Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label CINTA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CINTA. Tampilkan semua postingan
Minggu, 24 Juni 2012

Alasan Wanita Mempertahankan Hubungan Yang Buruk

Wanita kerap tetap bertahan walaupun hubungannya tidak lagi berjalan dengan baik. Padahal hubungan yang buruk justru dapat menghancurkan dirinya sendiri. Namun mengapa mereka tetap bertahan? Inilah alasannya seperti yang dikutip dari All Womens Talk.

1. Takut
Alasan utama wanita tetap bertahan adalah karena takut. Mungkin hubungan memang dimulai dengan baik dan Anda sudah saling tergantung satu sama lain. Tapi di saat hubungan sudah tidak lagi berjalan baik, jangan takut untuk meninggalkannya.

2. Nyaman
Saat sudah merasa sangat nyaman dengan hubungan, walaupun itu buruk, Anda akan mengerti mengapa wanita tetap bertahan. Terkadang tidak semua orang mampu meninggalkan zona nyamannya, meskipun merusak.

3. Merasa bersalah
Jika sudah pernah menjalin banyak hubungan, mudah untuk melihat mengapa Anda merasa gagal untuk mengakhiri hubungan yang buruk. Tidak masalah jika tetap memutuskan untuk menjalaninya kalau Anda tidak ingin merasa gagal lagi. Semua orang akan mengerti.

4. Merasa malu
Hampir sama seperti merasa bersalah, mungkin Anda merasa malu jika Anda jatuh cinta selama sebulan dan kemudian, Anda tidak bahagia dan situasinya berubah. Anda memang malu, namun itu merupakan satu alasan mengapa tetap bertahan dalam hubungan yang dapat membahayakan.

5. Kembali menjadi diri sendiri
Saat Anda lebih sering berpura-pura menjadi orang lain dan sulit untuk kembali menjadi diri sendiri harus diwaspadai. Alasan wanita tetap bertahan adalah karena ia tidak mau menjadi diri sendiri setelah berpisah dengan pasangannya.

6. Cinta
Terkadang, alasan mengapa wanita tetap bertahan dalam hubungan yang buruk bisa seputar cinta. Jika seorang wanita jatuh cinta, biasanya banyak kekurangan dan hal buruk yang terjadi dalam hubungan mereka bisa terlupakan begitu saja.

7. Keterlibatan keluarga
Satu alasan mengapa wanita tetap bertahan adalah karena adanya keterlibatan keluarga. Jika Anda sudah menjalin hubungan lama, biasanya Anda tidak bisa meninggalkan hubungan karena opini dan keterlibatan keluarga yang cukup intens.

8. Ketergantungan
Terakhir, ketergantungan merupakan alasan terakhir kebanyakan wanita tidak mau meninggalkan hubungan mereka. Entah itu ketergantungan finansial, ketergantungan emosional ataupun hanya ketergantungan memiliki seseorang dalam hidup mereka.

Wanita Ajak Pria Kencan Lebih Dulu, Kenapa Tidak?

 Anda menyukai seorang pria, dan dari bahasa tubuh serta perlakuannya, sepertinya dia pun punya perasaan khusus kepada Anda. Setelah saling bertelepon dan mengirim pesan teks secara intens, dia tak juga mengajak Anda untuk pergi kencan berdua.

Kalaupun bertemu, itu pun saat ada acara hang out dengan teman. Jika Anda merasa putus asa menunggu ajakan kencan darinya, maka tak perlu menanti lagi. Kenapa tidak Anda saja yang berinisatif lebih dahulu? Tak perlu malu dan gengsi, ini beberapa alasan dan keuntungan jika Anda mengajak si dia kencan, seperti dikutip dari iDiva.

1. Memberi Dia Kejutan
Saat dia mendengar ajakan kencan dari Anda, ekspresi yang mungkin terjadi adalah terkejut (dalam artian yang positif). Dia pasti tak menyangka keberanian Anda, tapi sekaligus terkesan dan senang. Jika perasaannya juga sama terhadap Anda, pasti dia tidak akan menolaknya. Mengajak kencan lebih dulu akan membuat si dia lebih berinisiatif di kencan-kencan selanjutnya.

2. Dia Akan Menganggap Anda Seksi
Ingat, seksi tidak hanya bisa terlihat dari tampilan fisik. Kepercayaan diri seorang wanita juga jadi salah satu faktor yang membuat dia tampak menggairahkan. Saat Anda berani untuk mengajaknya kencan, terutama di depan umum, akan menantang ego dan maskulinitasnya sebagai pria. Jangan heran jika untuk kencan selanjutnya, dia akan memakai cara yang spesial untuk mengajak keluar berdua.

3. 'Membantu' Pria Pemalu
Dia lebih suka berkirim pesan teks atau flirting lewat sosial media? Ada kemungkinan dia merupakan pribadi yang pemalu atau takut ditolak saat mengajak Anda kencan. Jika itu keadaannya, maka berinisiatif mengajak kencan akan sangat membantunya.

4. Membangkitkan Kepercayaan Diri
Berani ambil risiko (ya, kemungkinan ditolak akan tetap ada) untuk ajak kencan terlebih dahulu tidak hanya akan membuat Anda terlihat jadi wanita percaya diri. Tapi juga meningkatkan kepercayaan diri Anda dari dalam. Kalaupun ternyata dia menolak --entah karena waktunya bertepatan dengan meeting atau dia sudah punya acara hang out dengan teman-temannya-- tidak masalah karena Anda sudah tahu sampai mana tingkat keberanian dan kepercayaan diri sebagai wanita!

5. Tahu Perasaan Pria yang Sebenarnya
Kemungkinan terburuknya adalah, ternyata dia hanya merasa Anda sebagai teman curhat atau ngobrol yang nyaman dan tidak berniat berkencan. Jika ini yang terjadi, tak perlu merasa kecewa yang berlebihan. Justru bisa dijadikan pengalaman yang lucu dan Anda bisa bebas menertawakan kekonyolan sendiri. Ditambah lagi, Anda jadi tidak perlu menerka-nerka lagi perasaan dia yang sesungguhnya sehingga bisa mulai berkenalan dan mencari pria baru yang benar-benar menyukai Anda.
Rumput Liar CINTA, kencan, pacaran

Sikap Pria yang Masih Mencintai Mantan Kekasihnya

Setelah putus, kemungkinan salah satu pihak masih mencintai mantan kekasihnya selalu ada. Hanya saja, tidak semua orang berani mengungkapkan perasaannya secara langsung. Jika Anda mendapati lima tanda ini pada mantan kekasih, maka besar kemungkinan dia masih berharap bisa kembali menjalin hubungan asmara, seperti yang dikutip dari Become Gorgeous.

1. Sering Mengomentari atau Memberi 'Like' Pada Status Facebook
Seringkali pria malu menyatakan perasaannya. Dibandingkan bahasa verbal, mereka lebih suka menunjukkan tanda-tanda. Situs jejaring sosial pun kini bisa dijadikan media untuk mengekspresikan rasa suka. Jika sang mantan sering memberi 'like' dan mengomentari status atau foto Anda di Facebook atau me-retweet Twitter Anda, merupakan pertanda bahwa dia masih memerhatikan dan berusaha menunjukkan perhatiannya itu pada Anda.

2. Suka Mengobrol dengan Teman dan Keluarga Anda
Anda mendengar kalau teman atau keluarga masih sering bertemu dan mengobrol dengan mantan kekasih, meskipun dia sudah jarang bertemu langsung dengan Anda. Itu bisa jadi sebuah sinyal bahwa dia tetap ingin berada dalam lingkaran kehidupan Anda. Dia tidak mau 'menghilang' begitu saja setelah putus, dengan harapan Anda dan mantan bisa terus dekat secara emosional maupun fisik.

3. Pandangan Cemburu
Hal ini bisa terlihat jika Anda masih berteman dengan mantan. Dia merasa kesal ketika Anda dekat dengan pria lain. Ia juga tak segan melemparkan tatapan cemburu saat Anda terlihat lebih senang bersama pria lain daripada dengannya. Jika sikap itu yang terlihat, bisa jadi tanda kalau dia belum sepenuhnya menerima kalau hubungan telah berakhir. Ketika pria merasa terintimidasi dengan kehadiran pria baru di kehidupan mantan kekasihnya, kemungkinan besar dia ingin cinta lamanya kembali.

4. Menggoda Anda dengan Candaan
Seringkali dua orang yang telah putus hubungan tetap berteman dan masih berada di lingkup pertemanan yang sama. Bila setiap bertemu dengan teman-teman dia selalu ambil kesempatan untuk menggoda Anda lewat candaan, merupakan sinyal kuat bahwa mantan masih menaruh hati pada Anda. Pria umumnya tidak bisa berhenti menggoda wanita yang dia sayangi dan menyembunyikan perasaannya di balik sikap bercanda.

5. Mencoba Terlihat Sangat Bahagia di Depan Anda
Pria kerap menggunakan strategi ini untuk menutupi emosi dia yang sebenarnya. Dia mencoba meyakinkan Anda bahwa semuanya baik-baik saja, sudah move-on dan bisa tetap berteman. Namun di lubuk hatinya, dia berharap kedekatan sebagai teman bisa berlanjut dengan terjalinnya lagi ikatan cinta.

Terjebak Cinta Segitiga? Ini Langkah Untuk Menghadapinya

Apa Anda terjebak di antara dua pria dan sulit menghadapi mereka? Keluar dari cinta segitiga bukanlah perkara mudah. Anda harus memutuskan mana pilihan yang terbaik. Namun, kerap kali kedua pria tersebut membuat Anda stres dan tidak bisa berpikir secara matang. Dikutip dari All Women Stalk, simaklah tujuh langkah berikut yang dapat menjadi solusi ketika menghadapi cinta segitiga.

1. Pikirkan yang Terbaik Bagi Anda
Pikirkan dengan matang mana yang terbaik dan bisa membuat Anda bahagia. Tidak ada keadilan dalam cinta segitiga. Pasti akan ada yang tersakiti di antara siapa pun yang terlibat. Maka dari itu, pikirkan matang-matang siapa pria yang dapat membahagiakan Anda.

2. Ada Rasa yang Lebih di Antara Keduanya
Ketika situasi cinta segitiga ini terjadi, coba selami perasaan Anda. Apakah ada suatu rasa lebih di antara Anda dan salah satu pria tersebut? Jika rasa itu semakin berkembang, mungkin pria itu yang menjadi pilihan. Yakinkan diri sebelum memutuskannya.

3. Pria yang Bisa Melengkapi Anda
Selain cinta, Anda perlu memperhatikan pria yang bisa mengimbangi Anda. Bagaimana hubungan dapat berjalan harmonis kalau Anda dan pasangan tidak bisa saling melengkapi? Coba pergi dengan keduanya dalam waktu yang berbeda. Dengan mengenal satu sama lain, Anda akan mengetahui siapa pria yang membuat Anda nyaman.

4. Jujur
Salah satu kesalahan terbesar seorang wanita yang berada dalam cinta segitiga adalah tidak bisa jujur dengan perasaan mereka. Kenyamanan yang didapat dari kedua pria itu membuat wanita terbuai sehingga tidak bisa memutuskan pilihan yang tepat. Cobalah jujur dengan diri sendiri pria mana yang memang Anda cintai.

5. Evaluasi Perasaan Anda
Evaluasi kembali perasaan Anda. Setelah menemukan orang yang dicintai, lihat bagaimana dia membuktikannya. Apakah dia memang memberikan yang terbaik untuk Anda atau malah pria lain yang melakukannya? Pastikan bahwa perasaan Anda hanya tertuju kepada salah satu pria yang dicintai.

6. Meminta Pendapat Keluarga dan Teman
Jika Anda masih belum yakin dengan perasaan, tidak ada salahnya meminta pendapat keluarga atau teman terdekat. Namun, jangan sampai mereka ikut campur tangan. Cukup dengarkan saran dari mereka dan keputusan tetap di tangan Anda.

7. Pikirkan Keputusan Anda
Setelah yakin dengan salah satu pria, pikirkan kembali pilihan Anda. Keputusan itu harus yang terbaik bagi Anda serta tidak terpengaruh dengan pihak lain. Dalam cinta segitiga pasti ada yang terluka, maka jangan takut membicarakan keputusan Anda dengan kedua pria tersebut.
Rumput Liar CINTA, cinta segitiga, pacaran

Awas! Ini Faktor yang Bisa Buat Pria Mudah Selingkuh

Menurut Dr. Phil psikolog yang sering menjadi pembicara dalam acara talkshow Oprah, mengatakan bahwa ada faktor alami yang membuat pria akhirnya mau berselingkuh. Berikut penyebab pria menduakan cinta, seperti yang dikutip dari situs resmi Dr. Phil.

Faktor Genetik

1. Gen Vasopresin
Para ilmuwan menemukan adanya gen reseptor vasopresin dalam tubuh pria. Gen ini memang sudah dijuluki sebagai 'gen penipu'. Pria yang memiliki gen reseptor vasopresin yang berbentuk panjang, cenderung tidak suka berselingkuh. Sedangkan pria playboy, memiliki gen yang lebih pendek.

2. Hormon Oksitosin
Oksitosin adalah hormon yang menyebabkan timbulnya perasaan percaya, bahagia dan saling membutuhkan antar pasangan. Hubungan yang kuat tercipta atas hormon ini, pria dengan oksitosin rendah cenderung akan melakukan perselingkuhan dikarenakan ia tidak memiliki ikatan emosional. Pada akhirnya, hal itu berdampak pada retaknya hubungan.

Faktor Fisiologis

1. Bandingkan panjang jari manis dan telunjuk: Panjang jari manis pria menandakan tingkat hormon testosteron yang dimilikinya. Jika jari manisnya lebih panjang dari jari telunjuk, maka berarti hormon testosteron di dalam tubuhnya jauh lebih besar. Bisa dikatakan, pasangan cenderung memiliki hobi berselingkuh.

2. Simetri wajah dan ukuran rahang: Pria yang memiliki bentuk wajah sisi kanan dan kiri serupa berarti ia punya wajah yang simetris. Genetik yang terbentuk di tubuhnya mendekati sempurna. Itu menandakan bahwa semain banyak pula wanita yang ingin mendekati pria berwajah 'sempurna' itu.

3. Ukuran penis: Mungkin hal ini agak sulit untuk mencari tahu, terutama bagi Anda yang belum menikah. Namun perlu diketahui bahwa pria dengan ukuran penis yang proporsional memiliki peluang lebih besar untuk berselingkuh.

4. Cedera otak: Pria yang pernah mengalami gegar otak dalam sejarah penyakitnya atau cedera di bagian kepala saat bermain bola, cenderung tidak dapat menghentikan perilaku impulsif, seperti berselingkuh. Begitu juga dengan pria yang memiliki gangguan ADD atau bipolar.

Faktor Lingkungan

selain beberapa faktor di atas, faktor lingkungan juga memberikan pengaruh kepada kecenderungan seseorang untuk berselingkuh. Hal itu, bisa disebabkan oleh kisah masa lalu hubungan rumah tangga orang tua. Apa yang terjadi di masa lalu biasanya akan sedikit banyak berpengaruh terhadap perkembangan masa depan seseorang. Jika seorang ayah berselingkuh maka perilaku tersebut pun bukan tidak mungkin akan diikuti oleh si anak.

Selain itu, kurangnya tingkat intensitas seksual dalam hubungan suami istri, seperti tidak adanya perhatian dan kasih sayang, tidak dikaruniai keturunan, stres bekerja serta jarang menghabiskan waktu bersama keluarga juga berperngaruh terhadap keutuhan rumah tangga. Sebuah hubungan yang diawali dengan perselingkuhan biasanya akan berakhir karena selingkuh juga.

Hal yang Diinginkan Wanita Dalam Hubungan Asmara

 Banyak pria tidak peka dengan keinginan kekasihnya. Padahal wanita hanya menginginkan hal-hal sederhana, seperti dihargai, canda-tawa, serta waktu pergi bersama. Wanita hanya berharap pria sadar akan hal tersebut. Dilansir dari All Women Stalk, berikut sembilan harapan wanita kepada kekasihnya yang bisa meningkatkan keharmonisan hubungan.

1. Spontanitas
Wanita ingin prianya bertindak spontan di suatu waktu. Perlakuan spontanitas dapat menyegarkan dan membuat hubungan semakin mesra. Bentuk spontanitas dapat pria berikan dengan membawakan wanita bunga ketika dia sedang sedih atau tiba-tiba mengajaknya kencan saat suasana jenuh.

2. Dihargai
Wanita ingin selalu dihargai oleh kekasihnya. Perasaan wanita cukup sensitif sehingga dia sering merasa diabaikan jika perkataan mereka tidak direspon oleh si pria. Agar hubungan tetap berjalan baik, berikan perhatian lebih terhadap sang kekasih. Jika pria sudah perhatian, wanita pun akan melakukan hal yang sama.

3. Kejutan
Wanita sangat senang diberikan kejutan. Baik itu memberikan bunga ketika menjemputnya sepulang kerja, membelikan dia sesuatu yang dibutuhkan, atau hanya menyelipkan surat cinta di dalam tas. Wanita pasti akan 'meleleh' bila pria melakukan hal itu.

4. Ingin Merasa Dicintai
Tidak hanya mencintai, wanita pun ingin merasa dicintai oleh kekasihnya. Terkadang, pria cenderung sulit mengungkapkan rasa cinta tersebut. Hal ini bisa membuat wanita salah paham dan sakit hati. Maka dari itu, pria perlu menunjukkan ‘bukti’ kalau dia juga mencintainya.

5. Waktu
Dalam sebuah hubungan, wanita sangat berharap banyak waktu berdua dengan si pria. Wanita ingin berbagi cerita serta canda-tawa dengan kekasihnya. Untuk itu, sesibuk apa pun pria, cobalah berikan waktu yang lebih untuk wanita Anda.

6. Komunikasi yang Baik
Komunikasi sangat penting dalam sebuah hubungan. Wanita berharap mempunyai komunikasi yang membangun hubungan mereka. Jika ingin membahagiakan wanita Anda, cobalah selalu memberikan kabar, jangan terlalu cuek dengan si dia, dan mengerti komunikasi seperti apa yang diinginkan pasangan.

7. Konsisten
Wanita bahagia berhubungan dengan pria yang konsisten, terutama terhadap komitmen mereka karena tidak ingin kecewa di kemudian hari. Sifat konsisten pria akan berdampak besar dengan jalinan cinta Anda. Bagaimanapun situasi kedepannya, pria yang konsisten akan tetap memperlakukan kekasihnya sama seperti yang dilakukan saat ini.

8. Humor & Fun
Kebanyakan wanita senang dengan pria yang humoris karena bisa membuat dia keluar dari stres. Humor juga membuat hubungan menjadi berkualitas dan menyenangkan. Oleh sebab itu, pria dituntut dapat menciptakan suasana yang hangat serta membangkitkan semangat.

Tanda Pria Ingin Putus dari Kekasihnya

Apakah kekasih Anda bersikap aneh dalam hubungan akhir-akhir ini? Hati-hati, mungkin itu tanda dia sudah jenuh dengan Anda. Ketahui beberapa tanda pria telah bosan dengan hubungannya selama ini, seperti yang dikutip dari Cosmopolitan USA.

1. Tidak Menepati Janji
Beberapa pria memang perlu diingatkan berkali-kali agar melakukan sesuatu untuk Anda, namun tidak begitu jika menyangkut janji. Sesekali membatalkan janji memang masih bisa ditolerir, pria yang benar-benar mencintai Anda akan selalu menepati janjinya, seperti janji untuk bertemu Anda. Namun, jika dia membatalkan janjinya tanpa ada komunikasi lebih dulu atau alasan yang masuk akal, bisa jadi ini adalah salah satu cara dia untuk memberitahu Anda bahwa dia telah bosan dengan Anda.

2. Selalu Mempertanyakan Hubungan
Kebanyakan pria tidak suka membicarakan tentang hubungan mereka. Jadi jika mereka mulai sering mempertanyakannya, Anda perlu waspada. Sebagai contoh, dia akan mempertanyakan masa depan seperti apa yang Anda inginkan? Kemudian dia akan mulai meyakinkan Anda bahwa dia bukan pria yang tepat untuk Anda, dan selanjutnya membuat Anda berpikiran kalau dia memang tidak bisa seperti yang Anda harapkan, dan membuat Anda memutuskan hubungan tanpa membuatnya merasa bersalah sedikitpun.

3. Membuat Anda Merasa Bersalah
Pasangan Anda mulai mementingkan teman-teman prianya dibandingkan Anda. Ketika Anda mulai membahas hal tersebut, si dia malah meributkannya dan mengatakan Anda yang egois dan tidak pengertian. Mungkin saja, ini tanda dia ingin membuat Anda kesal dan jadi merasa bersalah. Pada akhirnya, si wanita marah kepadanya dan memutuskan hubungannya.

4. Membuat Komentar Mengenai Wanita Lain
Tidak ada pria yang cukup bodoh untuk terus memuji wanita lain ketika dia bersama Anda, kecuali dia mempunyai maksud lain. Atau dengan kata lain, dia berusaha menunjukkan dia tidak lagi peduli dengan Anda. Berdasarkan wawancara yang dilakukan Cosmopolitan, sebenarnya pria sadar akan menyakiti pasangannya ketika memuji wajah cantik atau tubuh indah wanita lain didepan Anda, namun dia melakukan dengan sengaja agar Anda merasa muak dengannya.
Rumput Liar CINTA, pacaran, putus cinta

Ciptakan 'Jarak' Agar Hubungan Asmara Tetap Awet

 Hubungan jarak jauh memang mempunyai tingkat kegagalan yang tinggi. Namun, jarak ternyata bisa membuat hubungan asmara Anda semakin baik. Mengapa demikian?

Jarak dapat mengusir rasa bosan dan meningkatkan rasa sayang pasangan saat berjauhan. Agar jarak menjadi formula untuk mengharmoniskan hubungan Anda, sebaiknya perhatikan enam hal berikut yang dikutip dari Bold Sky.

1. Jangan Seperti Putus Cinta
Jangan membuat pasangan merasa Anda menjauh seakan sudah putus cinta. Cobalah berusaha memberitahukan dia dengan tingkah laku kalau Anda membuat jarak untuk memberikan kesempatan 'me time' bagi Anda dan pasangan. Walaupun begitu, Anda harus tetap berkomunikasi melalui pesan singkat atau e-mail.

2. Buat Kondisi Seakan Sedang Cuti atau Liburan
Anggaplah jarak yang ada karena Anda sedang cuti atau liburan sehingga tidak dapat bertemu pasangan. Biarkan pasangan merasa jika Anda jauh bukanlah sebuah keinginan, tapi karena faktor pekerjaan. Dengan begitu, rasa rindu akan semakin menggebu-gebu saat bertemu nanti.

3. Untuk Mengetahui Betapa Berharganya Pasangan Anda
Jarak bisa menjadi obat yang mujarab dalam hubungan asmara. Dengan jarak, Anda bisa mengetahui apakah dia sangat spesial bagi Anda atau tidak. Begitu juga sebaliknya, apakah pasangan merasa Anda begitu berarti untuk dia? Hal ini baik untuk perkembangan hubungan kedepannya.

4. Jarak Bisa Menyelesaikan Masalah
Mungkin hampir setiap hari Anda selalu berdebat dengan pasangan. Namun, karena terciptanya jarak, pertengkaran tersebut menjadi jarang terulang. Selain itu, Anda bisa merasakan betapa sepinya bila pasangan tidak ada. Kehilangan pasangan sesekali dapat membangkitkan romantisme dalam hubungan.

5. Untuk Belajar Mengendalikan Perasaan
Apakah Anda salah satu wanita yang sering marah-marah dengan pasangan? Ego yang tidak terkendali bisa meretakkan hubungan. Maka dari itu, membuat jarak di antara kalian bisa menjadi solusi. Hal ini baik untuk melatih pengendalian diri Anda dan menyelesaikan masalah tanpa emosi.

6. Istirahat Sebentar Demi Hubungan Kalian
Anda serta pasangan bisa 'istirahat' dari hubungan yang sedang jenuh dengan memanjakan diri sendiri pergi liburan atau mengerjakan sesuatu yang sulit dilakukan ketika bersama pasangan. Akan tetapi, komunikasi harus tetap terjalin via telepon, SMS, atau e-mail agar tidak menimbulkan curiga serta meyakinkan dia kalau Anda selalu baik-baik saja.

Perkataan yang Suka Didengar Pria dari Pasangannya

Sama seperti wanita, pria pun suka mendengar pujian. Apalagi kalimat sanjungan tersebut datang dari orang yang dicintainya.

Namun, jangan juga memuji secara berlebihan, Anda malah dinilai berpura-pura dan tidak tulus menyanjungnya. Lalu kalimat pujian seperti apa yang benar-benar bisa membuat si dia senang? Ini dia.

1. "Bagaimana Aku Bisa Seberuntung Ini?"
Anda bisa melontarkan kalimat ini ketika dia membantu Anda atau memberikan Anda sebuah hadiah. Kalimat tersebut menyiratkan Anda sangat senang dan beruntung memiliki kekasih sepertinya. Tentu si dia merasa sangat dihargai dan merasa sebagai pria yang dapat membahagiakan

2. "Aku Senang Hari Ini Bersama Kamu"
Ketika sudah lama menjalin hubungan asmara, kalimat seperti itu tidak lagi Anda lontarkan. Padahal saat mengatakan bahwa Anda sangat menikmati waktu bersamanya, ia akan merasa masih dicintai dan diharapkan oleh Anda.

3. "Kamu Sangat Hebat Saat..."
Anda bisa mengatakan sesuai kemampuannya, misalkan saja dia ahli dalam memperbaiki laptop atau jago main bola. Apapun itu, ketika Anda memuji kemampuannya, dia merasa 'hebat' dan didukung oleh kekasihnya.

4. "Kamu Benar Juga Ya, Aku Minta Maaf"
Anda tidak bisa selamanya merasa benar. Ketika, Anda tahu Anda salah, tidak ada salahnya untuk mengakuinya. Ini akan membuatnya merasa lebih dihargai.

5. "Terima Kasih"
Sederhana, tapi mengucapkan terima kasih memiliki makna yang kuat, karena terkadang kita sering lupa mengucapkannya. Dua kata itu membuat si dia tahu Anda bersyukur dan senang dengan sesuatu yang telah dibuatnya untuk Anda.

Agar Tidak Terjebak Menjalin Asmara dengan Pria Beristri

Melepas status jomblo dan memiliki pasangan yang sesuai kriteria tentunya jadi hal yang membahagiakan. Namun ketika hubungan tersebut sudah berjalan cukup lama, namun Anda tak juga tahu apa-apa tentang kehidupan pribadinya dan si dia terkesan menutupi, berhati-hatilah.

Jangan sampai Anda salah langkah pacaran dengan suami wanita lain hanya karena terlalu dimabuk cinta. Kenali tanda-tandanya apakah pria yang Anda cintai itu sebenarnya masih single atau sudah punya istri, seperti dipaparkan oleh psikolg ternama Dr. Phil dan penulis buku Sarah Symonds:

1. "Jika Anda bertemu untuk pertama kalinya di sebuah klub, sepertinya ini bukan pertanda yang baik. Pria menikah seringkali nongkrong di klub berjam-jam, berharap untuk mendapatkan peruntungan dengan wanita lain," jelas Sarah Symonds, seorang penulis buku Having an Affair.

2. Dia memiliki lekukan atau bekas cincin di jari manisnya. Ketika Anda pertama kali bertemu dengannya, perhatikan tanda yang jelas dari cincin kawin yang baru saja dilepasnya.

3. Dia membayar untuk makan malam secara tunai. Ini bisa jadi karena dia tidak ingin ada jejak di kartu kredit yang nantinya akan diketahui sang istri.

4. Dia memiliki lebih dari satu ponsel dan hanya memberi salah satu nomor telepon. "Satu untuk istrinya, dan satu untuk kehidupan rahasianya," ujar Sarah. Juga perhatikan, apakah dia selalu pergi keluar untuk menerima telepon pribadi ketika dia sedang bersama dengan Anda.

5. Dia tidak membalas SMS atau BBM Anda selama berjam-jam dan seringkali beralasan tidak bisa menerima telepon di malam hari. Dia akan meminta Anda untuk tidak menelepon di waktu tertentu. "Itu karena dia sedang di rumah dengan keluarganya dan tidak bisa menjawab," jelas Sarah.

6. Dia selalu sibuk di akhir pekan dan tidak akan membuat rencana untuk pergi dengan Anda lebih dari 3 hari. Hal ini karena dia tidak bisa spontan ketika dia sedang bersama keluarga di sampingnya.

7. Dia tidak memperkenalkan Anda kepada teman-temannya.

8. Dia memberikan banyak alasan mengapa dia tidak pernah mau mengajak Anda ke rumahnya.

Tips Hadapi Mantan Kekasih yang Masih Posesif

Berpisah adalah hal yang sulit untuk diterima bagi sebagian orang. Namun hidup harus terus berjalan dan Anda harus belajar mengikhlaskan. Jika Anda sudah menikmati kondisi sekarang, namun bagaimana dengan mantan Anda? Apa dia masih mengganggu dan tidak mau membiarkan Anda untuk move on? Jika begitu, berikut beberapa tips seperti dilansir All Women Stalk, yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi mantan yang masih posesif.

1. Berbicara
Salah satu cara terbaik untuk menyelesaikan semua masalah adalah dengan komunikasi yang baik. Bicarakan dengannya secara tegas bagaimana status Anda berdua sekarang, karena biasanya pria butuh kepastian dan ingin melihat bahwa Anda benar-benar siap untuk move on. Berbicara akan membantu mantan merelakan Anda dan akhirnya akan membantunya untuk move on juga. Dibandingkan harus tetap memberinya harapan palsu, lebih baik Anda selesaikan masalah secara tegas agar semuanya lebih jelas.

2. Ingatkan Dia Alasan Anda Putus
Ketika bicara dengannya, ingatkan kembali apa alasan Anda putus dengannya dulu. Apakah itu alasan kepercayaan, pertengkaran yang hebat, atau lainnya. Ingatkan dia kenapa hubungan sebelumnya tidak bisa berjalan dengan baik, dan sebenarnya dia akan membuang waktu jika dia terus mengejar Anda. Ini adalah cara terbaik yang bisa dilakukan untuk menjauhkan diri dari mantan.

3. Meminta Bantuan
Jika gangguan dari mantan sudah mulai membuat Anda risih bahkan mengancam keselamatan, tidak ada salahnya membinta bantuan dari orang-orang terpercaya. Ceritakan dan mintalah bantuan dari sahabat pria atau bahkan keluarga Anda, jika kelakuan mantan sudah mulai membuat Anda takut.

4. Membuat Batasan
Mengatasi mantan yang masih posesif membutuhkan ketegasan dari diri Anda sendiri. Buatlah batasan-batasan dan pastikan dia tahu Anda benar-benar ingin lepas darinya. Katakan secara tegas Anda tidak ingin menemuinya, atau pergi bersamanya. Mem-block Facebook atau akun Twitternya juga akan membantu dia sadar kalau Anda tidak ingin lagi diganggu.

5. Jangan Bicara Dengannya dalam Keadaan Marah
Ketika Anda berbicara dengan mantan, pastikan Anda tetap tenang dan terarah. Bicara dengan kondisi emosi yang labil hanya akan membuat keadaan semakin buruk, dan membuatnya semakin mengejar Anda.

6. To the Point
Bicaralah langsung secara tegas apa yang ingin Anda sampaikan. Misalnya Anda sudah tidak mencintainya lagi atau kalian tidak mungkin bisa disatukan lagi. Mungkin terkesan jahat, namun inilah cara agar mantan mengerti maksud Anda. Buatlah dia tahu bahwa Anda serius dan masalah ini bukan lagi hanya gurauan.

7. Abaikan
Poin terakhir jika benar-benar ingin lepas dari mantan kekasih adalah mengabaikannya. Jika berbicara baik-baik tidak juga membuatnya meninggalkan Anda, lebih baik mengabaikannya. Sebisa mungkin hindari berhubungan dengannya baik itu secara langsung, maupun dari sosial media. Jika perlu, 'block' segala sosial media yang membuat dia bisa mencari info tentang Anda.

Ini Tanda & Bahayanya Jika Terlalu Mencintai Kekasih

Mencintai pasangan sangat wajar dalam suatu hubungan. Namun bagaimana jika mencintai pasangan secara berlebihan sehingga membuat Anda sangat tergantung dan takut kehilangan?

Saat berhubungan asmara, sangat wajar jika Anda ingin membahagiakan pasangan. Tapi bukan hal yang wajar lagi jika Anda sampai rela menghilangkan jati diri, mengisolasi diri dari pergaulan bahkan tak masalah kehilangan waktu bersenang-senang demi tetap dekat dengan kekasih. Terlalu baik pada pasangan justru lebih banyak menimbulkan dampak negatif. Ini beberapa ciri kalau kebaikan Anda sudah melewati batas, seperti dikutip dari Madame Noire.

1. Tak Pernah Bilang "Tidak"
Masalah utama dari kebanyakan wanita adalah tidak berani berargumen, dengan maksud agar terhindar dari konflik. Mungkin Anda berpikir bukan masalah besar ketika pasangan mengatakan sesuatu yang sebenarnya tidak Anda setujui, tapi Anda memilih untuk diam sehingga dapat menghindari konflik. Dengan berusaha membuat pasangan berpikir Anda selalu menyetujui pendapatnya, akan membuat Anda tidak jadi diri sendiri dan cenderung kurang menikmati hubungan.

2. Mudah Minta Maaf
Ketika pasangan mulai marah atau Anda menjadi sedikit frustasi, bukan berarti semua yang Anda lakukan salah. Kebanyakan wanita yang sangat tergantung pada pasangan, cenderung akan selalu mengalah ketika pasangan mulai terlihat marah, dan terus meminta maaf untuk menghindari konflik. Mereka melupakan pentingnya komunikasi yang baik untuk menjaga harmonisasi sebuah hubungan. Akibatnya, kekasih menjadi kurang menghargai hubungan dan diri Anda.

3. Sering Bertengkar
Mungkin Anda sering berpikir, untuk apa tetap menjalani sebuah hubungan yang sudah 'tidak sehat' dan selalu diliputi pertengkaran? Ini karena Anda takut untuk melihatnya pergi, takut memulai hidup Anda sendiri, dan takut akan menjadi sedih. Dibandingkan harus kehilangan seseorang yang dicintai, wanita yang cenderung tergantung kepada pasangannya akan memilih bertahan dalam hubungan yang tak sehat dan menyakiti dirinya sendiri.

4. Perhatian Selalu Teralihkan Ketika Berjauhan
Jika Anda termasuk wanita yang sangat tergantung dengan pasangan, Anda akan memprioritaskan hubungan dibanding apapun. Setiap saat perhatian Anda akan teralihkan pada hal-hal seperti, "Apa yang dilakukan pasangan?", "Apa pasangan bahagia bersama saya?". Pikiran yang berkecamuk itu akan membuat Anda melupakan orang-orang di sekitar Anda, dan Anda tidak menikmati momen yang menyenangkan ketika bersama teman atau keluarga.

5. Tidak Menikmati Waktu Bersenang-senang
Wanita yang terlalu mementingkan pasangan hanya akan selalu fokus pada pasangannya. Dalam sebuah hubungan yang sehat, Anda dan pasangan harusnya merasa nyaman dan saling percaya. Bukannya sibuk memikirkan hal-hal seperti "Apa dia melihat ke arah gadis disana?" atau "Apa aku terlihat seperti sedang flirting jika mengobrol dengan pria ini?"

6. Menerima 'Siksaan'
Segala bentuk siksaan baik secara fisik maupun verbal, tentunya tidak dapat dibenarkan. Namun begitu wanita terlalu mencintai pasangannya, kebanyakan dia akan menerima segala bentuk kontrol dan siksaan agar pasangan terus berada di dekatnya.

7. Berubah Terlalu Banyak Demi Pasangan
Berusaha berubah demi kebaikan dalam berhubungan boleh-boleh saja jika Anda tetap bisa menjadi diri sendiri. Namun ketika wanita terlalu mencintai pasangan, dia akan berusaha keras untuk bisa mengikuti ketertarikan si pria terhadap sesuatu. Anda akan mencoba mengikuti semua hobinya, mengikuti aliran musik dan acara tv favoritnya, mengikuti cara mereka berbicara, dan sikap meniru lainnya yang dapat membuat Anda kehilangan siapa diri Anda sebenarnya. Bukankah sebuah hubungan akan lebih berwarna jika Anda adalah dua individu yang berbeda dan saling menyelami hobi masing-masing?

Sudah Pacaran Lama? Ini Cara untuk Cegah Kebosanan

Meski berada dalam hubungan yang selalu bahagia, bukan berarti Anda dan kekasih akan dijauhkan dari perasaan bosan. Jenuh merupakan perasaan wajar dialami oleh setiap pasangan, apalagi bagi pasangan kekasih yang telah berhubungan bertahun-tahun.

"Jika pasangan mengikuti pola yang sama terlalu sering, maka hubungan bisa terasa basi dan membosankan," ujar Michele Marsh, psikolog percintaan di Filadelfia, Amerika.

Untuk mencegah kebosanan, Anda dan pasangan harus 'memanaskan' kembali hubungan asmara. Dilansir dari life and beauty weekly ini dia beberapa tipsnya.

1. Lakukan Kegiatan yang Berbeda Bersama Pasangan
Ke tempat yang itu-itu saja dan melakukan kegiatan yang sama juga memicu kebosanan. Ubahlah kegiatan pacaran Anda dan kekasih. Jika biasanya saat malam minggu, Anda dan pasangan kerap kencan ke bioskop dan makan setelahnya, ganti kegiatan akhir pekan Anda. Anda bisa mengajaknya ke museum, piknik ke taman atau ke kebun binatang.

2. Melakukan Kegiatan yang Menarik Sendiri
Kebosanan bisa jadi karena Anda dan si dia terlalu sering bertemu. Untuk mencegahnya, Anda dan pasangan juga harus memiliki kehidupan lain yang menarik. Seperti menjalankan hobi sendiri, bertemu teman-teman atau nge-gym sendiri tanpa ditemani kekasih. Begitu pula dengan si dia yang harus punya kehidupan sendiri, seperti boys night out atau menjalankan hobinya, yang tidak boleh Anda larang.

3. Pergi ke Tempat Pertama Kali Anda Berkencan
Ingat pertama kali Anda bertemu atau berkencan? Kunjungilah tempat tersebut dan Anda bisa mengenang cerita romantis itu bersama si dia. Dengan begitu Anda akan mengingat betapa menggebu-gebunya pada saat itu. Diharapkan, Anda dan pasangan bisa merasakan perasaan itu kembali.

4. Memberi Kejutan
Kejutkan pasangan dengan memberikan hadiah. Cara ini bisa membuat hubungan hangat kembali. Anda bisa mengirim kue favoritnya ke rumah atau memasukkan lagu-lagu favoritnya ke dalam CD. Memberikan kejutan tidaklah harus sesuatu yang mahal, dengan sedikit kreativitas maka bisa menyenangkan hatinya dan hubungan Anda bisa 'bersemi' kembali.

Survei: 32% Wanita Pernah Berpikir untuk Balas Dendam Saat Putus Cinta

Putus cinta adalah hal yang menyakitkan. Untuk mengatasi kesedihan tersebut biasanya tergantung dari pribadi masing-masing, apakah kekasih yang memutuskannya atau Anda.

Bagaimana dengan pihak yang merasa dicampakkan? Apakah mereka pernah terbesit niat untuk balas dendam? Atau adakah yang sudah melakukannya?

Dari hasil survei yang dilakukan Wolipop secara online melalui situs jejaring sosial Twitter, Kamis (14/06/2012), dari 103 responden, tercatat sebanyak 65,7% wanita mengaku bahwa merekalah yang memutuskan hubungan asmaranya dengan mantan kekasih. Sedangkan 17% lainnya, mengatakan bahwa mereka telah dicampakkan.

Adapula 5,7% responden lainnya mengaku bahwa kandasnya hubungan percintaan mereka berdasarkan keputusan bersama dengan sang mantan, "Both of us," papar Lusi (bukan nama sebenarnya). Sementara 11% sisanya, mengatakan pihak ketigalah yang memutuskannya, "Keputusan orangtuanya," tulis Sasa (bukan nama sebenarnya) kepada Wolipop.

Ketika Wolipop menanyakan kepada responden yang merasa telah disakiti, apakah pernah terbesit niat untuk balas dendam? Atau adakah yang sudah melakukannya?

Tercatat 32% wanita putus cinta berpikir untuk melakukan balas dendam kepada sang mantan, akan tetapi mereka tidak mengetahui bagaimana cara untuk melakukannya.

"Terkadang sempat terpikir, namun nggak tau caranya jadi nggak jadi deh," ujar Tari (bukan nama sebenarnya). Berbeda pula alasan yang diberikan oleh Nisa (bukan nama sebenarnya), ia mengaku pernah terpikir untuk balas dendam namun tidak tega dengan mantannya tersebut, "Pasti ada, tapi tetap saja nggak tega melakukannya."

Sementara 72% responden lainnya mengaku tidak pernah terpikirkan untuk melakukan tindakan balas dendam. "Enggak ada niat, ikhlasin aja," tutur Farah (bukan nama sebenarnya). Bersikap positif pun dilakukan oleh Gita (bukan nama sebenarnya), "Tidak ada balas dendam di dalam kamusku, kalau dia menyakiti, balas dengan kebaikan, nantinya dia malu sendiri."

Namun, 12% sisanya, mengatakan bahwa mereka sudah balas dendam kepada mantan kekasih. Lantas apa ya yang mereka lakukan?

"Saya sudah melakukan balas dendam. Ketika pasangan selingkuh, saya diam saja. Tapi saya mencari laki-laki lain untuk balas dendam. Setelah itu, baru deh si pasangan saya putuskan," papar Tia (bukan nama sebenarnya).

Sebesar apapun sakit hati yang dirasakan karena diselingkuhi atau diputuskan kekasih, balas dendam bukanlah cara untuk menghilangkan rasa sakit. Jika keinginan balas dendam sudah mencapai puncaknya, psikolog Rosdiana Setyaningrum menyarankan Anda untuk mengalihkannya ke kegiatan yang lebih positif.

"Olahraga efektif bisa untuk menghilangkan rasa marah, banyak ngobrol dengan teman-teman supaya niat balas dendam jadi teredam. Kalau marah-marah berarti nunjukin mental yang labil," jelas wanita yang biasa disapa Diana ini.

Bahasa Tubuh Yang Menunjukkan Pria Sedang Berbohong

Meski memiliki keahlian untuk 'bersilat lidah', namun terkadang bahasa tubuh kerap kali menunjukkan kebenaran. Jadi, ketika Anda sudah mulai curiga kekasih berbohong, Anda bisa melihat gerak-geriknya.

Saat seorang pria mencoba berbohong, sebenarnya ia tidak bisa mengendalikan dirinya. Sehingga saat sedang berbicara tidak jujur, pria akan mengeluarkan gerakan tubuh yang berbeda.

Mau tahu bahasa tubuh seperti apa yang menunjukkan pria sedang berbohong? Berikut penjelasannya, seperti dilansir Cosmopolitan Internasional.

1. Mengangkat Bahunya
Mengangkat bahu sebagai tanda ketidakpastian. Jika Anda menanyakan sesuatu padanya dan dia mengangkat salah satu atau kedua bahunya, maka kemungkinan penjelasannya tidak sama dengan fakta yang ada.

2. Penjelasannya Berbeda dengan Bahasa Tubuhnya
Ketika Anda menanyakan sesuatu padanya, namun ia terlihat grogi, kemungkinan ia sedang berbohong. Sikap groginya bisa dilihat dari salah dalam bahasa tubuh. Misalnya, ketika dia menjawab 'iya', tapi dia malah menggelengkan kepala. Penjelasan dan bahasa tubuh yang tidak sinkron itu bisa jadi tanda dia menutupi kebenaran.

3. Memegang Wajah atau Menaruh Gelas di Depan Bibirnya
Jika ia terus memegang wajahnya atau memegang gelas di depan bibirnya dalam waktu yang lama, Anda perlu memperhatikan tingkah dan gaya bicaranya. Jika dia juga terlihat grogi dan penjelasannya tidak masuk akal, maka kemungkinan besar dia sedang berbohong. Mencoba menutupi wajah dan mulutnya merupakan tanda bahwa dia tidak ingin Anda mengetahui lebih jauh sesuatu yang dirahasiakannya.

5 Hal Menarik Tentang Pria yang Belum Diketahui Wanita

Wanita kerap dianggap lebih emosional daripada pria. Kaum Adam ini juga sering dinilai tidak suka dengan hal-hal berbau 'feminin', seperti memasak misalnya. Namun ternyata ada hal-hal unik dari pria yang mungkin belum diketahui wanita. Ini dia, seperti dilansir Bold Sky.

1. Pria Suka Memasak
Meskipun dapur biasanya menjadi tanggung jawab wanita, tetapi ada beberapa pria yang dapat memasak lebih baik dari wanita. Hal ini terbukti dari lebih banyak koki laki-laki daripada koki perempuan. Namun keinginan memasak pada pria hanya tergantung kepada suasana hatinya, tidak bisa dipaksakan secara terus menerus. Sementara wanita, memasak karena kewajiban untuk memberi makan keluarga.

2. Pria Bisa Lebih Emosional dari Wanita
Wanita terlihat lebih emosional dari pria, tetapi pada kenyataannya para pria kadang bisa lebih sensitif dengan perasaannya. Hanya saja para pria tidak menunjukkan sisi emosionalnya. Ego yang dimiliki oleh para pria memaksa mereka untuk mengendalikan emosi.

3. Pria Suka Bercanda untuk Sebuah Alasan
Bercanda yang lebih cenderung melakukan hal usil kepada wanita seringkali membuat risih. Keusilan yang mereka lakukan ternyata memiliki alasan. Usil adalah cara para pria untuk menunjukan ketertarikannya kepada wanita yang disukainya dengan caranya sendiri.

4. Tidak Semua Pria Berlibido Tinggi
Hormon testoteron yang dimiliki para pria membuat mereka lebih sering memikirkan hal-hal tentang seks. Menurut teorinya, tubuh laki-laki secara rutin menghasilkan hormon testoteron, sekitar setiap 30-45 menit. Tapi testosteron tinggi, belum tentu libidonya juga tinggi. Ada beberapa faktor yang bisa membuat libido pria rendah, di antaranya stres, lelah atau merasa diabaikan.

5. Pria Juga Suka Bergosip
Wanita suka bergosip. Ini adalah fakta yang sering Anda temukan sehari-hari. Bagaimana dengan pria? Apakah mereka suka bergosip juga? Sebenarnya pria suka berbincang-bincang tentang hal yang mereka suka, seperti gadget baru atau topik yang paling sering dibicarakan, yaitu wanita.

6 Tanda Si Dia adalah Cinta Sejati Anda

Setiap wanita pasti ingin hubungannya berakhir di pelaminan. Namun, apa Anda sudah yakin sang kekasih adalah soulmate yang dicari selama ini? Jika belum, kenali tanda-tanda bahwa dia merupakan cinta sejati Anda.

Terdapat beberapa petunjuk yang bisa membuat Anda yakin bahwa dia adalah seorang spesial yang telah Anda nanti-nantikan. Apa saja petunjuk tersebut? Berikut uraiannya yang dilansir dari Become Gorgeous.

1. Tidak Harus Melakukan Suatu Kegiatan Saat Bersama
Menurut pakar percintaan, kalau Anda sudah menemukan cinta sejati, kebersamaan bukan berarti harus melakukan suatu kegiatan saat berdua. Mungkin hanya sekedar berdiskusi, bercanda, atau malah duduk di depan laptop sambil mengerjakan pekerjaan masing-masing sudah cukup membuat kalian nyaman.

2. Anda Merasa Tidak Butuh yang Lain Selain Dia
Jika Anda merasakan hal ini, kemungkinan besar dia adalah belahan jiwa Anda. Tidak ada pria lain yang Anda pikirkan, tidak mau pergi dengan mantan atau teman pria selain dia, atau sudah bisa melupakan masa lalu karena kehadirannya.

3. Memiliki Prinsip Hidup & Impian yang Sama di Masa Depan
Teman terbaik dalam hidup Anda biasanya mempunyai prinsip dan impian yang sama tentang masa depan. Namun, dalam beberapa kasus, pasangan hidup juga akan berbagi harapan mereka di masa depan dan berusaha menyatukannya dengan mimpi-mimpi Anda. Pertimbangkan juga apakah Anda bisa menjadi diri sendiri di hadapannya atau tidak.

4. Dia merupakan Sahabat Terbaik
Dia adalah orang yang Anda cari pertama saat senang ataupun sedih. Anda selalu ingin berada di sisinya setiap waktu. Dia juga terus memberikan dukungan dan membuat Anda kuat ketika sedang jatuh. Dia pun bisa menjadi sahabat serta kekasih terbaik Anda pada waktu yang tepat.

5. Merasa Lebih Baik dari Sebelumnya
Jika Anda merasa kehadiran dia bisa membangkitkan gairah hidup, berarti dia orang yang selama ini dicari. Anda sadar bahwa dia membawa banyak pengaruh positif untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar. Bahkan, perasaan Anda mengatakan kalau dia adalah orang yang paling tepat untuk dimintai solusi saat ada masalah.

6. Ketika Ada yang Menyebut Namanya, Hati Anda Merasakan Getaran ‘Bahagia’
Ini merupakan salah satu tanda bahwa Anda telah menemukan cinta sejati. Rasakan, jantung Anda berdetak lebih cepat dan mendapatkan semangat baru ketika seseorang menyebut namanya. Para pakar percintaan menyatakan kalau seseorang merasa getaran hangat saat orang lain memanggil nama pasangan, berarti Anda perlu mengembangkan hubungan kalian ke tahap yang lebih serius

Supaya Cepat Move On Pasca Jalinan Cinta Kandas

Sedang patah hati? Jangan terus berlarut-larut menangisi mantan. Mungkin ini jalan yang terbaik bagi Anda dan dia.

Namun, yang namanya kehilangan pasangan pasti sedih. Untuk itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar Anda tidak terus berlarut-larut dalam kesedihan dan move on. Berikut ini saran dari Rosdiana Setyaningrum, MPsi, MHPEd, seorang psikolog klinis:

1. Terima Keadaan
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah terima kalau hubungan sudah berakhir. Anggap bahwa putus bisa membuat Anda dan kekasih lebih baik ke depannya. Mungkin tidak ada kecocokan lagi di antara kalian.

2. Evaluasi Penyebab Putus
Evaluasi kembali penyebab putus. "Kalau misalnya ada ketidakcocokan yang tidak mendasar, seperti perbedaan selera film, itu pertanda berarti yang satu nggak serius, tapi kalau perbedaannya mendasar, ya, memang harus putus karena setiap orang tidak bisa berubah," tutur Rosdiana, yang diwawancarai oleh wolipop, Kamis (14/06/2012). Ingat, lebih baik berpisah sekarang daripada nanti menyesal setelah menikah.

3. Introspeksi Diri
Introspeksi diri untuk menetralkan kembali perasaan Anda. Mungkin sikap Anda selama menjalin hubungan membuat kekasih tidak nyaman atau merasa tertekan. Jangan menyalahkan keadaan atau orang lain. Coba dimulai dengan mengoreksi diri sendiri agar lebih bijak dalam mengambil langkah selanjutnya.

4. Sharing dengan Teman
Setelah introspeksi, Anda bisa meluapkan perasaan kepada teman terdekat. Sharing dengan teman juga bisa mencegah Anda agar tidak melakukan balas dendam karena diselingkuhi atau tindakan lain yang merugikan. "Sharing sama teman-teman bisa meredakan niat balas dendam. Untuk apa marah-marah atau sampai meneror mantan, nanti dia malah bersyukur pisah sama Anda,” ujar psikolog lulusan Master Psikologi Universitas Indonesia di bidang klinis dan Master of Health Profession Education dari Universitas New South Wales, Australia itu.

5. Berolahraga
"Olahraga adalah salah satu cara yang sangat efektif untuk memghilangkan rasa marah karena patah hati," ujar Rosdiana. Anda bisa alihkan perasaan sakit hati dengan berolahraga secara rutin. Selain menyembuhkan patah hati, olahraga akan membuat tubuh menjadi sehat.

6. Melakukan Kegiatan Lain
Jika kelima cara di atas belum ampuh, lakukan kegiatan lain yang dapat membuat Anda lebih sibuk. Misalnya, sering berkumpul bersama teman, bekerja lebih giat, melakukan hobi, atau ikut kursus yang membuat perasaan Anda teralihkan.

6 Hal yang Dapat Membuat Pria Jatuh Cinta Kepada Anda

Buatlah pasangan merasa nyaman untuk menjaga keharmonisan hubungan dengan Anda. Tambahkanlah pengetahuan Anda tentang mempertahankan hubungan dengan enam tips ini yang dapat membuat pria selalu merasa jatuh cinta kepada Anda, seperti dikutip dari Become Gorgeous.

1. Tingkatkan Kepercayaan Dirinya
Kebanyakan orang bahagia ketika mendapatkan pujian, begitu juga para pria. Jika Anda berhasil meningkatkan kepercayaan dirinya, secara tidak langsung Anda telah menemukan jalan rahasia langsung ke hatinya. Yang perlu Anda lakukan adalah membantunya untuk menanggalkan masalah kepercayaan dirinya dan bantulah pasangan untuk selalu merasa dihargai. Biarkan dia bersinar di segala kegiatan yang menjadi hobinya dan jadilah pendengar yang baik dengan selalu mendengarkan apa yang dia ungkapkan.

2. Tunjukan Sisi Rentan Anda
Percaya atau tidak, ini adalah salah satu faktor terpenting yang membuat pria jatuh cinta dengan seorang wanita. Buatlah pasangan Anda merasa kuat sebagai seorang lelaki dengan menunjukkan sisi rentan sebagai seorang wanita. Anda bisa memberinya kesempatan untuk merencanakan sesuatu untuk berdua, atau membiarkannya membantu Anda ketika sedang mengerjakan pekerjaan yang harusnya dilakukan oleh kaum pria. Dengan begini, pasangan akan merasa dihargai dan dibutuhkan. Hilangkan sejenak tampilan superwoman dan keluarkanlah sisi feminin.

3. Berikan Kebebasan
Kebanyakan pria takut akan komitmen, atau mengubah dirinya. Oleh karena itu, Wanita yang dapat memberikan mereka kebebasan dan ruang pribadi untuk melakukan segala aktivitas favoritnya akan membuat hati pria menjadi luluh. Berikan mereka waktu pribadi untuk bergaul dengan teman-temannya dan membuat banyak kompromi pada awal hubungan.

4. Buat Dia Merasa Nyaman
Biarkan si dia menikmati kehidupannya saat ini tanpa harus merusaknya dengan membuat rencana jangka panjang. Sebisa mungkin hindari hal-hal yang dapat membuat pasangan Anda menjadi pusing dengan berbagai pertanyaan tentang masa depan. Misalnya, berapa banyak anak yang dia inginkan dan apakah Anda harustinggal bersama nantinya. Sebaiknya buatlah dia merasa nyaman setiap kali sedang bersama dengan Anda.

5. Tampil Menarik
Lihat kembali lemari pakaian dan bermainlah dengan alat make up favorit Anda. Berikan tampilan terbaik Anda setiap akan berkencan dengannya, namun bukan berarti harus berpenampilan terlalu terbuka atau berlebihan. Berikan kesan misterius untuk membuatnya menarik dan menciptakan kesan bahwa akan menyenangkan untuk menjadi bagian dari diri Anda.

6. Tingkatkan Rasa Humor
Kebanyakan pria lebih senang dekat dengan wanita yang dapat membuatnya rileks dengan rasa humornya. Daripada membuatnya semakin stres dengan segala keluhan atau emosi Anda, lebih baik tingkatkan keahlian komunikasi Anda dengannya. Tak ada salahnya memberikan beberapa gurauan kepada si dia dan berusaha membuatnya tertawa ketika pasangan sedang dalam masalah.

3 Alasan Utama Hubungan Asmara Cepat Kandas

Hubungan asmara yang cepat kandas mungkin membuat Anda lelah. Bukan untuk pertama kalinya hubungan hanya berlangsung seumur jagung, namun dalam beberapa kali menjalin kasih belum pernah ada hubungan yang bisa awet sampai tahunan.

Anda mungkin menyalahkan sang mantan kekasih yang brengsek atau tidak setia. Namun jangan terlalu lama emosi Anda hanya terfokus pada kesalahan si pria, sebaiknya introspeksi diri dan renungi apa yang membuat hubungan asmara tidak pernah berlangsung lama. Menurut Cosmopolitan USA, inilah tiga alasan utama mengapa hubungan asmara cepat kandas.

1. Memilih Pria yang Salah
Memiliki standar kriteria pria sangat penting untuk mendapatkan kekasih yang tepat. Bukan berarti Anda orang yang pemilih, namun mengetahui sosok pria yang seperti apa yang akan menjadi pendamping Anda akan meminimalisir Anda terjebak dalam pria yang salah. Intinya, jangan 'asal' dalam memacari pria.

Hanya karena ia tampan atau memiliki kedudukan yang bagus di suatu perusahaan Anda langsung mau menjadi kekasihnya. Selain itu, lihat ke belakang di mana Anda bertemu dengan si dia, jika Anda berkenalan di klub malam, kemungkinan besar dia bukan pria yang tepat untuk Anda. Bukan tidak mungkin di lain hari dia berkenalan dengan wanita lain.

2. Belum Siap Memiliki Kekasih
Baru saja patah hati karena diselingkuhi oleh pacar sebelumnya, dan Anda langsung mencari orang baru. Biasanya dalam kondisi galau Anda belum siap untuk memiliki kekasih. Mencari pacar baru hanyalah pelarian. Padahal Anda belum siap untuk berpacaran lagi, karena sebetulnya masih tertekan dengan kandasnya hubungan asmara yang terdahulu.

Masalah sosial juga membuat orang jadi buru-buru ingin punya pacar hanya karena tidak ingin dicap 'jomblo'. Padahal jika memang belum siap untuk memiliki kekasih, Anda tidak perlu terburu-buru. Pada akhirnya, hubungan asmara akan kandas juga karena ketidaksiapan tersebut.

3. Tidak Mau Berbagi Perasaan
Anda tidak mau mengatakan perasaan karena si pria tidak menanyakan kondisi Anda. Anda ingin si dia bisa membaca pikiran Anda. Jika Anda mengharapkan terlalu banyak dari pria tanpa disampaikan, si dia bukan peramal yang bisa tahu situsi perasaan Anda. Pria biasanya tidak pernah betah berpacaran dengan tipe wanita yang seperti itu. Kemungkinan alasan itulah yang membuat hubungan Anda cepat kandas.