara Membuat Minyak Goreng Kelapa Anti Tengik

Permasalahan umum produsen minyak gorengkelapa di masyarakat adalah mudah tengik, tidak tahan lama dan harganya rendah.

Penyebabnya adalah cara produksi minyak kelapa belum mengikuti prosedur pembuatan minyak goreng secara benar. Minyak goreng kelapa yang ada di masyarakat disebut juga sebagai minyak kampung.

Proses pembuatannya hanyalah dengan cara santan dipanaskan hingga mengeluarkan minyak. Melihat hasil minyaknya, minyak kampung ini masuk ke dalam katagori sebagai minyak mentah, karena potensi tengik dan bau sangat mudah terjadi.

Untuk mengatasi minyak kampung anti tengik, tentunya harus mengikuti kaidah proses pembuatan minyak goreng kelapa secara benar. Minyak kampung tersebut harus dilakukan proses RBD atau Refining, Bleaching dan Deodorization atau pemurnian, pemucatan dan penghilangan bau. Biaya proses RBD untuk minyak kampung masih terlalu mahal untuk skala industri rumah tangga. Tetapi minimal ada satu langkah lanjut yang dilakukan yaitu proses refining atau refinasi atau pemurnian.

 

Proses Pembuatan Minyak Goreng Kelapa


Proses pemurnian minyak kampung ini bertujuan untuk mengikat FFA (Free Fatty Acid) atau asam lemak bebas penyebab minyak kampung mudah tengik dan bau. Teknik untuk mengikat atau membuang FFA adalah dilakukan proses netralisasi pada minyak  kampung tersebut. Caranya adalah :

  1. Minyak dipanaskan sampai suhu 70-90 C

  2. Memasukkan larutan NaOH 4 M ke dalam minyak

  3. Aduk hingga mengeluarkan busa/sabun

  4. Saring


Cara sederhana tersebut dipastikan dapat menghilangkan bau tengik, minyak menjadi tahan lama dan mengurangi bau khas minyak kampung. Namun jika ingin membuat minyak lebih berkualitas lagi diperlukan proses lanjutan yaitu proses bleaching atau pemucatan atau penyeragaman warna minyak dan penghilangan bau atau penetralan bau.

Secara singkat, proses bleaching adalah menambahkan bleaching earth ke dalam minyak, sambil dipanaskan dan diaduk. Sementara proses deodorisasi adalah penyulingan minyak kelapa yang  mengangkat bau-bauan yang selanjutnya akan dibawa keluar bersama uap panas dari boiler.

Tips Membuat Briket Arang Tempurung Kelapa


Briket Arang tempurung kelapa sampai kapanpun akan dibutuhkan, karena ia adalah salah satu alternatif penghasil energi yang ramah lingkungan. Konsumen dalam maupun laur negeri sangat prefer terhadap produk briket tempurung tersebut. Yang ingin berinvestasi, So jangan khawatir kehilangan pasar pembeli

Untuk membuat briket tempurung kelapa ada beberapa hal yang perlu disiapkan, antara lain bahan baku, alat dan mesin proses dan ilmu atau teknik membuat briket tempurung kelapa.

1. Bahan baku

  • Arang Kelapa

  • Tepung kanji dan

  • Air


Untuk membuat arang, ada beberapa proses antara lain dengan cara pirolisis atau juga dengan pembakaran melalui drum tertutup. Bedanya adalah proses pirolisis akan menghasilkan asap cair, sementara pembakaran drum tertutup, asap dibuang keluar.

2. Alat dan Mesin

Untuk membuat briket, dapat dilakukan secara manual maupun otomatis, untuk membantu memperlancar proses produksi, mesin otomatis lah yang biasaya dipilih. Alat dan mesinnya antara lain.

  • Mesin Penepung arang / Diskmill

  • Mesin pencampur adonan

  • Mesin pencetak briket dan

  • Oven briket


3. Teknik Proses Pembuatan Briket


  • Pengarangan
    Tempurung kelapa dibuat arang dengan cara pengarangan manual melalui tong kemudian (dibakar) dan ditutup hingga hanya ada sedikit ventilasi pada tong arang tersebut.  atau dengan cara proses pirolisis, dimana tempurung dimasukkan ke dalam tangki pirolisis dalam keadaan tertutup, kemudian asap dikondensasikan hingga dapat asap cair.

  • Penepungan
    arang yang dihasilkan melalui pembakaran manual atau pirolisis kemudian ditepung menggunakan diskmill


  • Pencampuran media
    Tepung tempurung kelapa yang telah disaring selanjutnya dicampur dengan lem kanji. Pada saat pencampuran ditambah dengan lem kanji sebanyak 2,5 % dari  tepung tempurung kelapa.


  • Pencetakan Briket Arang
    Setelah bahan-bahan tersebut dicampur secara merata, selanjutnya dimasukkan ke dalam cetakan briket dan kemudian dilakukan pengovenan maupun penjemuran.