Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Ide Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ide Bisnis. Tampilkan semua postingan
Kamis, 20 Desember 2012

Berkat Parket Laba Semakin Lengket

Membuka usaha jasa rata-rata kebutuhan modalnya tidak besar. Seperti bisnis jasa pemasangan dan penjualan parket kayu. Meski untung tipis, namun karena modal mini dan tarif cukup tinggi, maka balik modal tidak butuh waktu lama.

Untuk menciptakan suasana nyaman dan adem pada suatu ruangan, selain bermain dengan warna cat dinding, pemilik apartemen atau rumah biasanya juga memainkan motif dan bahan lantai.


Selain memakai bahan pualam, lantai berbahan kayu juga cukup diminati untuk menambah suasana adem suatu ruangan.

Untuk memiliki lantai berbahan kayu ini, biasanya para pemilik hunian memanfaatkan jasa pemasangan dan penjualan parket (parquet). Parket merupakan istilah untuk menyebut proses menyusun potongan-potongan kayu untuk dijadikan pelapis lantai ruangan.


Ada beragam tipe parket: solid wood, engineering parquet, dan laminate parquet. Solid wood merupakan parket yang dibuat dari potongan kayu yang hanya terdiri dari satu jenis kayu. Kayu yang dimanfaatkan antara lain kayu jati, sonokeling, merbau, dan oak. Engineering parquet merupakan parket yang terbuat dari kayu lapisan.


Biasanya pada bagian atas terdapat lapisan tipis dan pada bagian bawah berupa jenis multiplek atau kayu lapis. 

Adapun laminate parquet merupakan parket yang berbahan dari serbuk kayu atau potongan-potongan kayu berkualitas yang kemudian digiling menjadi serbuk. Setelah menjadi serbuk, proses berikutnya adalah di-press menjadi lembaran papan yang selanjutnya disebut High Density Fiber (HDF). Kayu HDF ini kemudian ditempelkan dengan plastik yang bermotif kayu kemudian dilaminating kembali dengan mesin press. 

Menurut penjual dan pemasang parket, baik kayu solid maupun laminate parquet sama-sama disukai konsumen.


“Klien yang berkantong tebal pasti milih memakai solid wood. Tapi, kalau kantongnya tipis biasanya memilih laminate parquet,” kata Rudy Gunawan, pemilik Timur Jaya Flooring di Sidoarjo, Jawa Timur. 

Rudy bilang, sejak tiga tahun hingga lima tahun terakhir, penggunaan bahan kayu sebagai lantai memang semakin ngetren.


Ini juga membuat banyak pemain di bisnis ini menjamur. “Persaingan semakin ketat sekarang, banyak pemain yang membanting harga,” jelas Rudy yang sudah memulai bisnis ini sejak tahun 2006 silam. 


Keuntungan 20%

 Manisnya bisnis ini juga membuat Dadang Sebastian tertarik menjajal bisnis ini sejak dua tahun silam.


Pemilik Kios Parquet di Bandung ini mengakui potensi bisnis ini semakin besar. Ini didukung dengan tren konsep hunian yang back to nature. “Pasarnya juga semakin luas,” katanya.

Segmen pasar bisnis ini antara lain hotel, perkantoran, restoran, perumahan, dan apartemen. Klien Dadang antara lain Apartemen Central Park Jakarta, Apartemen Essence Darmawangsa, Hotel Sabang Bandung, Padma Hotel Bandung, Bank Indonesia Solo, dan Universitas Padjajaran. 

Sementara itu, klien-klien yang pernah ditangani Timur Jaya Flooring antara lain PT Jawa Pos (Gedung DBL), PT Semen Gresik, PT Angkasapura I (Bandara Juanda Surabaya), Hotel JW Mariott Surabaya, Hotel Sommerset Surabaya, Hotel Bali Madiun, Apartement Metropolis Surabaya, Apartement Aston, dan Twin Tower Surabaya.

Meski terbilang baru dalam bisnis ini, namun omzet yang diperoleh Dadang cukup besar.


Setiap bulan, dia bisa mengantongi omzet antara Rp 100 juta hingga Rp 150 juta. 

Sementara itu, Rudy yang lebih banyak melayani pemasangan laminate parquet setiap bulan juga bisa mengantongi omzet di kisaran Rp 80 juta hingga Rp 100 juta. Keuntungan bersih yang didapat sekitar 20%. “Sebulan bisa ada orderan lima hingga tujuh klien,” katanya. 



• Pilih bahan baku

Anda tertarik untuk menjajal usaha ini? Ada hal yang harus dipertimbangkan masak-masak yaitu seputar bahan baku parket. Menurut Dadang, sekarang untuk mendapatkan bahan baku parket berupa kayu solid semakin sulit.


Sebab, ketersediaan bahan baku kayu sangat terbatas. “Biasanya saya mengambil kayu dari daerah Jawa Tengah. Di sana, kayu akan diolah membentuk potongan-potongan yang diproses sehingga layak untuk lantai,” jelasnya. 

Dadang bilang, untuk mengantisipasi sulitnya mendapatkan parket kayu solid lokal, bisa saja Anda membeli dari importir. Sebab, parket jenis ini ada juga yang diimpor dari China.


“Bila memang kesulitan, bisa saja menghubungi saya atau distributor lain,” jelasnya. 

Nah, bila ingin mendapatkan order dengan cepat, sebaiknya  Anda menawarkan laminate parquet. Parket jenis ini cenderung lebih mudah ditemukan, sebab pemasoknya cukup banyak ditemui. Merek lantai jenis yang banyak ditemui di pasar antara lain Kendall, JU Top, Power Deko, Miko Dekor, Konig, Classen, Hornitek, Kendo, Anderson, dan Kris Floor. 

Rudy bilang, produk-produk laminate parquet umumnya merupakan impor dari China. “Sebaiknya kalau belanja parket impor itu jauh hari sebelum lebaran atau liburan tahun baru,” katanya. Sebab, biasanya jika membeli menjelang momen tersebut, harga akan lebih mahal.


Maklum, barang yang datang semasa lebaran dan tahun baru harus menginap di gudang karena hari libur. Artinya, ada biaya sewa. Jadi untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya sediakan stok barang yang diminati pasar. 

Menurut Rudy, laminate parquet sangat disukai klien untuk pemasangan hunian pribadi. Selain harganya lebih murah, pemasangan pun bisa lebih cepat ketimbang lantai kayu solid. Untuk harga produk plus jasa pemasangannya, Rudy menawarkan harga Rp 165.000 per meter persegi (m²) hingga 
Rp 255.000 per m². 

Sedangkan Dadang menawarkan harga mulai Rp 135.000 hingga Rp 500.000 per m². Tarif yang dia kenakan sangat tergantung pada jenis kayu yang dipesan oleh klien.


Paling mahal memang kayu jati solid.

Pemasangan laminate parquet biasanya tidak dikenakan batasan minimal order. Namun untuk pembelian dan pemasangan kayu solid biasanya 
dibatasi minimal order sekitar 20 m². Untuk jangka waktu pemasangan, biasanya lantai kayu solid lebih memakan waktu yakni bisa sampai satu minggu. Sedangkan pemasangan laminate parquet paling hanya dua hari atau tiga hari selesai.



• Keahlian dan kebutuhan karyawan

Rudy bilang, untuk memulai bisnis ini kuncinya adalah keahlian, baik di bidang parket maupun pemasaran.


“Karena tidak mudah untuk mendapatkan klien kalau kita tidak berpengalaman,” katanya. Bagi pemula, untuk memperkenalkan jasa yang ditawarkan bisa melalui pintu ke pintu. Selain itu 
juga harus didukung oleh 
promosi di internet. 

Nah, kalau ingin mudah mendapatkan klien sebaiknya Anda  memang memiliki pengalaman bekerja di perusahaan sejenis didukung dengan semangat belajar otodidak. Tujuannya, untuk mengasah kemampuan dan menggali informasi. “Kalau sudah ada pengalaman di perusahaan lain, tidak akan sulit mencari klien,” kata Rudy yang sebelumnya bekerja selama setahun di perusahaan serupa. 

Selain memudahkan mencari klien, jika Anda yang tidak tahu mengenai seluk beluk parket, bekerja di perusahaan lain terlebih dulu akan ada banyak peluang untuk mempelajarinya.


Informasi yang perlu Anda gali antara lain mengenai teknik pemasangan, jenis kayu, jaringan pemasok bahan baku, jaringan pemasaran, dan jaringan tenaga kerja.

Menurut Rudy, bila sudah mempunyai modal tersebut, khususnya soal teknik pemasangan, Anda bisa mulai terjun ke usaha ini. Yang terpenting Anda harus merekrut minimal dua tukang yang sudah berpengalaman di bidang ini. “Kalau ada proyek banyak, kita bisa merekrut tenaga lepas,” kata Rudy. Para tenaga lepas ini tidak perlu berpengalaman khusus di bidang pemasangan parket. Yang penting, memiliki pengalaman sebagai tukang.


Tenaga lepas ini paling tidak membutuhkan lima orang yang dibayar secara harian sekitar Rp 70.000 hingga Rp 75.000.



• Modal usaha

Bila keahlian di berbagai bidang parket sudah di genggaman, Anda bisa mulai usaha ini. Soal modal finansial, menurut Rudy, sebenarnya tidak besar. Barang inventaris yang harus dimiliki antara lain aneka alat pertukangan, mesin pemotong kayu, dan mesin press lantai.


Baik mesin pemotong maupun mesin press bisa dibeli seharga masing-masing Rp 1 juta – Rp 2 juta per unit. Nah, untuk mengawali bisnis ini, Anda cukup memiliki masing-masing dua unit mesin. 

Terkait dengan alat transportasi, Anda cukup memiliki mobil jenis bak terbuka untuk mengangkut bahan baku, baik kayu maupun lem. “Kalau tidak ada dana untuk membeli mobil, bisa sewa saja,” kata Rudy.


Nah untuk mendukung promosi, Anda sebaiknya memiliki komputer yang terkoneksi internet. Soal lokasi usaha, Anda bisa memanfaatkan rumah pribadi untuk menekan biaya pengeluaran bulanan. Yang termasuk dalam biaya pengeluaran antara lain belanja bahan baku termasuk lem, bayar tukang, bayar tenaga lepas, cicilan kendaraan, biaya listrik dan air. “Biaya bahan baku yang paling besar menyedot biaya, bisa 70% sendiri. Kalau gaji tukang itu tidak besar,” katanya. 

Bila dalam waktu sebulan Anda sudah mendapatkan lima klien dengan luas pasang masing-masing 500 m² dengan parket seharga Rp 165.000 per m², dalam waktu satu bulan, Anda bisa balik modal.

Yuk, meraup rezeki dari potongan kayu di lantai?


 


 


 


 


Sumber : bisnis.com


Sumber gambar : indonetwork.co.id

Peluang Usaha Cucian Motor dan Mobil

Banyak sekali jenis usaha yang bisa Anda geluti, mulai dari yang modal pas-pasan hingga dengan dukungan modal skala besar. Bagi Anda yang menyukai dunia otomotif tidak ada salahnya untuk mencoba membuka usaha tempat pencucian (steam) motor atau mobil. Jenis usaha ini cukup menggiurkan mengingat perkembangan mobil atau motor sangat meningingkat signifikan seiring menggeliatnya daya beli masyarakat. Dengan relatif modal yang tidak begitu besar, Anda sudah bisa membuka usaha cucian motor dan mobil. Berikut hal yang harus diperhatikan dalam membuka usaha steam(cucian) motor atau mobil, yaitu:


1. Lokasi


Menentukan lokasi tempat cucian motor atau mobil adalah salah satu point penting yang sangat menentukan kelangsungan usaha Anda akan berhasil atau tidak. Biasanya, lokasi strategis yang kerap dicari konsumen adalah bersebelahan dengan pom bensin (SPBU), bengkel, atau berdekatan dengan pusat perbelanjaan. Meski demikian, tak jarang lokasi steam juga laku di kawasan permukiman. Konsumen akan mencari lokasi yang cenderung besar.


2. Kombinasikan dengan Resto


Agar konsumen tidak bosan selama menunggu mobil atau motornya dicuci, Anda bisa membuka usaha sampingan di tempat pencucian, sepeti berjualan minuman atau makanan ringan seperti mi rebus atau roti bakar. Dengan demikian, konsumen merasa betah saat menunggu mobilnya.


3. Air


Air menjadi media utama dalam dalam proses cuci motor atau mobil. Perhatikan kondisi air yang digunakan, apakah terlihat keruh atau kotor dan berpasir? Jika salah satu kriteria tadi ada pada air tersebut, maka tidak disarankan digunakan untuk mencuci motor atau cuci mobil. Tanpa disadari bahwa air yang keruh juga mengandung kotoran walaupun sangat halus. Lama kelamaan kotoran akan mengendap dan akan “menimbun” di motor atau mobil kita. Hal ini bisa kita lihat indikasinya pada body yang cenderung semakin lama semakin kusam dan buram.


4. Peralatan Mencuci


Umumnya peralatan yang banyak digunakan adalah compressor atau steam wash. Namun jika kita mencuci dirumah atau ditempat tinggal sendiri biasanya cukup dengan alat-alat lap kain halus (misalnya bekas kaos dalam atau kanebo, ember, selang air, sikat dan sabun. Namun ada juga yang memiliki alatmesin pencucian motor dan mobil sendiri. Biasanya ukuran daya paling kecil sampai 600 watt, dan tentunya daya semprotnya juga nggak terlalu tinggi. Namun salah satu kelemahan alat ini adalah  harus disambungkan dengan kran dimana airnya berasal dari bak penampungan. Di sisi lain, tempat airnya harus lebih tinggi dari lokasi pencucian mobil atau motor, supaya tekanan air lebih besar.


5. Cara Mencuci


Pencucian motor atau mobil yang baik dimulai dari bagian bawah ke atas, mulai dengan membasahi seluruh permukaan motor dan dilanjutkan dengan menggosok bagian kaki dan bagian mesin. Baru setelah itu cuci bagian tangki dan lampu. Untuk proses mengeringkan, mulailah dari bagian atas turun ke bagian bawah, dengan tujuan bagian yang sudah kering tidak kena air lagi sewaktu mengelap bagian atas.


 


 


 


 


Sumber artikel: ciputraentrepreneurship.com dan redaksi


Sumber gambar: anneahira.com

Kilau Rejeki Golf Driving Range

Membuka usaha lapangan golf driving range memang membutuhkan modal yang tidak sedikit. Namun  demikian, seiring potensi bisnis yang semakin meningkat, peluang untuk mengembangkan usaha ini pun ikut terbuka lebar.

Hingga saat ini, golf masih dianggap sebagai olahraga kaum berduit. Sebab, menggeluti olahraga ini membutuhkan modal tidak sedikit. Anda harus membeli peralatan seperti stik yang harganya jutaan. Untuk melakoni olahraga ini, Anda juga butuh lapangan khusus yang hanya bisa disewa. Pemilik lapangan golf rata-rata menerapkan sistem keanggotaan tahunan.


Meski demikian, animo orang untuk mempelajari golf tak pernah surut. Apalagi, seiring pertumbuhan jumlah masyarakat kelas menengah dan peningkatan daya beli, ongkos permainan golf menjadi tak terlalu mahal lagi di kantong kelompok masyarakat ini.  

General Manager Brawijaya Driving Range, Debby Berlinawati mencermati, selain sebagai olahraga, biasanya, golf juga digunakan sebagai sarana menjamu klien bisnis. “Kalau mau proyek gol, kita harus mengikuti selera klien. Kalau klien mengajak golf masak ditolak? Tidak lucu juga, kalau kita dijamu klien tapi tidak bisa main golf. Makanya membutuhkan latihan,” jelas Debby yang juga seorang pegolf di Surabaya ini. 

Nah, pegolf pemula, biasanya,  akan canggung bila langsung bermain di lapangan golf yang luas.


“Tampaknya hanya memukul bola saja, tapi itu tidak mudah, lo. Butuh latihan rutin,” jelas Debby. Nah, biasanya, para pegolf pemula ini memanfaatkan driving range untuk melatih pukulan mereka. 

Debby bilang, dengan bermain di driving range, pemula bisa berlatih tanpa harus mengikuti kursus. “Di lapangan, mereka bisa langsung sewa pelatih yang menemani selama latihan,” kata Debby. Di Brawijaya Driving Range Surabaya, tarif pelatih pendamping ini sekitar Rp 150.000 per jam. 

Pelatih golf profesional sekaligus pemilik Lets Golf School Jakarta, Sim Sang Hoon, bilang, keberadaan driving range sangat penting bagi olahraga golf. Orang yang baru belajar golf tidak mungkin langsung bermain di lapangan dengan 18 hole. Mereka perlu melatih teknik dasar bermain golf di driving range. Bahkan, pemain profesional pun sering mendatangi tempat latihan ini untuk semakin memantapkan skill mereka. “Setelah cukup bisa, baru bermain di lapangan,” ujarnya.


Pasar makin luas


Staf Happy Driving Range di Pekanbaru, Riau, Sri Rahayu Luvitaningsih bilang, saat ini konsumen yang memanfaatkan driving range tidak hanya orang dewasa yang ingin belajar golf. Anak-anak hingga remaja juga mulai melirik olahraga ini. “Tidak hanya eksekutif muda, tapi sudah menjamur sampai anak-anak,” kata perempuan yang akrab disapa Ayu ini. 

Pasar yang semakin luas inilah yang mendorong pemilik Happy Driving Range untuk mendirikan usaha ini di Pekanbaru, akhir tahun lalu. “Kebetulan, pasarnya semakin luas, dan di sini jumlah lapangan untuk driving range masih terbatas,” ujar Ayu. Dalam sehari, rata-rata, Happy Driving Range bisa menghasilkan omzet Rp 3 juta hingga Rp 7 juta. Jika kita hitung, artinya, dalam sebulan Happy Driving Rage bisa mengantongi omzet sekitar Rp 90 juta hingga Rp 210 juta. 

Debby menambahkan, beberapa tahun terakhir, perempuan-perempuan muda juga mulai banyak yang gemar berlatih golf di driving range. “Olahraga ini semakin tren di kalangan perempuan. Tak heran kalau di Brawijaya di sini selalu penuh. Satu jam sebelum jam buka saja sudah banyak yang antre. Di Surabaya, golf memang sedang booming,” kata Debby.

Dalam sehari, Brawijaya Driving Range mampu menyewakan 5.000 bola hingga 10.000 bola golf. Tarif yang mereka kenakan adalah Rp 45.000 per 100 bola. Artinya, pendapatan per hari driving range ini bisa mencapai Rp 2,25 juta hingga Rp 4,5 juta atau Rp 67,5 juta hingga Rp 135 juta per bulan. 

 Pengamat Pemasaran Andre Vincent Wenas, menilai, bisnis driving range memang memiliki pangsa pasar yang luas. Tidak hanya menyasar orang yang hobi golf, driving range juga kerap dijadikan tempat berkumpul suatu komunitas tertentu. Ambil contoh komunitas pelari yang suka nongkrong di salah satu driving range di kawasan Senayan. Bahkan, tidak jarang, tempat ini digunakan untuk menghelat pertemuan bisnis sejumlah perusahaan tertentu.


Lokasi strategis

Meski pasar bisnis penyewaan lapangan golf driving range yang semakin luas, para calon investor di bisnis ini tetap saja harus memilih lokasi-lokasi yang strategis. “Kebetulan letak Brawijaya itu di pusat kota, dekat dengan pusat perbelanjaan dan tempat kursus atau bimbingan belajar,” kata Debby.


Lokasi driving range yang strategis itu memberikan tempat bagi para suami atau bapak yang mengantarkan isteri berbelanja atau anak les bimbingan belajar untuk menghabiskan waktu. 

Namun, tentu, mencari lahan yang luas di tengah kota tidak mudah. Sebab, untuk membuka bisnis ini, calon investor membutuhkan lahan kurang lebih dua hektare (ha). Selain itu, areal golf juga harus menyediakan fasilitas restoran atau kafe, gerai peralatan golf, dan loker. “Penambahan fasilitas seperti cafe dan gerai penjualan peralatan golf ini bisa menambah pemasukan,” kata Debby.


Usaha semacam ini cocok dibangun di kota-kota besar. Sebab, mau tidak mau, target pasarnya adalah kalangan menengah dan atas. Kota besar seperti Surabaya dan Pekanbaru merupakan daerah yang memiliki potensi besar sebagai tempat mengembangkan usaha ini. Selain peluang pasar di sana cukup luas, pemain usaha ini belum banyak. “Pemain bisnis driving range di Surabaya baru ada kami,” kata Debby.

Lahan-lahan yang berdekatan dengan pusat kota lebih menjanjikan untuk membuka usaha ini. “Sebab konsumen kita rata-rata orang sibuk yang ingin menyisihkan waktu buat olahraga.


Jadi kalau terlalu di pinggir kota sulit mendapat konsumen,” jelas Debby. Ini berbeda dengan para pengusaha lapangan golf besar. Mereka membuka lahan jauh dari kota karena memiliki segmen tersendiri. 

Menurut Andre, untuk memilih lokasi yang pas, investor perlu mendekati kawasan perkantoran maupun permukiman mewah di pusat kota. Akses menuju lokasi juga harus memadai dan mudah dijangkau.


“Jadi, pemain bisa kapan saja bermain. Bahkan, kalau di Jakarta, sambil menunggu macet reda, orang memilih main di driving range,” tuturnya. 


Modal besar

Modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha ini jelas cukup besar. Angkanya bisa mencapai miliaran rupiah. Biaya pengadaan tanah atau lahan saja, baik dengan menyewa maupun membeli, sudah pasti miliaran rupiah. 

Masih dibutuhkan pula biaya pembangunan area driving range. Selain itu, untuk kenyamanan konsumen, area itu juga perlu dilengkapi kafe atau restoran, ruang ganti dan loker, serta gerai perlengkapan golf.


Artinya, Anda juga harus berinvestasi di peralatan dan perlengkapan cafe dan gerai. “Investasi untuk perlengkapan golf sendiri tidak terlalu banyak,” kata Debby. 

Menurut Debby, peralatan yang dibutuhkan dalam satu driving range adalah: minimal 10 set stik golf , bola golf, golf car, dan rumput sintetis untuk area pukul bola. Sebuah driving range juga harus memiliki minimal satu golf car untuk mengambil bola di lapangan. Harga golf car ini bisa mencapai Rp 50 juta per unit. Sementara, belanja satu set stik golf tipe standar membutuhkan dana sekitar Rp 5 juta- Rp 6 juta.


“Yang seken di pasar juga banyak,” kata Debby. Khusus bola, belanja pertama paling tidak harus 10.000 bola. Harganya bervariasi. 

Debby mengungkapkan, belanja bulanan sebuah driving range, sebenarnya, tidak banyak. Sebab, tidak ada pembelanjaan kebutuhan rutin yang terkait bisnis golf di luar restoran dan gerai peralatan golf. “Paling besar memang untuk pembayaran gaji karyawan dan listrik,” katanya. Setiap bulan, pembayaran listrik bisa menghabiskan Rp 20 juta – Rp 25 juta lantaran, setiap hari, driving range bisa ramai hingga tengah malam.


Selain itu, ada pula biaya perawatan lapangan, mulai penyiraman, pemupukan, serta perawatan golf car. “Tidak perlu belanja bola secara rutin, sebab barang ini lebih awet dan bisa dipakai selama empat tahun. Cukup dicuci saja kalau kotor,” jelas Debby. 

Jika kita cermati, usaha ini memang membutuhkan modal dan sekaligus pengeluaran lumayan besar. Sementara omzetnya masih standar.


Akan tetapi, usaha ini tetap menjanjikan dan layak untuk dikembangkan. “Kalau tidak untung tentu kami tidak bertahan hingga sekarang ini,” kata Debby. Asal tahu saja, Brawijaya Driving Range sudah berdiri sejak tahun 2000. 

Selain itu, bila tidak menjanjikan, tentu jumlah driving range di kota besar seperti Jakarta tidak akan sebanyak sekarang. Founder Pillar Business Acceleration, Lyra Puspa, yakin, bisnis golf akan semakin cerah seiring membaiknya kondisi perekonomian.


Sebab, ia melihat, golf merupakan jenis olahraga yang identik dengan gaya hidup berkelas.

Meski peluang yang ditawarkan cukup menarik, Lyra berpesan agar investor berpikir matang sebelum terjun di bisnis ini. Selain investasi yang harus digelontorkan cukup besar, persaingan di bisnis driving range juga cukup ketat. Jumlah driving range yang kian menjamur bisa menjadi salah satu indikator persaingan itu. Ia menyarankan agar bisnis ini dijalankan oleh orang yang punya passion pada olahraga golf. Anda termasuk kelompok ini?  .


 


 


 


 


Sumber : kontan.co.id


Sumber gambar : gogirlmagz.com

Aneka Bisnis dengan Modal Rp 5 Juta

Bisnis apa yang bisa dibuka dengan modal Rp 5 juta? Mungkin itu pertanyaan yang sering Anda lontarkan. Padahal, jawabannya banyak sekali!  Anda bisa mencoba peluang usaha yang berhubungan dengan latar belakang pendidikan Anda saat ini. Pilihannya adalah usaha memproduksi barang, jasa atau perdagangan. Usaha memproduksi barang (makanan, minuman, kerajinan, pakaian, dan lain-lain) dan perdagangan (voucher isi ulang, jual beli handphone second, pakaian, sepatu, dan lain-lain) biasanya membutuhkan modal yang lebih besar dibandingkan usaha jasa (broker properti, jasa rental komputer, event organizer, guru privat, dan lain-lain). Namun kalau Anda ingin membuka usaha yang cocok untuk Anda, maka jawabannya sangat relatif, karena tergantung pada kondisi Anda dan lingkungan Anda.


Belasan bahkan puluhan ide dilengkapi sistem dan cara memulai usaha sendiri, bisa Anda dapatkan melalui buku, internet, majalah, surat kabar, tabloid, radio, televisi, teman-teman dan sumber-sumber informasi lainnya. Masalahnya terlalu banyak informasi terkadang membuat kita jadi bingung. Jika banyak yang bilang kalau bisnis yang kita pilih sebaiknya sesuai dengan hobi, pendapat tersebut ada benarnya, tetapi tidak selalu hobi, tetapi mungkin lebih diperluas artinya kepada kegiatan yang kita sukai. Karena biasanya semakin Anda menyukainya, semakin Anda percaya pada produk atau jasa dan keuntungan yang diperoleh pelanggan Anda dari produk atau jasa tadi, maka peluang untuk berhasil dan sukses semakin terbuka. Jadi bisnis apapun yang Anda pilih, pastikanlah Anda menyukainya. Untuk bisa memilih usaha apa yang cocok untuk Anda, maka ada tiga faktor kunci yang harus diperhatikan sebelum membuka usaha, yaitu:
Pertama, kenali pribadi Anda, dalam kaitannya dengan usaha. Jika Anda dalam berbisnis cenderung ingin mendapatkan hasil besar secara cepat, tentunya kurang cocok jika membuka toko kelontong yang mengandalkan jumlah penjualan yang terus-menerus meskipun margin keuntungannya kecil. Melakukan pekerjaan proyek, walaupun sesekali saja tetapi untung besar mungkin lebih cocok. Anda bisa mencari pemahaman mengenai karakter Anda dalam berusaha mengenai perenungan pribadi maupun meminta pendapat orang yang dekat dengan Anda.


Kemudian temukanlah alasan mengapa Anda ingin membuka usaha, dan jadikan alasan itu sebagai motivasi dalam berusaha. Selanjutnya peliharalah motivasi itu agar Anda terus bersemangat. Selain itu memahami bakat dan kemampuan Anda juga penting karena pemahaman ini akan menjadi poin utama dalam pemilihan usaha. Jangan lupa jika Anda telah mempunyai pengalaman usaha yang lalu, maka telaahlah kembali agar bisa memberikan gambaran mengenai bagaimana Anda akan menjalankan usaha yang baru nanti.
Kedua, penentuan jenis usaha. Kenalilah karakter usaha yang ada, apakah suatu jenis usaha bersifat berkelanjutan (misalnya: rental komputer, warung makan, toko kelontong, jual kartu selular) atau bersifat temporer per proyek (misalnya event organizer, penyewaan tenda, jasa terjemahan). Apakah usaha tersebut membuat Anda harus sering bertemu orang dan melakukan perjalanan bisnis dan presentasi, ataukah Anda lebih memilih bidang usaha yang tidak membuat Anda sering bepergian. Pilihlah karakter jenis usaha mana yang lebih Anda sukai.


Setelah itu barulah perkirakan kemampuan Anda saat ini untuk menjalankan usaha tersebut. Kemampuan ini meliputi modal usaha, keahlian aspek teknis dalam menjalankan usaha, pengelolaan keuangannya, bagaimana mengantisipasi persaingan, dan lain-lain.
Tak kenal maka tak sayang, maka dalam membuka usaha juga berlaku. Bila Anda memutuskan untuk membuka usaha, maka sudah seharusnya Anda mengetahui seluk beluk bidang usaha yang akan Anda buka nantinya. Pemahaman akan bidang usaha ini sangat mempengaruhi tingkat risiko usaha Anda. Semakin Anda mengenal dan memahami bidang usahanya, maka berbagai risiko usahanya bisa segera diantisipasi, sehingga risiko gagalnya juga semakin kecil. Anda kan tidak ingin uang Rp 5 juta yang sudah dikumpulkan dengan susah payah hilang begitu saja bukan?


 


 


 


 


Sumber artikel: ciputraentrepreneurship.com dan redaksi


Sumber gambar: infogunaanda.blogspot.com

Rumput Liar Aneka, Bisnis, dengan, Ide Bisnis, Juta, Modal

Peluang Usaha Produk Kerajinan Kulit Asli

Kawasan Manding Bantul Yogyakarta, telah banyak dikenal orang sebagai sentra kerajinan kulit di Yogyakarta. Namun, produksi kerajinan yang biasa terbuat dari kulit kambing dan domba tersebut sebenarnya tersebar diberbagai lokasi kota Yogyakarta. Salah satu pengusaha yang masih eksis menjalankan produksi kerajinan kulit disalah satu sudut kampung Jagan Banyudono Canden Jetis Bantul adalah Bapak Sarno (43). Mengusung merek Paris Leather sebagai nama usahanya, Pak Sarno mengawali bisnis kerajinan kulit tersebut pada tahun 1992.


Pria asli Wonosari itu berujar jika awal mula menjalankan usaha kerajinan kulit dirinya lebih fokus dalam pembuatan tas pinggang. “Saat itu, produk tas pinggang cukup populer, sehingga saya ikut terjun menekuni pembuatan tas pinggang dengan menggunakan Paris Leather sebagai mereknya,” jelas Pak Sarno kepada tim liputan bisnisUKM. Ketika pertama kali menjalankan usaha, beliau berhasil mengajak masyarakat sekitar yang mayoritas berprofesi sebagai buruh bangunan untuk dilatih menjadi pengrajin kulit. Usaha Pak Sarno tidak sia-sia, karena beberapa tenaga produksi yang pertama kali ikut dengannya saat ini sukses membangun bisnis kerajinan kulit sendiri.


Setelah berjalan beberapa waktu, Pak Sarno mengalihkan fokus produksinya ke proses penyamakan kulit sekitar tahun 1996. “Penyamakan kulit secara sederhana artinya mengolah kulit mentah menjadi kulit jadi yang siap untuk diproduksi,” terangnya. Lembaran kulit hasil produksinya kemudian dipasarkan ke Bali dan beberapa produsen kerajinan kulit lokal Jogja. Namun tragedi bom Bali 2002 memberikan efek pemasaran ke Pulau Dewata menjadi sepi. Kondisi tersebut menuntut Pak Sarno berfikir keras untuk mencari pasar potensial lain demi mempertahankan usahanya.


Berbekal ketekunan dan optimisme tinggi, Pak Sarno kemudian mengembangkan inovasi produk buatannya dengan membuat tas kulit, dompet kulit, dan jaket kulit. Hasil inovasinya itu ternyata banyak diminati pasar yang mayoritas kalangan menengah ke atas. “Respon pasar yang sangat baik membuat saya semakin tertantang untuk meningkatkan kualitas dan memperbanyak inovasi produk,” imbuh suami Ibu Suratmi tersebut. Alhasil, dengan ide dan desain yang didapatkan dari berbagai sumber (internet dan survey pasar), Pak Sarno mampu mengembangkan beragam model dan jenis jaket kulit, dompet kulit, dan tas kulit.


Pak Sarno mengakui jika produk hasil ciptaannya konsisten menggunakan bahan dasar kulit asli. “Saya menggunakan kulit Kambing Jawa dan domba, serta beberapa kulit sisa ekspor yang kami peroleh dari Semarang, Garut, dan Jogja sendiri,” imbuhnya. Bahan kulit yang berwujud lembaran (1 feet) berukuran (30 x 30) cm dibeli dengan harga Rp 10.000,00-Rp 24.000,00/ feet. Dalam sekali produksi, Pak Sarno bisa menghabiskan puluhan feet bahan baku kulit tersebut. “Untuk membuat jaket kulit seperti ini (jaket ukuran XL), bisa menghabiskan 34 feet bahan baku kulit,” jelas Pak Sarno. Dengan didukung 4 buah mesin jahit, 1 buah mesin seset, dan compressor, Pak Sarno mengaku mampu menghasilkan 8 buah jaket per minggu, sementara untuk produk yang lain (dompet dan tas) dibuat sesuai kebutuhan dan pesanan.


Dibantu 5 orang tenaga produksinya, saat ini Paris Leather secara rutin memproduksi kerajinan kulit untuk kemudian dipasarkan ke Sentra Kerajinan Kulit Manding. “Saya memasok produk kerajinan kulit ke Manding yang menjadi lokasi pemasaran tetap Paris Leather,” tambah bapak dua orang putra tersebut.


Harga produk kerajinan kulit Paris Leather yang didominasi jaket sangat bervariasi. “Jaket kulit harganya Rp 500.000,00-Rp 1.500.000,00/pcs untuk tas kulit sekitar Rp 350.000,00/pcs dan dompet kulit harganya Rp 40.000,00-Rp 100.000,00/pcs, semuanya tergantung kualitas dan masaknya bahan,” imbuhnya. Dengan harga yang seperti itu, Pak Sarno mengaku dalam sebulan bisa menghasilkan omzet 100 juta Rupiah dengan keuntungan 25%.


Selain pasang surut usaha yang dijalaninya, Pak Sarno juga pernah mengalami vakum produksi pada saat terjadinya gempa Jogja 2006 silam. “Saat itu hampir 8 bulan saya tidak berproduksi karena rumah rusak parah dan masih fokus memulihkan trauma yang luar biasa, “ terang Pak Sarno. Namun berkat dorongan dari keluarga, Pak Sarno kembali bangkit menekuni produksi kerajinan tersebut sampai saat ini.


Tips dan Trik Membedakan Kulit Asli


Pak Sarno juga tidak segan membagi ilmu cara membedakan kulit asli dan imitasi, yaitu:



  1. Jika permukaan kulit terasa lengket dan kesat, berarti kulit tersebut imitasi. Sementara   untuk kulit asli permukaannya licin dan halus.

  2. Pada kulit imitasi, biasanya tercium bau karet atau vinyil.

  3. Kulit asli memiliki satu lapisan saja, sementara untuk kulit imitasi biasanya terdiri dari tiga lapisan.

  4. Jika digunakan, produk jaket kulit asli tidak akan menyebabkan kepanasan, dan dapat menghangkatkan kita ketika cuaca sedang dingin.


Sambil bergurau beliau juga berujar,” kalau ingin mudahnya, bisa menggunakan korek api, kulit dibakar, kalau kulit asli hanya akan mengerut, sementara untuk kulit imitasi biasanya akan meleleh”. Di akhir wawancaranya, Pak Sarno memiliki harapan dalam waktu dekat bisa memiliki workshop sendiri di pinggir jalan raya. Menurutnya, dengan memiliki workshop yang ada di pinggir jalan, maka proses pemasarannya akan lebih mudah dan bisa dijangkau semua pihak.


 


 


 


Sumber artikel: usaha.co dan redaksi


Sumber gambar: bandung.olx.co.id

Usaha Perawatan Anak, Ketelatenan yang Membawa Untung

Perawatan anak di rumah bisa menjadi usaha yang menjanjikan. Anda bisa mendapatakan pengaruh yang positif pada kehidupan anak-anak, dan orang tua dalam komunitas Anda yang merasa aman anak-anak mereka berada di tangan yang tepat, peduli, saat orang tua tidak bersama mereka. Jika Anda memiliki ketulusan dan rasa sayang yang mendalam pada anak-anak dan memiliki kesabaran, baik hati, dan pengertian. Bisnis perawatan anak cocok untuk Anda. Berikut beberapa keuntungan bisnis ini:


1. Permintaan yang meningkat


Permintaan atas perawatan anak menigkat karena ibu dan ayah yang bekerja di luar rumah.


2. Pengaruh emosional


Tahun-tahun awal adalah saat yang penting dalam kehidupan seorang anak. Sebagai penyedia perawatan anak, Anda memiliki pengaruh yang besar dalam kehidupan anak yang Anda asuh. Tinggal di rumah bersama anak Anda. Jenis pekerjaan seperti ini, lebih dari yang lain, menawarkan kemungkinan bagi Anda untuk menikmati waktu di rumah bersama anak-anak Anda saat Anda mengasuh yang lainnya.


Memulai bisnis perawatan anak


Tidak seperti keuntungan yang ditawarkan, bisnis perawatan anak tidak memberikan pendapatan finansial yang besar. Jadi, penting bagi Anda untuk memahami mengapa Anda memulai bisnis ini. Dan tentu saja, harus mencintai anak-anak. Orang tua atau pengasuh yang dikelilingi anak-anak sepanjang waktu memiliki tuntutan yang tinggi. Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki rencana bisnis yang solid sebelum terjun di dalamnya, dan memulainya dengan riset yang mendalam. Berikut adalah beberapa pertanyaan sebagai pertimbangan Anda:


1. Apakah lingkungan Anda mendukung adanya tempat penitipan anak? Dengan kata lain, apakah lingkungan Anda membutuhkannya?


2. Apakah Anda bisa mengenakan biaya yang layak agar bisnis ini menguntungkan (atau setidaknya stabil secara finansial). Berapa ‘biaya’ yang akan dikenakan per anak?


3. Apakah orang tua di lingkungan Anda mencari tempat penitipan anak? Wawancara orang tua di lingkungan Anda dan cari tahu apa yang mereka butuhkan. Keunikan apa yang mereka inginkan dari Anda sebagai pengasuh?


4. Perubahan apa yang Anda buat untuk merubah rumah dan halaman Anda untuk bisnis ini? Dampak apa yang akan ditimbulkan bisnis ini terhadap kehidupan keluarga Anda?


5. Peraturan apa saja yang ditetapkan oleh pemerintah setempat? Anda akan membutuhkan berbagai persyaratan untuk pengasuhan/rasio anak, tata ruang interior dan eksterior untuk tiap anak, gizi, dan perizinan.


6. Pengeluaran apa saja yang dibutuhkan? Seperti kebanyakan bisnis lainnya, Anda membutuhkan perencanaan bisnis yang memperhitungkan pendapatan dan pengeluaran secara spesifik.


7. Apa filosofi penitipan Anda? Bagaimana Anda menerapkan disiplin? Anda akan membutuhkan kebijakan dan prosedur manual yang solid dan tertulis sebelum Anda membuka usaha.


8. Jam berapa Anda akan mulai membukanya? Apa yang akan Anda lakukan pada anak-anak jika orang tua terlambat menjemputnya?


9. Menu makanan yang bagaimana yang akan disajikan? Jenis kudapan apa yang akan Anda berikan dan kapan?


10. Bagaimana rutinitas harian Anda? Kurikulum pra-sekolah yang bagaimana yang Anda tawarkan? Pikirkan mulai sekarang kegiatan belajar yang memungkinkan, kunjungan lapangan, dan tamu khusus.


11. Apakah Anda memiliki sertifikat ketrampilan khusus? Terlepas dari apakah ini peraturan pemerintah, Anda akan membutuhkan sertifikat ketrampilan khusus dan pengetahuan pertolongan pertama sehingga Anda memiliki bekal untuk mengatasi apapun yang mungkin terjadi saat mengasuh anak-anak.


12. Asuransi apa yang Anda butuhkan? Menanyakan pertanggung-jawaban asuransi, serta perubahan asuransi kepemilikan rumah (untuk kejadian yang mungkin terjadi pada properti Anda)


13. Bagaimana Anda akan memasarkan bisnis ini? Biasanya, bisnis ini tidak membutuhkan banyak kegiatan pemasaran. Hal ini dikarenakan besarnya permintaan atas tempat perawatan yang berkwalitas. Dan bagi beberapa tetangga dan kenalannya adalah prospek terpenting Anda karena biasanya berita dari mulut ke mulut sudah memadai. Namun, membuat brosur profesional yang memberikan informasi filosofi, kurikulum, jadwal, dan biaya perawatan juga merupakan ide yang bagus.


14. Dengan cara bagaimana Anda bisa menstruktur bisnis Anda? Sebelum Anda memulai bisnis perawatan anak, pikirkan semua kemungkinan yang terkait dalam industri anak-anak. Misalnya, di kota saya ada jasa pengasuhan yang terkenal dimana pengasuh bisa datang ke rumah atau hotel dimana turis menginap. Terakhir saya cek, biaya yang dikenakan per jam dengan minimum 3 jam. Atau menyediakan penitipan anak saat tempat yang lain sulit ditemukan (misalnya, sore hari dan akhir pekan). Jika Anda menemukan ceruk yang spesifik dan mengisinya, Anda bisa mengenakan biaya yang lebih per jamnya.


Jika ini sulit Anda lakukan, Anda bisa membuat persiapan yang terpenting dahulu: formulir, kebijakan dan prosedur, contoh business plan, serta formulir lain yang Anda butuhkan tapi belum terpikirkan sebelumnya. Tidak ada kenikmatan lain selain memiliki bisnis sendiri. Nikmati proses persiapan dan membuat bisnis Anda sendiri!


 


 


 


 


 


Sumber artikel: pengusahamuslim.com dan redaksi


Sumber gambar: colourbox.com

Meraup Laba dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Berbisnis adalah salah satu cara untuk menambah pemasukan keluarga. Sayangnya, banyak orang mengalami kesulitan membangun usaha akibat terhadang urusan modal. Modal besar memang bisa menunjang kelancaran usaha, tetapi tidak jadi jaminan. Banyak yang telah membuktikan bahwa dengan modal yang relatif sedikit bisa memperoleh keuntungan berlipat ganda.
Menurut perencana keuangan Mike Rini Sutikno, CFP, dari lembaga Mike Rini & Associates Financial Planning & Education, dibutuhkan kejelian dalam menemukan peluang usaha. Salah satunya adalah dengan memerhatikan apa yang sedang digemari dan dibutuhkan masyarakat. Nah, bisnis dalam bidang transportasi adalah satu di antara sekian bisnis unggulan. Selama masih ada kehidupan, masih akan ada kebutuhan untuk bepergian.
“Salah satu alat transportasi utama yang diandalkan adalah pesawat. Kini ada banyak maskapai penerbangan yang bisa dijadikan pilihan. Selain cepat, harganya pun beragam dan semakin ekonomis. Tak heran bila semakin banyak juga orang yang memilih menggunakan pesawat,” jelas Mike seperti dilansir Kompas Female.
Anda bisa memulai usaha pemesanan tiket pesawat secara online. Saat ini ada penyedia jasa yang juga menawarkan kemitraan (waralaba). Dengan membayar sejumlah uang, Anda akan bisa mengakses jaringan berbagai maskapai untuk melakukan pemesanan sendiri. Salah satunya adalah City Terminal Online System (Citos, www.citosconnection.com). Menurut pendirinya, Budikari Yunianto, Citos diciptakan pada Maret 2008 untuk memberi kemudahan bagi siapa saja yang ingin berbisnis tiket secara online. Saat ini Citos menyediakan tiket pesawat semua maskapai dalam negeri yang beroperasi di berbagai wilayah Indonesia. Menarik bukan?
Cara bergabungnya mudah. Anda hanya perlu mengisi formulir pendaftaran yang tersedia di situs Citos. Jika semua sudah lengkap, Anda bisa online saat itu juga. Setelahnya Anda akan mendapatkan user ID yang bisa terhubung dengan semua maskapai. Setelahnya, Anda bebas menelusuri dunia maya untuk mencari penawaran terbaik bagi para calon pelanggan.


Keuntungan berbisnis pemesanan tiket online


1. Cepat dan praktis. Anda tidak perlu menyewa tempat karena bisa melakukannya di mana saja selama ada listrik dan internet. Peralatannya pun sederhana, yaitu seperangkat komputer dengan printer. Pembayaran dilakukan lewat transfer bank.
2. Sudah punya jasa travel sendiri. Menurut Budikari, keuntungan yang Anda peroleh sama besarnya dengan perusahaan travel lain. Besar komisi rata-rata tujuh persen.
3. Prospeknya sangat menjanjikan. Dalam waktu dekat, Citos akan menambah layanan dengan menyediakan pemesanan tiket kereta api. Setelah itu, di masa depan akan diperluas dengan tiket kapal laut, paket wisata, dan paket umrah.
4. Punya jaringan luas dengan mudah. Karena sistemnya sudah tersedia dan berjalan, Anda hanya perlu mengikuti. Anda tidak harus repot membangun hubungan dengan pihak-pihak maskapai.


5. Balik modal dalam waktu singkat. Transportasi dibutuhkan semua orang, apalagi pada masa-masa libur. Keuntungan Anda pada masa itu akan meningkat tajam dan modal awal pun sudah bisa kembali.


 


Sumber artikel: pengusahamuslim.com dan redaksi


Sumber gambar: thedotcomblog.com


Kategori: Ide bisnis


Tag: bisnis online, wirausaha, jasa


By: Redaktur I


 


http://www.ciputraentrepreneurship.com/kembangkan-uang-anda/20219-gurihnya-laba-bisnis-tiket-pesawat-online.html

Besar Laba Unik dari Usaha Kue Tiga Dimensi

Kemunculan sculpted cake atau yang lebih dikenal dengan istilah seni pahat kue tiga dimensi, ternyata tidak hanya berhasil menarik minat banyak konsumen namun juga bisa mendatangkan untung besar bagi para pelakunya. Melihat potensi pasarnya semakin hari kian menggiurkan, tidak heran bila sekarang ini banyak kaum hawa mulai dari para mahasiswi, karyawati, sampai ibu rumah tangga yang tertarik menekuni bisnis kue tiga dimensi sebagai salah satu alternatif peluang bisnis sampingan yang menjanjikan keuntungan cukup besar setiap bulannya.


Meskipun trend unik kue tiga dimensi atau (cake 3D) sudah muncul sejak tahun 2005-2006 silam, namun eksistensinya di Indonesia diperkirakan masih cukup besar untuk jangka waktu tiga tahun kedepan. Biasanya, para konsumen memesan kreasi unik kue tiga dimensi untuk acara-acara spesial, seperti misalnya acara ulang tahun, anniversary pernikahan, ulangtahun perusahaan, dan lain sebagainya. Peluang inilah yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Wenny Panenthe owner Wenny’s Cake di daerah Bandung, yang setiap bulannya bisa meraup omzet ratusan juta rupiah dari bisnis kue tiga dimensi yang Ia rintis.


Kecintaannya terhadap bidang seni, mendorong Wenny dan suaminya Pascal Demian untuk menekuni seni pahat kue dengan bahan dasar fondant. Ia sengaja menjaga kualitas produknya dengan menggunakan bahan-bahan yang aman dikonsumsi untuk mempertahankan loyalitas konsumennya. Bila pengusaha sejenis ada yang memanfaatkan styrofoam untuk isi cake decoration, maka Wenny lebih memilih isian kue asli agar nilai seninya lebih tinggi.


Dari sekian banyak bentuk yang Ia ciptakan, Wenny mengaku Hello Kitty merupakan tokoh kartun yang paling banyak dipesan para konsumen. Tokoh kartun dari Jepang tersebut bisa diaplikasikan dalam beragam warna dan desain seperti misalnya variasi Hello Kitty menggunakan baju kimono yang hampir setiap minggu dipesan para konsumen. Untuk harga jualnya, Wenny membandrol dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah (tergantung ukuran dan tingkat kerumitan desain yang dipesan).


Selain Wenny yang sukses mendirikan Wenny’s Cake, ada pula Peni Respati yang sudah mulai belajar membuat cake 3D sejak tahun 2007 yang lalu. Berawal dari pesanan konsumen yang meminta kue pahat berbentuk angka, Peni jadi ketagihan untuk berkreasi dan berinovasi membuat bentuk kue yang beragam, seperti misalnya kue 3D berbentuk kamera, telepon, tas, dan lain sebagainya.


Awalnya memang cukup sulit bagi Peni untuk mendapatkan hasil kue sesuai dengan bentuk aslinya. Menurut wanita berjilbab ini, seni memahat kue memang cukup sulit karena melibatkan seni pemilihan desain, teknik pembuatan bentuk dasar 3D, teknik mewarnai, serta memadukan cita rasa dan bentuk kue sehingga menghasilkan paduan yang sempurna baik dari segi rasa maupun visual (penampilan). Itu sebabnya para pelaku bisnis kue tiga dimensi seperti Peni berani mematok harga yang cukup mahal, yakni berkisar antara Rp 350.000,00 sampai tujuh juta rupiah sesuai dengan bentuk dan ukuran yang dipesan konsumen.


 


 


 


 


 


 


Sumber artikel: pengusahamuslim.com dan redaksi


Sumber gambar: threadcakes.com

Menjajal Peluang Bisnis Spa Anak


Sama halnya dengan orang dewasa, bayi dan balita juga membutuhkan program perawatan tubuh, seperti spa dan pijat. Hal ini penting untuk mengembalikan kesegaran tubuh si buah hati.


Ini pula yang membuat ceruk bisnis salon dan perawatan anak terus mengembang. Salah satu pemainnya adalah Rina Laurentie yang mengusung brand RH Baby & Mommy Spa Treatment di Tangerang, Banten.


Selain bayi dan balita, RH Baby & Mommy Spa juga menyediakan layanan perawatan bagi ibu. Paket layanannya antara lain hydrotherapy, organic massage, lulur, masker, perawatan rambut, hingga perawatan kuku.


Tarif layanan dibanderol mulai harga Rp 20.000 sampai Rp 1,75 juta. Berdiri Agustus 2011, RH Baby & Mommy Spa resmi menawarkan kemitraan pada Juni 2012. Saat ini, sudah ada lima gerai RH Baby & Mommy Spa di Tangerang, Jakarta, Makassar, dan Kendari, Sulawesi Tengah. Dari lima gerai itu, dua di antaranya milik pusat dan tiga lainnya milik mitra.


RH Baby & Mommy Spa menawarkan kemitraan dengan kategori standar dan premium. “Perbedaannya dari desain layout tempat serta jenis peralatan treatment, sehingga berpengaruh juga pada harga treatment,” kata Rina.


Paket kategori standar terbagi menjadi tiga. Pertama, paket salon kids dan spa baby senilai Rp 380 juta. Jasa yang disediakan khusus untuk anak dengan estimasi omzet sebesar Rp 40 juta sebulan.


Kedua, paket spa baby & mommy treatment dengan harga Rp 400 juta. Paket ini sudah termasuk layanan perawatan bagi ibu. Namun, belum termasuk salon bagi balita. Omzet paket ini diharapkan Rp 45 juta per bulan.


Ketiga, paket baby & mommy spa treatment. Paket ini menyediakan seluruh treatment yang dimiliki RH. Harga paket sebesar Rp 450 juta dengan proyeksi omzet sebesar Rp 55 juta per bulan.


Dalam kerjasama ini, mitra mendapat desain dan seluruh peralatan sesuai paket, sistem transaksi RH, dan bahan baku. Pusat juga menyediakan staf yang telah lulus training, dukungan periklanan, dan quality control.


Untuk kategori paket premium, ada tiga pilihan. Pertama, paket salon kids dan spa baby senilai Rp 850 juta, dengan estimasi omzet Rp 80 juta per bulan. Kedua, paket Spa Baby & Mommy Treatment senilai Rp 1 miliar dengan estimasi omzet sebesar Rp 90 juta per bulan.


Terakhir, paket Baby & Mommy Spa Treatment senilai Rp 1,25 miliar dengan estimasi omzet Rp 120 juta per bulan. Fasilitas yang diperoleh sama dengan kategori standar, tapi dekorasi tempat serta peralatan treatment lebih lengkap dengan kualitas lebih baik.


Rina bilang, laba bersih seluruh paket 50% dari omzet. “Diharapkan, seluruh paket bisa balik modal dalam 18 bulan-24 bulan,” jelas Rina.


Syarat menjadi mitra adalah menyediakan tempat seluas 270 meter persegi, bisa berbentuk ruko tiga lantai. Semua paket memiliki masa kerjasama tiga tahun.Setelahnya, mitra perlu memperpanjang dengan biaya 20% dari harga paket awal. Setiap bulan, ada royaly fee 5% dari omzet.


Kelebihan RH, menurut Rina, ada pada penyediaan tenaga staf terlatih dari pusat. Dengan begitu, mitra tidak perlu repot lagi mencari staf. “Desain gerai kami juga disesuaikan dengan budget mitra. Karena itu, kami ada banyak pilihan paket,” ujarnya.


Pengamat waralaba dari Franchise Technology Consulting, Utomo Njoto menilai, bisnis spa dan salon khusus balita dan ibu gampang-gampang susah. Pasalnya, kebutuhan untuk perawatan bayi dan ibu yang baru melahirkan adalah kebutuhan yang kesekian. “Yang mencari pelayanan ini hanya masyarakat kelas menengah,” ujarnya.


Agar bisnis ini maju, Utomo menyarankan agar pelayanan yang diberikan benar-benar spesifik untuk kebutuhan balita. Selain itu, perlu tenaga profesional yang benar-benar menguasai spa khusus balita.


Utomo juga menyarankan, agar RH Baby & Mommy Spa membuka enam gerai milik sendiri, seperti paket-paket yang ditawarkan. “Gerai itu bisa dijadikan contoh bagi calon mitra,” ujarnya. 


 

Qwas Oxy, Air Sehat yang Bisa Menyehatkan Kantong

Kesehatan terjaga, penyakit pun sirnah. Itulah manfaat air minum beroksigen. Bagi yang ingin menjadikannya sebagai pengganti air minum sehari-hari, Qwas Oxy – brand air beroksigen teranyar,  hadir dalam kemasan galonan. Berminat menjadi agennya?


Siapa pun tahu, bumi yang telah tercemar juga berdampak buruk pada air minum yang dikonsumsi setiap harinya. Pula, mineral yang terkandung dalam air bukanlah jaminan bahwa air yang diminum sehat. Baiknya, lakukanlah uji elektrosila. Dalam uji tersebut, air akan berubah warna saat partikel cemaran mineral melepaskan diri dari ikatan air.


Lantas, apakah air seperti itu layak untuk dikonsumsi? Tentu saja tidak. Partikel cemaran akan menggerogoti tubuh sehingga gampang jatuh sakit atau menderita sejumlah penyakit. Satu-satunya solusi adalah ganti air minum biasa dengan air minum sehat alias air beroksigen. Air minum murni (H2O) tersebut tak mengandung mineral atau zat berbahaya lainnya.


Sayangnya, tak cukup dengan kemasan botol saja jika ingin menjadikannya sebagai air minum sehari-hari. Pasalnya, yang tersedia di pasaran adalah sejumlah brand air beroksigen dalam kemasan botol saja. Itulah sebabnya, Wim Abdurrahman Saleh, awal Juni silam meluncurkan air beroksigen berlabel Qwas Oxy dalam kemasan galon.


Wim, begitu ia disapa, merupakan sosok yang telah lama berkecimpung dengan air beroksigen. Beberapa brand air beroksigen pernah sukses ditangannya melalui skema pamasaran multi level marketing (MLM). Ia juga dikenal dengan julukan bayi ajaib, sebab melebihi seniornya, ia bisa sukses dalam waktu singkat.


Pengalamannya dalam membesarkan beberapa brand air beroksigen, mengilhaminya untuk melakukan terobosan baru dalam hal kemasan produk yang disebutnya sebagai kebutuhan dasar itu. “Banyak konsumen yang bertanya mengapa air beroksigen ini tidak disediakan dalam galon,” ujarnya. Bersama temannya, ia akhirnya mendirikan sebuah pabrik air beroksigen galonan tersebut di Ciawi, Bogor.


Qwas Oxy, kata Wim, memiliki keunggulan tingkat kesadahan nol. “Sebagai air minum, air ini masuk ke dalam tubuh lebih cepat dan lancar, sehingga apapun yang dimakan, apa pun yang diminum baik itu vitamin, obat dan sebagainya sampainya lebih cepat ketimbang air biasa,” tukasnya. Sementara tingkat PH (kadar keasaman dan basah) berkisar 7,0-7,5 alias normal atau netral. Sebab jika di bawah 6,5 air bersifat asam dan di atas 8,5 air bersifat basah.


Melebihi air beroksigen lainnya, Qwas Oxy juga memiliki kandungan oksigen yang lebih tinggi. “Oksigennya ekstra oksigen, artinya air kita lebih tinggi oksigennya dibandingkann air sejenis yang ada di pasaran,” imbuh Wim melanjutkan, semua penyakit takut dengan oksigen sehingga air oksigennya sangat cepat membantu proses penyembuhan.


Air minumnya bisa melarutkan endapan kristal pada ginjal dan kantung kemih. Usus besar dan saluran darah pun bisa secepatnya dibersihkan Qwas Oxy. “Air ini juga bisa mengikis kerak yang menyebabkan rheumatik dan asam urat pada persendian,” tambahnya. Selain itu, Qwas Oxy mengikat lebih banyak oksigen dalam darah.


Beberapa penyakit pun dengan gampang dituntasnya. Sebut saja, sakit kepala, astma, darah tinggi, rheumatik, radang tenggorokan, kegemukan, radang sendi, gangguan jantung, batu ginjal, bronchitis, kencing batu, asam urat, disentri, sembelit, kencing manis dan masih banyak lagi.


“Bahkan jika air Qwas Oxy digunakan untuk memasak nasi, maka hasil nasinya akan lebih enak atau pulen,” jelasnya. Pun jika minum teh atau kopi dengan air ini rasanya jauh lebih nikmat dan tak mudah basi.


Makanan tak sehat yang dikonsumsi setiap hari juga dengan gampang dibersihkan airnya. Sebagai misal, setiap hari orang makan mie atau makan makanan yang ada bahan pengawetnya. ”Kan dia gak luntur, akan ada sisa di dalam tubuh, terutama di usus. Nah, ini air sebagai pendorong, kita minum dia mendorong membantu membersihkan segala bentuk kotoran berbahaya itu,” urainya.


Tak heran, baru beberapa bulan berjalan, agen-agennya sudah mulai menjamur di seputar Jabodetabek. Ia membuka peluang keagenan, tidak lagi dengan cara MLM. “Alasannya peluang usaha keagenan akan membuka lapangan kerja baru,” terangnya. Saat ini agennya sudah berkisar di angka ratusan, jumlah yang menurutnya belum optimal.


“Untuk ketersediaan, pabrik sangat luar biasa, kita bisa produksi per 8 jam dengan satu mesin. Itu artinya bisa hasilkan 4 ribu galon. Jadi saya sudah siap dengan 3 mesin untuk antisipasi lonjakan permintaan,” sebut Wim. Sayangnya, area penjualannya belum mencakup ke seluruh Indonesia karena masih banyak yang harus dikaji, kendati permintaan mulai berdatangan dari penjuru tanah air.


Peluang keagenan yang ditawarkannya relatif terjangkau kantong. Bisa untuk ibu rumah tangga yang akan melayani kebutuhan air minum sehat di sekitar tempat tinggalnya, pun bagi siapa pun yang ingin menjadikannya sebagai bisnis utama. “Dengan modal kecil, dia sudah bisa dapat hasil harian,” katanya. Untuk menjadi agen, ia mematok investasi sebesar Rp 2,1 juta untuk 50 galon Qwas Oxy.


“Saya jamin selisih untung yang bisa didapatkan agen jauh di atas air beroksigen lainnya,” ujarnya terkekeh, tak menyebutkan berapa besar keuntungan yang bisa didapatkan agen. Untuk lebih jelasnya, kata dia, bisa menghubungi pihaknya langsung. Sebab, tak hanya 50 galon, bahkan beberapa agennya sudah berkisar di ribuan galon. Berminat?


Info lebih lanjut Hubungi Iis:


Hp 0857 4158 7071, 0882 1531 9905, 021 9577 6777


Email : iherviani@yahoo.com


 


 


 


 


 


Sumber artikel: forumpengusahaindonesia.com dan redaksi


Sumber gambar: forumpengusahaindonesia.com