Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Anyaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anyaman. Tampilkan semua postingan
Senin, 30 April 2012

Usaha Enceng Gondok Untuk Anyaman Sofa Minimalis

Peluang Usaha Anyamandari bahan Enceng gondok untuk product Sofa model Minimalis masih sangat jarang . Enceng gondok yang banyak dianggap sebagai tanaman musuh masyarakat karena menimbulkan masalah lingkungan. Terutama menggangu alairan air . Namun justru tanaman ini mempunyai potensi yang luar biasa . Salah satu pengusaha yang berkecimpung di usaha ini adalah Fiek Yanto ( pemilik merek Minah’s Ratan ) . Produk yang menarik adalah sofa berbahan anyaman enceng gondok . Satu set sofa tamu yang terdiri satu sofa besar , dua buah sofa kecil dan satu meja berkisar Rp 4.2 jt – Rp. 7.5 juta .

Berikut tahapan cara pembuatan kursi berbahan enceng gondok dan rotan.
Bahan :
- Enceng gondok disambung menjadi seperti tali memanjang , keringkan dengan sinar matahari selama 3 hari.
- Rotan & Kayu

Tahap Anyaman , Rangka dan Finishing
- Setelah kering potong enceng gondok sesuai ukuran yg diinginkan
- Kemudian ampelas dengan menggunakan mesin ampelas hingga halus untuk mempermudah peresapam cat.
- Anyam enceng gondok sesuai desain yg diinginkan.
- Anyam rotan sesuai desain yg diinginkan.
- Bahan rotan yg sudah dianyam di oven dengan panas 100 C untuk menghilangkan serabut .
- Setelah di oven haluskan dengan amplas sampai halus .
- Untuk bagian sanadaran yg berlekuk pembengkokan dilakukan dengan bantuan pemansan kompor elpiji .
- Setelah itu potong kayu kamper dan lilit bagian tangan dan kaki kursi dengan rotan , pada dudukan tempatkan anyaman rotan , sedangkan pada sandaran tempatkan anyakamn dari bahan enceng gondok .
- Lakukan pengecatan dengan kompresoran dan spray gun.
- Setelah kering lakukan pengecatan sebanyak 7 kali dibagian rangka , sedangkan dibagian dudukan dan sandaran gunakan pengecatan dengan kompresor dan spray gun.

PERHITUNGAN USAHA DAN ASUMSI PENDAPATAN
















































































































































































































1Modal AwalRp370,000,000
Modal Awal Digunakan untuk
- Sewa TempatRp150,000,000
- Bahan BakuRp 20,000,000
- RotanRp 5,000,000
- Enceng GondokRp 5,000,000
- Pelepah PisangRp 4,000,000
- Rumput LautRp 6,000,000
- PeralatanRp 70,000,000
- Transportasi ( Mobil Pick Up Mitsubisi L200 )Rp130,000,000
2Pengeluaran Per BulanRp 66,190,000
Bahan :Rp 9,990,000
- Enceng Gondok @Rp 5000/Kg X 400 KgRp 2,000,000
- Rotan Pitrit @ 17000/kg X 180 KgRp 3,060,000
- Pelepah Pisang @Rp 2000/kg X 100 KgRp 200,000
- Rumput Laut @Rp 5000/Kg x 200 KgRp 1,000,000
- Kayu Kamper @ Rp 40000/batang x 50Rp 2,000,000
- Cat Dasar @Rp 35000/kg x * kgRp 280,000
- Cat Warna @ Rp 50000/Kg X 20 KgRp 1,000,000
- Thinner @ Rp 60000 /GalonRp 60,000
- Amplas @ Rp 15000/M x 10 MRp 150,000
- Paku Kayu/Triplek Rp 15000/Kg x 16 KgRp 240,000
Biaya OperationalRp 55,700,000
- Gaji 40 KaryawanRp 36,000,000
- Air , Listrik, Telepon , TransportRp 6,000,000
- Sewa TempatRp 12,500,000
- Biaya FumigasiRp 950,000
- Biaya ISPM#15Rp 250,000
Biaya Tak TerdugaRp 500,000
- Kemanan Showroom dan WorkshopRp 500,000
3Pendapatan/Omset Per BulanRp200,000,000
- Pasar Lokal 20 set X Rp 5.000.000Rp100,000,000
- Eksport 1 Kali PengirimRp100,000,000
4Keuntungan Bersih
Omset per bulan – Pengeluaran per bulanRp133,810,000